Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan masyarakat Desa Tambakasri Kabupaten Malang dalam memanfaatkan desain komunikasi visual untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Meskipun memiliki potensi yang cukup berkembang terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagian besar pelaku usaha menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk secara efektif, terutama terkait aspek branding, kemasan, dan promosi digital. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat dalam bidang desain komunikasi visual sehingga mampu menghasilkan identitas visual produk yang menarik, serta strategi promosi digital yang tepat sasaran. Edukasi terkait prinsip-prinsip desain komunikasi visual diharapkan dapat menghasilkan konten yang menarik secara visual serta informatif sehingga mampu menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR). PAR diimplementasikan dalam kegiatan pelatihan, diskusi interaktif, serta praktik langsung serta pembuatan materi promosi digital. Peserta dilatih cara penggunaan kamera, mengolah hasil foto dan video dengan perangkat lunak dan materi lainnya yang relevan dengan pengembangan potensi UMKM. Selain itu, pendampingan pasca-pelatihan dilakukan untuk memastikan bahwa peserta dapat menerapkan keterampilan secara mandiri.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait desain komunikasi visual. Beberapa UMKM berhasil menghasilkan konten promosi digital yang lebih profesional. Kegiatan ini membuktikan bahwa desain komunikasi visual dapat menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, terutama dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal.