Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Meaning of Madura Batik Patterns in a Review of Visual Communication, Culture, and Religiosity Elements Triandika, Lulus Sugeng; Arifin, Syamsul; Rachmad, Teguh Hidayatul
Sosial Budaya Vol 20, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sb.v20i1.22357

Abstract

Cultural acculturation and religiosity strongly influence the creation of Madura Batik. The pattern of batik motifs is interesting to study as a dynamically developing cultural product. There is a process of cultural communication in batik, with motifs as the medium. Even though there are many studies on Madura Batik, it is still rare to study motifs, especially from a visual communication perspective. The study was conducted to find out the meaning of Batik motifs. The exploratory qualitative study method was used with a combination of direct observation and literature review. Research sources come from craftsmen, boutique owners, and Madurese cultural figures. Charles Sanders Peirce's Semiotic Analysis is used to examine the object of research on batik motifs. The results found that there were elements of acculturation in the patterns of batik motifs. The process of acculturation occurred from the Hindu-Buddhist era until the modern era. The Islamic aspect is contained in the pattern of batik motifs with the stylization process.
Makna Stilasi Corak Motif Batik Tanjungbumi Madura Triandika, Lulus Sugeng
Studi Budaya Nusantara Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjungbumi is one of the batik making areas in Madura. Batik Tanjungbumi until now still uses motif patterns for generations. Pattern motif in batik motif is a cultural heritage that has various interpretations of meaning as the background. various patterns of batik motifs are very interesting to be studied as a process and cultural products. Although Tanjungbumi Batik has a characteristic use of plant and animal symbols in its motif pattern. But in Tanjungbumi batik the representation of plant and animal symbols is done by stilation process. It is interesting to be studied more deeply to know how the representation of animal and plant symbols in Tanjungbumi batik pattern. Although there have been many studies on batik, but there is still little discussion of the value and meaning in the pattern of the motif. Moreover, the study of Tanjungbumi batik motif pattern from the perspective of semiotics analysis. This study uses qualitatively discrete methods, with data collection techniques through observation, literature studies, and interviews with resource persons. Charles Sanders Peirce's visual semiotics analysis was used to examine the object of research, namely batik pattern. Then conclusions are drawn based on data analysis.
Pemanfaatan visual branding melalui foto produk dalam meningkatkan daya saing UMKM Furqorina, Rizka; Triandika, Lulus Sugeng; Agusalim, Muhammad; Syarif, Moh.; Firdaus, Mohammad Iqbal
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i2.20261

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa kegiatan peningkatan visual branding bagi Komunitas Perempuan Mandiri Sumber Perubahan (Preman Super) Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Komunitas Preman Super adalah belum mampu untuk membangun visual branding pada produk UMKM. Produk UMKM binaan Komunitas Preman Super antara lain memproduksi berbagai macam kerajinan tangan, aneka makanan kemasan, batik ecoprint, sepatu, dan produk lainnya. Mayoritas UMKM tersebut belum melakukan visual branding secara maksimal. Kendala utama dalam membangun citra produk yang dihadapi UMKM Binaan Preman Super adalah keterbatasan dalam menghasilkan foto produk yang proporsional. Foto produk dengan bantuan professional membutuhkan biaya yang besar. Solusi yang ditawarkan untuk UMKM binaan Komunitas Preman Super adalah melakukan pelatihan foto produk dan pendampingan untuk membentuk citra produk untuk meningkatkan daya saing UMKM Binaan Preman Super. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Materi pelatihan melingkupi Konsep dan Teknik Visual Branding untuk membangun citra produk dan meningkatkan penjualan. Kemudian ditambah dengan pelatihan dan praktik foto produk. Hasil dari pelatihan ini peserta UMKM mampu melakukan foto produk sederhana secara mandiri dengan bantuan mini studio portable, peserta juga merasa lebih percaya diri untuk memotret produk mereka dengan peralatan sederhana.
Makna Motif Batik Tanjung Bumi Madura dalam Perspektif Unsur-unsur Keislaman Triandika, lulus Sugeng
Dakwah Vol 7 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v7i2.929

Abstract

The Madurese people are described as very religious. Many of the cultural attributes reflect Islamic values. Islam has existed since the 15th century and has influenced various aspects of culture, one of which is Madurese batik. The existence of Islam in Madura has influenced the Tanjungbumi batik motif. Although Tanjungbumi Batik has a characteristic use of plant and animal characters, However Islamic elements are reflected in the motifs. So it is interesting to study in order to determine the influence of Islam in the Tanjungbumi batik motif. Although there have been many studies on Madurese batik, there has been little discussion about the patterns of batik motifs. This study uses a qualitative descriptive method through observation, literature study, and interviews with resource persons. Charles Sanders Peirce's visual semiotic analysis is used to study the object of research. Then conclusions are drawn based on data analysis. Keywords : Batik Motif, Tanjungbumi, Islamic Values, Stilation and Visual Semiotics
OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL MELALUI PELATIHAN KONTEN VISUAL KREATIF BAGI PELAKU USAHA DI DESA TAMBAKASRI KABUPATEN MALANG Zulkif, Senjaya Machfudi; Jamil, Amidatus Sholihat; Astuti, Eka Rini Widya; Zenmira, Kharisma Nanda; Bashory, Kharisma Adi; Wardhani, Fitria Maudy; Alfiana, Nuraviah; Triandika, Lulus Sugeng
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v3i1.54

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan masyarakat Desa Tambakasri Kabupaten Malang dalam memanfaatkan desain komunikasi visual untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Meskipun memiliki potensi yang cukup berkembang terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagian besar pelaku usaha menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk secara efektif, terutama terkait aspek branding, kemasan, dan promosi digital. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat dalam bidang desain komunikasi visual sehingga mampu menghasilkan identitas visual produk yang menarik, serta strategi promosi digital yang tepat sasaran. Edukasi terkait prinsip-prinsip desain komunikasi visual diharapkan dapat menghasilkan konten yang menarik secara visual serta informatif sehingga mampu menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR). PAR diimplementasikan dalam kegiatan pelatihan, diskusi interaktif, serta praktik langsung serta pembuatan materi promosi digital. Peserta dilatih cara penggunaan kamera, mengolah hasil foto dan video dengan perangkat lunak dan materi lainnya yang relevan dengan pengembangan potensi UMKM. Selain itu, pendampingan pasca-pelatihan dilakukan untuk memastikan bahwa peserta dapat menerapkan keterampilan secara mandiri.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait desain komunikasi visual. Beberapa UMKM berhasil menghasilkan konten promosi digital yang lebih profesional. Kegiatan ini membuktikan bahwa desain komunikasi visual dapat menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, terutama dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal.