Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Effect of Natural Adhesive Tapioca Meal on the Quality of Urea Molasses Multinutrient Block Utamy, Renny Fatmyah; Navia, Utlul Ilma; Mustabi, Jamila; Ako, Ambo; Hasbi, Hasbi; Rahman, Andi Arif
Hasanuddin Journal of Animal Science (HAJAS) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Animal Science, Hasanuddin University, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/hajas.v5i2.30984

Abstract

To ensure safe consumption and substitution in the production of urea multi-nutrient molasses block (UMMB), adhesives must be used to bond the raw materials. While cement is one of the primary adhesive materials used, its inorganic material means that its use in feed should be restricted. To address this issue, a study was conducted to evaluate the quality and shelf life of UMMB with tapioca meal as an adhesive substitute for cement. The study used a completely randomized design (CRD) with two factors. The first factor, A, involved substituting cement with tapioca meal., i.e., cement 100% (T0); cement 75% and tapioca meal 25% (T1); cement 50% and tapioca meal 50% (T2); cement 25% and tapioca meal 75% (T3); and tapioca meal 100% (T4), respectively. The second factor, B, is the shelf life, e.g., 0 days (as H0), 15 days (H15), and 30 days (H30), respectively. The study found that tapioca meal as a natural adhesive substitute for cement in the production of UMMB should be limited to a maximum of 50%. The study also revealed that the interaction between the substitution of cement with tapioca meal and the shelf life significantly affected water absorption and total plate count (TPC) but not the density of UMMB. This information could be used to help ensure the safe and effective production of UMMB. Keywords: Cement, Tapioca Meal, UMMB
Produksi Inokulan Unggul Guna Meningkatkan Kualitas Pakan Asal Limbah Agro Industri Mustabi, Jamila; Amrawaty, A. Amidah; Said, Muhammad Irfan; Asriany, Anie; Indrawirawan, Indrawirawan; Nurazizah, Nurazizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JPMI - February 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3413

Abstract

Permasalahan peternak mengalami kesulitan dalam penyediaan pakan berkualitas pada musim kemarau. Tujuan: Memproduksi inokulan unggul untuk mempercepat fermentasi silase pakan berbasis limbah agroindustri. Metode: Produksi inokulan dilakukan di laboratorium, kemudian diaplikasikan ke masyarakat peternak di Desa Baruga melalui pelatihan dan pendampingan. Hasil: Tersedianya 500 kg inokulan (250 kg padat dan 250 L cair), serta peningkatan pemahaman peternak dalam pemanfaatan fermentasi pakan. Dampak: Peternak dapat memproduksi pakan fermentasi sendiri, mengurangi ketergantungan pada pakan komersial.
Pendampingan Edukasi Peternak dalam Pemanfaatan Bahan Pakan Lokal Sumber Protein Sebagai Pakan Ternak Ruminansia di Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang B, Muh. Ridwan; Amal, Ichlasul; Walinono, Andi Muh Fuad Al Kautsar; Hakim, Mita Arifa; Windiana, Windiana; Darmawati, Darmawati; Mustabi, Jamila
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i1.1254

Abstract

Pendampingan peternak melalui edukasi dalam pemanfaatan bahan pakan lokal sumber protein sebagai pakan ternak ruminansia bertujuan untuk memberikan pendalaman pengetahuan dalam mengidentifikasi bahan-bahan pakan lokal untuk digunakan sebagai pakan ternak ruminansia, selain itu pemahaman tentang kebutuhan nutrisi suatu ternak dan formulasi pakan hingga manajemen pemberian pakan pada ternak ruminansia. Sehingga dalam pendampingan ini dilakukan dengan metode penyuluhan/ceramah dan diskusi langsung bersama masyarakat. Demikian juga beberapa fenomena atau masalah yang dialami peternak maka demikian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan memiliki tahapan yang terakhir yaitu evaluasi kegiatan yakni evaluasi awal dan evaluasi akhir. Hasil evaluasi awal menunjukkan persentase tingkat pengetahuan masyarakat terkait lima aspek pengetahuan yang diberikan cenderung meningkat setelah tahapan kegiatan berakhir. Aspek pengetahuan formulasi pakan bagi masyarakat menjadi perhatian bagi akademisi dalam kegiatan ini, karena sejauh ini masyarakat belum mampu mengoptimalkan kebutuhan pakan bagi ternaknya. Terbukti bahwa hasil persentase pra test yaitu hanya 27% pada aspek pengetahuan masyarakat tentang formulasi pakan dan merupakan terendah jika dibandingkan dengan empat aspek lainnya.
UJI IN VITRO EFEKTIVITAS DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus) TERHADAP MORTALITAS CACING Mustabi, Jamila; Yulianti, Farida
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i2.62031

Abstract

Jackfruit leaves can be an alternative feed during the dry season and become anthelmintic because they contain tannins that can prevent the development and kill worms in livestock. This study aims to evaluate vitro the mortality of worms in the administration of jackfruit leaves. This study consisted of six treatments and four replicates, using statistical analysis of Complete Random Design, namely:   the addition of P0: NaCl 0.9; P1: albendazole; P2:10% jackfruit leaf extract (EDN); P3: 25% EDN; P4: 50% EDN and P5: 100% EDN. The study showed that adding jackfruit leaves had a real effect (P<0.01) on worm death. The number of worm deaths in the second hour was no different between the administration of 25% (P3) and 50% (P4) EDN, but it was different from the administration of 100% EDN (R5), while at the 3rd hour, there was no significant difference between the treatment of 50% (P4) and 100% (P5). In conclusion, a concentration of 100% EDN at the 3rd hour killed 100% of the worms Haemonchus contortus
TEKNOLOGI BIOFERMENTASI LIMBAH PERTANIAN DAN PETERNAKAN UNTUK PRODUKSI PAKAN DAN PUPUK RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK TANI ANGGUNING DESA PAMBOBORANG MAJENE Susanti, Irma; Ali, Najmah; Wakiah, Nurul; Dirpan, Andi; Mustabi, Jamila
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2675

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Angguning Desa Pamboborang Kabupaten Majene, dalam memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan melalui penerapan teknologi biofermentasi untuk menghasilkan pakan dan pupuk organik yang ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pengetahuan petani dalam mengolah jerami bawang,  feses dan urin ternak yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, limbah menumpuk di sekitar lahan dan lingkungan, sementara kebutuhan pakan berkualitas dan pupuk organik semakin meningkat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi tepat guna yang mudah diaplikasikan dan berkelanjutan.  Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi dan pendampingan intensif terkait teknologi biofermentasi untuk pembuatan pakan silase, pupuk organik padat, dan pupuk organik cair. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknis menggunakan bahan lokal yang tersedia melimpah. Penerapan teknologi dilakukan melalui praktik langsung oleh petani, yang kemudian dimonitor dan dievaluasi menggunakan pendekatan pretest–posttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta.  Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan petani mengolah limbah menjadi pakan dan pupuk. Petani mampu memproduksi silase berkualitas baik dengan aroma asam segar dan tekstur yang sesuai, serta menghasilkan kompos dan pupuk cair yang dapat diaplikasikan pada pertanaman hortikultura. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengurangi penumpukan limbah, meningkatkan efisiensi biaya produksi, dan mendorong terbentuknya sistem pertanian-peternakan terintegrasi berbasis zero waste. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas, keberlanjutan lingkungan, dan kemandirian kelompok tani.