Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Sadar Kebersihan Melalui Pembuatan Tempat Sampah Ramah Lingkungan di Desa Wulonggere Kecamatan Polinggona Sabandar, Carla Wulandari; Hasana, Hasana; Dinda, Dinda; Ahsan, Ahsan; Ayu, Ayu; Musfayu, Musfayu; Musfira, Musfira; Saba, Hafiz; Asmaidar, Asmaidar; Ulpianti, Ulva; Saputra, Ahyar; Mahjum, Moh; Handayani, Nurul Nisya
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.543

Abstract

Survei potensi wilayah dan identifikasi masalah mengungkapkan adanya kebutuhan masyarakat dalam menerapkan perilaku sadar kebersihan di desa Wulonggere, Kecamatan Polinggona. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Wulonggere dalam pembuatan tempat sampah ramah lingkungan berdasarkan pada asset dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei potensi wilayah, identifikasi masalah, perizinan dan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk pelaksanaan kegiatan, pembuatan peta administrasi desa, pembuatan tempat sampah ramah lingkungan, pemantauan dan evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil pengabdian menunjukkan ketertarikan masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan, terutama keterlibatan dalam pembuatan seratus tempat sampah ramah lingkungan selama satu minggu dan distribusinya ke rumah warga dan lokasi strategis seperti masjid, sekolak dasar, dan puskesmas pembantu. Pemantauan terhadap penerapan perilaku sadar kebersihan oleh masyarakat dilakukan melalui aktivitas penggunaan tempat sampah dalam membuang sampah harian mereka. Aktivitas ini turut membantu petugas kebersihan desa dalam pengangkutan sampah. Dengan demikian, program pengabdian ini berhasil menginisiasi aksi sadar kebersihan pada masyarakat desa Wulonggere Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kolaka.
Aktivitas Antioksidan dan Penghambatan Xantin Oksidase Kulit Batang Songi (Dillenia serrata Thunb.): Antioxidant and Xanthine Oxidase Inhibitory Activity of Stem Bark of Songi (Dillenia serrata Thunb.) Sabandar, Carla Wulandari; Jalil, Juriyati; Ahmat, Norizan; Aladdin, Nor-Ashila; Kamaruddin, Harni Sartika; Wahyuningrum, Retno
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): (March 2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.256 KB) | DOI: 10.22487/j24428744.2020.v6.i1.15008

Abstract

Songi (Dillenia serrata) is a tree endemic to Southeast Sulawesi and its stem bark been used in folk medicine. Nonetheless, only a handful scientific knowledge regarding chemistry and biological activities has been investigated on the plant. The present study aimed to investigate the antioxidant and xanthine oxidase (XO) inhibitory activity of the stem bark of the plant. Methanol extract and organic fractions (petroleum ether, ethyl acetate, and methanol) of the dried powdered stem bark of songi were evaluated for phytochemical screening, total phenolic (TPC), total flavonoid contents (TFC), DPPH, FRAP, and XO in vitro assays. Flavonoids, tannins, terpenoids, steroids, and saponins present in the extract. TPC and TFC in extract were 59.2 mg GAE/g and 23.4 mg QE/g. The contents in organic fractions were in solvent-dependent manner (methanol>ethyl acetate>petroleum ether). Extract and fractions scavenged DPPH radicals (48.2–59.7%) at 100 μg/mL compared to ascorbic acid, trolox, and gallic acid (90.3–93.8%). FRAP values varied from 0.8–3.4 μg/μg equivalent trolox amount (quercetin and gallic acid were 25.7 dan 32.4 μg/μg, respectively). They also inhibited xanthine oxidase (15.3–50.3%) at 100 μg/mL (allopurinol, 98.2%). The study concluded the potential of methanol extract and organic fraction of the stem bark of songi, thus highlighted the prospect of songi to be used in herbal and drugs development from nature.
Kajian Profil Senyawa Fitokimia, Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Akut Ekstrak Etanol 80% Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Yuniar, Rita; Sabandar, Carla Wulandari; Feriadi, Eva; Kamaruddin, Harni Sartika; Yunita, Alfiranty; Wahyuningrum, Retno; Agusriyadin, Agusriyadin; Azis, Muhammad Israwan; Dwidayati, Ari
SAINTIFIK Vol 11 No 2 (2025): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v11i2.601

Abstract

Salah satu tanaman yang sering digunakan oleh masyarakat Bombana sebagai obat tradisional adalah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.), terutama untuk mengobati penyakit-penyakit yang berkaitan dengan stress oksidatif. Namun, sejauh ini kajian saintifik terhadap tanaman ini masih belum banyak di. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil senyawa fitokimia, aktivitas antioksidan, dan efek toksisitas dari daun A. bilimbi. Pengujian profil fitokimia menggunakan uji pereaksi warna, uji aktivitas antioksidan secara kualitatif menggunakan metode DPPH (dot blot staining) dan secara kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis, serta pengujian efek toksisitas akut menggunakan metode brine shrimp lethality test (BSLT). Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 80% daun A. bilimbi positif mengandung senyawa fitokimia golongan terpenoid, saponin, dan steroid. Ekstrak ini juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai SC50 sebesar 15,26 μg/mL. Asam askorbat sebagai kontrol positif memiliki nilai SC50 sebesar 3,9 μg/mL. Ekstrak etanol A. bilimbi tidak beracun (toksik) dengan nilai LC50 sebesar 1144,47 μg/mL, sedangkan kalium dikromat sebagai kontrol positif didapati beracun dengan nilai LC50 sebesar 2,54 μg/mL. Penelitian ini menyimpukan bahwa ekstrak etanol 80% A. bilimbi dapat dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami dan juga aman digunakan untuk jangka waktu yang panjang.
SKRINING FITOKIMIA, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS AKUT INFUSA BIJI DAN PERIKARP BUAH OLAE (Etlingera calophrys) Salam, Diah Astari; Sabandar, Carla Wulandari; Ummul Fausiah; Harni Sartika Kamaruddin; Megawati; Nisrina Muslihin
Journal Pharma Saintika Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober : Jurnal Pharma Saintika
Publisher : Program Studi DIII Farmasi Akademi Farmasi Dwi Farma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51225/jps.v9i1.94

Abstract

Olae (Etlingera calophrys), an endemic of Southeast Sulawesi, Indonesia, is traditionally used as a culinary spice and  medicine, yet remains scientifically underexplored. This study investigated the phytochemical composition, antioxidant activity, and acute toxicity of infusion extract from the seeds and fruit pericarp. Phytochemical screening was performed using specific color reagents, antioxidant activity was evaluated with the 2.2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) method, and acute toxicity was assessed by the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) against Artemia salina. The seed infusion contained alkaloids and phenolics, while the pericarp infusion contained tannins and phenolics. Antioxidant testing revealed very strong radical scavenging activity, with SC₅₀ values of 0.05 g/100 mL (seeds) and 0.04 g/100 mL (pericarp). Toxicity testing indicated no significant toxicity, with LC₅₀ values of 1740 g/100 mL (seeds) and 2510 g/100 mL (pericarp). These findings suggest that infusion extract of E. calophrys possess strong antioxidant potential and are safe for use, supporting their prospective application as natural antioxidant sources.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Pendampingan Pembuatan Jamu Herbal di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada Kamaruddin, Harni Sartika; Sabandar, Carla Wulandari; Tulak, Grace Tedy; Marwan, Marwan; Amira, Amira; Salwan, Muh Manna; Amalia, Vicky; Magfirah, Magfirah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.15290

Abstract

ABSTRAK Kegiatan edukasi dan pendampingan pembuatan jamu herbal melibatkan 38 peserta yang diikuti mayoritas kaum ibu dan kalangan remaja yang dilaksanakan di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan masyarakat Desa Popalia agar dapat memproduksi jamu herbal secara mandiri dan inovatif. Jamu herbal yang diproduksi dapat dinikmati di kalangan keluarga dan dipasarkan di masyarakat luas. Luaran kegiatan edukasi dan pendampingan pembuatan jamu yaitu memberikan solusi pengetahuan pembuatan jamu dengan memanfaatkan tanaman rempah lokal dan keterampilan dalam pembuatan produk jamu herbal sehingga menjadi lapangan pekerjaan untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Selain itu, masyarakat diharapkan memahami khasiat dan manfaat yang terkandung dalam jamu herbal dalam menjaga kesehatan dan peningkatan daya tahan tubuh. Kegiatan edukasi dan pendampingan pembuatan jamu dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi, sementara itu kegiatan pendampingan pembuatan jamu dilakukan dengan metode praktik langsung. Melalui kegiatan pengabdian ini, masyarakat Desa Popalia memperoleh pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam pengolahan dan pembuatan jamu sebagai upaya pemanfaatan tanaman rempah lokal. Kata Kunci: Edukasi, Pemberdayaan Masyarakat, Rempah, Jamu  ABSTRACT Educational activitity and assistance of the making of herbal jamu which is involved 38 participants of mothers and adolescents was held in Popalia Village of Tanggetada District. The purpose of this activity was to increase the knowledge, abilities, and skills of the people of Popalia Village so that they can produce herbal jamu independently and innovatively. So that the herbal medicine produced can be enjoyed among families and marketed in the wider community. The output of educational activities and assistance in making herbal medicine is to provide solutions for the knowledge of making herbal medicine by utilizing local spices and skills in the manufacture of herbal medicinal products so that they become jobs to increase people's income. Besides, the public is expected to understand the properties and benefits contained in herbal medicine in maintaining health and increasing endurance. Educational activities and assistance in making herbal medicine are carried out using the lecture and discussion method, while the accompanying activities for making herbal medicine are carried out using the direct practice method. The result of this service activity is the knowledge, ability, and skills in processing and making herbal medicine by the people of Popalia Village. Keywords: Education, Community Empowerment, Spices, Jamu