Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Diskursus Childfree di Media Sosial: Analisis Implikasi Demografis, Hak Asasi Manusia, dan Maqashid Syariah Khatimah, Khusnul; Pelu, Ibnu Elmi A.S.; Maimunah, Maimunah; Maulana, Anas
Al-Qisthu Vol 23 No 2 (2025): Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32694/qst.v23i2.5049

Abstract

Social media platforms have become places where various individuals express their views on current issues. The Childfree phenomenon has become a widely discussed topic on social media, especially in Indonesia, along with the increasing number of individuals choosing not to have children after marriage. On one hand, the decision to adopt a Childfree lifestyle reflects individual freedom in determining the direction of one's life, which is part of human rights. However, on the other hand, the decision to adopt a Childfree lifestyle has garnered both support and opposition within society, especially in the context of cultural, religious, and demographic values. This phenomenon is rapidly developing with the support of globalization and easy access to information, which allows for an increasingly open discourse on individual freedom in making life choices. This research aims to analyze the childfree phenomenon on social media from the perspective of a demographic threat, human rights perspective, and maqashid sharia. This research uses qualitative methods, with interview techniques involving informants from various backgrounds, including religious figures, medical personnel, and academics in the city of Palangka Raya. The research results indicate that there are significant differences in perspectives on this phenomenon.From a religious perspective, being childfree is viewed as contrary to the principles of maqashid sharia, especially in the aspect of hifz nasl (preservation of lineage). Meanwhile, from a medical perspective, the decision not to have children is associated with certain health risks for women.
Analisis hukum berbagai jenis pajak dalam konstribusi terhadap penerimaan negara WN, Santy Fitnawati; Ramadhan, Deandra; Maulana, Anas; Hidayatullah, Syarif; Hidayat, Asep Guntur
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisiplin
Publisher : Jurnal Ilmu Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53935/jim.v4.i1.92

Abstract

Pajak, yang merupakan sumber utama pendapatan negara, memainkan peran penting dalam pemerintahan dan membiayai kemajuan negara. Selain itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) juga mempengaruhi pendapatan negara. Selain itu, penelitian mengkaji kebijakan pemotongan dan pemungutan pajak, yang merupakan komponen penting dari sistem pajak Indonesia. Penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan menggunakan data sekunder dari Kementerian Keuangan, peraturan -undangan, dan literatur akademik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa PPh memberikan kontribusi terbesar bagi penerimaan negara. PPN dan juga PPnBM masing-masing menyumbangkan lebih dari 70% pendapatan nasional setiap tahun. Meskipun sistem pemotongan dan pengumpulan pajak telah meningkatkan penyediaan pajak wajib dan mempercepat penerimaan negara, masih terdapat masalah seperti pelaporan yang tertunda, kurangnya pengawasan administrasi, dan kurangnya pemahaman tentang wajib pajak.