Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

OPTIMALISASI PENDIDIKAN DAN KARAKTER SISWA MELALUI CERDAS CERMAT, PEMBELAJARAN MULTIDISIPLIN, DAN JUMAT IBADAH Ismail, Ismail; Naufal Israq Ar-Rahman, Muh.; Hartina, Siti; Anugrah, Asraf; Ashar, Irwanto; Munawwara, Munawwara; Indri Karadona, Rosika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.%p

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kecerdasan intelektual serta membentuk karakter yang kuat dan berakhlak mulia. Seiring dengan perkembangan zaman, pendekatan pendidikan perlu dioptimalkan agar siswa tidak hanya memiliki pemahaman akademik yang baik, tetapi juga mampu mengembangkan nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran multidisiplin meningkatkan pemahaman siswa dengan menghubungkan berbagai bidang ilmu secara interaktif dan aplikatif. Program Jumat Ibadah berhasil membangun kesadaran spiritual dan sikap disiplin siswa dalam menjalankan ibadah serta meningkatkan kepedulian sosial mereka. Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing akademik siswa, keterampilan berpikir kritis, serta kepercayaan diri mereka dalam kompetisi berbasis pengetahuan. Dengan demikian, kombinasi ketiga program ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang holistik, yang tidak hanya meningkatkan prestasi akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter yang berintegritas, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Implementasi metode ini diharapkan dapat menjadi strategi yang efektif dalam pengembangan pendidikan yang seimbang antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Review Influencer dan Brand Image Terhadap Minat Pembelian Produk Skincare Nefrida, Nefrida; Fransiska, Angeline Widya; Assalam, Syahrul; Hartina, Siti
Jurnal Pustaka Manajemen (Pusat Akses Kajian Manajemen) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pustaka Manajemen
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamanajemen.v4i1.732

Abstract

Selain berdasarkan review langsung dari beauty influencer, minat beli juga dipengaruhi oleh citra merek suatu produk. Semakin baik citra yang ditampilkan produk, maka minat beli konsumen semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hasil analisis mengenai pengaruh dari review influencer dan brand image suatu produk terhadap jumlah minat beli. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode dengan menyebarkan survei menggunakan Google Form secara online. Teknik yang digunakan dalam pengambil sampel yaitu non probability sampling. Hasil tersebut dinyatakan berdasarkan skor rata-rata perhitungan yaitu 4,16. Berdasarkan hasil tersebut, dengan menggunakan influencer sebagai endoser, produk skincare telah membuat pilihan yang sangat cocok dan sesuai sehingga banyak konsumen yang menyukainya. Citra merek memberikan dampak yang positif terhadap minat pembelian suatu produk skincare. Hasil tersebut dinyatakan berdasarkan hasil perhitungan skor rata-rata yaitu 4,19. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, brand image sebuah produk sangat menguntungkan dan memberikan hasil yang positif bagi banyak konsumen.
Hellenisme Filsafat dan Ilmu Pengetahuan Suryani, Lili; Hartina, Siti; Gultom, Ummi A; Syahputra, Heru
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2171

Abstract

Hellenisme merupakan periode sejarah yang berpengaruh besar terhadap perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan, berlangsung dari wafatnya Alexander Agung (323 SM) hingga awal Kekaisaran Romawi. Periode ini tidak hanya mencerminkan penyebaran budaya Yunani ke berbagai wilayah, tetapi juga menghasilkan asimilasi budaya yang kompleks dengan tradisi lokal, menciptakan identitas baru dalam pemikiran dan ilmu pengetahuan. Dalam ranah filsafat, muncul berbagai aliran seperti Stoisisme, Epikureanisme, dan Skeptisisme yang berusaha menjawab tantangan eksistensial manusia serta menawarkan panduan etis dalam menjalani kehidupan. Para filsuf Hellenistik menekankan hubungan antara teori dan praktik, menghadirkan pemikiran yang aplikatif bagi masyarakat. Selain itu, Hellenisme juga memainkan peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dengan kemunculan berbagai inovasi dalam matematika, astronomi, dan kedokteran. Tokoh-tokoh seperti Euclid, Archimedes, dan Hippocrates berkontribusi dalam membentuk dasar keilmuan modern melalui pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis observasi serta eksperimen. Pergeseran dari pemikiran filosofis spekulatif ke metode ilmiah yang lebih empiris menandai awal perkembangan ilmu pengetahuan yang terus berlanjut hingga saat ini. Dengan demikian, Hellenisme bukan sekadar fase sejarah, tetapi juga fondasi penting bagi evolusi pemikiran filsafat dan ilmu pengetahuan di dunia Barat dan sekitarnya.
INOVASI PEMBELAJARAN BERUPA MATERI DAN GAME EDUKATIF MELALUI PEMANFAATAN AI DI SD NEGERI 6 METRO BARAT Hartina, Siti; Faradita, Meirza Nanda; Afiani, Kunti Dian Ayu
Widyagogik Vol 13, No 4: Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse the scientific literacy skills of elementary school students in learning Natural and Social Sciences (IPAS) with a focus on four indicators, which are understanding basic scientific concepts (content knowledge), critical thinking and inquiry skills (scientific inquiry), the ability to apply scientific concepts in a social context (contextual application), and scientific attitudes. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Observations were conducted to observe learning activities, while interviews were conducted with teachers and principals to find out their responses regarding students' scientific literacy. The results of the study indicate that students' understanding of basic scientific concepts is quite good, especially when learning uses a practical approach and is based on the context of everyday life. Students' critical thinking and inquiry skills still need to be improved, especially in terms of asking questions and formulating hypotheses. Students' ability to apply scientific concepts to a social context shows positive results, especially through project activities that are relevant to the surrounding environment. Students' scientific attitudes, such as curiosity, are starting to develop, but attitudes of accuracy and precision still require further development. The conclusion of this study is that elementary school students' scientific literacy can be improved through inquiry-based learning methods, projects, and experiments involving real-life contexts and active guidance from teachers. This study recommends strengthening learning programs that encourage critical thinking, scientific attitudes, and the application of science in everyday life.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA KELAS 4 SDN 9 AMPENAN MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PEMBUATAN CELENGAN Anggriani, Ririn; Nabila, Riska; Saputra, Roy; Aynun, Rizqa; Hartina, Siti; Rahmaniah, Rima; Mulianto, Agus
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.16500

Abstract

This study aims to enhance the creativity of fourth-grade students at SDN 9 Ampenan through the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in the subject of Visual Arts, focusing on the creation of simple piggy banks. The method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles involving 30 students (21 males and 9 females). Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection techniques include observation, questionnaires, and interviews. Data were analyzed descriptively and comparatively. The research results show a significant increase in students' creativity from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, the average creativity score of students was 70% (fairly creative), while in Cycle II, it increased to 85% (creative). Students demonstrated high enthusiasm and creativity development through the project of making piggy banks from recycled materials. Based on these findings, the Project Based Learning model proves effective in fostering student creativity within a relevant and meaningful learning context.
PENGARUH SELF-ESTEEM DAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN STAMBUK 2022 Hartina, Siti; Silalahi, Tauada
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49815

Abstract

This study aims to determine the effect of self-esteem and School Field Introduction Program (Pengenalan Lapangan Persekolahan/PLP) on the readiness to become teachers among students of the Office Administration Education Study Program, Faculty of Economics, Universitas Negeri Medan, Class of 2022. This research used a quantitative approach with an ex post facto design. The population consisted of 64 students, and the sampling technique used was total sampling. Data collection techniques included questionnaires and documentation. Data analysis techniques consisted of normality test, linearity test, multicollinearity test, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination (R²). The results showed that self-esteem had a positive and significant effect on readiness to become teachers with a significance value of 0.001 < 0.05 and tcount of 3.491. PLP also had a positive and significant effect on readiness to become teachers with a significance value of 0.000 < 0.05 and tcount of 3.943. Simultaneously, self-esteem and PLP had a positive and significant effect on readiness to become teachers with an Fcount value of 24.762. These findings indicate that better self-esteem and PLP experiences can improve students’ readiness to become professional teachers. Keywords: self-esteem, PLP, readiness to become teachers.