Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LEBAH

Penyuluhan Legalitas Hukum Pada UMKM Jamur Tiram di Kelurahan Lebak Wangi Kecamatan Walantaka Kota Serang Asnawi, Asnawi; Ridwan, Muhammad; Faturohman, Faturohman; pramono, Aris Setyanto; Safiulloh, Safiulloh
Lebah Vol. 18 No. 2 (2025): Maret: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i2.260

Abstract

Penyuluhan dan pendampingan legalitas hukum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) jamur tiram di Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya legalitas hukum dalam mendukung keberlanjutan usaha. Program ini melibatkan penyuluhan mengenai perizinan usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, dan Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, serta pendampingan langsung dalam pengurusan dokumen legalitas. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM jamur tiram yang menghadapi kendala dalam memahami dan mengakses proses perizinan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya legalitas usaha dalam meningkatkan kredibilitas, akses pasar, dan perlindungan hukum. Selain itu, peserta juga didampingi hingga berhasil memperoleh dokumen perizinan yang relevan.Dengan adanya program ini, diharapkan pelaku UMKM jamur tiram mampu bersaing secara lebih profesional dan berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian lokal. Program ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong UMKM menuju formalitas usaha dan keberlanjutan jangka panjang
Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata religi Makbaroh Syekh Sulthon Rafiudin Wahyudi, Wahyudi; Faturohman, Faturohman; Asnawi, Asnawi; Saepudin, Eli Apud
Lebah Vol. 18 No. 3 (2025): May: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i1.298

Abstract

Kurangnya pengunjung wisata religi Syekh Sulthon Rafiudin sehingga perlu adanya pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata bertujuan untuk memaksimalkan potensi daerah dengan memadukan nilai-nilai spiritual dan ekonomi. Makbaroh Syekh Sulthon Rafiudin, sebagai salah satu situs religi yang memiliki sejarah dan kedalaman spiritual, berpotensi menjadi daya tarik wisata yang tidak hanya memberikan manfaat sosial dan budaya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini mengkaji bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat berperan dalam pengembangan wisata religi ini, dengan fokus pada pelibatan masyarakat dalam berbagai aspek pengelolaan, seperti penyediaan layanan, promosi, dan pemeliharaan situs. Di samping itu, pelestarian nilai spiritual yang terkandung dalam situs ini juga menjadi fokus utama, dengan tujuan agar pengembangan wisata tidak mengurangi makna dan esensi religiusnya. Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait, diharapkan pengembangan wisata religi ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian nilai-nilai spiritual yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam model pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam pengelolaan wisata religi berbasis budaya dan spiritual