Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

PENGARUH PERASAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) UNTUK MENURUNKAN EKTOPARASIT lernaea sp. PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio koi) Setyorini, Indah; Madyowati, Sri Oetami; Agustini, Maria
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1393

Abstract

Salah satu tantangan dalam budidaya ikan koi yaitu adanya serangan, penyakit yang biasa menyerang ikan koi salah satunya adalah penyakit cacing jangkar. Penelitian ini diharapkan untuk mengetahui pengaruh perasan buah mengkudu terhadap Lernaea dan dosis optimal perasan buah mengkudu untuk melepaskan parasit Lernaea yang menginfeksi ikan koi. Metode penelitian adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam kelompok perlakuan dan empat ulangan, yaitu A (0%) sebagai kontrol, B (1%), C (2%), D (3%), E (4%), dan F (5%). Parameter utama yang diamati adalah lepasnya Lernaea yang menempel pada ikan koi setelah perendaman dengan perasan buah mengkudu. Analisis data menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Lernaea yang lepas pada perlakuan A (0%) dan B (1%) adalah 0% (tidak ada yang lepas), C (2%) dan D (3%) adalah 6,25% ( 1 Lernaea yang lepas), E (4%) adalah 12,5% ( dua Lernaea yang lepas) dan F (5%) adalah 18,75% ( tiga Lernaea yang lepas) terdapat pengaruh penggunaan dosis perasan buah mengkudu yang berbeda terhadap lepasnya Lernaea pada ikan koi. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh dosis yang optimal yaitu pada perlakuan F (5%). Berdasarkan hasil penelitian disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui konsentrasi ( dosis perasan buah mengkudu yang tepat ) dan lama waktu perendaman yang optimal buah mengkudu untuk menanggulangi Lernaea pada ikan koi.
GROWTH STUDY OF PANGASIUS CATFISH (Pangasius sp) BASED ON DIFFERENCES IN COMMERCIAL FEED TYPES Akbar, Muhammad Rizki Al; Madyowati, Sri Oetami; Agustini, Maria
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.1850

Abstract

Ikan patin ( Pangasius sp ) adalah salah satu komoditas perikanan air tawar unggulan dengan nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat, baik di dalam maupun luar negeri. Keberhasilan budidaya ikan patin dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas pakan, kepadatan tebar, serta kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dua jenis pakan komersial (produk A dan B) terhadap hasil produksi dan kelangsungan hidup ikan patin di Jombang. Penelitian dilakukan pada enam kolam beton berukuran 410 m³ dengan metode deskriptif komparatif, menggunakan uji normalitas, dilanjutkan dengan uji paired sample t-test untuk hasil produksi, serta uji homogenitas dan ANOVA untuk kualitas udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pakan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ikan. Pakan produk B menghasilkan panen tertinggi (15,1 ton), tetapi disertai dengan bibit awal yang lebih besar dan padat tebar lebih tinggi. Sebaliknya, pakan produk A menunjukkan efisiensi pakan lebih baik dengan nilai FCR rendah (1,14–1,18) dan tingkat kelangsungan hidup (SR) lebih tinggi (66,2%–75%) dibandingkan produk B yang memiliki FCR tinggi (hingga 1,51) dan SR rendah (49,8%). Kualitas udara yang diukur menunjukkan suhu berkisar antara 29,8 – 30,3 °C, pH antara 6,9 – 7,2, dan DO antara 3,7 – 7,6 ppm.
COMPARATIVE ANALYSIS OF POND SHAPES IN INTENSIVE CULTURE OF VANNAMEI SHRIMP (Litopenaeus vannamei) FROM PL12 TO DOC50 ON PRODUCTION PERFORMANCE Firmansyah, Nanda Arifona; Madyowati, Sri Oetami; Kusyairi, A.
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.1859

Abstract

Budidaya intensif udang vannamei (Litopenaeus vannamei) kerap menghadapi kendala teknis akibat padat tebar tinggi, sehingga desain kolam menjadi salah satu aspek penting dalam optimasi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bentuk kolam—bundar terpal dan kotak beton—terhadap hasil produksi udang vannamei dari stadia PL12 hingga DOC50. Studi dilakukan di UD. Hidayah Vaname, Probolinggo, menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode komparatif. Enam kolam digunakan sebagai unit percobaan (tiga kolam bundar dan tiga kolam kotak) dengan kepadatan awal 92.400 ekor per kolam. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa produksi rata-rata pada kolam kotak (227,43 kg) lebih tinggi dibanding kolam bundar (182,28 kg), namun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam sistem budidaya intensif berskala terbatas, bentuk kolam tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas.
GROWTH PERFORMANCE OF WHITELEG SHRIMP (Litopenaeus vannamei) AT DOC 90 IN DIFFERENT POND SHAPES UNDER INTENSIVE AQUACULTURE SYSTEM ., Mukhammad Lukman Hakim; Madyowati, Sri Oetami; Kusyairi, Achmad
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.1900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bentuk kolam terhadap hasil produksi udang vannamei (Litopenaeus vannamei) dalam sistem budidaya intensif. Enam kolam digunakan sebagai unit eksperimen, terdiri atas tiga kolam berbentuk persegi (C1, C2, C3) dan tiga kolam berbentuk bundar (C4, C5, C6), masing-masing dengan jumlah tebar 92.400 ekor dan MBW awal 0,018 gram. Parameter utama yang diamati meliputi biomassa awal, produksi akhir, dan rata-rata hasil panen. Hasil menunjukkan bahwa kolam berbentuk bundar menghasilkan produksi lebih tinggi dengan rata-rata 894 kg dibandingkan kolam persegi dengan rata-rata 758 kg. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan uji paired sample t-test mengindikasikan perbedaan signifikan antar bentuk kolam (p = 0,000). Keunggulan kolam bundar dikaitkan dengan sirkulasi air yang lebih merata, distribusi pakan yang efisien, dan pengelolaan limbah yang optimal. Temuan ini menegaskan bahwa desain kolam merupakan faktor krusial dalam peningkatan produktivitas udang vannamei.