Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Angka Harapan Hidup, Pendidikan dan Kesempatan Kerja Terhadap Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2018-2022 Winarni, Galuh Amelia; Harsono, Iwan; Endang Astuti; Himawan Sutanto; Ida Ayu Putri Suprapti
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 2 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v2i1.2242

Abstract

The study aims analyze the Life Expectancy, Education and Employment Opportunities Against Poverty in the district/city of West Nusa Tenggara Province, from 2018 to 2022. The data is obtained from the Central Statistical Authority of West Nusa Tenggara. The type of data used is sekunder data. Analiysis the data used is Panel data regression analysis with Eviews 12 Application. After doing the analysis, The Research has shown that Partially Life Expectancy have a negative and significant effect on poverty in the districts/cities of West Nusa Tenggara Province. Meanwhile, Education have a positive and insignificant effect on poverty in the districts/cities of West Nusa Tenggara Province Then Employment Opportunity have a negative and insignificant effect on poverty in the district/cities of West Nusa Tenggara Province (4) Simultaneously Variable Life Expectancy, Education, Employment Opportunities together have a significant effect on poverty in the districts/cities of West Nusa Tenggara Province
PENGALAMAN CALON PEKERJA DALAM MENGIKUTI PROGRAM PELATIHAN DI LOKA LATIHAN KERJA (LLK): STUDI KUALITATIF TENTANG TRANSFORMASI KETERAMPILAN TEKNIS Saputri, Seli; Himawan Sutanto; Subhan Purwadinata
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 4 No. 6: Mei 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v4i6.10341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman calon pekerja dalam mengikuti program pelatihan di Loka Latihan Kerja (LLK) Dasan Lekong, Kec. Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur, dengan fokus pada transformasi keterampilan teknis yang diperoleh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang diselenggarakan oleh LLK memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan teknis peserta, yang juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi dunia kerja maupun kewirausahaan. Namun, beberapa peserta masih mengalami kesulitan dalam memahami materi pelatihan yang bersifat teknis, yang dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja. Berdasarkan temuan ini, LLK disarankan untuk meningkatkan metodologi pelatihan dengan memberikan pendampingan yang lebih intensif, agar peserta dari berbagai latar belakang dapat memperoleh manfaat maksimal dari program pelatihan ini.
Pendampingan Pengelolaan Anggaran untuk Optimalisasi Realisasi Kegiatan BIMTEK di Bidang Pembinaan Koperasi: Studi Kasus Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB Periode 2021–2023 Dewi Rizqiyati Amalyah; Fanny Annisa Puspa Kirana; Gerindra Mulana Saputra; Himawan Sutanto
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Juni : Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v3i2.562

Abstract

Budget management is an important component in ensuring the success of government programs, such as Technical Guidance (Bimtek) at the NTB Provincial Cooperative and SME Service. The purpose of this article is to analyze the effectiveness of budget management related to the implementation of Bimtek activities in the field of cooperative development during the 2021–2023 period. The methods used include interviews with service employees, collection of budget and realization data, and comparative analysis related to planning and implementation each year. The results of the study showed a discrepancy between the planned and realized budgets, which was caused by problems such as late disbursement, codification, and complexity of the reporting system. Although most activities were successful with a success rate of 90%, especially in 2021 and 2023, there was a significant decline in efficiency and productivity in 2022. As a result, real-based planning, improved administration and reporting systems, and coordination between parties are essential to improve the effectiveness of budget management in ensuring the smooth implementation of Bimtek activities.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemandu Wisata Guna Mengembangkan Potensi Desa Wisata di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat Putra, Taufan Handika; Didy Ika Supriadi; Himawan Sutanto; Rahman; Kertajadi; Ade Paranata
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2558

Abstract

Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang signifikan. Terdiri atas lima kecamatan, yaitu Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Bayan, daerah ini dikenal dengan keindahan alam serta kekayaan budaya dansejarahnya. Keberagaman seni tradisional Sasak, adat istiadat, dan kerajinan tangan menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat posisi Kabupaten Lombok Utara sebagai destinasi wisata unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema“Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemandu Wisata” bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Lombok Utara. Program ini mencakup pelatihan keterampilan pemanduan, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi. Tahapannya meliputi survei potensi, penyusunan kurikulum, pelatihan teori dan praktik, hingga strategi pengemasan paket wisata. Dengan memberikan pelatihan pemandu wisata, bertujuan diharapkan masyarakat mampu meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola wisata berbasis komunitas, mengoptimalkan potensi lokal, dan menciptakan layanan wisata berkualitas dan berkelanjutan dengan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi dan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pemanduan, kesadaran pentingnya kelembagaan, serta kemampuan awal promosi digital. Dampaknya, masyarakat lebih termotivasi mengembangkan potensi lokal, menjalin kerjasama, dan memperkuat identitas desawisata. Kegiatan ini diharapkan mendorong kemandirian, keberlanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
Pengembangan Kapasitas Pemuda Desa melalui Pelatihan Dasar Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Desa Kopang, Lombok Tengah Yeldy Dwi Genadi; Didy Ika Supryadi; Sri Maryanti; Dewi Rispawati; Himawan Sutanto
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2594

Abstract

Pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemuda Desa Kopang, Lombok Tengah, melalui pelatihan dasar kewirausahaan yang aplikatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi lokal, penyusunan modul pelatihan, pelatihan kewirausahaan berbasis praktik, pendampingan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Sebanyak 25 pemuda desa terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kewirausahaan sebesar 65%, khususnya pada aspek perencanaan usaha, inovasi produk, dan pemasaran digital. Kegiatan ini juga menghasilkan tiga kelompok usaha baru, yaitu Kopang Food Innovation, Kreatif Bambu Kopang, dan Herbal Kopang Natural, yang berhasil mengembangkan produk unggulan berbasis sumber daya lokal dengan nilai tambah ekonomi. Pembentukan Forum Pemuda Wirausaha Kopang (FPWK) menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kewirausahaan, kemandirian ekonomi, serta kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Hasil program ini diharapkan dapat menjadi model replikasi pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di desa lain, guna mendukung pencapaian pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah perdesaan.
Implementasi Alokasi Dana Desa dalam Upaya Pembangunan Ekonomi di Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah fatahollah, Nabila; Himawan Sutanto; Irwan Suriadi
JAE (JURNAL AKUNTANSI DAN EKONOMI) Vol 10 No 2 (2025): JAE (Jurnal Akuntansi dan Ekonomi)
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jae.v11i2.27235

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Village Fund Allocation (ADD) in Bonjeruk Village, Jonggat District, Central Lombok Regency, in relation to economic development and its contribution to improving community welfare. The research employed a quantitative approach with data collection techniques were carried out through documentation and brief interviews, which served as supporting data to clarify several pieces of information derived from the quantitative dataset. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques, including the presentation of tables, percentages, and data distributions to illustrate the implementation of the Village Fund Allocation (ADD). The results show that the implementation of ADD in Bonjeruk Village is predominantly directed toward physical development, particularly infrastructure improvements that facilitate community economic activities, while non-physical (empowerment) programs remain limited. Approximately 70% of the budget is focused on physical development, with community participation being relatively high during the planning stage but low during the supervision stage. The contribution of ADD can be seen in improved economic accessibility, the role of the Village-Owned Enterprise (BUMDes) in supporting local businesses, and support for social programs such as Direct Cash Assistance (BLT), youth activities, and tourism awareness groups.
APPLICATION OF OLEANANE AND STERANE INDEX FOR BIOSTRATIGRAPHIC AGE DETERMINATION: EXAMPLES FROM KANGEAN OILS, NORTHEAST JAVA BASIN Himawan Sutanto; Junita Trivianty Musu
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 37 No 1 (2014)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.37.1.618

Abstract

Northeast Java Basin is known as mature Cenozoic basin, yet this understanding override possibility ofsediment older than Cenozoic. This thoughthas brought current exploration strategy of this basin concerningwithin only Cenozoic sediments. Therefore, it is believed that the source rock in this basin was also derivedfrom Cenozoic sediments, especially the Ngimbang Formation, which was formed during Late Eoceneto Early Oligocene in the stage of Early Synrift. On the other hand, the occurrence of Alisporites sp haspointed Cretaceous sediments is a potential source rock. However, it is still debatable due to the presence ofAlisporites similis in Serawak Basin of Malaysia, which is present until Paleocene. Three crude oils from theKangean oil fi eldNortheast Java Basin, namely NEJB-748, NEJB-749 and NEJB-750have been investigatedusing gas chromatography (GC) and gas chromatography/mass spectrometry (GC/MS).Kangean oils areclassifi ed as mixed oil with organic matter originated from marine and terrestrial deposited under oxidizingand reducing conditions. Moreover, Kangean oils show very low oleanane and steraneindexthat may leadus to the conclusion that the oils were originated from Cretaceous source rock.
DETERMINATION OF SHALE GAS POTENTIAL OF NORTH SUMATRA BASIN: AN INTEGRATION OF GEOLOGY, GEOCHEMISTRY, PETROPHYSICS AND GEOPHYSICS ANALYSIS Junita Trivianty Musu; Bambang Widarsono; Andi Ruswandi; Himawan Sutanto; Humbang Purba
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 38 No 3 (2015)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.38.3.946

Abstract

A detailed combined geological and geophysical study in North Sumatra basin has shown thatprospective formations for shale play containing gas sweet spots are found to be in shales from Bampo,Belumai, and Baong Formations. Bampo Formation exhibits low shale gas potential with very low tomedium in organic material contents, maturity index of immature to mature, and moderate brittleness. Rockswithin the formation tend to be reactive to highly reactive to water, with a moderate degree of swellingcapacity. Porosity varies within 5.8 - 7.4 % with permeability ranging from 0.37 to 3.2 mD. Sweet spots inthe formation found around Basilam-1 and Securai-1wells occupy about 21% of the formation. On the otherhand, Belumai Formation shows moderate to good shale gas potential, with low to high organic materialcontents, immature to mature levels of maturity, and moderately brittle to brittle. Sweet spot areas in theformation found around the two wells are about 29% of the formation. For Baong Formation, analysisreveals moderate to good shale gas potential, with low to medium contents of organic material, immatureto mature in maturity index, moderately brittle to brittle in brittleness, and tendency of being reactiveto highly reactive to water but with low degree of swelling capacity. Sweet spots in the formation foundaround the two wells occupies are roughly 11% of the total formation volume in the area. Basin modelingleading to gas resources estimation for Baong, Belumai and Bampo Formations has led to estimatedvolumes of 6,379 TCF, 16,994 TCF, and 25,024 TCF, respectively, with a total amount of 48,397 TCF.The resources figures are speculative in nature and do not incorporate any certainty and efficiency factors.