Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Persepsi Konten Kreator Tentang Fitur Monetisasi Facebook Pro dan Kesesuaian dengan Prinsip Ekonomi Syariah Yofanra, Erex; Mursalin, Supardi; Pramadeka, Katra
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 3 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i3.11766

Abstract

The purpose of this study is to determine the Perception of Facebook Pro Content Creators towards the Monetization Features provided by Facebook Pro. To determine the suitability of Facebook Pro Content Creators' perceptions and sharia economic principles in the context of monetization on the Facebook Pro platform. Qualitative approach type. The results of the Content Creator Perception study of the Facebook Pro monetization feature are generally positive. This feature provides additional income opportunities that are beneficial, especially for housewives and Facebook Pro users who have monetized by uploading consistent, interesting content that is widely liked by other users. The existence of Monetization Features such as in-stream ads, Reels Ads, Donations, and Bonuses can help improve the welfare of both financial and non-financial creators. Compliance with Sharia Economic Principles, such as fairness, transparency, and benefits, are generally met in the Facebook Pro monetization feature. However, some aspects such as uncertainty in revenue sharing or conditions that are not fully understood by creators need to be improved to be more transparent and in accordance with sharia values.
Migrasi Pencatatan Manual Kedigital : Pendampingan Penggunaan Aplikasi SI APIK Pada UMKM Ingaziza Dewi, Kiky Kornia; Sasti, Kika Korla; Saputra, Dimas; Pramadeka, Katra
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM Ingaziza dalam melakukan transisi dari pencatatan keuangan manual ke sistem digital menggunakan aplikasi SI APIK. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital serta penggunaan pencatatan manual yang tidak terstruktur, sehingga menyulitkan dalam evaluasi kinerja usaha dan penyusunan laporan keuangan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan, dan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang sistematis serta kemampuan dalam menggunakan aplikasi SI APIK untuk mencatat transaksi dan menghasilkan laporan keuangan secara otomatis. Selain itu, terjadi perubahan dalam pengelolaan keuangan, di mana pelaku usaha mulai memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Dengan demikian, digitalisasi pencatatan keuangan melalui SI APIK mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan keuangan UMKM serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Pendampingan Sertifikasi Halal Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing UMKM pada Produk Bay Tat Ingaziza Kota Bengkulu Putri, Meliza Ananda; Maftuh, Muhammad Akhmal; Putri, Rheina Desti; Pramadeka, Katra
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3368

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, khususnya terkait jaminan kehalalan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan sertifikasi halal dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM pada produk Bay Tat Ingaziza di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan sosialisasi, identifikasi persyaratan, pendampingan teknis, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi dan prosedur sertifikasi halal, serta mendorong kemandirian dalam penggunaan sistem SiHalal, penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), dan proses pengajuan sertifikasi. Selain itu, terjadi perubahan strategis pada usaha, seperti pembaruan kemasan, pencantuman label halal, dan penguatan identitas merek yang berdampak pada peningkatan kepercayaan dan kepuasan konsumen. Dengan demikian, pendampingan sertifikasi halal terbukti menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM. Oleh karena itu, program pendampingan serupa perlu terus dikembangkan sebagai upaya pemberdayaan UMKM di era persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Optimalisasi Media Sosial Sebagai Strategi Promosi Penjualan pada UMKM INGAZIZA di Kelurahan Betungan RW 002, RT 28 Selpiya, Selpiya; Fitriani, Destika; Azima, Dea Fitara; Husen, Felbi Yenzu M; Pramadeka, Katra
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai strategi promosi penjualan pada UMKM Ingaziza di Kelurahan Betungan RW 002, RT 28. Metode penelitian yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis untuk menggambarkan kondisi awal UMKM, tantangan dalam penggunaan media sosial, serta hasil dari program penyuluhan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum program, UMKM menggunakan media sosial secara terbatas sebagai sarana komunikasi informal. Setelah dilakukan penyuluhan, kemampuan UMKM dalam membuat konten promosi menarik, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, serta memperluas jangkauan pasar meningkat signifikan. Program ini juga membantu UMKM memahami dasar-dasar pemasaran digital, meningkatkan kesadaran pentingnya branding, dan memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan penjualan.
Peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Program Z-Mart Puspita sari, Jemi; Asnaini, Asnaini; Pramadeka, Katra
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/acm.v4i1.4942

Abstract

The rise of modern retail market businesses means small scale micro businesses are experiencing a lack of interest. This is due to the limited availability of trading materials for sale and limited capital.  The National Zakat Amil Agency is one of the official zakat management institutions in Indonesia that distributes zakat productively. One of BAZNAS' flagship programs is Z-Mart, which aims to empower mustahik through developing zakat-based retail businesses. This program not only provides business capital assistance, but also training, mentoring and professional business management to the beneficiaries. The aim of this research is to analyze the role of BAZNAS Bengkulu Province in improving the community's economy through the Z-Mart program. This stage includes implementation, distribution of funds and development of the Z-Mart program. Using qualitative descriptive methods, data was collected through observations and interviews with mustahik who received the Z-Mart program and BAZNAS Bengkulu Province in the field of collecting funds and utilizing zakat funds. These findings emphasize the importance of targeted distribution and community empowerment through coaching so that they can be productive and independent. This process cannot be separated from the aim of the Z-Mart program so that the sustainability of mustahik businesses can increase and mustahik become more independent..