Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran Apotek Hidup Dalam Menyediakan Akses Terhadap Tanaman Obat Tradisional di Lingkungan Kelurahan Air Tiris Arien, Wilasari; Maulana, Fikri Fadhil; Shafira, Shafira; Jumaida, Siti Aisyah; Ridha, Muhammad; Ishara, Zahrani Athaya; Aprillia, Refi; Ananda, Dea; Putri, Naila Amalia; Mensa , Dolfi Firdaus
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.342

Abstract

Sebuah apotek hidup mengacu pada suatu lokasi yang didedikasikan untuk penanaman dan pemanfaatan tanaman obat untuk tujuan sehari-hari. Iklim tropis Indonesia memberikan pengaturan yang ideal untuk usaha semacam ini, memerlukan lahan yang tersedia untuk tujuan ini. Tujuan utama dari pendirian apotek hidup adalah untuk membudidayakan dan memanfaatkan sifat-sifat obat dari berbagai tanaman herbal untuk mempromosikan dan menjaga kesehatan. Proses penciptaan apotek hidup melibatkan teknik demonstrasi, mencakup fase perencanaan dan produksi. Pendirian apotek hidup di Desa Air Tiris berpotensi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tanaman yang cocok untuk ramuan herbal dan bagaimana menggunakannya secara efektif. Pengembangan apotek hidup ini memberdayakan masyarakat setempat untuk memproduksi jus dan pengobatan herbal, yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan secara keseluruhan.
Pengaruh Kerja Sama Antara Guru dan Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Putri, Amelia; Arien, Wilasari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerja sama antara guru dan orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerja sama antara guru dan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik serta memberikan pandangan bagi para guru dan orang tua tentang bagaimana mereka dapat bekerja sama untuk menciptakan kondisi belajar yang lebih baik. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu analisis data sekunder dan study literature research atau kajian kepustakaan melalui penelusuran dalam jaringan dengan memanfaatkan platform google scholar, peneliti melakukan analisis terkait artikel-artikel penelitian terdahulu dengan topik serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama yang efektif antara guru dan orang tua sangat berpengaruh besar karena dapat memberikan dukungan akademik dan emosional yang konsisten kepada peserta didik. Sebaliknya, ketidaktersediaan komunikasi antara kedua pihak dapat menghambat perkembangan motivasi belajar. Dalam hal ini, pemahaman terhadap tujuan pendidikan dan komunikasi terbuka antara guru dan orang tua menjadi kunci utama. Kolaborasi ini menciptakan lingkungan belajar yang positif baik di rumah maupun di sekolah. Oleh karena itu, penting bagi guru dan orang tua untuk bekerja sama dalam mendukung perkembangan akademik, emosional, dan motivasi belajar peserta didik.
BIMBINGAN DAN PENDAMPINGAN PENGEMASAN PRODUK GULA MERAH NIRA SAWIT UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL DI DESA MAREDAN BARAT KECAMATAN TUALANG KABUPATEN SIAK Ayub, Daeng; Aibonotika, Arza; Adi Putra, M. Jaya; Syafitra, Viony; Arien, Wilasari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4062-4067

Abstract

Masyarakat Desa Maredan Barat kini sudah banyak yang melakoni usaha membuat gula merah dari nira sawit ini karana keuntungan yang di hasilkan sangat menjanjikan. Penjualan gula merah nira sawit ini selain di Kampung Maredan Barat juga telah di jual ke Kabupaten Pelalawan dan juga kota madya Kota Pekanbaru. Namun kualitas kemasan produk para pelaku usaha gula merah nira sawit di Desa Maredan ini masih menggunakan kantong kresek dan kurang menarik hal ini karena kurangnya pemahaman pelaku usaha gula merah nira sawit tentang standar kemasan yang persuasif dan strategi promosi produk. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut tim pengabdian kepada masyarakat memberikan bimbingan dan pendampingan pengemasan produk gula merah sawit. Pendampingan pengemasan ini dimulai dari jenis-jenis kemasan, bahan kemasan, standar kemasan UMKM, labelling, branding, dan desain kemasan produk gula merah sawit serta strategi promosi.  Kemudian tim PKM juga melakkukan pembentukan dan pembinaan serta pengembangan usaha gula merah sawit. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mencakup serangkaian metode seperti presentasi materi pokok, pelatihan, diskusi, unjuk kerja dan pendampingan. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini, para pelaku usaha gula merah nira sawit di Desa Maredan Barat ini berhasil membuat pelaku usaha gula merah sawit mengalami peningkatan secara signifikan dalam membuat desain kemasan dengan standar UMKM serta memahami strategi promosi yang efektif.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KREATIVITAS SISWA MELALUI METODE ECOBRICK DI DESA MAREDAN BARAT Syafitra, Viony; Ayub, Daeng; Arien, Wilasari; Jaiz, Muhammad; Fitrilinda, Dafetta
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4057-4061

Abstract

Meningkatnya populasi dan aktivitas ekonomi menjadikan tingginya penggunaan produk yang berbahan plastik sehingga membuat limbah plastik yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah plastik. Masyarakat Desa Maredan Barat umumnya memiliki kesadaran yang cukup baik terhadap pentingnya kebersihan lingkungan. Namun, pengelolaan sampah masih menjadi tantangan tersendiri di desa tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan adanya pengembangan keterampilan kerativitas melalui metode ecobrick di Desa Maredan Barat. Pembuatan ecobrick dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan sampah serta menciptakan produk-produk bernilai tambah yang dapat dimanfaatkan di Desa Maredan Barat. Metode kegiatan ini dilakukan dengan tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Peserta yang menjadi sasaran pada program kegiatan ini adalah peserta didik SDN Maredan Barat. Implementasi pembuatan ecobrick memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang daur ulang, tetapi juga diajarkan tentang nilai-nilai keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Selain itu, pembuatan ecobrick juga dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil dari kegiatan ini diperoleh adanya kemampuan peningkatan peserta didik dalam pengelolaan limbah plastik menjadi ecobrick dalam bentuk luaran produk ecobrcik meja dan kursi.
Transfer Pengetahuan dan Keterampilan Pandai Besi Nabila, Dzikra; Ayub, Daeng; Arien, Wilasari
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.21847

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses transfer pengetahuan dan keterampilan pada pekerja pandai besi di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naturalistik melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri dari pekerja dan pemilik usaha pandai besi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer pengetahuan dan keterampilan berlangsung secara alami melalui interaksi langsung antara pekerja lama dan pekerja baru. Pengetahuan ditransfer melalui pengamatan, bimbingan, dan praktik berulang, sedangkan keterampilan tercermin dari kemampuan mempertahankan retensi, melakukan generalisasi, dan mencapai otomatisasi kerja. Proses pewarisan ini berlangsung tanpa pelatihan formal, namun efektif membentuk keterampilan profesional yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transfer pengetahuan dan keterampilan menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan industri pandai besi tradisional serta memperkuat identitas budaya dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kata kunci: Transfer Pengetahuan, Keterampilan, Pandai Besi
HARAPAN SATUAN PENGAMANAN (SATPAM) TERHADAP PENDIDIKAN ANAKNYA Syafdina, Intan; Ayub, Daeng; Arien, Wilasari
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.916

Abstract

Education is regarded as a crucial factor in improving quality of life and social mobility, thus becoming a top priority for parents, including those working as Security Guards (Satpam). This study aims to identify and analyze the level of expectations that security guards at PT Musim Mas, Pangkalan Lesung District, hold regarding their children’s education, with an emphasis on four indicators: goals, motivation, optimism, and resilience in facing challenges. The research employed a descriptive quantitative method with a population of 166 security guards and a sample of 118 respondents selected through simple random sampling. The research instrument consisted of a questionnaire that had been tested for validity and reliability, while the data were analyzed using descriptive statistics to measure the mean score tendencies of each indicator. The results showed that the expectations of the security guards were in the high category, with an overall mean score of 4.27. Among the indicators, motivation ranked the highest (4.68), while goals were the lowest (4.08). These findings indicate that despite economic constraints, security guards continue to prioritize their children’s education as an investment in the family’s future. This study underscores that parents’ motivation and optimism play a significant role in realizing better educational opportunities for their children.
Pelatihan canva poster dan iklan kreatif untuk peningkatan literasi digital warga belajar PKBM Bina Kreasi Wilasari Arien; Viony Syafitra; Nurul Hidayani; Naufal Anshori
Pucuk Rebung: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pure.v4i2.33-36

Abstract

This community service program aimed to improve the digital literacy of PKBM Bina Kreasi learners by training them to design promotional posters and short advertisements using Canva. The training involved 25 participants and employed a hands-on approach consisting of feature demonstrations, guided practice, and group-based project assignments. Participants learned to select templates, apply basic principles of layout, typography, and color, and export designs for social media promotion, including the marketing of local micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Evaluation was conducted through observation of participants’ products and end-of-session feedback. The results indicate that participants improved their understanding of basic graphic design concepts and their ability to produce visually coherent posters and short promotional videos using Canva. Overall, the activity strengthened participants’ digital literacy and is expected to support broader adoption of digital tools for everyday communication and community-based promotion. PKBM Bina Kreasi, as a non-formal education provider, can also use the outputs to support institutional outreach and recruitment.
Pengaruh Homesickness terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Rantau Pada Prodi Pendidikan Masyarakat di Universitas Riau Ramadani, Wahyu Cahya; Ayub, Daeng; Arien, Wilasari; Raja, Faisal Hamid Maka
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18157

Abstract

Abstract : One of the crucial elements that influences student success during higher education is motivation in learning. This study investigates the effect of homesickness on the learning motivation of migrant students in the Community Education Study Program at the University of Riau. Using a quantitative associative design, data were collected from 107 migrant students selected through purposive sampling. Questionnaires using a five-point Likert scale measured both homesickness and learning motivation. Data were analyzed using SPSS version 24 with descriptive and simple linear regression tests. The findings show that homesickness was in the very high category (mean = 4.50), while learning motivation was high (mean = 4.48). Regression analysis indicated a negative and significant relationship between homesickness and learning motivation (t = -15.457, R² = 0.695). Thus, higher homesickness levels correspond to lower learning motivation. The study highlights the need for universities to provide psychological and social support programs to help migrant students adapt and sustain motivation. Abstrak : Salah satu elemen krusial yang mempengaruhi keberhasilan siswa selama masa pendidikan tinggi adalah motivasi dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh homesickness terhadap motivasi belajar mahasiswa rantau Program Studi Pendidikan Masyarakat di Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data yang dikumpulkan dari 107 mahasiswa rantau melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert lima tingkat, dan analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 24 melalui uji deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat homesickness berada pada kategori sangat tinggi (mean = 4,50), sedangkan motivasi belajar berada pada kategori tinggi (mean = 4,48). Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara homesickness dan motivasi belajar (t = -15,457; R² = 0,695). Dengan demikian, semakin tinggi homesickness, semakin rendah motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan psikologis dan sosial dari pihak universitas agar mahasiswa rantau mampu beradaptasi dan mempertahankan motivasi belajar mereka.