Manek, Agustinus Hale
Dosen Pendidikan Geografi, FKIP Undana

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR DAN PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MGMP GEOGRAFI KABUPATEN ALOR Sunimbar, Sunimbar; Manek, Agustinus Hale; Rahmawati, Arfita; Wulakada, Hamza H.; Pamungkas, Bella Theo Tomi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 8, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v8i1.26418

Abstract

Abstrak: Kompetensi profesional, merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki guru dalam mendesain pembelajaran geografi. Pendidik yang profesional adalah pendidik yang selalu memperbaiki dan meningkatkan kompetensinya dalam proses pembelajaran sehingga diharapkan proses dan hasil pembelajaran yang bermutu. Upaya untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya melalui pelatihan penyusunan modul ajar dan pembelajaran berdeferensiasi kurikulum merdeka belajar pada MGMP geografi kabupaten Alor. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah 1) meningkatkan kemampuan guru geografi pada MGMP geografi di kabupaten Alor dalam mendesain modul ajar dan pembelajaran deferensiasi kurikulum merdeka belajar. 2) Meningkatkan pemahaman guru geografi dalam menyusun modul ajar geografi dan pembelajaran berdeferensiasi kurikulum merdeka belajar pada MGMP Geografi di Kabupaten Alor. Peserta yang diikutsertakan dalam pelatihan ini sebanyak 20 orang guru geografi yang tergabung dalam MGMP geografi Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah,diskusi, latihan,dan tes. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah lebih dari 70 persen peserta telah memahami cara menyusun modul ajar geografi dan mampu mendesain pembelajaran berdeferensiasi kurikulum merdeka belajar.Abstract: Professional competence is one of the abilities that teachers must have in designing geography learning. Professional educators are educators who always improve and improve their competence in the learning process so that quality learning processes and outcomes are expected. Efforts to improve their professional abilities through training in the preparation of teaching modules and independent learning curriculum deferred learning at MGMP geography Alor district. The objectives of this training are 1) to improve the ability of geography teachers at the geography MGMP in Alor district in designing teaching and learning modules for the differentiation of the independent learning curriculum. 2) Improving the understanding of geography teachers in compiling geography teaching modules and decentralized learning of the independent learning curriculum at the Geography MGMP in Alor Regency. The participants who participated in this training were 20 geography teachers who are members of the Alor Regency geography MGMP. The methods used in this training are lectures, discussions, exercises, and tests. The results obtained from this training are that more than 70 percent of the participants have understood how to compile geography teaching modules and are able to design independent learning curriculum differential learning.
Pelatihan Pengembangan Soal Berbasis Higher Order Thinking Skil di Sekolah Dasar Beitaus Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Manek, Alfridus Mau; Butar, Agustina Butar; Saragih, Fernando; Manek, Agustinus Hale
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.19685

Abstract

Pelatihan Pengembangan Soal Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar guru dalam mengembangkan soal berbasis HOTS dengan empat materi pokok Perbedaan Soal LOST dan HOTS, Prinsip-Prinsip HOST, Teknik penyusunan soal berbasis HOTS, Teknik analisis butir soal HOTS dalam penilaian proses yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Beitaus, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu. Metode pelatihan meliputi pemaparan teori, pelatihan pengembangan soal HOTS, dan diskusi, evaluasi terhadap hasil observasi selama pelatihan. Ukuran keberhasilan dilihat dari perbandingan pretest dan posttest. Hasil menunjukan bahwa adanya peningkatan kompetensi setelah pelatihan dimana peserta mampu membedakan Soal LOST dan HOST, serta mampu mengembangkan Soal dan melakukan analisis soal berdasarkan prinsip dan Teknik analasis soal berbasis HOTS.
Modalitas Belajar pada Pembelajaran Geografi: Tinjauan Literatur dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Manek , Agustinus Hale; Sunimbar, Sunimbar; Ersani, Erry
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v13i2.94765

Abstract

Geography learning can encourage and inspire students to think critically, analytically, and creatively in identifying, understanding, and solving problems. Geography learning involves differences in student characteristics in absorbing and processing information. However, learning effectiveness can be influenced by understanding according to student characteristics, especially related to the learning modality used in absorbing information. This article aims to examine in depth the role of learning modalities in geography learning, as well as assess the effectiveness of modalities in learning. The method used in writing this article is a literature review of various literature by analyzing various sources relevant to the learning topic and learning styles. The results of the study found that geography learning that integrates various modalities in a multimodal manner is more effective in improving conceptual understanding in learning. Therefore, contextual, adaptive, and experienced geography learning is highly recommended to accommodate the diversity of student characteristics and encourage the optimal achievement of 21st-century competencies.
Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Mendukung Inovasi Pembelajaran Adaptif pada MGMP Geografi di Kabupaten Malaka Manek, Agustinus Hale; Rahmawati, Arfita; Pamungkas, Bella Theo Tomi; Nata, Andrinata; Boesday, Louise Ferdinand; Manek, Alfridus Mau
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.23869

Abstract

Pelatihan penggunaan artificial intelligence (AI) pada MGMP geografi dapat mendukung inovasi pembelajaran yang adaptif. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat dilakukan dengan sasaran MGMP Geografi yang berada di Kabupaten Malaka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan MGMP Geografi dalam memanfaatkan artificial intelligence (AI). Kondisi guru-guru mata pelajaran geografi di kabupaten Malaka masih mengalami berbagai kendala dalam proses pembelajaran. Terbatasnya akses informasi, rendahnya penggunaan teknologi serta terbatasnya pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan AI. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran cendrung konvensional dan tidak renposif terhadap kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan mencakup pengenalan dasar AI, pemanfaatan aplikasi AI dalam pendidikan dan praktik penerapan AI dalam pembelajaran geografi. Hasil kegiatan menunjukan antusias peserta, disertai dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam penggunaan AI dengan luaran berupa modul dan media pembelajaran interaktif berbasis AI. Dengan demikian, guru Geografi di kabupaten Malaka diharapkan dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakteristik peserta didik. Pelatihan ini memberikan kontribusi yang positif dalam mendukung transformasi pembelajaran geografi yang lebih adaptif dan menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas di kabupaten Malaka.