Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penanaman Nilai-Nilai Karakter melalui Kegiatan Storytelling dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak pada Anak Usia Dini Sandy Ramdhani; Nur Adiyah Yuliastri; Siti Diana Sari; Siti Hasriah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v3i1.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat sasak untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada anak Taman Kanak-Kanak di TK Ummi Adniyah NW Sekarteja. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, Wawancara, dan dokumentasi. Instumen pengumpulan data yang digunakan adalah peneliti, Lembar Observasi, dan wawancara. Uji keabsahan data dengan uji credibility, Uji Transferability, kebergantungan dependability dan kepastian confirmability. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles Huberman yaitu Data Collection, Data Display, Data Reduction, dan Conclusion Drawing. Hasil dari penelitian didapatkan kegiatan storytelling dengan menggunakan cerita rakyat mampu untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Nilai-nilai karakter yang muncul diantaranya adalah karakter tanggung jawab, mandiri, jujur, religious, dan kerjasama. Karakter yang muncul merupakan sebuah akumulasi yang muncul dari perilaku anak-anak setelah mendengarkan cerita rakyat yang digunakan seperti lelampaq Lendong Kaoq dan Tegodek-godek dan Tetuntel-tuntel
Implementasi Pembelajaran pada Masa Lockdown bagi Lembaga PAUD di Kabupaten Lombok Timur Khirjan Nahdi; Sandy Ramdhani; Riyana Rizki Yuliatin; Yul Alfian Hadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.529

Abstract

Lembaga PAUD sebagai pelaksana proses pembelajaran berperan penting dalam pelaksanaan pembelajaran di rumah selama pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementasi pembelajaran di PAUD selama Pandemi Covid-19 dari Lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Terdapat 30 sampel Lembaga PAUD dengan jenis penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. proses analisis data menggunakan analisis miles Hubberman dengan triangulasi data. Tiga aktivitas utama yang digunakan dalam penerapan pembelajaran yaitu penugasan (A), Home Visit (B), Laporan Kegiatan Harian Anak (3). Ketiga aktivitas utama ini yang paling banyak digunakan oleh pihak Lembaga PAUD adalah Penugasan (A) dan kolaborasi Penugasan dengan Home Visit (AB), dan terdapat pula Lembaga yang menggunakan ketiga aktivitas kegiatan pembelajaran tersebut yaitu kolaborasi Penugasan , Home Visit dan Laporan Kegiatan Anak (ABC)
Perbandingan Perkembangan Bahasa Anak Ditinjau dari Perspektif Pola Pengasuhan Kebudayaan Sunda dan Kebudayaan Sasak Nika Cahyati; Sandy Ramdhani
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2192

Abstract

Tujuannya penelitian adalah untuk mengetahui tentang perkembangan bahasa anak pada rentang usia 3-6 tahun yang dilihat dari kebudayaan Sunda dan kebudayaan sasak. Perkembangan Bahasa sangat dipengaruhi oleh proses pola pengasuhan yang ada disetiap keluarga. Terkadang perbedaan kultur atau kebudayaan sangat mempengaruhi perkembangan Bahasa anak. Kajian ini membahas tentang proses perkembangan anak yang dilihat dari perbedaan budaya Indonesia bagian barat yaitu kebudayaan sunda dan kebudayaan timur yaitu sasak. Metode yang digunakan adalah menggunakan pengamatan dan studi kepustakaan terhadap perkembangan bahasa anak usia 3-6 tahun di Jawa Barat dan Lombok NTB. Hasil dari studi ini adalah bahwa perbandingan antara pola pengasuhan yang berbeda antara kebudayaan Sunda dan sasak memberikan perbedaan dari cara komunikasi, penguasaan bahasa verbal, maupun artikulasi atau cara berbahasa. Sehingga dari studi ini didapatkan gambaran yang luas tentang perbedaan pola pengasuhan dari dua kebudayaan yang berbeda.
Permainan Kuda Bisik Untuk Meningkatkan Kemampuan Pembendaharaan Kosakata Anak Usia 5-6 Tahun Baiq Shofa Ilhami; Baiq Febri Hijriatul Fitri; Sandy Ramdhani
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 10, No 2 (2019): November 2019
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.751 KB) | DOI: 10.17509/cd.v10i2.19866

Abstract

This research aims to see results of the development of the Kuda Bisik traditional game to improve the vocabulary of children in group B. The type of development used is to adapt development type of borg gall which has been simplified into 3 main stages namely; needs analysis; product design; and product trials. test subjects using 10 children in limited trials and 22 children from 2 schools with name Ummi Adniyah Pancor Kindergarten and Hamzanwadi Pancor Kindergarten. Data collection techniques used were observation; tests and documentation with instruments used observation sheets; product validation sheet; and test. The analysis technique uses the percentage of test results of learning outcomes with a classical success rate of 75%. The results of his research are in the initial trials of the product in the form of a Kuda Bisik media game well implemented. while the initial field of the 22 samples used from the two schools described the results of observations of the use of Kuda Bisik products to increase vocabulary of children, which began to develop as expected (BSH) by 7 people or with a percentage of 32% and 15 children or 62% is very well developed (BSB), and learning outcomes tests found 8 children or 36% developed as expected, and 14 children or 64% of children developed so well that the Kuda Bisik product was able to improve the vocabulary children age 5-6 years old
Implementation of e-Learning Based on Learning Management System Using Discovery Learning Method for Disabilities Students Amrulloh, Roni; Rahadi, Irwan; Yuliatin, Riyana Rizki; Hadi, Yul Alfian; Ramdhani, Sandy
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4 No 1 (2021): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v4i1.2885

Abstract

Inclusive learning for students with disabilities is a must that must be done in learning. The purpose of this study is to look at the application of Discovery Learning learning to students with physical disabilities and mild disabilities in the learning process especially in learning advanced speaking skills. The method used is to use the type of development Borg & Gall by using 7 stages which are divided into 3 parts, namely preliminary studies, product development and trials and finalization. The results of this study are Introduction (Rationalization of innovation, Discovery Learning models, Supporting theories of learning model development); Learning model with agreement on Discovery Learning (Discovery Learning learning component and learning model component); and Instructions on the implementation of the learning problem learning model (Planning, Implementation, and Evaluation) equipped with videos of the implementation of learning activities. In addition, the learning process produces learning videos as a result of learning the activity.Keywords: Mentally Disability, Physical Disability, Discovery Learning, Students, Literary Criticism
Model Pembelajaran Tematik Integratif Untuk Membentuk Karakter Jujur Anak Usia 5-6 Tahun Sandy Ramdhani Ramdhani; Nur Adiyah Yuliastri
Jurnal Pelita PAUD Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v2i2.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan model pembelajaran tematik integrative dalam pembelajaran di TK, (2) mengetahui efektivitas model pembelajaran tematik integrative dalam karakter terutama karakter jujur. Penelitian yang digunakan penelitian Research and Development dalam tiga tahapan utama. Subyek penelitian adalah 3 guru dan tiga sekolah yang diambil secara random sampling.Penelitian dengan analisis data dilakukan secara statistik menggunakan analisis deskriptif statistik dengan bantuan SPSS. Hasil dari penelitian adalah (1) model pembelajaran tematik integrative yang dikembangkan (2) model pembelajaran Tematik Integratif mempunyai pengaruh yang baik pada uji terbatas maupun uji lapangan. (3) Model pembelajaran tematik integrative pada uji lapangan didapatkan ada pengaruh signifikan pada nilai karakter jujur anak usia 5-6 tahun di TK Kecamatan Selong dibuktikan dengan analisis Deskriptif statistik
Mengembangkan Keterampilan Guru PAUD melalui Pelatihan Penulisan Dongeng dan Teknik Penyajian Sandy Ramdhani; Mimi Alfian; Eva Nurmayani
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.815

Abstract

OSatu dari beberapa permasalahan guru PAUD yang ada di Kabupaten Lombok Timur adalah sulitnya menemukan konten dongeng yang bersifat kontemporer atau kekinian. Keadaan tersebut tentu saja menimbulkan kebingungan pada guru ketika akan menyampaikan cerita atau dongeng yng bersifat kontekstual, sesuai dengan tuntutan model dan materi pembelajaran saat ini. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan intensif dalam membantu guru menghasilkan sendiri dongeng yang akan disajikan tentunya dengan menggunakan standar penulisan dongeng yang baik. Berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan terhadap keterampilan guru pada saat sebelum mengikuti pelatihan menulis dongeng (pra pelatihan) dan setelah mengikuti pelatihan (pasca pelatihan) ditemukan jika hasil respon guru dan menunjukkan rata-rata nilai 4,408 dan termaasuk pada kategori “baik” atas pelatihan penulisan dongeng yang dilaksanakan
Inside Outside Cyrcle: Metode Pembelajaran untuk Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anak Baiq Shofa Ilhami; Muhammad Husni; Sandy Ramdhani; Nurul Uyun
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.1001

Abstract

Aspek perkembangan bahasa dan literasi khususnya kemampuan berbicara pada anak usia 5-6 tahun merupakan satu aspek yang menjadi perhatian khusus dalam perkembangan anak. Metode yang digunakan untuk meningkatkan aspek kemampuan berbicara adalah metode inside outside learning. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan teknik analisis data menggunakan paired sampel t-test. Perkembangan Bahasa dan literasi khususnya kemampuan berbicara dengan menggunakan metode inside outside circle didapatkan hasil uji “t” (Paired T- Sample) ternyata thitung ≥ ttabel (5,147 > 1,706). Perkembangan kemampuan berbicara yang berkembang dengan menggunakan metode inside outside cyrcle diantaranya kemampuan intonasi Bahasa, kemampuan komunikasi, penguasaan kata-kata sederhana, dan meningkatnya kemampuan menyusun kalimat sederhana
Perbandingan Perkembangan Bahasa Anak Ditinjau dari Perspektif Pola Pengasuhan Kebudayaan Sunda dan Kebudayaan Sasak Cahyati, Nika; Ramdhani , Sandy; Asep Nugraha, Sopian
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2192

Abstract

Tujuannya penelitian adalah untuk mengetahui tentang perkembangan bahasa anak pada rentang usia 3-6 tahun yang dilihat dari kebudayaan Sunda dan kebudayaan sasak. Perkembangan Bahasa sangat dipengaruhi oleh proses pola pengasuhan yang ada disetiap keluarga. Terkadang perbedaan kultur atau kebudayaan sangat mempengaruhi perkembangan Bahasa anak. Kajian ini membahas tentang proses perkembangan anak yang dilihat dari perbedaan budaya Indonesia bagian barat yaitu kebudayaan sunda dan kebudayaan timur yaitu sasak. Metode yang digunakan adalah menggunakan pengamatan dan studi kepustakaan terhadap perkembangan bahasa anak usia 3-6 tahun di Jawa Barat dan Lombok NTB. Hasil dari studi ini adalah bahwa perbandingan antara pola pengasuhan yang berbeda antara kebudayaan Sunda dan sasak memberikan perbedaan dari cara komunikasi, penguasaan bahasa verbal, maupun artikulasi atau cara berbahasa. Sehingga dari studi ini didapatkan gambaran yang luas tentang perbedaan pola pengasuhan dari dua kebudayaan yang berbeda.
Continuity and Discontinuity in Basic Education Learning: Causality Isolation Policy in Avoiding the Spread of COVID-19 Nahdi, Khirjan; Ramdhani, Sandy; Lutfi, Samsul; Marzuki, Muhammad; Asror, M Zainul
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 5 No 2 (2020): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v5i2.6162

Abstract

The COVID-19 outbreak is a non-natural disaster and has an impact on learning continuity. This study aimed to find the reality of the continuity/discontinuity of learning of primary education students in East Lombok during student isolation in the prevention of COVID-19. Data obtained through surveys and interviews with 198 respondents representing school principals, teachers, students, parents, and the community. According to the Bayesian Approach to Learning Causal Networks, the data were analyzed descriptively through frequency distribution and causal analysis. It was found that 57.07 % of respondents claimed they did not know the purpose of the isolation policy, so it was not explained. Exactly 54.76 % of respondents admitted to isolation as a holiday, 54 % of respondents admitted to playing to their heart's content during the isolation period, 88.77 % of respondents admitted that this policy was not coordinated, and 100 % of respondents admitted that they did not maximize the function of online learning. The contextual condition of this isolation period is a causal event between a lack of understanding of the policy intent or P (A), causing unclear instructions, or P (B). Unclear teacher instruction or P (B) causes students not to study at home during isolation, or learning discontinuity occurs, with code P (C). Lack of understanding of the intent of the isolation policy, or P (A) causes this policy not to be coordinated with interested parties. Due to unclear instructions, the utilization of online learning, or P (E) is not optimal. The study results are urgent and have implications for the policy of learning from home as well as the coordination pattern of educational stakeholders in the COVID-19 phase.