Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PEMBERIAN PUDING JAGUNG TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL, BAYI DAN ANAK-ANAK DI DUSUN TEBING GANJANG Martina, Siska Evi; Simanjuntak, Edriyani Yonlafado; Aryani, Novita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pemahaman masyarakat tentang stunting pada anak masih sangat minim, sehingga anak merupakan kelompok yang menjadi pusat perhatian pada pencegahan stunting. Tujuan: pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan masyarat dalam inovasi hasil tani menjadi puding jagung dalam upaya pencegahan stunting pada kelompok beresiko tinggi. Metode: pengabdian masyarakat yang di gunakan adalah promosi kesehatan dengan pendekatan edukasi dan demonstrasi pembuatan puding jagung dari sumber tani masyarakat. Hasil: Peserta yang ikut sebanyak 15 orang yang terdiri dari ibu dengan anak balita dan wanita hamil. Seluruh (100 %) peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan demonstrasi dan 80 % peserta mengungkapkan baru mengetahui olahan jagung menjadi makanan bergizi. Seluruh (100 %) peserta mampu melakukan pengolahan jagung menjadi puding jagung yang sehat. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa hasil sumber daya alam di masyarakat harus digunakan secara optimal dengan beberapa inovasi seperti olahan jagung menjadi puding jagung yagn dapat mencegah kejadian stuunting. Hasil kegiatan dapat dilakukan secara regular dan menghasilkan ide inovasi lain di masyarakt untuk mengembangkan hasil tani jagung menjadi makanan yang sehat.
MASYARAKAT MANDIRI TANGGAP DIARE PADA ANAK DI KELURAHAN GAHARU MEDAN TIMUR Martina, Siska Evi; Siregar, Rinco; Sinaga, Taruli Rohana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan kematian anak di berbagai Negara termasuk Indonesia.Tujuan: Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan diare secara mandiri. Metode: Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa promosi kesehatan dengan ceramah dan diskusi interaktif serta demonstrasi penagnanan diare pada anak secara mandiri. Hasil: Sebagian besar masyarakat antusias dan berperan aktif dalam kegaitan pengabdian masayrakat ini. Sebanyak 95 % masyarakat menjadi lebih paham dan mampu melakukan penanganan diare pada anak secara mandiri. Kesimpulan: Pemantauan status kesehatan anak terkait kajadia diare sangat perlu dilakukan secara berkala dan masayrakt yang sudah mampu menanganai anak saat ada diare dan melakukan pencegahan komplikasi juga dapat berbagi ilmu bagi masyarakat lain yang tidak mengetahui. Keluarahan gaharu menjadi masayrakat yang mandiri dalam mencegah dan menangani diare pada anak.
PENATALAKSANAAN DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Marbun, Agnes Silvina; Siregar, Rinco; Martina, Siska Evi; Safitri, Salma; Ziliwu, Bakhtiar Agus; Simanjuntak, Juliana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) yang biasa juga disebut dengan penyakit kencing manis dan merupakan penyakit tidak menular, hal ini terjadi oleh karena peningkatan kadar gula dalam darah. Prevalensi angka kejadian DM setiap tahunnya di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan penderita DM yang belum memahami cara mempertahankan dan menjaga kesehatannya, sehingga diperlukan penanganan secara klinis dengan prosedur yang tepat untuk mengurangi risiko multi faktorial hiperglikemia. Dalam hal ini untuk mendukung manajemen diri pasien dalam mempertahakan status kesehatannya dengan cara menerapkan metode Diabetes Self Management Education (DSME). Proses ini dimana penderita DM diberikan pengetahuan tentang pelaksanaan cara yang tepat dalam melakuakn perawatan secara mandiri sehingga dapat mempertahankan kontrol gula darah, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup penderita DM. Kegiatan pengabdian masyarakat dihadiri oleh 25 orang peserta. Pemberian edukasi DSME sangat diterima oleh masyarakat dibuktikan dengan peserta sangat antusias mengikuti kegiatan serta mampu menjelaskan semua yang berhubungan dengan DSME.
PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Martina, Siska Evi; Gultom, Rumondang; Nababan, Donal
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kampus Mengajar yang merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang merupakan suatu kesempatan bagi para mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SD Swasta Islam Terpadu Sakinah Azahra di Kabupaten Batu Batu Bara. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah dalam berbagai hal, beberapa dianataranya proses mengajar, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi. Selain itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam memperbaiki karakter siswa dan meningkatkan minat belajar siswa selama penugasannya berlangsung. Hasil dari Program ini yakni sebagai penanaman empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya, mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Mengembangkan wawasan, karakter dan Soft Skills mahasiswa, mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan; serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional.
Pemberian Pangan Lokal Menjadi Bubur Jagung Terhadap Status Gizi Anak Usia Toddler Di Desa Tanjung Gusta Martina, Siska Evi; Gultom, Rumondang; Sinaga, Janno; Ananda, Ernasya Urmila; Niateku, Pinta
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :Status gizi memiliki pengaruh yang besar dalam mewujudkan sumber daya manusia berkualitas yang berhubungan dengan kecerdasan anak. Anak usia toddler mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga membutuhkan suplai makanan dan gizi dalam jumlah yang cukup dan memadai. Apabila konsumsi gizi makanan pada seseorang tidak seimbang makan akan terjadi kesalahan akibat gizi (malnutrition) yang mencakup kelebihan gizi disebut gizi lebih dan kekurangan gizi, kekurangan gizi dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pangan lokal menjadi bubur jgung terhadap status gizi anak pada usia toddler di desa tanjung gusta . Desain penelitian ini adalah penelitian one group pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini yaitu 30 anak usia toddler yang ada di desa tanjung gusta . Sampel penelitian sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 anak usia toddler . Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian dengan uji paired sample t test menunjukkan mayoritas responden sebelum dilakukan pemberian bubur jagung status gizi kurang (26,6%) sedangkan status gizi baik (43,4%). Sedangkan mayoritas responden yang mengalami perkembangan sesudah dilakukan pemberian bubur jagung mengalami penurunan gizi kurang (10%) sehingga gizi baik meningkat sebesar (76,7%). Dan terdapat perbedaan perkembangan kognitif sebelum dan sesudah dilakukan permainan papan pintar dengan Pvalue = 0,001 (<0,05). Penelitian ini memberikan pengetahuan baru bagi orangtua yang memiliki anak usia toddler, petugas kesehatan, atau bagi desa untuk meningkatkan pangan lokal jagung agar dapat menjadi makanan MPASI untuk anak usia toddler, dan peneliti selanjutnya mampu mengembangkan penelitian ini dengan melibatkan responden dalam jumlah yang lebih besar dan menggunakan kelompok control sebagai pembanding sehingga hasil penelitian lebih representatif.
Terapi Aktivitas Kelompok (Tak) Pada Lansia Dengan Penurunan Fungsi Kognitif Di Yayasan Taman Bodhi Asri Martina, Siska Evi; Rumondang Gultom; Rinco Siregar; Elfrida Amazihono
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia dapat dikatakan sebagai tahap akhir perkembangan pada daur kehidupan manusia. Proses menjadi lansia merupakan proses alamiah yang dapat terjadi pada setiap orang. Dimana keadaan yang ditandai oleh kegagalan seseorang untuk mempertahankan keseimbangan terhadap kondisi stres fisiologis. Kegagalan ini berkaitan dengan penurunan daya kemampuan untuk hidup serta peningkatan kepekaan secara individual. Aspek yang juga mengalami penurunan secara degenerative adalah fungsi kognitif (kecerdasan/pikiran). Salah satu contoh gangguan degeratif kognitif pada lansia adalah demensia. Demensia adalah suatu sindroma klinik yang meliputi hilangnya fungsi intelektual dan ingatan/memori sedemikian berat sehingga menyebabkan disfungsi hidup sehari-hari. Terapi aktifitas kelompok merupakan salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada kelompok lansia yang mempunyai masalah keperawatan yang sama. Aktivitas diguanakan sebagai terapi dan kelompok diguanakan sebagai target asuhan. Di dalam kelompok terjadi dinamika interaksi yang saling bergantung, saling membutuhkan dan menjadi laboratorium tempat lansia melatih perilaku baru yang adaptif untuk memperbaiki perilaku yang maladaptif. Setelah dilakukannya Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Tebak Gambar dan oper bola diharapakan dapat mempertahankan daya ingat dan konsentrasi lansia, kemampuan motorik, kognitif, dan bahasa yang lebih kompleks.
EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN PADA SISWA SMK Galvani Simanjutak; Martina, Siska Evi; Lasma Rina Efrina Sinurat
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini masyarakat awam baik secara individu maupun kelompok dituntut untuk mampu memberikan pertolongan segera jika menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Pertolongan pertama yang diberikan pada kondisi cedera dapat memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan, mencegah cacat, dan bahkan dapat menyelamatkan jiwa penderita. Kejadian kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja seperti di jalan, rumah, tempat kerja maupun disekolah. Mengingat banyaknya kecelakaan atau cedera yang terjadi di sekolah pada siswa baik pada saat mengikuti kegiatan kurikuler ataupun ekstrakurikuler, siswa perlu memahami prosedur melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan bagi para siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan kepada siswa untuk bisa menangani kondisi kegawatan atau penanganan pertama jika terjadi kecelakaan di sekolah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan : a). Metode ceramah untuk menyampaikan pengetahuan apa saja yang tergolong dalam kejadian kecelakaan, apa saja dampak dari kejadian kecelakaan dan bagaimana cara pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika terjadi kecelakaan disekolah, b). Metode praktek digunakan untuk melakukan simulasi proses pertolongan pertama pada kecelakaan, c). Metode tanya jawab digunakan untuk memberikan tanggapan kepada siswa sekaligus untuk mendapatkan tanggapan siswa tentang materi yang telah disampaikan selama kegiatan.
PELATIHAN PENINGKATAN KEPUASAN PASIEN PENGGUNA OBAT ANTI TUBERKOLOSIS (OAT) DI UPT PUSKESMAS TITIPAN Martina, Siska Evi; Kesaktian Manurung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan peningkatan kepuasan pasien pengguna Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di UPT Puskesmas Titipan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Kepuasan pasien merupakan faktor penting dalam keberhasilan terapi tuberkulosis, karena kepatuhan yang rendah dapat menyebabkan resistensi obat dan kegagalan pengobatan. Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan tenaga kesehatan dalam komunikasi efektif, edukasi pasien, serta pemantauan kepatuhan pengobatan OAT. Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi sesi penyuluhan, simulasi layanan, dan diskusi interaktif yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas kesehatan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien, seperti aksesibilitas layanan, pemberian informasi yang jelas, dan pendekatan empati dalam pelayanan. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai pentingnya aspek komunikasi dan edukasi dalam meningkatkan kepuasan pasien. Selain itu, terdapat peningkatan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi OAT secara teratur setelah diterapkannya strategi yang diajarkan dalam pelatihan. Kesimpulan dari pelatihan ini adalah bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam pelayanan yang berpusat pada pasien dapat secara signifikan meningkatkan tingkat kepuasan pasien pengguna OAT. Diharapkan kegiatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan program pengendalian tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Titipan.
PELATIHAN SIKAP PERAWAT IGD TENTANG TRIAGE DI INTALANSI GAWAT DARURAT RSUD DR.H.KUMPULAN PANE KOTA TEBING TINGGI,RSUD RANTAU PARAPAT,RSUD TUAN RONDAHIM SIMALUNGUN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Martina, Siska Evi; Donal Nababan; Rumondang Gultom
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya pasien yang datang di IGD membuat perawat harus memilah pasien dengan cepat dan tepat sesuai prioritas. Hal tersebut memerlukan pengetahuan dan sikap dalam hal pemisahan jenis dan kegawatan pasien dalam triase, sehingga penanganan pasien bisa lebih optimal dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat tentang triage. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di IGD RSUD Dr. H Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, RSUD Rantau Prapat, dan RSUD Tuan Rondahaim Simalungun dari bulan Januari sampai Agustus 2020. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 46 perawat yang bertugas di IGD RSUD Dr. H Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, RSUD Rantau Prapat, dan RSUD Tuan Rondahaim Simalungun yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan korelasi spearman rank pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas perawat memiliki pengetahuan tentang triase yang cukup (48%) dan mayoritas perawat bersikap positif (77%). Hasil analisis statistik spearman rank memperoleh nilai koefisien korelasi spearman sebesar 0,753 dengan ρ-value 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat tentang triase di RSUD Dr. H Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, RSUD Rantau Prapat, dan RSUD Tuan Rondahaim Simalungun
Pembedayaan Keluarga Dalam Kepatuhan Makan Obat Pada Lansia Hiperetensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit 2022 Martina, Siska Evi; Rumondang Gultom; Janno Sinaga; Leny Renova Lumbantobing
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan makan obat pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Buhit. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Sebanyak 50 lansia hipertensi yang terdaftar di Puskesmas Buhit berpartisipasi dalam penelitian ini. Intervensi dilakukan melalui program edukasi dan pelatihan kepada anggota keluarga tentang pentingnya kepatuhan dalam pengobatan hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat kepatuhan makan obat sebelum dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan makan obat meningkat dari 60% sebelum intervensi menjadi 84% setelah intervensi. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,01). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan makan obat pada lansia hipertensi.