Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Kasus: Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Pada Permasalahan Ansietas Penderita Penyakit Jantung Di Ruang IGD: Case Study: Application Of Murottal Al-Qur'an Therapy On The Problem Of Anxiety Of Patients With Heart Disease In The Emergency Room Oktaviandra, Cikha; Wardah, Wardah; Arfina, Angga; Tison, Tison
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/hzcsns66

Abstract

Ansietas adalah perasaan takut akan terjadinya sesuatu serta sinyal yang membantu individu untuk bersiap apabila menghadapi ancaman. Terapi non-farmakologi yang digunakan yaitu terapi relaksasi berupa terapi Murottal Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan terapi Murottal Al-Qur’an pada permasalahan ansietas penderita penyakit jantung. Metode pelaksanaan yaitu studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik. Penelitian dilakukan pada 23 Januari 2025 dengan total sampel 2 orang. Terapi diberikan selama ±15 menit. Indikator keberhasilan tindakan berdasarkan kriteria hasil tingkat ansietas yang tercantum pada buku SLKI serta kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) kategori “Anxiety (A)” sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penurunan ansietas terhadap penerapan terapi Murottal Al-Qur’an pada penderita penyakit jantung yang ditandai dengan kriteria hasil tingkat ansietas menurut buku SLKI dan skor ansietas pada kuesioner HADS menurun.
Tingkat Berpikir Kritis Mahasiswa Keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta Adelia, Gita; Asyikin, Nur; Malfasari, Eka; Putri, Veni Dayu; Arfina, Angga
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.7461

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa keperawatan dalam menghadapi kompleksitas pengambilan keputusan klinis. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat berpikir kritis mahasiswa masih beragam antar negara dan dipengaruhi oleh kurikulum serta metode pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat berpikir kritis mahasiswa keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta di Pekanbaru, Riau. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah 262 orang yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengukuran kemampuan berpikir kritis dilakukan menggunakan instrumen Nursing Critical Thinking in Clinical Practice Questionnaire (N-CT-4) yang memiliki validitas isi sangat baik (CVI = 0,95) dan reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s alpha = 0,96). Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat kemampuan berpikir kritis. Rata-rata usia responden adalah 20,31 tahun, dengan hampir seluruhnya berjenis kelamin perempuan dan berada pada tingkat pendidikan semester 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh responden memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori sedang (44,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih perlu didorong untuk mencapai level berpikir kritis yang lebih tinggi. Kesimpulan: Kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan di institusi tersebut berada pada tingkat sedang.
Critical Thinking Skills Development across Semesters in Nursing Students: A Cross-Sectional Study Adelia, Gita; Alwi, Fahrizal; Asyikin, Nur; Pérez , Esperanza Zurigue; Malfasari, Eka; Putri, Veni Dayu; Arfina, Angga; Locsin, Rozzano C.; Yoder, Linda H.
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i1.12711

Abstract

Critical thinking is a fundamental skill in nursing education that plays a crucial role in supporting professional responsibilities, enhancing service quality, and improving nursing performance in the modern era. This study aimed to analyze the dimensions of critical thinking among nursing students and assess the development of critical thinking skills across different academic semesters in the Bachelor of Nursing program at the Faculty of Nursing, IKes Payung Negeri Pekanbaru. A cross-sectional quantitative design was employed, involving 264 nursing students selected through stratified random sampling to ensure proportional representation across academic semesters. Data were collected using the Nursing Critical Thinking in Students Questionnaire (N-CT-4), which measures four dimensions of critical thinking. Descriptive and inferential statistical analyses were conducted using SPSS software, with ANOVA employed to examine differences in mean scores among students from different academic semesters. The Intellectual and Cognitive dimension had the highest mean score (M = 131.99, SD = 24.259, range = 70–176), while the Technical dimension had the lowest (M = 18.09, SD = 3.773, range = 8–24). ANOVA results indicated an upward trend in the Intellectual and Cognitive scores, increasing from 130.2 in the 3rd and 5th semesters to 136.5 in the 7th semester; however, this difference was not statistically significant. Although critical thinking skills, particularly in the cognitive domain, showed improvement across semesters, the progression was not statistically significant. These findings underscore the need for more practical, practice-based learning strategies to enhance critical thinking competencies meaningfully. Further longitudinal studies are recommended to evaluate long-term development and the impact of educational interventions.