Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Overcoming Difficult Science Topics through Alternative Media in Elementary Education Armawati, Armawati; Vebrianto, Rian; Habibi, Mhmd; Radeswandri, Radeswandri
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 5 No. 1: May 2025
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v5i1.15223

Abstract

Twenty-first century education demands deep conceptual understanding and applied abilities to address the challenges of modern learning. This study aims to identify the main difficulties faced by elementary school students in science subjects and propose relevant solution strategies to enhance learning effectiveness. Employing a mixed-method approach, the research integrates quantitative and qualitative analyses gathered from two IPAS teachers and thirty sixth-grade students through questionnaires, interviews, and observations. Results reveal that two topics ÔÇ£LetÔÇÖs Get to Know Our EarthÔÇØ (63.33%) and ÔÇ£Harmony in LifeÔÇØ (36.66%) are the most challenging, significantly affecting student engagement and comprehension during lessons. Various solution strategies, including the use of Canva media, spinning earth surface visualizations, LKPD worksheets, 3D sociodrama, and interactive animation videos, have demonstrably improved studentsÔÇÖ conceptual understanding and active participation. These findings highlight the importance of innovative media and contextual strategies in supporting more effective and meaningful science learning at the elementary level.
Analisis Potensi Pengembangan Desain Tutorial Hologram Mujtahid, Iqbal Miftakhul; Radeswandri, Radeswandri
Instructional Development Journal Vol 8, No 3 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v8i3.39315

Abstract

Permasalahan yang dihadapi saat ini pada pembelajaran di kampus jarak jauh yaitu mengubah cara mengajar konvensional menuju kontekstual sehingga dapat meningkatkan literasi dan pemahaman lingkungan sekitar oleh mahasiswa. Namun, masih banyak ditemukan kelemahan dan kesulitan menerapkan pembelajaran kontektual. Learning loss di Indonesia juga disebabkan oleh rendahnya kualitas pendidik dalam memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Kelemahan pembelajaran saat ini selain dari media pembelajaran yang digunakan, juga teknik pengajaran yang dilakukan kurang sesuai dengan proses belajar mengajar sehingga pemahaman konsep kurang optimal dan dosen / tutor cenderung introvert saat penyampaian materi. Tujuan penelitian ini secara khusus menjadi 2 tahun penelitian, pada tahun pertama menghasilkan produk media bentuk video fenomena, animasi/simulasi virtual, simulasi analogy dan prototype buku yang valid dan teruji untuk pembelajaran Hologram pada tahun selanjutnya menghasilkan produk pembelajaran Hologram yang valid dan teruji untuk mengatasi Learning loss erta mengambarkan efektifitas pengaruh Hologram Tiga Dimensi untuk Meningkatkan Kinerja Akademik Mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil dari penelitian tersebut mengungkapkan konten bahasa yang disampaikan dalam tutorial hologram memenuhi standar tinggi dalam hal akurasi, relevansi, dan sesuai dengan kriteria pembelajaran yang telah ditetapkan. Dalam konteks ini, temuan kami sejalan dengan serangkaian penelitian terdahulu yang telah mengamati dampak positif dari konten bahasa yang tepat dalam pembelajaran hologram.
Optimalisasi Sumber Daya Manusia: Memetakan Keterlibatan Mahasiswa UT dalam Percepatan Suistainable Development Goals (Sdgs) di Tengah Resesi Ekonomi Radeswandri, Radeswandri; Berlian, Mery; Herlinda, Herlinda
Instructional Development Journal Vol 8, No 3 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v8i3.39314

Abstract

Penelitian ini memiliki dua aspek utama, yakni analisis kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam konteks percepatan Sustainable Development Goals (SDGs) 2025, khususnya terkait isu resesi ekonomi, dan pemetaan jumlah SDM mahasiswa di Universitas Terbuka (UT) untuk mendukung SDGs. Dalam analisis kesiapan SDM terkait SDGs 2025 dan isu resesi ekonomi, kami menemukan beberapa faktor penting. Pertama, mayoritas responden memiliki pemahaman yang beragam mengenai SDM dalam situasi resesi ekonomi, dengan kesadaran akan peran krusial SDM dalam mengatasi resesi dan mencapai SDGs. Kedua, responden mengakui pentingnya investasi dalam pengembangan SDM dalam menghadapi resesi. Ketiga, pengetahuan sebelumnya tentang pengembangan SDM terkait SDGs bervariasi, menunjukkan potensi untuk peningkatan pemahaman. Keempat, akses terhadap teknologi yang mendukung pemahaman SDM memiliki keterbatasan yang signifikan. Kelima, minat untuk meningkatkan SDM dalam konteks resesi ekonomi cukup tinggi. Hasil pemetaan jumlah SDM mahasiswa UT mengungkapkan hal-hal penting lainnya. UT memiliki jumlah mahasiswa yang signifikan dengan latar belakang pendidikan dan keterampilan yang beragam, yang dapat menjadi potensi besar dalam mendukung berbagai target SDGs. Namun, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa terkait SDGs dan kontribusi mereka. Selain itu, pemetaan ini mengidentifikasi kebutuhan pengembangan keterampilan khusus yang relevan dengan tujuan SDGs, seperti keterampilan kepemimpinan dan teknologi. Untuk memaksimalkan kontribusi mahasiswa UT dalam mendukung SDGs, kami merekomendasikan serangkaian tindakan. Pertama, UT harus mengintegrasikan konsep SDGs dalam kurikulum dan melakukan kampanye kesadaran teratur. Kedua, UT perlu mengevaluasi dan memperbarui kurikulum dengan memasukkan pelatihan keterampilan yang relevan dengan SDGs. Ketiga, UT harus menjalin kemitraan dengan organisasi terkait SDGs dan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa melalui proyek-proyek terkait SDGs. Keempat, UT harus memperluas sumber daya pengembangan karier dan menyediakan informasi tentang peluang kerja yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kelima, UT harus mendorong inovasi dan penelitian mahasiswa dalam solusi ekonomi berkelanjutan. Terakhir, UT dapat menyelenggarakan program mentoring dan bimbingan oleh para profesional berpengalaman. Dengan menerapkan rekomendasi ini, UT dapat memanfaatkan potensi mahasiswanya sebagai agen perubahan yang kuat dalam mendukung SDGs, terutama dalam menghadapi tantangan resesi ekonomi, dan berperan penting dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan ini.