Articles
Development Of Invertebrate Instruments To Improve Critical Thinking
Berlian, Mery;
Devionita, Dheanda;
Yuliastrin, Adisti;
Yusra, Nelly;
Vebrianto, Rian
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 21 No 2 (2024): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/paradigma.v21i2.9689
Research instruments are tools used to collect research data, both qualitative and quantitative data. Qualitative data can be in the form images, words, and/or other objects that are non-numerical, while quantitative data is data that is or is in the form of numbers. This research was used as an assessment test to measure students' critical thinking in junior high school, specifically invertebrate material. For students, assessment instruments function as a means of evaluating their understanding of the material taught by the teacher. Therefore, teachers need to develop assessment instruments that can stimulate students to develop critical thinking skills. This research uses the RND method with the ADDIE model. Five descriptive questions will be developed, each reflecting an indicator of critical thinking skills which serves as a guide in making test instruments. The five indicators of critical thinking skills and the detailed questions that represent them. This test assessment instrument was tested on 40 individuals using validity and reliability tests, including students, prospective teachers and teachers.The research results show that this instrument can be used and is declared valid with a validity value of 81.11% and is declared valid, while for reliability it gets a score above 0.6 which is categorized as reliable and Critical thinking test assessment instruments on invertebrate material can be used by teachers.
The Mapping Students' Critical Thinking Ability on Vibration and Wave Material
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Fiqri, Muhammad;
Berlian, Mery
SEJ (Science Education Journal) Vol 7 No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/sej.v7i2.1633
Students' critical thinking skills are very important in facing the challenges of the 21st century. The purpose of this research is to determine the level of students' critical thinking. The benefit of this research is to obtain test results related to students' critical thinking abilities. The methodology in this study used a survey method involving 75 students who were taken randomly. The instrument used is in the form of critical thinking questions which are distributed via gform. The data obtained was analyzed using SPSS. Based on the survey results it is known that the number of subjects is 75 respondents consisting of 48 women and 27 men. Based on the survey results, it is also known that the average student's critical thinking skills are in the good category with a score that can be explained in detail, namely giving simple explanations (8.0), building basic skills (7.9), making inferences (7.8). provide further explanation (7.6) and set strategies and techniques in solving science questions (7.9). In conclusion, the construct that has the highest average value is to provide a simple explanation with an average value of 8.0 and the lowest is to provide a further explanation of 7.6. The recommendation from this study is that students' critical thinking skills still need to be improved and teachers can use the instruments that have been used.
Pemetaan Pemahaman Konsep pada Materi Pencemaran Lingkungan
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Rahmah, Siti;
Sakilah, Sakilah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.4404
Pemahaman konsep pada hakikatnya adalah sesuatu yang memiliki hubungan dengan penguasaan materi, yang mana dengan menguasai materi yang sudah ada. Pada penelitian ini instrumen yang digunakan dan diterapkan tidak sesuai dengan objek yang seharusnya, maka objek penelitian tidak dapat dilakukan dan data tidak dapat terkumpul. Penelitian ini juga dilakukan untuk menguji valid, konsistensi, dan reabel dari pemahaman konsep. Tujuan penelitian untuk mengembangkan instrument pemahaman konsep peserta didik melalui materi pencemaran lingkungan. Metode yang dipakai dalam penelitian yaitu (RnD) yang dikemukakan oleh Allesi and Trollip untuk evaluasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu didapatkan nya data-data untuk pengembangan kemampuan pemahaman konsep yang melibatkan 75 responden, data pengembangan ini dikumpulkan melalui google from. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sudah ditemukan ke validan dan reabel, angka hasil dari data penelitian tersebut yang akan menunjukkan bahwa penelitian ini telah berkembang dan instrumen yang digunakan berkualitas
Hubungan Literasi Lingkungan dan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Pencemaran Lingkungan
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Ilhami, Aldeva;
Lilandariati, Fadhillah;
Berlian, Mery
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.5204
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana literasi lingkungan dan berpikir kritis berhubungan dengan kemampuan memecahkan masalah yang berkaitan dengan zat berbahaya bagi lingkungan. Tinjauan ini merupakan tinjauan sistematis berdasarkan metode PRISMA (Selected Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis). Tinjauan literatur sistematis adalah metode untuk mengevaluasi, mendefinisikan, dan menafsirkan semua hasil yang terkait dengan masalah penelitian sebagai jawaban atas pertanyaan spesifik. Tinjauan literatur ini dilakukan untuk mendapatkan publikasi artikel ilmiah sejak tahun 2018-2023 yang membahas hubungan literasi lingkungan dan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 artikel yang layak untuk dianalisis lebih lanjut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat beberapa materi IPA yang diterapkan dalam mengukur hubungan literasi lingkungan dan berpikir kritis diantantaranya pencemaran lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara literasi lingkungan dan berpikir kritis siswa
Pengembangan Modul Berbasis Quick Response Code pada Materi Keanekaragaman Hayati
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Arrumi, Khairunnissa; Susilawati, Susilawati;
Berlian, Mery
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6926
Pengembangan modul berbasis QR penting bagi siswa untuk melatih kemampuan literasi sains pada pembelajaran, dan QR Code memiliki keuntungan atau kelebihan dalam menyimpan segala jenis data, termasuk data numerik dan angka, data alfanumerik, data biner, kanji/kana. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan modul materi keanekaragaman hayati berbasis kode QR yang sesuai berdasarkan validitas, kepraktisan dan reliabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode Research and Development yang berkaitan dengan model Alessi dan Trollip yang mempunyai tiga tahap yaitu tahap desain, tahap desain, dan tahap pengembangan. Hasil tingkat kelayakan modul berbasis QR sebesar 88,60 (Sangat Valid), tingkat respon siswa sebesar 90,46% (Sangat Baik), dan reliabilitas prospektif secara keseluruhan sebesar 0,7475 (Reliabel). Oleh karena itu, produk modular berbasis QR dari bahan keanekaragaman hayati cocok digunakan dalam peningkatan standar pengajaran
Pemetaan Pemahaman Konsep pada Materi Pencemaran Lingkungan
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Rahmah, Siti;
Sakilah, Sakilah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.4404
Pemahaman konsep pada hakikatnya adalah sesuatu yang memiliki hubungan dengan penguasaan materi, yang mana dengan menguasai materi yang sudah ada. Pada penelitian ini instrumen yang digunakan dan diterapkan tidak sesuai dengan objek yang seharusnya, maka objek penelitian tidak dapat dilakukan dan data tidak dapat terkumpul. Penelitian ini juga dilakukan untuk menguji valid, konsistensi, dan reabel dari pemahaman konsep. Tujuan penelitian untuk mengembangkan instrument pemahaman konsep peserta didik melalui materi pencemaran lingkungan. Metode yang dipakai dalam penelitian yaitu (RnD) yang dikemukakan oleh Allesi and Trollip untuk evaluasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu didapatkan nya data-data untuk pengembangan kemampuan pemahaman konsep yang melibatkan 75 responden, data pengembangan ini dikumpulkan melalui google from. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sudah ditemukan ke validan dan reabel, angka hasil dari data penelitian tersebut yang akan menunjukkan bahwa penelitian ini telah berkembang dan instrumen yang digunakan berkualitas
Hubungan Literasi Lingkungan dan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Pencemaran Lingkungan
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Ilhami, Aldeva;
Lilandariati, Fadhillah;
Berlian, Mery
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.5204
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana literasi lingkungan dan berpikir kritis berhubungan dengan kemampuan memecahkan masalah yang berkaitan dengan zat berbahaya bagi lingkungan. Tinjauan ini merupakan tinjauan sistematis berdasarkan metode PRISMA (Selected Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis). Tinjauan literatur sistematis adalah metode untuk mengevaluasi, mendefinisikan, dan menafsirkan semua hasil yang terkait dengan masalah penelitian sebagai jawaban atas pertanyaan spesifik. Tinjauan literatur ini dilakukan untuk mendapatkan publikasi artikel ilmiah sejak tahun 2018-2023 yang membahas hubungan literasi lingkungan dan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 artikel yang layak untuk dianalisis lebih lanjut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat beberapa materi IPA yang diterapkan dalam mengukur hubungan literasi lingkungan dan berpikir kritis diantantaranya pencemaran lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara literasi lingkungan dan berpikir kritis siswa
Pengembangan Modul Berbasis Quick Response Code pada Materi Keanekaragaman Hayati
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Arrumi, Khairunnissa; Susilawati, Susilawati;
Berlian, Mery
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6926
Pengembangan modul berbasis QR penting bagi siswa untuk melatih kemampuan literasi sains pada pembelajaran, dan QR Code memiliki keuntungan atau kelebihan dalam menyimpan segala jenis data, termasuk data numerik dan angka, data alfanumerik, data biner, kanji/kana. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan modul materi keanekaragaman hayati berbasis kode QR yang sesuai berdasarkan validitas, kepraktisan dan reliabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode Research and Development yang berkaitan dengan model Alessi dan Trollip yang mempunyai tiga tahap yaitu tahap desain, tahap desain, dan tahap pengembangan. Hasil tingkat kelayakan modul berbasis QR sebesar 88,60 (Sangat Valid), tingkat respon siswa sebesar 90,46% (Sangat Baik), dan reliabilitas prospektif secara keseluruhan sebesar 0,7475 (Reliabel). Oleh karena itu, produk modular berbasis QR dari bahan keanekaragaman hayati cocok digunakan dalam peningkatan standar pengajaran
Profil Pemetaan Keterampilan Argumentasi Ilmiah dan Keterampilan Komunikasi pada Pembelajaran IPA
Syafira, Annisa;
Yuliastrin, Adisti; Susilawati, Susilawati;
Vebrianto, Rian
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v13i3.88424
Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan profil keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi pada pembelajaran IPA di SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan metode survey untuk melakukan pemetaan keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi pada pembelajaran IPA dengan melibatkan 40 individu diantaranya siswa dan mahasiswa. Temuan yang diperoleh pada penelitian ini menunjukan pentingnya keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi yang memberikan dampak positif bagi pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan media terutama media sosial yang saat ini sering dijadikan sumber informasi oleh khalayak terutama oleh kalangan siswa SMP/MTs. Melihat hasil penelitian tersebut, peneliti merekomendasikan perlunya guru IPA agar siswa dapat meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi pada pembelajaran IPA di SMP/MTs.This research is intended to describe the profile of scientific argumentation skills and communication skills in science learning in junior high school. This research used a survey method to map scientific argumentation skills and communication skills in science learning by involving 40 individuals including students and college students. The findings obtained in this study show the importance of scientific argumentation skills and communication skills that have a positive impact on knowledge, understanding and skills in using the media, especially social media, which is currently often used as a source of information by the audience, especially by junior high school students. Seeing the results of the study, the researcher recommends the need for science teachers so that students can improve scientific argumentation skills and communication skills in science learning at junior high schools.
Designing an E-Module on the Solar System to Develop Critical Thinking Skills
Vebrianto, Rian;
Lilandariati, Fadhillah;
Yuliastrin, Adisti;
Hardila, Dilva;
Sukor, Nur Suhaidah
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 2 (2024): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 10 Issue
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/1.10207
This study aimed to develop learners' critical thinking abilities through concentrated application in related learning activities. A quasi-experimental design of the Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group type was employed. The study was done between January and February 2023 with a sample of 60 junior high school students in grade VII, divided evenly into an experimental group and a control group, each with 30 participants, focused on the solar system. The experimental group utilized problem based learning (PBL) e-modules, while the control group followed conventional teaching methods. The instrument used in this study included a critical thinking variable with four components in the form of a multiple-choice exam with a reliability value of 0.183, allowing it to evaluate students' critical thinking skills. The data were collected during the pretest and after treatments by administering the posttest. After the SPSS analysis, the data was shown descriptively and inferentially. The results revealed a notable difference in critical thinking capabilities between students involved in PBL-based e-modules and those taught using conventional approaches (P < 0.01). Therefore, the study shows that including PBL-based e-modules into the curriculum could improve students' critical thinking ability quite successfully.