Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Model Fun Fruit Learning Learning sebagai Inovasi Pembelajaran untuk Pengembangan Literasi Sehat, Bahasa dan Numerasi Anak Usia Dini Thoyyibah, Luthfiyatun; Effendi, Adang; Purnamasari, Kurniati Devi; Faridah, Didih; Sopyan, Taupik; Aldist, Almaura; Fauziah, Salsabila; Patimah, Auliya Nur Hajah
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22593

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk memperkuat literasi sehat, kemampuan berbahasa, dan numerasi anak usia dini melalui penerapan model Fun Fruit Learning berbasis pengalaman langsung. Kegiatan ini berlatarbelakang dari kondisi rendahnya capaian literasi–numerasi anak serta minimnya ketertarikan siswa terhadap konsumsi buah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi awal, Focus Group Discussion (FGD) dengan guru dan orang tua, praktik pembelajaran di kelas, serta pendampingan orang tua melalui workshop literasi sehat. Program ini melibatkan 60 siswa RA level A, 8 guru, dan 20 orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% siswa menghabiskan buah dari target 70%, 85% siswa mampu menyebutkan nama buah dalam Bahasa Inggris dari target 60%, serta 100% siswa berhasil menghitung angka 1–10 dan mengelompokkan buah berdasarkan warna dan bentuk dari target masing-masing 75% dan 60%. Temuan ini menunjukkan bahwa Fun Fruit Learning efektif mendukung peningkatan literasi dasar dan kesadaran gizi, serta layak direkomendasikan untuk diterapkan di satuan pendidikan usia dini lain.
Implementasi Edukasi Digital SEHATI dan Pangan Lokal dalam Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil Fatimah, Siti; Rohmah, Siti; Purnamasari, Kurniati Devi; Sari, Deassy Ratna Juwita; Kurniasih, Ira
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21971

Abstract

Background: The prevalence of anemia among pregnant women in Sukamulya Village has reached 60%, which is considerably higher than the provincial and national rates, indicating the need for educational and sustainable interventions. This community service program aimed to improve knowledge and preventive behaviors related to anemia through culturally based nutrition education and local food empowerment utilizing the SEHATI Digital Education innovation. Methods: This study employed a community service (PkM) program approach with a pre–post test design involving 60 participants (30 pregnant women and 30 posyandu cadres). The intervention included cadre training, education sessions for pregnant women, interactive modules, Sundanese-language educational videos, and a mobile-based digital application. Results: The implementation of Digital SEHATI increased pregnant women’s knowledge scores regarding anemia, iron (Fe) tablet consumption, and the utilization of local foods, from a mean pre-test score of 58 to 79 on the post-test (±36% increase). These findings indicate that the SEHATI digital education media has the potential to enhance health education outcomes compared to conventional approaches and support the establishment of the “Ibu Hamil Sadar Gizi Sukamulya (ISGS)” group as a platform for program sustainability. Conclusion: Technology-based nutrition education, combined with local food empowerment, effectively improved knowledge, health behaviors, and community capacity to prevent anemia among pregnant women.
Pemanfaatan Herbal Inhaler (Healer) untuk Mengurangi Mual dan Muntah pada Ibu Hamil melalui Pendekatan Partisipatif Mahasiswa Profesi Kebidanan di Kampung Naga Purnamasari, Kurniati Devi; Ningrum, Widya Maya; Fatimah, Siti
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.22035

Abstract

Pendahuluan: Mual dan muntah adalah ketidaknyamanan umum selama trimester pertama kehamilan, yang sering memengaruhi kesejahteraan ibu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kenyamanan ibu hamil trimester pertama melalui pemanfaatan herbal inhaler (Healer) berbahan jahe, cengkeh, dan serai, sekaligus memperkuat keterampilan mahasiswa profesi kebidanan dalam edukasi kesehatan maternal berbasis komunitas. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kampung Naga dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan mahasiswa, edukasi ibu hamil, dan pendampingan penggunaan Healer selama tujuh hari. Sebanyak 15 ibu hamil trimester pertama berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil: Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya penurunan keluhan mual dan muntah berdasarkan skor PUQE setelah penggunaan Healer, disertai respons positif dari peserta terhadap kemudahan penggunaan produk herbal tersebut. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai terapi nonfarmakologis serta peningkatan keterampilan mahasiswa dalam komunikasi dan konseling kesehatan. Kesimpulan: Secara umum, Healer berpotensi menjadi alternatif nonfarmakologis yang praktis untuk mendukung kenyamanan ibu hamil, namun kegiatan lanjutan dengan cakupan mitra yang lebih luas masih diperlukan.