Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGROTECH Research Journal

Pengaruh Konsentrasi Limbah air rebusan kedelai dan limbah sayur terhadap pertumbuhan tanaman selada Rusmanto, Rusmanto; Muryanto, Sigit; Hertini, Etty Sri
AGROTECH Research Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v4i2.1150

Abstract

Limbah air rebusan kedelai mempunyai kandungan hara cukup tinggi, namun belum banyak digunakan untuk larutan nutrisi tanaman. Hasil penelitian membuktikan bahwa limbah air rebusan kedelai mengandung unsur hara Phosphor (P), Nitrogen (N) dan Kalium (K) yang sangat dibutuhkan untuk laju pertumbuhan tanaman.Limbah air rebusan kedelai mempunyai kandungan yang nutrisi yang bagus, oleh karena itu agar bisa langsung digunakan sebagai pupuk atau nutrisi yang langsng di aplikasikan ke tanaman atau dengan ekomposisi melalui fermentasi. Proses dekomposisi limbah air rebusan kedelai secara alami bisa dipercepat dengan bantuan starter dekomposer berupa Mikro Organisme Lokal (MOL) (Muryanto, S. 2015). MOL terbuat dari bahan-bahan alami lokal yang khas pada suatu daerah setempat, sebagai media hidup dan berkembangnya mikroorganisme yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan organik melalui proses fermentasi. Limbah air kelapa dan limbah buah merupakan sumber MOL yang melimpah, dan mempunyai kemampuan yang tinggi sebagai dekomposer (Muryanto, S. 2017). MOL buah-buahan mengandung unsur N dan P yang agak berimbang sangat baik untuk pertumbuhan vegetatif tanaman (Pureasasmita, 2009) dan (Sobirin, S. 2008). Oleh karena itu melalui penelitian ini akan dilakukan pengolahan urin sapi dengan menggunakan MOL tersebut sebagai dekomposer.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP KARATERISTIK SERTA UJI KESUKAAN TEH BUNGA TELANG Aulia, Margaretha Praba; Rusmanto, Rusmanto; Agustria, Weni; Mardiansyah, Firman; Juhariah, Jujuk
AGROTECH Research Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v4i1.926

Abstract

Bunga telang (?Clitoria ternatea?) adalah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan dan kaya akan kandungan antioksidan. Tanaman telang (Clitoria ternatea) yang digunakan dalam penelitian ini adalah merupakan tanaman telang yang tumbuh subur di pekarangan warga Desa Madumulyo Kabupaten Boyolali. Tanaman telang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun belum banyak yang mengetahui tentang manfaat dan potensi bunga telang. Salah satu olahan bunga telang yang bermanfaat adalah sebagai minuman kesehatan. Telang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Pembuatan teh telang sangat dipengaruhi oleh sinar matahari. Karena proses utama yang dilakukan dalam pembuatan teh telang adalah pengeringan. Dalam percobaan ini di ujikan pembuatan teh telang menggunakan tray dryer dengan variasi waktu (t) dan suhu (T). Kadar air yang diharapkan adalah 10% dry base. Pada penelitian ini bunga dikeringkan dengan cara bunga telang segar disortasi, ditimbang dan masing-masing diberikan kombinasi perlakuan yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial (RAL Faktorial) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu suhu pengeringan dengan cabinet dryer, faktor kedua yaitu lama pengeringan. Faktor pertama adalah suhu dengan, T1 40OC, T2 50oC, T3 60oC. Serta faktor kedua adalah waktu dengan t1 1 jam, t2 2 jam, t3 3 jam. Dari rancangan ini di dapatkan 9 kombinasi perlakuan yang masing-masing perlakuan 2 kali pengulangan sehingga dilakukan 18 kali percobaan. Analisis yang dilakukan adalah kadar air, dan dan warna. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hasil pengeringan dengan hasil terbaik yakni kadar sesuai 15,7% serta warna yang menurut koresponden yang berjumlah 30 orang menjawab pada T3t2. Kata Kunci : Pengeringan, Teh Bunga Telang, Uji hedonik