Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter di Satit Phatnawitya School Cemara, Ade Raihan; Rusli, Radif Khotamir; Adri, Helmia Tasti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.17203

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan generasi berkualitas. Penelitian ini berfokus pada Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Satit Phatnawitya School. Studi ini bertujuan untuk menggambarkanmimplementasi pendidikan karakter dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian deskriptif, serta verifikasi kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan karakter di sekolah tersebut mencakup tiga aspek: moral, spiritual, dan intelektual yang perlu dimiliki oleh siswa untuk mencapai insan kamil (manusia ideal) dengan keseimbangan dalam kehidupan dunia dan akhirat, yang berlandaskan pada ajaran Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber utama, sambil tetap memperhatikan tradisi keilmuan Islam yang ada. Pendidikan karakter di Satit Pahtnawitya School dirancang sesuai tingkat kelas (Kelas Rendah: ketauhidan, etika, kejujuran; Kelas Menengah: pengendalian diri, empati, toleransi; Kelas Atas: kepemimpinan, pengambilan keputusan, tanggung jawab sosial). Program ekstrakurikuler dan kokurikuler seperti kegiatan keagamaan, studi lapangan, kegiatan sosial dan penguatan bahasa inggris menjadi kegiatan pendukung pendidikan karakter di luar jam pelajaran inti. Guru berperan penting sebagai panutan dan pengarah dalam mengajarkan siswa untuk mengenali nilai-nilai karakter dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pendidikan karakter di Satit Phatnawitya School dapat menawarkan solusi terhadap permasalahan sosial dan moral di lingkup pendidikan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan lainnya dalam melaksanakan program pendidikan karakter yang sesuai dan efisien.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Siswa dengan Penggunaan Media Pembelajaran Galery pada Pelajaran IPA Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah At Taufiq Apriliani, Windy; Zahra, Siti Zahra Nur Solihat; Azzahra, Shabrina; Rusli, Radif Khotamir
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v6i1.13707

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam suatu kegiatan tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apa pun. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di MI At-Taufiq Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung. Setiap  siswa  tentunya  mempunyai minat terhadap setiap mata pelajaran yang ada di sekolah. Minat belajar  penting  untuk  menjaga  siswa  tetap  terlibat  dalam kegiatan  belajar.  Siswa  yang  berminat   belajar   menjadi pembelajar yang lebih aktif. Proses pembelajaran harus disesuaikan dengan perkembangan psikologis siswa dari berbagai usia. Proses pembelajaran akan lebih efisien dan berhasil apabila pendidik dapat menciptakan materi pembelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran dan usia peserta didik. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk membangkitkan minat belajar siswa dan memotivasi mereka untuk lebih semangat belajar. Ada beberapa langkah metodologis yang dilakukan, yaitu menganalisis situasi, mengidentifikasi masalah, menentukan tujuan kerja, menentukan rancangan penyelesaian masalah, dan pelaksanaan. Berdasarkan observasi proses pembelajaran bahwa penggunaan media pembelajaran galeri dalam pembelajaran IPA di kelas tinggi MI At- Taufiq menunjukkan bahwa siswa lebih antusias dan termotivasi ketika pembelajaran dilaksanakan.
Penguatan Literasi Siswa Melalui Story Telling Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab Di Sekolah Menengah Pertama Humaira, Megan Asri; Sudjani, Deski Halim; Sya, Mega Febriani; Indra, Syukri; Syamsudin, Didin; Rusli, Radif Khotamir
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.403 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16315

Abstract

Saat ini, pemerintah Indonesia sedang gencar memetakan literasi khususnya pada siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Berbagai program literasi dibuat agar literasi siswa meningkat. Kegiatan penguatan literasi siswa melalui storytelling dalam tiga bahasa (bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Arab) ini merupakan salah satu program peningkatan literasi dalam mendukung program pemerintah tersebut. Dalam pelaksanaan kegiatan, dilakukan metode ceramah dan metode storytelling oleh tiga praktisi yang mewakili masing-masing bahasa. Selain itu, dilakukan juga pre-test dan post-test kepada peserta untuk melihat apakah kegiatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan peserta atau tidak. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, pengetahuan siswa terkait literasi meningkat. Oleh karena itu, kegiatan literasi melalui storytelling dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan literasi siswa.
The Influence of Student-Centered Learning Implementation on Fostering Student Independence at Wittaya Panya School Thailand Lathifah, Zahra Khusnul; Putri, Eka Apriani; Efendi, Irwan; Rusli, Radif Khotamir; Radiamoda, Anwar M.; Meatam, Adul
International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education Vol 8 No 2 (2025): (April) Theme STEM, Education, Religion Studies, Social Sciences and Economic Dev
Publisher : Islamic Studies and Development Center in Collaboration With Students' Research Center Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijmurhica.v8i2.239

Abstract

A child's independence can flourish and develop further when intentional efforts are made to nurture this trait. In many cases, students tend to rely heavily on their teachers for assistance during classroom activities. Efforts to cultivate character aligned with the cultural values of Thailand nation extend beyond the confines of the school setting; they permeate children's daily lives through consistent introduction and habituation practices. Character development is encouraged not only through classroom and extracurricular activities but also through intentional integration into their everyday interactions and routines. This study thus seeks to explore the impact of the Student-Centered Learning (SCL) approach on fostering student independence at Wittaya Panya School, Thailand. Utilizing a qualitative, descriptive research methodology, this study was conducted at Wittaya Panya School in Khlong Chalem, Kong Ra District, Patthalung Province, Thailand. Data sources comprised primary and secondary data, collected through observation, interviews, and literature review. Findings from this study indicate that by employing a Student-Centered Learning approach, teachers can effectively instill and strengthen the independence of students, which can be integrated into their daily learning processes.
Pendekatan Filsafat Pendidikan dalam Mengenalkan Keteladanan Kisah Nabi Nuh kepada Siswa Sekolah Dasar Anur, Wafa Haifan; Rusli, Radif Khotamir
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.17549

Abstract

Pendidikan agama di tingkat dasar memainkan peranan penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai moral anak-anak. Namun, banyak guru menghadapi tantangan dalam menyampaikan kisah Nabi Nuh AS secara menarik dan mudah dipahami oleh siswa kelas 1 SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis metode yang dapat digunakan oleh guru untuk memperkenalkan kisah tersebut dengan cara yang menarik dan bermakna, serta mengeksplorasi pendekatan-pendekatan yang mengintegrasikan aliran filsafat untuk memperdalam pemahaman siswa. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti buku teks, artikel, dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan kisah Nabi Nuh dan pendidikan agama. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi metode pengajaran, nilai-nilai moral dalam kisah, serta relevansi aliran filsafat dalam konteks pendidikan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual, aktivitas interaktif, dan pendekatan eksistensialis dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap kisah Nabi Nuh. Pengajaran yang melibatkan pengalaman pribadi dan refleksi siswa terbukti efektif dalam membantu mereka menerapkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam kisah. Penelitian ini juga mencatat pentingnya pengembangan materi ajar yang menarik dan pelatihan bagi guru untuk menggunakan pendekatan filsafat dalam pengajaran. Batasan penelitian ini mencakup fokus yang terbatas pada siswa kelas 1 SD dan kisah Nabi Nuh, sehingga hasilnya mungkin tidak sepenuhnya dapat diterapkan pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi atau pada kisah-kisah lainnya. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pengajaran agama yang lebih efektif dan relevan, serta menekankan perlunya pendekatan kreatif dalam pendidikan agama untuk membentuk karakter siswa.
PENGELOLAAN FASILITAS BELAJAR DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN ERA DIGITAL DI MAN 2 KOTA BOGOR Hakim, Luqmanul; Rusli, Radif Khotamir; Indra , Syukri
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 4 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i4.19082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan fasilitas pembelajaran dalam mendukung Pembelajaran di era digital pada MAN 2 Kota Bogor. Fokus kajian diarahkan pada empat dimensi utama, yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa: 1) Perencanaan yang dilaksanakan di MAN 2 Kota Bogor, dilakukan dengan tiga tahapan diantaranya: mengadakan rapat-rapat, membuat kebijakan dan mengadakan sosialisasi. 2) Pengorganisasian yang dilaksanakan di MAN 2 Kota Bogor dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: membuat kebijakan, mendiskusikan dengan wakil kepala, mengkoordinasikan kebijakan, pemeriksaan kondisi kelas, dan melakukan perbaikan. 3) Pelaksanaan di MAN 2 Kota Bogor, dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: absensi menggunakan aplikasi SIMANDAPA, pengisian jurnal guru, pengisian refleksi, pembelajaran menggunakan smartphone dan penyimpanan bahan ajar di aplikasi SIMANDAPA. 4) Pengendalian di MAN 2 Kota Bogor, dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: melaksanakan supervisi kelas, mengontrol dari aplikasi SIMANDAPA, pengecekan, dan melakukan perbaikan berkelanjutan.
Resilient Values of SDGs in the Indonesian Language Curriculum (CCS) Roestamy, Martin; Martin, Abraham Yazdi; Rusli, Radif Khotamir; Humaira, Megan Asri; Suherman, Irman; Nita, Kamalasia Rio
International Journal of Language Education Vol. 9, No. 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v1i1.77398

Abstract

This study aims to analyse the role of Compulsory Courses in the Indonesian Language Curriculum (CCS) in advancing the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. Specifically, it investigates how CCS, as a foundational educational component, contributes to linguistic proficiency, character development, cultural preservation, and sustainable human progress, aligning with SDG targets such as quality education, economic growth, and environmental sustainability. The research employs a qualitative approach by analyzing national policies, pedagogical strategies, and recent academic literature related to Indonesian language education. This multi-faceted analysis evaluates the integration of SDG principles within CCS and assesses its effectiveness in fostering sustainable development. The findings reveal that CCS significantly strengthens national identity, academic literacy, and civic responsibility. It achieves this by embedding local wisdom, environmental consciousness, and social ethics into the curriculum. These outcomes occur because CCS serves as a holistic educational framework that not only emphasizes language skills but also integrates cultural and ethical values, thereby aligning with the broader objectives of the SDGs. The results of this study underscore the potential of CCS as a strategic tool for sustainable education in Indonesia. They provide a foundation for policymakers to refine and enhance the curriculum, ensuring it remains a robust platform for achieving long-term developmental goals. Furthermore, this research highlights the importance of integrating local and global perspectives in education to foster a more sustainable and equitable future.
Urgensi Integrasi Filsafat Ilmu dalam Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Agnisa, Ussy Dwi; Rusli, Radif Khotamir
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.17890

Abstract

Relevansi filsafat ilmu dalam pendidikan guru sekolah dasar (SD) sangat signifikan, karena memberikan dasar pemikiran yang kuat untuk pengembangan kompetensi guru. Filsafat ilmu membantu guru memahami prinsip-prinsip dasar pengetahuan, logika, dan metode ilmiah yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, perhatian terhadap filsafat ilmu dalam kurikulum pendidikan guru SD di Indonesia masih kurang, yang berdampak pada rendahnya keterampilan analitis dan reflektif guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka untuk mengeksplorasi hubungan antara filsafat ilmu dan pengembangan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman filsafat ilmu memungkinkan guru untuk merancang pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan, serta membentuk karakter siswa dengan cara yang lebih efektif. Selain itu, filsafat ilmu mendorong guru untuk bersikap kritis dan reflektif terhadap praktik mengajar mereka, serta memahami dinamika pengetahuan yang terus berkembang. Oleh karena itu, integrasi filsafat ilmu dalam kurikulum pendidikan guru SD sangat diperlukan untuk menciptakan pendidik yang tidak hanya terampil dalam mengajar, tetapi juga mampu membimbing siswa menjadi pemikir yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Kata Kunci: Filsafat Ilmu, Pendidikan Guru, Kompetensi Guru, Kurikulum, Berpikir Kritis
Implementasi Media Pembelajaran Video dalam Pelajaran SBdP pada Siswa Kelas VI di SDN Cidokom 02 Kecamatan Gunung Sindur Prastiti, Linawati; Rusli, Radif Khotamir; Hayu, Wiworo Retnadi Rias
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) dengan memanfaatkan media video di SDN Cidokom 02, Kecamatan Gunung Sindur, serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa kelas VI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Implementasi media video dilakukan secara sistematis melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Guru memilih video yang relevan dengan materi, memutar video di kelas, memberikan panduan tambahan, dan mendampingi siswa dalam proses praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video efektif meningkatkan pemahaman materi, keterampilan praktik, dan partisipasi siswa. Siswa menunjukkan peningkatan rata-rata nilai sebesar 20% dibandingkan metode pembelajaran sebelumnya. Respon siswa terhadap media video sangat positif, dengan banyak siswa merasa lebih mudah memahami materi dan lebih termotivasi untuk berkreasi. Meskipun ada kendala teknis seperti kecepatan video dan keterbatasan fasilitas, hal tersebut berhasil diatasi melalui pendampingan guru, pemutaran ulang video, dan dukungan sekolah dalam menyediakan fasilitas tambahan. Media video terbukti menjadi alat pembelajaran yang inovatif dan interaktif, mampu menjembatani teori dan praktik secara efektif dalam pembelajaran SBdP. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi multimedia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama di era digital saat ini. Dengan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pelatihan guru, media video dapat menjadi solusi efektif untuk pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan berbasis teknologi.
Existing Curriculum Management in Enhancing Nazhir's Professionalism; Analysis Network Process Rusli, Radif Khotamir; Hafidhuddin, Didin; Bahruddin, Ending; Tamam, Abas Mansur
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i2.4695

Abstract

Nazir's profession is an educational program with little attention to Islamic Education. Therefore, an alternative solution is needed to increase Nazir's professionalism through curriculum management. This study aims to identify existing curriculum management and then analyze and develop the model to find a new curriculum. The qualitative research method is based on the Analytic Network Process (ANP) decision-making strategy to obtain a curriculum model for the Nazir professional program. The study results show that the training curriculum at LSP focuses on two scopes: waqf program planning and implementation. The curriculum developed through ANP decision-making produces four competencies: religious knowledge competence, communication competence, social science competence, and moral competence. The curriculum structure can be applied to one level of Nazir professional education, with the condition that each Nazir candidate has a bachelor's degree from various disciplines, particularly Islamic Religious Education. The findings of this study revealed that the respondents agreed with a very high rate agreement of 88.2% that a professional Nazir could be formed using the curriculum of the four competency-based Nazir waqf professional programs.