Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Mutu Pelayanan dan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Rawat Jalan di Puskesmas Abeli: Literature Review Yuniar, Nani; Nirmala G, Fifi; Nurfadillah, Nurfadillah; Hamzah, Rahmiza; Molidah, Rifdah; Cahyani, Anggun Tri; Naressy, Christina Mariet; Lambe, Julia; Putri, Miftahul Jannah Ihsani; Haqqiyah, Nur; Savana, Fadilla Aulia; Sabia, Firsa Shal; Gandhi, Saniyauli; Taufik, Aliyyah Nisrina
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i2.506

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan indikator krusial untuk menentukan tingkat kepuasan pasien, khususnya untuk layanan BPJS di puskesmas untuk pasien rawat jalan. Pelayanan yang baik  mempertimbangkan harapan dan kenyamanan pasien, tidak hanya memenuhi standar medis. Literature review ini bertujuan untuk menelaah artikel-artikel ilmiah yang membahas hubungan yang ada antara kualitas pelayanan puskesmas dan tingkat kepuasan pasien BPJS. Dengan kata kunci digunakan “hubungan mutu pelayanan dan tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan di puskesmas” dalam pencarian artikel melalui Google Scholar yang menghasilkan sekitar 3.370 artikel. Mayoritas penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan potong lintang. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa komponen kualitas layanan seperti keandalan, jaminan, bukti fisik, empati dan daya tanggap berpengaruh secara signifikan dengan kepuasan pasien. Beberapa studi juga menekankan pentingnya akses, kenyamanan, dan efektivitas layanan. Berdasarkan literature review yang telah dilakukan, peningkatan mutu pelayanan di puskesmas secara menyeluruh sangat berperan dalam meningkatkan kepuasan pasien BPJS rawat jalan.
Hubungan Stres Kerja Dengan Kinerja Perawat Shift Malam Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit (RSUD) Kota Kendari Tahun 2025 : (Literatur Review) Yuniar, Nani; Nirmala G, Fifi; Rahmat, Lenni Fitriani; Astuti, Astuti; Febriani, Dwi; Faadihillah, Faiza; Ferniati, Ferniati; Haslinda, Haslinda; Maharani, Kesiya Amalia; Agusti, Mufida Dwi; Syam, Nur Afdaliah; Alisa, Nur; Islamiah, Nurfasma; Rivana, Poppy Kayla; As’ad, Rossa Aprilia Wulan; Ibrahim, Sitti Annisa
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i2.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kinerja perawat shift malam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari. Kerangka teori yang digunakan menjelaskan bahwa hubungan antara stres kerja dan kinerja perawat dipengaruhi oleh karakteristik organisasional, individual, dan lingkungan kerja serta faktor-faktor penyebabnya, seperti beban kerja berlebihan, sikap pimpinan yang kurang adil, dukungan keluarga, usia, jenis kelamin, dan status perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan sebanyak 50 responden perawat shift malam di RSUD Kendari. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari skala stres kerja dan kinerja perawat, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik regresi linier untuk mengetahui pengaruh variabel stres kerja terhadap kinerja perawat. Hasil Studi menunjukkan bahwa shift malam dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap peningkatan stres kerja pada perawat. Perawat yang bekerja pada shift malam cenderung mengalami stres tinggi, gangguan pola tidur, dan kelelahan. Selain itu, terdapat korelasi negatif yang kuat antara tingkat stres dan kinerja perawat, di mana semakin tinggi stresnya, semakin rendah kinerja mereka. Secara umum, shift kerja malam dan kelelahan meningkatkan risiko stres dan menurunkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan.
HUBUNGAN MASA KERJA, DURASI KERJA, DAN POSTUR KERJA SAAT MENGEMUDI DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA SOPIR MOBIL PENUMPANG ANTAR KOTA DI SULAWESI TENGGARA Pratiwi, Riska Juhadi; Nirmala G, Fifi; Harleli, Harleli
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan bagi para pekerja, terutama pengemudi angkutan penumpang antarkota, akibat jam kerja yang panjang dan postur tubuh yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama waktu kerja, masa kerja, dan postur tubuh saat mengemudi, terkait dengan keluhan MSDs di kalangan pengemudi angkutan penumpang antarkota di Sulawesi Tenggara. Metodologi yang digunakan adalah studi observasional analitis dengan desain cross-sectional. Populasi studi mencakup seluruh pengemudi kendaraan penumpang antarkota, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map, dan uji Chi-Square diterapkan pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) untuk analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara lama masa kerja (p = 0,001), lama waktu kerja (p = 0,003), dan postur kerja (p = 0,002) dengan keluhan MSDs. Kemungkinan terjadinya gangguan muskuloskeletal meningkat seiring dengan bertambahnya jam kerja dan postur tubuh yang buruk. Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara ketiga variabel tersebut dengan keluhan MSDs.
FAKTOR RISIKO DISPEPSIA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABAWO TAHUN 2025 Ndariani, Uci; Nirmala G, Fifi; Nurfadilah H, Siti
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan pada saluran pencernaan yang banyak dialami masyarakat dan dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dispepsia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kabawo tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui metode dengan teknik pencocokan (matching). Sampel berjumlah 88 responden yang terdiri dari kelompok kasus dan kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur, kondisi stres, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berhubungan dengan kejadian dispepsia. Responden dengan pola makan kurang baik dan tingkat stres tinggi lebih banyak ditemukan pada kelompok kasus dibandingkan kontrol. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol juga lebih dominan pada kelompok kasus. Simpulan dari penelitian ini bahwa faktor gaya hidup berperan penting dalam meningkatkan risiko dispepsia sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui perubahan perilaku kesehatan.