Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Relasi Antara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kedisiplinan Kejuruan dan Penguatan Karakter Religius Fathurrahman, Fathurrahman; Fahruddin, Ahmad Hanif; Husniyah, Nur Iftitahul; Muharor, Muhammad Zaki; Qodir, Abdul
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4340

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara kepemimpinan kepala sekolah, kedisiplinan kejuruan, dan penguatan karakter religius di SMKN 1 Lamongan. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga berkarakter religius dan berintegritas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru kejuruan, tenaga kependidikan, dan siswa yang aktif dalam kegiatan keagamaan sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan sebagai motor penggerak budaya religius melalui keteladanan dalam ibadah, kultum, dan interaksi harian yang inspiratif. Kebijakan sekolah, seperti penerapan buku saku SAKTI dan Gerakan 5S, menyediakan kerangka formal untuk mewujudkan visi kepemimpinan dalam regulasi praktis. Internalisasi nilai religius dilakukan melalui kegiatan rutin, antara lain salat berjamaah, tradisi salim, kultum, dan refleksi Jumat pagi, yang secara efektif mengubah aturan menjadi kebiasaan nyata. Proses ini berdampak langsung pada kedisiplinan kejuruan siswa yang tercermin dalam ketepatan waktu, kerapian, kepatuhan pada aturan, serta keteraturan dalam praktik vokasi. Pada akhirnya, relasi antarvariabel bermuara pada terbentuknya karakter religius siswa, yang mencakup sikap amanah, hormat, solidaritas, dan tanggung jawab. Kesimpulan penelitian ini merumuskan model relasi: Kepemimpinan → Kebijakan → Internalisasi → Disiplin → Karakter Religius, yang dapat menjadi acuan bagi penguatan pendidikan karakter berbasis religius di sekolah kejuruan Indonesia. ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between principal leadership, vocational discipline, and the strengthening of religious character at SMKN 1 Lamongan. The research is grounded in the growing demand for vocational education not only to produce technically competent graduates but also individuals of integrity and strong religious values. A qualitative approach with a case study design was employed, utilizing in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The participants included the school principal, Islamic education teachers, vocational subject teachers, administrative staff, and students actively engaged in religious activities. The findings reveal that the principal’s leadership serves as the driving force behind the development of a religious school culture, demonstrated through role modeling in daily prayers, short sermons, and spiritually oriented interactions. School policies, such as the implementation of the SAKTI pocketbook (Saku Adab, Akhlak, dan Budi Pekerti) and the 5S Movement (Smile, Greeting, Salutation, Politeness, Courtesy), provide a formal framework for translating the principal’s vision into practice. The internalization of religious values is fostered through routine activities including congregational prayers, the salim tradition (showing respect to teachers by hand-kissing), short religious talks, and Friday reflection sessions. These practices transform regulations into habitual behaviors. Consequently, vocational discipline emerges, reflected in punctuality, neatness, adherence to rules, and systematic practice in vocational training. Ultimately, the interplay of these variables leads to the formation of students’ religious character, encompassing trustworthiness, respect, solidarity, and responsibility. The study concludes with a relational model: Leadership → Policy → Internalization → Discipline → Religious Character, which may serve as a reference for strengthening religious-based character education in vocational schools in Indonesia
PEMBINAAN KAMPUNG MODERASI BERAGAMA DI DESA TOKERBUY PAMEKASAN MADURA Fahruddin, Ahmad Hanif; Mo’tasim, Mo’tasim; Ifa Nurhayati; Rasyidin, Rasyidin; Rahman, Mufiqur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34283

Abstract

Potensi kampung moderasi di Kabupaten Pamekasan sangat kuat apabila dilakukan pengenaan dan pembinaan kampung moderasi beragama pada masyarakat. Kajian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Pamekasan Madura tidak seluruhnya mengetahui tetang kampung moderasi beragama. Walaupun masyarakatnya memiliki tingkat religious yang tinggi jumlah muslim mayoritas, anehnya konflik atas nama agama di Madura sering terjadi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk ikut serta mengedukasi masyarakat tentang moderasi beragama dengan kampung moderasi. Dengan pendekatan PAR (participatory action research) pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi secara langsung kepada tokoh masyarakat, kepala desa dan dilakukan sosialiasi melalui media social tentang kampung moderasi beragama. Disampaikan dalam sosialiasi tentang penguatan moderasi beragama dengan meningkatkan kometmen kebangsaan, toleransi dan menghindari kekerasan serta cinta kepada budaya lokal. Kegiatan lainnya adalah penguatan moderasi beragama melalui kegiatan keagamaan yang ada di masayarakat desa seperti kegiatan perkumpulan malam jumatan. Dalam momentum kegiatan perkumpulan ini disampaiakan dengan ceramah agama tentang moderasi beragama.
The Implementation of East Java Provincial Government Policy In The Development of Madrasah Diniyah Ismail, Ismail; Fahruddin, Ahmad Hanif
Jurnal Review Politik Vol. 11 No. 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.898 KB) | DOI: 10.15642/jrp.2021.11.2.202-236

Abstract

In decentralization era, local government has been always aiming to serve an effective and efficient public policy. Effectiveness and efficiency of a public policy is considered by not solely by its policy formulation, but mainly by its implementation. An effective and efficient public policy is a course that can be implemented well and right, thus the expected purpose can be achieved at its maximum potency. Provincial government of East Java has been widely-known after their public policies related to development of Madrasah Diniyah, therefore this research focused on matters as followed: (1) What is the form of East Java provincial government policy on Madrasah Diniyah development? (2) How is the implementation of East Java provincial government policy on Madrasah Diniyah development? (3) What is the implementation model of East Java provincial government policy on Madrasah Diniyah development? Like most qualitative research, this research applies the methods of interview, observation and documentation in collecting research data. Then the analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This study obtained several findings such as: (1) The form of East Java provincial government policy on Madrasah Diniyah development, including: (a) Madrasah Diniyah teachers quality enhancement programme, and (b) Implementation Funding Programme for Diniyah Education and Private Teachers; (2) The implementation of East Java provincial government policy on Madrasah Diniyah development involved policy stakeholders of both bureau and non-bureau, and (3) The implementation model of East Java provincial government policy on Madrasah Diniyah development was Hybrid Society Endorsement.
PENGUATAN PERAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA BERBASIS SYARIAH DI DESA KALANGANYAR KECAMATAN KARANGGENENG KABUPATEN LAMONGAN Fahruddin, Ahmad Hanif; Khoir, Misbahul; Rokim, Rokim
Journal of Community Engagement in Economics Vol 1 No 2 (2023): Journal of Community Engagement in Economics
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Al- Hikmah Indonesia - Jurnal Ekonomi Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/jcee.v1i2.726

Abstract

Orangtua merupakan panutan bagi anak dan madrasah (sekolah) pertama bagi anak dan juga orang tua terutama ibu juga bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan keluarga maka diperlukan Penguatan Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Berbasis Syariah di Desa Kalangayar guna memberikan kesadaran kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan serta pendidikan anak-anak mereka. Karena anak-anak kita bukan pilihan kita, mereka menjadi anak-anak kita bukan karena keinginan mereka tetapi karena takdir Allah Swt. Tujuan diadakannya Penguatan Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Berbasis Syariah di Desa Kalangayar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya menerapkan pola asuh yang baik di rumah dan pentingnya pe ndidikan untuk kesuksesan anak di masa mendatang. Adapun yang menjadi obyek pengabdian masyarakat kami kali ini adalah orang tua Desa alanganyar. Program pengabdian ini dilakukan melalui 3 tahap pelaksanaan. Pada tahap awal dilakukan proses penyadaran tentang pentingya Pendidikan anak kepada para guru dan orang tua Desa Kalanganyar. Kemudian pada tahap kedua dilakukan transfer pengetahuan dan keterampilan mengenai pentingnya Pendidikan anak. Kemudian tahap ke tiga dilakukan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan kegiatan Program pendampingan dapat diselenggarakan dengan baik dan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun meskipun pada awalnya tingkat partisipasi orang tua Desa Kalanganyar tidak maksimal dan belum semua peserta pendampingan menguasai dengan baik materi yang disampaikan. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti pendampingan dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktupelatihan berakhir. Adapun hasil (out put) dari pelaksanaan pengabdian ini adalah adanya kerjasama kedua orag tua dalam mengasuh anak dan kesadaran diri bahwa orang tua menjadi panutan bagi anak sejak dini. Meningkatkan perilkau baik dan mengurangi perilku buruk anak. Memahamai cara anak usia dini belajar, diantaranya: bermain adalah media anak belajardan juga untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak serta kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan anak usia dini dan juga cara membantu anak sukses di sekolah.