Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Evaluasi Tender Berdasarkan Dokumen Kontrak Winata, Sam Wahyudi; Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.1.1.33-38

Abstract

Suatu proyek yang berskala besar umumnya pasti melalui proses tender atau lelang yang didalamnya terdapat fase – fase yang diakhiri oleh persetujuan dokumen kontrak sebelum dimulainya suatu proyek. Latar belakang dari penelitian ini adalah dalam proses penyusunan dokumen sering ditemui berbagai macam permasalahan yang pada akhirnya berdampak secara langsung pada saat pelaksanaan yang dapat merugikan berbagai pihak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, pengamatan dan kuesioner. Kuesioner tersebut dibagikan kepada responden sebanya 40 orang dengan menggunakan metode skala likert yang akan dicari Relative Index dengan skala 0.2 (sangat tidak setuju) sampai dengan 1 (sangat setuju). Tujuan penelitian ini untuk mencari penyebab masalah utama yang berkaitan pada proses penyusunan dan pemeriksaan dokumen kontrak dalam tiga faktor permasalahan, agar dapat ditemukan solusi atau saran sebagai dasar pertimbangan dalam perencanaan dokumen kontrak pada saat proses lelang. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa faktor permasalahan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu umum, teknis, dan komunikasi. Faktor dominan paling sering terjadi adalah masalah pada gambar perencanaan yang kurang jelas (0.784), ditambah durasi lelang yang cukup singkat untuk memahami dan membuat penawaran (0.768). Selain hal tersebut, spesifikasi atau rencana kerja syarat yang tidak jelas dan komunikasi antar berbagai pihak yang kurang bagus juga menjadi masalah – masalah utama pada dokumen kontrak (0.768 & 0.768). Masalah – masalah tersebut seharusnya dapat diatasi dengan meningkatkan ketepatan dan kesiapan dari perencanaan dan juga perlu untuk dibuatkan landasan apabila terjadi ketidaksesuaian kontrak.
Penilaian Bangunan Hijau Dari Aspek Produksi Carbon Footprint Dengan Menggunakan Rating Tool EDGE Pada Tahap Desain (Studi Kasus Gedung Kedokteran Universitas Katolik Soegijapranata) Putra, Rezza Mahendra; Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 2 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.2.1.16-20

Abstract

Industri konstruksi telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir, didorong oleh inovasi teknologi, dan perubahan kebutuhan pasar yang meningkat setiap tahun-nya. Namun dibalik kemajuan industri konstruksi memberikan dampak negatif yang patut diperhatikan. Berkurangnya lahan hijau, penggunaan sumber daya alam berlebihan, dan jejak karbon yang ditinggalkan oleh industri bangunan dapat menjadi masalah serius. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini secara Profesionalisme adalah melihat seberapa efektif bangunan dengan konsep ramah lingkungan mampu untuk menekan produksi jejak karbon pada fase desain, secara Etika meninjau bagaimana sikap dan tangung jawab insinyur sebagai pelaku industri ini menanggapi gerakan konsep bangunan ramah lingkungan dan secara K3 meninjau bagaimana pengaruh prosedur pemberlakuan prosedure K3 di lapangan dapat mempengaruhi produksi jejak karbon. Adapun metode yang digunakan adalah observasi kualitatif dengan menganalisis total jejak karbon dari dua jenis bangunan, insinyur dapat mengevaluasi efektivitas penerapan prinsip bangunan ramah lingkungan. Penggunaan perangkat lunak EDGE untuk menganalisis data juga memberikan pendekatan yang canggih dalam mendapatkan hasil yang akurat. Hasil dari penelitian ini adalah secara profesionalisme bangunan dengan konsep ramah lingkungan mampu untuk menekan produksi jejak karbon pada fase desain sebesar 94 kgCO2e/m2, secara etika lingkungan memvalidasi penggunaan konsep bangunan ramah lingkungan secara K3 prosedure K3 di lapangan dapat mempengaruhi produksi jejak karbon. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan perbandingan dengan program sertifikasi lain seperti LEED atau BREEAM juga dapat menjadi pertimbangan untuk penelitian mendatang.
Analisa Keprofesionalan dan K3 dalam Manajemen Waste pada Proyek Konstruksi Rumah Tinggal di Surabaya Kresnadi, Daniel Mulyono; Hermawan, Surya; Prasetyo, Susmarsongko Budi
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 2 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.2.1.21-30

Abstract

Salah satu material dalam proyek konstruksi yang sering digunakan adalah besi beton bertulang. Pengelolaan material yang kurang efisien dalam proyek konstruksi akan menimbulkan pemborosan material dan timbunan waste material yang berlebihan sehingga menyebabkan naiknya biaya proyek dan dapat membahayakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para pekerja konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya untuk meminimalkan waste dari pemotongan tulangan dengan tetap memperhatikan K3. Upaya untuk meminimalkan waste besi beton bertulang adalah dengan melakukan optimasi dengan metode integer linear programming dengan bantuan program MATLAB. Data yang digunakan adalah Proyek Konstruksi rumah tinggal dua lantai di Surabaya. Hasil dari proses optimasi adalah 31 pola pemotongan yang digunakan untuk mengurangi waste dari 112 pola pemotongan yang dihasilkan. Penggunaan besi beton bertulang diameter 10 mm dapat dihemat sebanyak 5 lonjor atau 4,032% dengan waste sebesar 10,09 m. Upaya untuk menjaga K3 adalah dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan memperhatikan peletakkan waste agar tidak membahayakan pekerja. Penelitian ini berhasil mengoptimasi pemotongan tulangan dengan mengurangi waste sebesar 4,032% dengan tetap memperhatikan K3.
Implementasi teknologi ALPAMAL dalam penyediaan air bersih untuk meningkatkan produktivitas usaha rumah tangga di Desa Tegalsari, Sidoarjo Limetta, Aurell Nathania; Tjenderadjaja, Stefanie; Tan, Charleen Nicole; Setiawan, Ocdio Howard; Harjanti, Dhyah; Hermawan, Surya; Anastasia, Njo
Penamas: Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2026): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v6i1.2818

Abstract

Tegalsari Village, Jabon Sub-district, Sidoarjo Regency, has limited access to clean water due to seawater intrusion, which impacts household health and micro-business productivity. This service programme aims to provide affordable access to clean water by implementing brackish-water purification technology using local materials (ALPAMAL), along with simple business management assistance. The method used was a participatory approach with data collection through a survey of 58 tool users, which was analysed using descriptive statistics. Results showed that 91.4% of respondents were satisfied with the water quality, 86.2% felt time efficiency, and most experienced a decrease in water costs. The utilisation of clean water also contributed to improved product quality, process hygiene, operational efficiency, and customer satisfaction of micro enterprises. These findings show that ALPAMAL technology is an effective, affordable, and sustainable water supply solution that improves the community’s quality of life and economic competitiveness.
Analisa Penanganan Masalah Lingkungan Akibat Kegiatan Pengurugan Sirtu di Area Pemukiman Padat Penduduk Sunarko, Jonathan Christian Wibisono; Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.4.1.14-18

Abstract

Pencemaran udara menjadi masalah dalam dunia konstruksi, karena aktivitas pengangkutan material. Penelitianini melakukan pengamatan pada pekerjaan pengurugan tanah yang menimbulkan masalah terhadap warga sekitar. Tujuan daripenelitian ini adalah menganalisa dampak lingkungan pekerjaan urugan yang terjadi sesuai teori etika lingkungan. Serta solusiyang tepat apabila terjadi masalah dengan warga dan Prosedur Keselamatan, Kesehatan, Kerja, dan Lingkungan (K3L). Di dalampenelitian ini dilakukan pendekatan dengan menggunakan metode analitik deskriptif, dimana metode ini dilakukan dengan caramelakukan interpetasi dengan tepat karena metode ini melakukan analisa dengan melalui gambar kegiatan dan situasi. Penelitianini merupakan studi kasus.Masalah utama yang dihasilkan pada proyek ini dan menjadi permasalahan warga adalah debu yangdihasilkan dari residu yang dibawa oleh truk. Dalam sehari terdapat hingga 40 truk yang masuk ke dalam lokasi proyek. Akibatnyadebu tersebut mengganggu kesehatan masyarakat sekitar. Untuk mengatasi permasalahan debu dan polusi yang ditimbulkan,kontraktor melakukan pembersihan jalan. Dari aspek etika lingkungan, perlu ada prosedur AMDAL yang disiapkan sebelumproyek berjalan agar tidak terjadi konflik di tengah perjalanan dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan secara etikalingkungan. Dari aspek profesionalisme, perlu ada perjanjian yang ditetapkan secara tertulis dari hasil suatu musyawarah agartidak terjadi miskomunikasi dan ketidaksepakatan yang terjadi di kemudian hari karena perjanjian dilaksanakan hanya secaralisan. Dari aspek K3L, perlu ditingkatkan kembali prosedur-prosedur yang jelas dan tertulis agar pekerja memahami pentingnyakeselamatan dalam bekerja dan kontraktor harus lebih peka terhadap masalah yang dapat ditimbulkan.
Implementasi Etika, K3, dan Profesionalisme dalam Pengelolaan Limbah Air pada Proyek Villa PT. X di Bali Wongsosatiawan, William Filmon; Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.4.1.47-50

Abstract

Bali sebagai destinasi wisata terkemuka dunia mengalami pertumbuhan pesat dalam sektor pariwisata, yang berdampak pada peningkatan pembangunan infrastruktur, termasuk villa. Namun, pertumbuhan ini menimbulkan tantangan dalam pengelolaan limbah air, terutama pada villa X di Pecatu, Kuta Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan etika, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta profesionalisme dalam pengelolaan limbah air guna mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan staf MEP dan project manager. Hasil penelitian menunjukkan bahwa villa X menghasilkan sekitar 400 liter limbah air kotor per hari yang sebelumnya dikelola menggunakan septic tank konvensional, namun kemudian diubah menjadi bio septic tank. Sistem ini lebih ramah lingkungan meskipun masih memiliki keterbatasan, seperti ketiadaan saluran pembuangan akhir yang memadai. Implementasi etika menekankan komunikasi transparan antara pihak terkait, sementara aspek profesionalisme memastikan penggunaan material berstandar serta tenaga kerja berkeahlian. Penerapan K3 melibatkan penggunaan alat pelindung diri (APD) dan pemantauan kondisi kerja yang aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah yang efektif memerlukan integrasi etika, K3, dan profesionalisme untuk menjaga lingkungan, keselamatan pekerja, dan kesejahteraan masyarakat sekitar.