Articles
Kepedulian Mahasiswa Terhadap Kesadaran Anak-Anak Akan Lingkungan Sekitar Melalui Program Lomba Menghias Tempat Sampah di Kawasan Kelurahan Putat Jaya
Hermawan, Surya;
M.G.L, Deborah;
Apriandi, Apriandi;
Vincent, Vincent
Journal Community Service Consortium Vol 1 No 1 (2020): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/consortium.v1i1.3259
Abstrak. Di jaman yang sudah modern ini, tidak banyak masyarakat yang mempunyai kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekitar. Masih banyak tempat-tempat kecil yang bisa kita jumpai terdapat sampah berserakan, sungai yang tercemar sampah hasil dari sisa rumah tangga. Beberapa Masyarakat terlalu meremehkan kebiasaan mereka sehingga tanpa kita sadari, sampah-sampah menggunung dan mengakibatkan kerusakan lingkungan, salah satunya adalah banjir dan lingkungan yang tidak sehat untuk dihuni. Oleh karena itu, demi menyadarkan akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar, diadakanlah lomba mewarnai, menghias tempat sampah dan memasang puzzle yang ditujukan untuk anak-anak di daerah Kelurahan Putat Jaya dengan tujuan utama yaitu meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Tahapan pertama adalah melakukan pendataan dan survey di lingkungan sekitar, yaitu Kelurahan Putat Jaya. Tahapan kedua dilakukan pencarian materi dan gambar yang sesuai dengan daerah Putat Jaya. Tahapan ketiga yaitu menyesuaikan data yang ada dan mencari hadiah yang nantinya akan diberikan kepada seluruh peserta lomba menurut kategorinya. Tujuan diberikannya hadiah kepada seluruh peserta yaitu agar anak-anak tersebut senang dan bisa mengingat lomba ini untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tahapan keempat adalah pelaksanaan lomba di lokasi dimana semua pealatan dan fasilitas sudah disediakan oleh pihak panitia lomba. Tahapan terakhir adalah pemilihan juara di tiap kategori dan pembagian hadiah kepada seluruh peserta lomba dan dilanjutkan dengan acara tebak tebakan berhadiah.
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP HIDROPONIK DI DAERAH PERKOTAAN
Hermawan, Surya;
Santoso, Rivandi;
Andy S., Calvin;
Imanuel, Richard;
Lysander, Enrico;
William P., Christian;
Wijaya K., Hansel
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4271
Semakin hari jumlah penduduk di dunia semakin bertambah. Diperkirakan pada tahun 2050 jumlah penduduk di seluruh dunia mencapai 9,8 miliar jiwa. Hal ini disertai dengan meningkatnya kebutuhan akan lahan, jumlah lahan yang tersedia di dunia tidak akan bertambah sehingga lahan pertanian semakin sempit. Oleh karena itu, untuk mengatasi lahan pertanian yang mulai berkurang di daerah perkotaan ini diciptakanlah sistem pertanian baru yang tidak hanya dapat dikembangkan di lahan sempit, tetapi juga ramah lingkungan disebut hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pendapat masyarakat terhadap sistem pertanian hidroponik di daerah perkotaan Surabaya. Metode yang digunakan di laporan ini dalam menentukan pandangan masyarakat yaitu dimulai dengan survei kawasan sekitar di Surabaya, lalu mewawancarai masyarakat dan beberapa mahasiswa. Setelah itu, ditarik kesimpulan berdasarkan hasil wawancara. Berdasarkan opini-opini warga didapat hasil dari kuesioner sebesar rata-rata 67,5% setuju bahwa sistem hidroponik ini dapat membawa dampak positif bagi lingkungan maupun masyarakat. Kegiatan hidroponik ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam belajar bagaimana melakukan sistem budidaya pertanian di lahan yang relatif sempit.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT AKAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI DUSUN TEGALSARI DESA KUPANG, KECAMATAN JABON, KABUPATEN SIDOARJO
Hermawan, Surya;
Satiadarma, Kevin;
Wijaya, Ezra Kenzie;
Wijaya, Eldon;
Leong, Raymond;
Christian, Joshua;
Pandu, Aditya
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4272
Pemanasan global saat ini menimbulkan berbagai masalah lingkungan, salah satunya adalah krisis air bersih. Di Indonesia, daerah pesisir merupakan daerah yang sering kekurangan air bersih. Salah satu kawasan pesisir yang kekurangan air bersih adalah Dusun Tegalsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah kegiatan amal yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Kristen Petra melalui metode service-learning. Pembelajaran service-learning instalasi balam dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pesisir di lokasi penelitian yang membutuhkan air bersih. Selain itu, siswa belajar untuk berpikir kritis ketika memecahkan masalah sosial dan mempromosikan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Teknologi balam membersihkan air payau dengan material lokal sehingga air menjadi lebih jernih dan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Cara kerja ini dibagi menjadi tiga langkah/fase. Fase pertama adalah fase pra-implementasi, area disurvei dan beberapa peralatan dibeli dan dipasang. Fase implementasi, perangkat balam dipasang di lokasi. Fase pasca-implementasi, wawancara dengan warga dan penyebaran kuesioner tentang kepuasan terhadap kegiatan service-learning tersebut. Hasilnya adalah lima rumah warga Dusun Tegalsari memiliki fasilitas air sehat yang memadai dan layak digunakan. Kemudian, sebanyak 85% responden yang memasang perangkat BALAM di rumahnya merasa sangat puas dan 15% responden merasa cukup puas.
Optimasi Cadangan Batubara pada Area Dekat Sungai
Wibowo, Jangkung;
Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/jdip.3.2.15-25
Optimasi cadangan batubara dilakukan untuk menentukan batas desain penambangan yang berdekatan dengansungai. Batas optimasi di area yang dekat dengan sungai adalah area sempadan sungai yang telah diatur oleh peraturanperundangan pemerintah. Pada area penelitian, area sempadan sungai sejauh 50 meter dari tepi sungai ke arah kanan dan kirisungai. Area sempadan sungai membuat sebagian cadangan batubara yang memiliki nilai ekonomis tidak dapat dilakukanpenambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah memastikan dalam hal ini perusahaan mengutamakan profesionalisme dan etikadalam aspek keinsiyuran serta mengutamakan aspek K3LH (Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup) dalammelakukan penambangan batubara. Hasil optimasi menunjukkan bahwa cadangan batubara yang berada di dalam area sempadansungai memiliki nilai ekonomis dari sisi perusahaan dimana memiliki potensi marjin sebesar 7,625,100 USD. Marjin tersebutdihasilkan dari selisih cadangan batubata antara 2 metode optimasi sebesar 2,075,000 ton batubara. Perusahaan dalam hal espekkeinsinyuran merelakan kehilangan cadangan batubara dan potensi marjin demi menjaga ketaatan dan kepatuhan terhadapperaturan perundangan yang berlaku. Perusahaan juga menunjukkan besarnya kepedulian terhadap kelestarian lingkungandimana menjaga keberadaan sungai yang ada. Pada aspek keselamatan kerja, perusahaan selalu menggunakan kajian geoteknikyang dilakukan oleh tenaga ahli yang kompeten di bidangnya untuk melakukan analisa kestabilan lereng dinding tambang agartidak terjadi kegagalan geoteknik lereng tambang. Kegagalan geoteknik pada lereng dinding tambang dapat menimbulkankerugian materi hingga korban jiwa. Perusahaan juga secara berkelanjutan melakukan monitoring dan evaluasi terhadapimplementasi desain penambangan di lapangan.
Implementasi Profesionalisme, Etika, dan K3 Pada Perencanaan Struktur Bangunan Villa Dengan Sistem Dinding Geser di Daerah Perbukitan
Santoso, Nicolas;
Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/jdip.3.2.51-57
Pesatnya perkembangan industri pariwisata Indonesia telah meningkatkan permintaan untuk resor yang komplekssecara arsitektur di medan yang menantang. Permasalahannya adalah konsultan struktur dihadapkan pada keterbatasan ruangdan waktu dalam merancang bangunan yang memenuhi kebutuhan estetika dan keamanan, terutama terkait ketahanan gempa.Studi ini menilai bagaimana etika teknik memastikan keselamatan publik dengan menyeimbangkan kebutuhan arsitektur danstruktural. Peran profesionalisme ditonjolkan dalam melakukan perhitungan yang teliti, sementara faktor K3 melibatkanpenggunaan beban terfaktor dan reduksi kapasitas untuk keamanan struktur. Metode analitik seperti finite element analysis diETABS digunakan untuk mengevaluasi perilaku bangunan dan memeriksa kepatuhan terhadap standar nasional (SNI). Penelitianini menekankan pentingnya penilaian teknik yang baik untuk mengatasi keterbatasan dan mencapai desain yang aman sesuaidengan standar etika dan profesionalisme.
Peran perempuan dalam pengelolaan air sebagai sumber kehidupan di Wilayah Pesisir Tegalsari, Sidoarjo
Anastasia, Njo;
Hermawan, Surya;
Harjanti, Dhyah
Penamas: Journal of Community Service Vol. 5 No. 4 (2025): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53088/penamas.v5i4.2302
The Community Partnership Empowerment Program for the Delta Samudera Timur Group was carried out in Dusun Tegalsari Dukuh Kupang, Jabon District, Sidoarjo Regency. This activity was implemented to address the clean water crisis caused by brackish water conditions that are not suitable for consumption. The main objective is to improve access to clean and consumable water while also promoting gender equality in coastal communities. Efforts were made through the installation of a brackish water purification system utilizing local materials (ALPAMAL), along with gender-based mentoring that emphasizes the distribution of domestic roles and economic opportunities. The implementation began with a community needs survey, followed by the construction and installation of the purification system, and concluded with an evaluation through post-activity interviews. The results showed that the technology successfully produced clean water for both consumption and household needs. The mentoring also increased men’s awareness and participation in domestic work, while opening new business opportunities for women, such as community-based culinary ventures. This program demonstrates that the combination of environmentally friendly technology and social approaches can serve as a catalyst for improving the quality of life and transforming gender relations in coastal areas.
Implementasi Teknologi Penjernih Air Payau Berbasis Alat Penjernih Air Payau Berbasis Bahan Lokal (ALPAMAL) dalam Mengatasi Krisis Air Bersih
Hermawan, Surya;
Hosea, Felixiano;
Theodore, Stanley;
Njo, Anastasia;
Harjanti, Dhyah
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Welfare : March 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/welfare.v3i1.2080
The coastal community of Tegalsari Hamlet, Dukuh Kupang Village, Sidoarjo, is facing a clean water crisis due to dependence on brackish water sources with Total Dissolved Solid (TDS) reaching 6000 mg/L, which is considered very dangerous. To overcome this problem, the community service team developed a brackish water purifier based on local materials (ALPAMAL) using environmentally friendly technology. This activity uses the Participatory Action Research (PAR) method combined with service learning, involving the community in every stage, from identifying problems, designing the tool, to implementation and evaluation. The survey results showed that 96% of the community wanted ALPAMAL for clean water needs, and 93% were willing to maintain the tool. This program proves that simple, participation-based technology can be a sustainable solution in dealing with the air crisis in coastal areas, as well as increasing community independence in managing air resources.
Evaluasi Tender Berdasarkan Dokumen Kontrak
Winata, Sam Wahyudi;
Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/jdip.1.1.33-38
Suatu proyek yang berskala besar umumnya pasti melalui proses tender atau lelang yang didalamnya terdapat fase – fase yang diakhiri oleh persetujuan dokumen kontrak sebelum dimulainya suatu proyek. Latar belakang dari penelitian ini adalah dalam proses penyusunan dokumen sering ditemui berbagai macam permasalahan yang pada akhirnya berdampak secara langsung pada saat pelaksanaan yang dapat merugikan berbagai pihak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, pengamatan dan kuesioner. Kuesioner tersebut dibagikan kepada responden sebanya 40 orang dengan menggunakan metode skala likert yang akan dicari Relative Index dengan skala 0.2 (sangat tidak setuju) sampai dengan 1 (sangat setuju). Tujuan penelitian ini untuk mencari penyebab masalah utama yang berkaitan pada proses penyusunan dan pemeriksaan dokumen kontrak dalam tiga faktor permasalahan, agar dapat ditemukan solusi atau saran sebagai dasar pertimbangan dalam perencanaan dokumen kontrak pada saat proses lelang. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa faktor permasalahan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu umum, teknis, dan komunikasi. Faktor dominan paling sering terjadi adalah masalah pada gambar perencanaan yang kurang jelas (0.784), ditambah durasi lelang yang cukup singkat untuk memahami dan membuat penawaran (0.768). Selain hal tersebut, spesifikasi atau rencana kerja syarat yang tidak jelas dan komunikasi antar berbagai pihak yang kurang bagus juga menjadi masalah – masalah utama pada dokumen kontrak (0.768 & 0.768). Masalah – masalah tersebut seharusnya dapat diatasi dengan meningkatkan ketepatan dan kesiapan dari perencanaan dan juga perlu untuk dibuatkan landasan apabila terjadi ketidaksesuaian kontrak.
Penilaian Bangunan Hijau Dari Aspek Produksi Carbon Footprint Dengan Menggunakan Rating Tool EDGE Pada Tahap Desain (Studi Kasus Gedung Kedokteran Universitas Katolik Soegijapranata)
Putra, Rezza Mahendra;
Hermawan, Surya
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 2 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/jdip.2.1.16-20
Industri konstruksi telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir, didorong oleh inovasi teknologi, dan perubahan kebutuhan pasar yang meningkat setiap tahun-nya. Namun dibalik kemajuan industri konstruksi memberikan dampak negatif yang patut diperhatikan. Berkurangnya lahan hijau, penggunaan sumber daya alam berlebihan, dan jejak karbon yang ditinggalkan oleh industri bangunan dapat menjadi masalah serius. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini secara Profesionalisme adalah melihat seberapa efektif bangunan dengan konsep ramah lingkungan mampu untuk menekan produksi jejak karbon pada fase desain, secara Etika meninjau bagaimana sikap dan tangung jawab insinyur sebagai pelaku industri ini menanggapi gerakan konsep bangunan ramah lingkungan dan secara K3 meninjau bagaimana pengaruh prosedur pemberlakuan prosedure K3 di lapangan dapat mempengaruhi produksi jejak karbon. Adapun metode yang digunakan adalah observasi kualitatif dengan menganalisis total jejak karbon dari dua jenis bangunan, insinyur dapat mengevaluasi efektivitas penerapan prinsip bangunan ramah lingkungan. Penggunaan perangkat lunak EDGE untuk menganalisis data juga memberikan pendekatan yang canggih dalam mendapatkan hasil yang akurat. Hasil dari penelitian ini adalah secara profesionalisme bangunan dengan konsep ramah lingkungan mampu untuk menekan produksi jejak karbon pada fase desain sebesar 94 kgCO2e/m2, secara etika lingkungan memvalidasi penggunaan konsep bangunan ramah lingkungan secara K3 prosedure K3 di lapangan dapat mempengaruhi produksi jejak karbon. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan perbandingan dengan program sertifikasi lain seperti LEED atau BREEAM juga dapat menjadi pertimbangan untuk penelitian mendatang.
Analisa Keprofesionalan dan K3 dalam Manajemen Waste pada Proyek Konstruksi Rumah Tinggal di Surabaya
Kresnadi, Daniel Mulyono;
Hermawan, Surya;
Prasetyo, Susmarsongko Budi
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 2 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/jdip.2.1.21-30
Salah satu material dalam proyek konstruksi yang sering digunakan adalah besi beton bertulang. Pengelolaan material yang kurang efisien dalam proyek konstruksi akan menimbulkan pemborosan material dan timbunan waste material yang berlebihan sehingga menyebabkan naiknya biaya proyek dan dapat membahayakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para pekerja konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya untuk meminimalkan waste dari pemotongan tulangan dengan tetap memperhatikan K3. Upaya untuk meminimalkan waste besi beton bertulang adalah dengan melakukan optimasi dengan metode integer linear programming dengan bantuan program MATLAB. Data yang digunakan adalah Proyek Konstruksi rumah tinggal dua lantai di Surabaya. Hasil dari proses optimasi adalah 31 pola pemotongan yang digunakan untuk mengurangi waste dari 112 pola pemotongan yang dihasilkan. Penggunaan besi beton bertulang diameter 10 mm dapat dihemat sebanyak 5 lonjor atau 4,032% dengan waste sebesar 10,09 m. Upaya untuk menjaga K3 adalah dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan memperhatikan peletakkan waste agar tidak membahayakan pekerja. Penelitian ini berhasil mengoptimasi pemotongan tulangan dengan mengurangi waste sebesar 4,032% dengan tetap memperhatikan K3.