Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMBERDAYAAN LAHAN SEMPIT GUNA UNTUK PENANAMAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) DESA BENTENG HURABA Sari Wahyuni Rozi Nasution; Nur Nasution, Hanifah; Nasution, Febriani Hastini; Siregar, Dedes Asriani; Sari, Lia Purnama; Siagian, Mutiara; Siregar, Dwi Aninditya; Lubis, Roslian; Wandini, Anisa; Untari, Malini; Daulay, Arman
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1749

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah,baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.Untuk melakukan budidaya TOGA ternyata tidak terlalu sulit. Manfaatkanlah sebidang lahan yang ada di sekitar rumah, kebun, ataupun ladang. Jika tidak ada lahan, alternatifnya adalah dengan menyiapkan pot-pot kecil untuk menjadi media budidaya TOGA. Ada beberapa jenis tanaman TOGA yang memiliki banyak manfaat dan mudah untuk dibudidayakan. Tanaman apa saja ya kira-kira? Dilansir dari laman Direktorat SMP Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) ini tanaman yang memiliki khasiat yang tinggi: Lidah Buaya, Jahe, Kunyit, Lengkuas, Temulawak dan Sirih.
PENDAMPINGAN LITERASI NUMERASI DI SD NEGERI 200304 PADANGSIDIMPUAN Siregar, Hotmaida Lestari; Siregar, Nurul Husna; Siregar, Dedes Asriani; Hidayanthi, Rahma; Nasution, Sartika Rati Asmara
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1793

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan inti   dalam pembelajaran berkualitas dalam semua fase di dalam pendidikan dan kurikulum. Kemampuan membaca dan numerasi merupakan hal yang sangat penting dan mendasar dalam dunia pendidikan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar siswa melalui pendampingan belajar di bidang literasi dan numerasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 200304 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan peneliti bertindak sebagai observer. Dengan metode yang diterapkan pada pendampingan siswa ini ditemukan berbagai karakter dan perkembangan kemampuan siswa yang berbeda satu sama lain. Pendampingan tersebut berjalan dengan baik dan efektif sehingga menghasilkan peningkatan hasil belajar siswa pada bidang literasi dan numerasi. Kegiatan pendampingan literasi numerasi ini meliputi membimbing siswa yang belum bisa ataupun yang kesulitan membaca, menulis maupun berhitung.
LITERASI DIGITAL TERHADAP KEMANDIRIAN DAN PENCAPAIAN BELAJAR BIOLOGI SISWA DI MASA PEMBELAJARAN HIBRID: KAJIAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Nasution, Nurhidaya Fithriyah; Nasution, Febriani Hastini; Siregar, Dedes Asriani; Harahap, Muhammad Syahril; Simbolon, Mudrika Mashuri
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7932

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran Biologi dari sistem konvensional menuju pembelajaran hibrid yang menuntut kemampuan literasi digital tinggi dari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh literasi digital terhadap kemandirian belajar dan pencapaian hasil belajar Biologi dalam konteks pembelajaran hibrid. Kajian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020, menyeleksi artikel dari basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar yang terbit pada rentang tahun 2020–2025. Sebanyak 25 artikel memenuhi kriteria inklusi, meliputi topik literasi digital, kemandirian belajar, hasil belajar, serta pembelajaran Biologi berbasis hibrid. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kemandirian belajar, terutama dalam aspek self-regulated learning, pengelolaan waktu, dan kemampuan refleksi diri. Selain itu, literasi digital juga berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar Biologi, baik dari sisi pemahaman konsep, motivasi belajar, maupun keterampilan berpikir kritis. Sebagian besar penelitian menegaskan bahwa literasi digital berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara kemandirian belajar dan pencapaian akademik. Model pembelajaran hibrid dinilai paling efektif dalam mengoptimalkan kedua aspek tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan literasi digital menjadi prasyarat penting dalam menciptakan pembelajaran Biologi yang adaptif, mandiri, dan berorientasi pada capaian akademik yang lebih baik di era transformasi digital pendidikan.