Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Serat Baja Terhadap Kuat Tekan Beton Adrian, Riki; Rahmawati, Cut; Silviana, Mery
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v11i2.6543

Abstract

Concrete is a construction material that is often used in various applications such as buildings, bridges and other infrastructure. Concrete compressive strength is one of the most important parameters for determining the structural strength of a building. And concrete compressive strength is a major concern in the construction industry. One of the common problems with concrete is the risk of cracking. Especially under dynamic loads or extreme temperature changes. Therefore, as time goes by, many innovations have been made in the development of concrete, one of which is by adding fiber to the concrete mixture. This research aims to find out what is the optimal percentage for adding hooked steel fibers to the concrete mixture.  The research method includes making and testing concrete samples with different steel fiber content variations, namely 0.5%, 1%, 1.5% and 1.8% using FAS 0.4. Compressive strength testing is carried out after the concrete reaches the age of 28 days. The research results show that the most optimal addition of steel fiber in concrete is a percentage of 0.5% with an average compressive strength of 348.20 Kg/cm². This increase is caused by the ability of steel fibers to resist crack propagation and micro tensile stress. However, if the fiber content is too high, there is a decrease in workability which causes the compressive strength of the concrete to decrease.
Edukasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur menjadi Pupuk Organik Mardhiah, Ainal; Wardani, Sari; Silviana, Mery; Meliyana, Meliyana; Ma'wa, Ma'wa; Gustiana, Gustiana; Akhyar, Miftahul
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v2i2.1849

Abstract

Desa lamnga kabupaten aceh besar kaya akan sumber daya baik dibidang pertanian dan perikanan dan lahan perkarangan di miliki cukup luas untuk kegiatan budidaya sayuran. Salah satu aktifitas yang dikegemari oleh masyarakat setempat khusunya ibu-ibu adalah menanam sayur-sayuran pada lahan perkarangan untuk memenuhi kebutuhan serat keluarga mereka. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk kimia yang mereka beli di toko pertanian yang harganya pun mengalami peningkatan, meskipun begitu ada juga beberapa masyarakat yang menggunakan pupuk organic dari sekam dan kotoran hewan. Tujuan PKM ini untuk memperkenalkan dan memberikan edukasi tentang pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai pupuk Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa lamnga menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif, hal ini ditunjukkan dengan antusias masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan berdiskusi terkait dengan manfaat cangkang telur dan pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organic. Kegiatan edukasi ini memberikan wawasan baru bagi masyarakat untuk dapat mengelola limbah cangkang telur menjadi pupuk organic, selain itu edukasi ini juga dapat membatu masyarakat setempat untuk menjaga kelstarian lingkungan agar tetap terjaga dan tetap lestariKata kunci : Edukasi, Cangkang Telur, Pupuk Organik
KAJIAN LITERATUR KONSEP GREEN BUILDING PADA BANGUNAN TROPIS Effendy, Amalia; Silviana, Mery
Arsitekno Vol. 8 No. 1 (2021): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v8i1.3687

Abstract

Efek gas rumah kaca dan emisi karbon menjadi isu yang kerap dibincangkan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu point dalam Protokol Kyoto adalah mereduksi efek gas rumah kaca. Pembakaran minyak bumi dan batu bara untuk menghasilkan energi melepaskan karbondioksida (CO2). CO2 yang menumpuk di atmosfir menyebabkan efek gas rumah kaca dan pemanasan global. Total konsumsi energi yang digunakan pada bangunan mencapai 40% dari keseluruhan penggunaan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan  sebuah konsep desain rumah dengan penggunaan energi yang minimal  dengan cara melakukan review terhadap jurnal-jurnal yang dengan tema bangunan hemat energi. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan bangunan hemat energi dapat dilakukan melalui orientasi bangunan dan pemilihan material konstruksi.
Analisis Kelayakan Tarif Bus Trans Koetaradja Berdasarkan Ability To Pay (ATP) Koridor 2A Pusat Kota-Blang Bintang Effendy, Amalia; Maulana, Ricky; Silviana, Mery
Tameh Vol. 13 No. 1 (2024): Tameh: Journal of Civil Engineering
Publisher : University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/tameh.v13i1.142

Abstract

Since in 2018, Trans Koetaradja Urban Mass Transit is expected to provide maximum service to the community as users. Corridor 2A with the route Masjid Raya Baiturrahman-Lambaro-Blang Bintang. For now, the government applies full subsidies for bus users, meaning that bus users can ride this bus without paying. However, this condition will certainly not last forever. Calculation of the feasibility of bus fare based on Ability to pay is done to see the ability of this bus user to pay the bus fare. This study uses a Quantitative Descriptive Research Method through Survey Techniques involving 392 respondents to bus users given a survey form containing questions regarding: frequency of bus use, average monthly income and expenses and expenses to pay for transportation Respondents were selected based on activities, which were divided into 7 categories based on occupation, including: Students, Self-employed, Workers, Civil Servants, Non-workers and Housewives. The results of the questionnaire were then tabulated and calculated to see the distribution of ATP rates by considering income, percentage of expenditure on transportation and frequency of use. From the research results, the percentage of gender is 57% female and 43% male. The average frequency of use of the bus in 1 week is 4 times the transportation costs obtained range between Rp. 10,000 and Rp. 200,000 The average ATP value is Rp. 2,400.
EDUKASI DAN PENERAPAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS ZERO WASTE SKALA RUMAH TANGGA DI DESA COT GUD Silviana, Mery; Amalia; Lindawati; Haiqal, Arya
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i3.2906

Abstract

Cot Gud Village is a village in Aceh Besar Regency, where waste management is still carried out conventionally, especially by collected and taken to a landfill or destroyed by burning. This form of waste disposal is not environmentally favorable, especially to the air that humans breathe. One strategy to overcome this problem is the zero-waste concept approach, a waste management strategy with the aim of reducing or eliminating the amount of waste produced by households by recycling. The purpose of this community service activity is to educate residents of Cot Gud Village in waste management with the zero-waste concept. This activity was carried out using the socialization method and application of household-scale bio pores which was carried out in September 2024 in Cot Gud Village, consisting of two socializations, namely: 1) socialization of organic and inorganic waste sorting as an initial movement of the zero waste-based waste management concept, and 2) socialization of waste management with the zero waste concept using the bio pore method, specifically by a tool made of PVC pipes and modified into a tool that can decompose household organic waste into compost that can fertilize the soil around the bio pores. From the evaluation results, it was found that residents already recognize the types of waste and how processing can be done on a household scale.
PkM PENGOLAHAN LIMBAH FESES KAMBING SEBAGAI PUPUK ORGANIK di GAMPONG LAMNGA KABUPATEN ACEH BESAR Wardani, Sari; Mardhiah, Ainal; Mulyadi, Mulyadi; Silviana, Mery; Fadhil, M.; Zarkasyi, M.
Jurnal Vokasi Vol 7, No 3 (2023): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i3.4284

Abstract

Gampong Lamnga merupakan salah satu Gampong di Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani. Ketergantungan terhadap penggunaan pupuk untuk produkstivitas tanaman tidak bisa dihindari. Pupuk yang umumnya di gunakan oleh masyarakat adalah pupuk kimia, karena mudah di dapat akan tetapi menjadi kendala dikarenakan harga jual pupuk kimia yang tinggi sedangkan kebutuhan pupuk semakin meningkat hingga massa panen. Solusi yang ditawarkan kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah mencari alternatif pengganti pupuk kimia yaitu dengan membuat pupuk organik berbahan baku limbah feses kambing. Pupuk organik merupakan pupuk yang kaya akan kandungan unsur hara yang sangat baik bagi pertumbuhan tanaman. Limbah feses mengandung zat hara seperti nitrogen, fospor, kalium dan air. Populasi ternak kambing yang setiap tahun mengalami peningkatan, akan berdampak terhadap limbah feses yang di hasilkan. Apabila limbah feses ini tidak dikelola dengan baik, akan mencemari lingkungan dan menggangu kesehatan masyarakat. Kegiatan bertujuan memanfaatkan limbah feses ternak kambing menjadi pupuk organik. Kegiatan melibatkan petani dan peternak kambing di lingkungan Gampong Lamnga. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahapan yaitu tahap sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik berbahan baku limbah feses kambing. Kegiatan ini memberikan dampak positif untuk masyarakat Gampong Lamnga diantaranya meningkatkan ketrampilan masyarakat dalam mengolah limbah feses kambing menjadi pupuk organik secara mandiri sehingga dapat mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk kimia serta dapat menjaga lingkungan dari dampak pencemaran sektor peternakan.
Analisis Hubungan Volume, Kecepatan Dan Kepadatan Jalan Dengan Model Greenshields, Greenberg Dan Underwood Ridha, Muhammad; Silviana, Mery; Amalia, Amalia; Zardi, Muhammad; Sriana, Tety; Khalis, Muhammad
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.877

Abstract

Salah satu jalan yang memliki volume lalulintas yang besar di Banda Aceh adalah jalan T.Nyak Makam yang berada pada posisi 5°33'52.80"N dan  95°20'36.19"E, setiap harinya digunakan oleh masyarakat untuk menunjang berbagai aktifitas kegiatan untuk menuju ketempat bekerja, Usaha maupun kesekolah bagi pelajar. Untuk kebutuhan data pada penelitian ini maka dilakukan survey pengamatan lalu lintas dilapangan selama 12 jam yaitu jam 07.00-18.00 WIB yang dilaksanakan pada hari, senin tanggal 7 Oktober 2024. Selain data volume lalulintas di jalan T. nyak makam, diambil juga data kecepatan lalulintas kendaraan, data ini diambil pada jarak 50 meter. Untuk menganalisa volume, kecepatan dan kepadatan lalu lintas ini digunakan model liner Greenshields, Greenberg dan Underwood. Untuk model Greenshields kecepatan-kepadatan (S-D) S = 30,74 – 0,15D, volume-kecepatan V = 205,15S – 6,67S2, volume-kepadatan V = 30,74D – 0,15D2. Model Greenberg, kecepatan-kepadatan (S-D) S = 4,92Ln(5972,09/D), volume-kecepatan V = 5972,091Se-s/4,92, volume-kepadatan V = 4,92DLn5972,09/D. Model Underwood kecepatan-kepadatan (S-D) S = 31,30e-D/166,6, volume-kecepatan V = 166,6SLn31,3/S, volume-kepadatan V = 31,3De-D/166,6. Untuk jalan T. Nyak Makam model yang dapat dikatakan paling sesuai adalah Greenshield dengan nilai volume lalu lintas paling rendah yaitu Vm = 1.576,86 Smp/Jam.
Pemberdayaan Ekonomi Hijau Masyarakat Gampong Meunasah Papeun Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Lerak Cair Lindawati, Lindawati; Iqbal, Iqbal; Sari, Dewi Maya; Amelianda, Amelianda; Aulia, Muhammad Rafi; Nurhanifa, Nurhanifa; Silviana, Mery
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8337

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga di Gampong Meunasah Papeun, Aceh Besar, dalam memanfaatkan bahan alam lokal, khususnya buah lerak (Sapindus rarak), sebagai bahan dasar pembuatan sabun ramah lingkungan. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan sumber daya alam sekitar serta terbatasnya peluang ekonomi produktif bagi perempuan di desa tersebut. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, demonstrasi pembuatan sabun cair berbasis lerak, dan pendampingan pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membuat sabun cair dari buah lerak. Kegiatan ini berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus mendukung pengembangan produk ramah lingkungan berbasis bahan alami.