Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Oehonis

Partisipasi Masyarakat dalam Pengendalian Nyamuk Aedes sp. Sebelum dan Sesudah Edukasi di Kelurahan Liliba Kota Kupang Rahmawati, Ety; Sidda, Dermintari Umbu; Sila, Oktofianus
Oehònis Vol 7 No 1 (2024): Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sanitation Departement of Health Polytechnic of Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Liliba merupakan salah satu Kelurahan di Kota Kupang juga termasuk daerah yang endemis DBD karena setiap tahunnya selalu ada kasus DBD. Menurut Data tiga tahun terakhir yang didapatkan dari Puskesmas Oepoi jumlah kasus DBD mengalami penurunan, pada tahun 2020 yaitu 55 kasus dengan 1 kematian, tahun 2021 terdapat 45 kasus dengan 0 kematian dan di tahun 2022 sebanyak 24 kasus dengan 0 kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah ntuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengendalian nyamuk Aedes sp. sebelum dan sesudah edukasi di Kelurahan Liliba. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Variabel dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengendalian Aedes sp sebelum dan sesudah edukasi serta menghitung ABJ sebelum dan sesudah edukasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu 117 rumah, sampel yang digunakan yaitu 54 rumah. Data yang diperoleh dalam penelitian ini akan diolah dan dianalisis dan diuji secara deskritif. Hasil penelitian sebelum edukasi menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat untuk kategori amat tinggi yaitu 33,33 %, kategori sedang yaitu 61,11 %, kategori rendah yaitu 5,56 % dan untuk kategori sangat rendah yaitu 0,00 %. Sedangkan hasil penelitian sesudah edukasi menunjukkan perubahan partisipasi masyarakat yang dimana tingkat partisipasi masyararakat untuk kategori amat tinggi yaitu 94,44 %, kategori sedang yaitu 5,56 %, kategori rendah yaitu 0,00 % dan untuk kategori sangat rendah yaitu 0,00 %. Untuk angka bebas jentik sebelum edukasi adalah 37 % sedangkan angka bebas jentik sesudah edukasi adalah 70 %. Dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengendalian nyamuk Aedes sp sebelum dan sesudah edukasi di RT 32 / RW 13 Kelurahan Liliba memiliki perubahan yang sangat signifikan serta angka bebas jentik sebelum dan sesudah edukasi juga memiliki perubahan yang cukup signifikan. Adapun saran untuk masyarakat di RT 32 / RW 13 agar dapat menjaga kebersihan lingkungan terutama dalam memperhatikan kondisi TPA dan non-TPA di dalam dan di luar rumah agar tidak adanya perkembangbiakan nyamuk Aedes sp. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pengendalian Aedes sp, Edukasi
Surveilans Vektor dan Pemetaan Daerah Reseptif pada Wilayah Rendah Kasus Malaria di Propinsi NTT Theodolfi, Ragu; Rahmawati, Ety; Sila, Oktofianus
Oehònis Vol 7 No 1 (2024): Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sanitation Departement of Health Polytechnic of Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perubahan iklim berefek pada transmisi malaria melalui perubahan ekologi dan prilaku manusia, nyamuk Anopheles dan parasit (Plasmodium). Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang surveilans vektor serta pemetaan daerah rendah kasus malaria di Provinsi NTT. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Sampel penelitian adalah 3 kecamatan di Rote Ndao yang memenuhi kriteria pantai dekat pemukiman, pantai jauh pemukiman dan dekat pusat kecamatan untuk mendapatkan data iklim dan habitat jentik. Data prilaku masyarakat terkait pencegahan malaria diperoleh dari wawancara menggunakan program Epicollect terhadap 40 responden yang dilakukan secara accidental. Hasil penelitian menunjukan kondisi suhu, kelembaban, curah hujan dan kecepatan angin berpotensi dalam penularan penyakit malaria, meskipun indeks habitatnya <1. Masyarakat memiliki prilaku yang mendukung dalam pencegahan penularan malaria di Kabupaten Rote Ndao. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk melakukan pemantauan secara berkala pada tempat yang potensial untuk perkembanbiakan jentik Anopheles dan penyuluhan rutin kepada masyarakat untuk pencegahan malaria secara personal.