Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Riba Dan Perilaku Hedonis Dalam Kajian Qur'an Sandi, Ahmad; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 1 (2024): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 1 MEI 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i1.25049

Abstract

Artikel ini membahas tentang haramnya riba dan perilaku hedonis dalam kajian AlQur'an. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan gambaran bagaimana ayat-ayat dalam AlQuran dan Hadis Nabi SAW menjelaskan keharaman riba dan agama melarang praktek prilaku hedonis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research). Ciri khusus yang dipakai sebagai dasar untuk mengembangkan pengetahuan penelitian antara lain: penelitian ini dihadapkan langsung dengan data atau teks yang disajikan, bukan dengan data lapangan atau melalui saksi mata berupa kejadian, penelitain hanya berhadapan langsung dengan sumber yang sudah ada di perpustakaan atau data bersifat siap pakai, serta datadata sekunder yang di gunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengharaman riba tertuang dalam dalam empat tahap: QS. ar- Rum: 39, QS. Anissa: 160-161, QS. Ali Imran: 130, QS. AlBaqarah: 275-281. Hadist tentang haramnya riba: HR. Muslim, No. 129, HR. Bukhari, No. 439, HR. Tirmizi, No 1127. Perilaku hedonis merupakan perilaku konsumtif yang berlebihan bahkan membabi buta dalam membeli suatu barang. Perilaku ini sangat bertentangan dengan Firman Allah dalam QS. Al-A'raf : 31 dan Hadist Nabi SAW yang diriwatkan oleh Abu Daud, No. 3992.
Pemberdayaan Kelompok Tenun Nari-Nari Melalui Pewarnaan Benang Menggunakan Ekstrak Kayu Kuning Dan Kayu Mahoni R, Ruslan; Wiraningtyas, Agrippina; Sandi, Ahmad; Nasir, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v5i2.3706

Abstract

The "Nari-Nari" Weaving Village in Rabadompu Timur Village, Bima City, is a community group engaged in the weaving industry which has been carried on for generations. During this time, Bima woven fabric products use yarn raw material that has been colored using synthetic dyes. Yarn with synthetic dyes has a more diverse color, the fabric coloring process is easier and the cost is cheap, but synthetic dyes are carcinogenic and harmful to the environment. The solution to the problems faced by using natural dyes obtained from plants. This activity aims to train the Nari-Nari weaving group in yarn coloring using natural dyes. The method used is training through several stages of the activity namely the stage of socialization of activities; the training stage of yarn dyeing and woven fabric production. The dyes used are yellow wood extract and mahogany wood. The results obtained in this activity are the colored yarn has a different color based on the extract of the dye and fixation material. In yellow wood obtained with a maroon red color on alum, black on tunjung and reddish beige on lime. In mahogany wood is obtained beige on alum, black gray on tunjung and beige on lime.