Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Menjaga Kelestarian Lingkungan Untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Kelurahan Negeri Olok Gading Kecamatan Telukbetung Barat Kota Bandarlampung Dewi, Lies Kumara; Rauf, Eka Ubaya Taruna; Purnama, Husna; Kusumastuti, Henni; Amallia, Neysa
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v3i1.696

Abstract

Suatu negara yang melaksanakan pembangunan akan dipengaruhi oleh lingkungan dan mempengaruhi lingkungan di negara tersebut. Proses pembangunan yang dilaksanakan diharapkan memperhatikan kelestarian lingkungan sehingga pembangunan akan bermanfaat dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu lah, pembangunan tersebut harus merupakan pembangunan berkelanjutan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam proses dan pelaksanaan pembangunannya sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati untuk generasi saat ini dan generasi yang akan datang. Manusia sebagai bagian dari lingkungan dan pelaku pembangunan merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam usaha menjaga kelestarian lingkungan, manusia juga mempunyai peran dan tanggung jawab untuk melakukan usaha memberdayakan kekayaan lingkungan agar kelangsungan hidup ekosistem tetap terjaga. Akan tetapi, keinginan manusia untuk memuaskan kebutuhan hidup tak jarang menjadi penyebab manusia untuk menguasai alam dengan tidak memperhatikan keberlangsungan ekosistem sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan dan terjadi bencana yang membahayakan kehidupan manusia antara lain tanah longsor, banjir dan bencana lainnya. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu dengan ceramah, tanya jawab dan diskusi. Pengabdian ini dilaksanakan di Balai Kelurahan/Rapat Negeri Olok Gading pada tanggal 19 Maret 2022 pukul 09.00 – 12.00 WIB. Materi dalam pengabdian masyarakat tersebut adalah bagaimana cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Kompetensi Pegawai Dalam Mewujudkan Tertib Administrasi di SDN 2 Kalibening Kabupaten Lampung Timur Amallia, Neysa; Kusumastuti, Henni; Miranda, Zesty; Wardiansyah, Taklika
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.695

Abstract

Kompetensi pegawai tata administrasi sekolah sangat diperlukan bagi kelangsungan mutu sekolah dalam dunia pendidikan. Namun persoalannya dalam penelitian ini terdapat tumpang tindih pekerjaan seperti pegawai tata administrasi di SDN 2 Kalibening Kabupaten Lampung Timur yang merangkap sebagai guru. Selain tumpang tindih pekerjaan, persoalan kompetensi pegawai tata administrasi juga belum mendapat perhatian, seperti pegawai belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan administrasi untuk mendukung tugasnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi dan tertib administrasi di SDN 2 Kalibening Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan Data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai tata administrasi di SDN Negeri 2 Kalibening masih perlu ditingkatkan karena jumlah sumber daya manusia dalam menjalankan tugas masih kurang. Pegawai tata administrasi juga belum dibekali pelatihan administrasi profesional untuk mendukung tugasnya. Kompetensi pegawai tata administrasi perlu terus ditingkatkan karena pekerjaan administrasi di sekolah memerlukan keahlian dan keterampilan yang memadai di bidang ini. Pegawai administrasi harus memiliki kemampuan yang terampil, andal, dan memahami tugas serta tanggung jawab mereka. Dengan demikian, pegawai tata administrasi merupakan bagian penting dalam operasional sekolah, karena keberadaan mereka saling terkait dengan komponen lainnya dalam sistem pendidikan.
Implementasi Program Pengembangan Keterampilan Bagi Anak Putus Sekolah Di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Kumara Dewi, Lies; Amallia, Neysa; Kusumastuti, Henni; Ardiyanto, Seger
Jurnal STIA Bengkulu Vol 11 No 2 (2025): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v11i2.248

Abstract

Program pengembangan keterampilan bagi anak putus sekolah oleh Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dilakukan untuk mengatasi masalah anak putus sekolah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan anak putus sekolah. Dalam implementasinya, berbagai keterampilan yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan anak putus sekolah dan lapangan kerja antara lain tata boga, bakery, menjahit, otomotif dan barista. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yag menjadi tantangan dalam pelaksanaannya yaitu keterbatasan sumber daya manusia atau instruktur yang professional dan ahli dalam bidangnya, sarana dan prasarana pelatihan yang kurang memadai, dan kurangnya dana untuk kesinambungan program. Hasil penelitian menunjukan implementasi program pengembangan keterampilan bagi anak putus sekolah di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung telah berjalan dengan baik dengan menerapkan beberapa strategi yaitu berkoordinasi dengan lembaga terkait, memberikan sosialisasi terhadap masyarakat serta menjalin kemitraan dengan lembaga pelatihan dan dunia kerja. Agar program tersebut terlaksana dengan optimal, Dinas sosial Kota Bandar Lampung perlu memperluas sosialisasi program pengembangan keterampilan melalui berbagai media sosial, website maupun aplikasi digital agar informasi dapat menjangkau lebih banyak anak putus sekolah, meningkatkan ketersediaan kapasitas sumber daya manusia, fasilitas sarana prasarana pelatihan, serta melakukan kolaborasi dengan pihak swasta, CSR perusahaan dan lembaga non-pemerintah untuk mendapatkan dukungan dana tambahan sehingga program pengembangan keterampilan dapat berjalan secara konsisten dan berkesinambungan dan adapt memberikan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan anak putus sekolah.
Partisipasi Masyarakat Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Pekon Sidorejo Kabupaten Tanggamus Kumara Dewi, Lies Kumara Dewi; Amallia, Neysa; Kusumastuti, Henni; Sasora, Fajar
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v4i2.247

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik di Pekon Sidorejo, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Latar belakang pengabdian masyarakat ini didasarkan pada keterlibatan masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Pelaksanaan yang digunakan yaitu melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi.Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan semakin meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik dengan dibentuknya wadah formal seperti musyawarah pekon dan Lembaga Himpun Pekon (LHP). Aktivitas pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran warga serta membuka ruang dialog antara masyarakat dan aparatur pekon. Keberhasilan pengabdian didukung oleh kekuatan internal seperti komitmen pelaksana dan dukungan tokoh lokal, serta kesempatan eksternal berupa regulasi nasional dan keterbukaan informasi. Namun demikian, masih terdapat kelemahan internal seperti keterbatasan sumber daya dan hambatan eksternal berupa rendahnya literasi masyarakat dan budaya sungkan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat dan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengawasan pelayanan publik yang lebih partisipatif dan efektif.
Analisis Gaya Kepemimpinan Perempuan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pada Sekolah SMP Kristen 1 Kota Metro Cahyadi, Fradia Rostiana; Kusumastuti, Henni; Amallia, Neysa
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 11 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i11.1309

Abstract

Peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam menciptakan manajemen sekolah yang efektif dan efisien, khususnya dalam konteks kepemimpinan perempuan yang kerap menghadapi tantangan ganda dalam peran sosial dan profesionalnya. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan kepala sekolah perempuan dalam pengelolaan sumber daya manusia di SMP Kristen 1 Kota Metro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan kepala sekolah menggunakan pendekatan yang membuat para staf baik yang lebih senior maupun junior merasa dihargai dan nyaman bekerja. Dalam menjalankan tugasnya kepala sekolah tidak hanya memberi instruksi, tetapi juga terlibat langsung dalam pelaksanaan tugas bersama staf. SMP Kristen 1 Kota Metro sedang berupaya untuk beralih ke sistem digital. Kesiapan individu dalam hal pembelajaran dan adaptasi teknologi terus didorong kepala sekolah. Penempatan sumber daya manusia sebagai pengelola perpustakaan akan dilakukan oleh pustakawan professional bukan sekadar guru merangkap. Dapat disimpulkan gaya kepemimpinan perempuan yang diterapkan Kepala Sekolah SMP Kristen 1 Kota Metro dikategorikan sebagai kepemimpinan androgini yang memadukan karakteristik maskulin dan feminin, serta mengintegrasikan pendekatan transformasional dan transaksional. Pengelolaan sumber daya manusia di SMP Kristen 1 Kota Metro belum seluruhnya tercapai secara efektif, dan sitem administrasi yang berbasis digital masih dalam tahap pengembangan.
PELATIHAN KOMUNIKASI DIGITAL ETIS BAGI APARAT DESA DI KELURAHAN KORPRI JAYA DALAM PENANGANAN KONFLIK INFORMASI DI RUANG PUBLIK Lies Kumara Dewi; Poppy Suryanti; Henny Dewi Laras Ati; Neysa Amallia
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.602

Abstract

The rapid development of information technology has transformed patterns of social communication and governance, including at the village administration level. This shift has created new challenges, such as the spread of unethical information that may trigger social conflict, as well as limited digital communication skills among local government staff. In response to these issues, ethical digital communication training was conducted for the staff of Korpri Jaya Subdistrict, Bandar Lampung City. The training aimed to enhance their competence in managing public communication based on digital ethics and to raise awareness of the importance of using polite, informative, and inclusive language in online spaces. The training applied a participatory approach through outreach activities, interactive discussions, and practical simulations of digital communication. Participants were involved in analyzing real cases related to the spread of sensitive information and were trained to develop strategies for handling conflicts arising from digital issues. As a result, the staff showed significant improvement in their ability to use digital media wisely and responsibly, in accordance with principles of truthfulness, fairness, and proper conduct. Internal coordination within the subdistrict office also improved, particularly in managing official information channels. The social impact included enhanced harmony between staff and the community, along with the growth of a more open, transparent, and inclusive communication culture. The training not only strengthened individual capacities but also helped build public trust in more accountable and transparent local governance. This training model has the potential to be replicated in other regions with adjustments to local contexts as a strategic effort to build ethical, communicative, and adaptive governance in the digital era.
IMPLEMENTASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BANDAR LAMPUNG Lies Kumara Dewi; Neysa Amallia; Henni Kusumastuti; Anida Nabila Fasya
Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2026): SIMBOL : Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan
Publisher : LPPM STISIP IMAM BONJOL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55850/simbol.v5i1.344

Abstract

By using the descriptive method stages and using a qualitative approach, it is hoped that the dissemination of information about the IKD application will be conveyed comprehensively. The results of the study show that the implementation of the IKD application carried out by the Population and Civil Registration Office of Bandar Lampung City to make it easier for the public to process population data documents and implement online-based services has almost reached 15% of the target that should be achieved, namely 30%, this indicates that almost half of Bandar Lampung city residents have become active users of the IKD application. By using the IKD application, the community feels the benefits including the ease of making changes to population data, more efficiency and saving time because they do not need to queue for a long time. The implementation of the IKD application still faces technical and non-technical obstacles, including internet connectivity issues for IKD users, such as those whose smart devices cannot yet download the application, inadequate internet networks, and uneven public awareness campaigns, as well as some residents' lack of familiarity with how to use the application.
Rekonstruksi Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Kapasitas Lulusan Universitas Swasta dalam Mendukung Pembangunan Inklusif: Studi Kasus di Provinsi Lampung Zesty Miranda; Asmaria Asmaria; Neysa Amallia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1149-1160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan universitas swasta serta mengkaji penguatan kapasitas lulusan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan inklusif di Provinsi Lampung. Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu strategi pembangunan yang menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan sosial. Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung kebijakan tersebut melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada universitas swasta di Provinsi Lampung serta masyarakat sekitar kampus yang menjadi objek kegiatan pemberdayaan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang berkaitan dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis, sementara keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa universitas swasta memiliki kontribusi penting dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan pelatihan, pengembangan kewirausahaan, serta pendampingan sosial yang melibatkan lulusan perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial. Program pemberdayaan tersebut memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, penguatan literasi sosial, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan lokal. Penelitian ini juga merekomendasikan rekonstruksi kebijakan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan peran pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam kerangka pembangunan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutanainable development framework.