Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN PENDAMPING PERSALINAN DENGAN LAMA PERSALINAN DI PMB NGUDI SARAS, NGRINGO, JATEN, KARANGANYAR Putri, N. Kadek Sri Eka; Anggraini, Yeni
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v8i1.984

Abstract

Persalinan dan kelahiran merupakan hal fisiologi yang akan di alami oleh hampir seluruh wanita. Akan tetapi, walaupun persalinan merupakan hal yang fisiologis, mortalitas dan morbiditas pada wanita bersalin merupakan masalah besardi negara berkembang (Hernawati, 2018). Masa persalinan merupakan periode kritis bagi seorang calon ibu. Masalah komplikasi dan adanya faktor penyulit, menjadi faktor risiko terjadinya kematian ibu (Soviyati, 2016). Kehadiran suami dan kerabat dekat akan membawa ketenangan dan menjauhkan stress, serta akan membawa pengaruh positif secara psikologis. Seorang pendamping bisa mempengaruhi psikis sang ibu dan membawa pengaruh positif secara fisik, sehingga ketika tiba saatnya melahirkan, seorang ibu tidak terlalu merasakan sakit secara fisik. Seorang pendamping juga dapat mengurangi stress dan kecemasan yang dapat mempersulit proses persalinan dan kelahiran. (Wijayanti, 2019). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan penddamping persalinan dengan lama persalinan di PMB Ngudi Saras, Ngringo, Jaten, Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan retrospektif. Lokasi penelitian dilaksanakan di PMB Ngudi Saras, Ngringo, Jaten, Karanganyar, dilaksanakan pada bulan Agustus s/d Oktober 2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 72 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan data sekunder buku register dan partograf. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pendamping persalinan dengan lama waktu persalinan sebesar 6,824 > 3.841 dengan nilai p 0,009. Kata kunci: Hubungan, Pendamping, Lama persalinan
HUBUNGAN SUMBER INFORMASI DAN AKSESBILITAS TERHADAP PERILAKU KESEHATAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA IBU NIFAS DI DUSUN BANGSRI KARANGANYAR Anggraini, Yeni; Utami, Uji
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v8i1.1010

Abstract

Perilaku pemeliharaan kesehatan merupakan tindakan seseorang dengan tujuan melakukan pemeliharaan dan menjaga kesehatan agar tidak sakit dan menjadi usaha penyembuhan jika mengalami sakit. Dalam panduan pelayanan pasca persalinan menyebutkan sebagian persalinan dan masa nifas yang normal diperkirakan 15-20 % mengalami gangguan atau komplikasi. Gangguan atau kompilkasi tersebut biasanya tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Dalam hal Asuhan ibu baik saat hamil, bersalin,dan masa nifas masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari perilaku dan kebiasaan berdasarkan adat istiadat atau budaya yang dipercaya memberikan manfaat dan dampak positif. Tidak semua masyarakat mengetahui dampak dari praktik suatu budaya tersebut terutama dalam segi kesehatan. Masih ada ibu nifas yang tidak melakukan perawatan kontrol ke bidan atau tenaga kesehatan karena menganggap masa nifas sebagai hal biasa terutama pada ibu yang berusia lebih dari 35 tahun dan sudah memiliki banyak anak. Maka dari itu penting bagi tenaga kesehatan perlu melakukan mempromosikan kesehatan dan membuat masyarakat mengerti tentang proses pemulihan masa nifas dan memahami perilaku kesehatan dengan keyakinan atau budaya yang dianut . Sehingga masyarakat atau ibu nifas dapat memilih budaya yang bisa dilakukan, dan budaya yang tidak perlu dilakukan karena dapat menimbulkan masalah atau berdampak negatif untuk kesehatan dan kenyamanan pelakunya. Tenaga kesehatan, ibu hamil, keluarga dan masyarakat perlu mengetahui dan mengenali tanda bahaya untuk menghindari masalah tersebut. Adapun tanda bahaya pada masa nifas seperti mengalami perdarahan dalam 42 hari setelah melahirkan yang berlangsung secara terus menerus yang disertai bau tak sedap dan demam hal ini menunjukkan adanya infeksi, bengkak di wajah, tangan dan kaki, atau sakit kepala dan kejangkejang, payudara bengkak, merah disertai rasa sakit dan juga gangguan psikologis pada masa pasca persalinanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Sumber Informasi Dan Aksesbilitas Terhadap Perilaku Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal Pada Masa Nifas Di Dusun Bangsri Karanganyar. Desain penelitian pada penelitian ini adalah analitik korelasi dengan rancangan cross sectional Analisa data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan uji Pearson’s CorrelationDari hasil analisis didapatkan data sebagian besar responden memiliki keterjangkauan aksesibilitas yakni 33 responden (62,3%) dan 40 responden (75,5%) patuh melakukan perilaku kesehatan ibu nifas berbasis kearifan lokal. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh p-value 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara aksesibilitas dengan melakukan perilaku kesehatan ibu nifas berbasis kearifan lokal.. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara sumber informasi, aksesbilitas terhadap perilaku kesehatan ibu nifas berbasis kearifan local di dusun Bangsri Karanganyar.
ANALISIS BIBLIOMETRIK PENELITIAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: TREN, TOPIK, DAN KOLABORASI GLOBAL DALAM DUA DEKADE TERAKHIR Anggraini, Yeni; Utami, Uji
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescent reproductive health is a strategic issue in global health development, as reproductive problems during adolescence significantly impact quality of life, education, and future productivity. Bibliometric analysis is essential to map research trends and identify the dominant topics in the global scientific literature. This study aims to analyze publication trends, author collaboration networks, and dominant keywords in adolescent reproductive health research using a bibliometric approach. A comprehensive search was conducted in the Scopus database using the keyword “adolescent reproductive health” for publications from 2000 to 2024. Data were analyzed using VOSviewer software to generate visual maps of collaboration and keyword co-occurrence. A total of 1,284 articles were identified. There has been a significant increase in publications since 2015. Major contributing countries include the United States, India, and Indonesia. Dominant keywords include "contraception", "sexual education", and "pregnancy prevention". There is a growing global interest in adolescent reproductive health, but geographic disparities in research collaboration remain. These findings provide valuable insights for policymakers and researchers in developing future intervention strategies and research priorities.
HOW COUNSELING CAN INCREASE AWARENESS AND PERCEPTION OF VULNERABILITY TO EARLY DETECTION OF BREAST CANCER Wulandari, Siswi; Viridula, Erike Yunicha; Novita, Kurnia; Anggraini, Yeni
Indonesian Journal of Health Science Vol 8 No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v8i1.6629

Abstract

SADARI (Breast Self-Examination) is one of the early detection of breast cancer and a role in the discovery of early-stage breast cancer. Awareness about SADARI is an educational activity with the spread of messages to improve the implementation of SADARI and the perceived susceptibility of adolescents in the early detection of breast cancer. This research aims to determine the influence of counseling about awareness (breast self-examination) on implementing SADARI and perceived susceptibility to early detection of breast cancer in the Muhammadiyah Senior High School City of Kediri in 2022. Pre-experiment research with one group pre-test and post-test design. Population all student XI Muhammadiyah Senior High School with a sample size of 37 with a total sampling technique. The instrument is a questionnaire and statistics test by the Wilcoxon test. The results can be interpreted that before counseling on BSE, almost all respondents had less than 33 respondents (89.2%). After counseling, some respondents had the implementation of BSE in the medium category, namely 18 respondents (48.6%). Before counseling on BSE, almost all respondents had low perceived susceptibility, 25 respondents (67.5%). After counseling, most respondents had perceived susceptibility in the high category, namely 24 respondents (64.9%). The results by Wilcoxon test obtained ρ value = 0.000 < α = 0.05, which means there is an extension of awareness about SADARI on the implementation of SADARI and perceived susceptibility early detection of breast cancer. It is hoped that the youth will perform SADARI regularly and independently to detect early breast cancer
Wujudkan Generasi Milenial Bebas Stunting dengan Deteksi dan Intervensi Dini Status Gizi Remaja Wigunantiningsih, Ana; Anggraini, Yeni; Sari, Reni Puspita Sari
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Desember
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/dharma.v3i1.29

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers due to chronic malnutrition in the First 1000 Days of Life (HPK). This is partly due to the health quality of children and adolescent girls who do not get a balanced nutritional intake, in this case are adolescent girls who have anemia due to iron deficiency. Recently many foods are high in sugar and fat, but low in fiber and this is liked by children and adolescent girls, even though these foods can cause obesity and increase the risk of Non-Communicable Diseases (NCDs). The quality of adolescent girls health is the key in preventing stunting. Stunting is a problem that cannot be solved in one way, but must be solved at all levels, especially by improving the quality of adolescent girls who will give birth to the next generation. This community service aims to increase the knowledge of adolescent girls about nutrition fulfillment and indicators of nutritional status assessment by calculating BMI (Body Mass Index). The method used in this activity begins with the provision of material and discussion, ending with an oral evaluation. After that, the nutritional status of adolescent girls was categorized based on the calculation of BMI. The results of the activity showed that adolescent girls with normal nutritional status were 67.6%, underweight 20.6%, overweight 8.8% and obese 3%. Keywords: Youth, Stunting, Nutritional Status
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR GALI DAN PENGOLAHANNYA DENGAN METODE PENYARINGAN SEDERHANA DI BENGKONG ABADI BARU Gemala, Mega; Anggraini, Yeni
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i01.5

Abstract

Sumur gali merupakan salah satu sumber penyediaan air bersih bagi masyarakat di pedesaan, maupun perkotaan yang berasal dari lapisan tanah yang relatif dekat dengan permukaan tanah, sehingga mudah terkontaminasi melalui rembesan yang berasal dari kotoran manusia, hewan, maupun limbah domestik rumah tangga. Dilihat secara visual kondisi air sumur gali di Bengkong Abadi Baru RT 05 RW 14 belum memenuhi syarat kualitas air yang baik, maka diperlukan suatu pengolahan (treatment) dalam mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu caranya adalah menggunakan metode penyaringan sederhana. Metode ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh kualitas air dari segi fisika, kimia dan bilogi sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.32 Tahun 2017. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen atau percobaan (experiment research). Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest (pretest-posttest design. Dari hasil penelitian pada kualitas air sebelum pengolahan, terdapat beberapa parameter tidak memenuhi syarat dan setelah dilakukan pengolahan dengan penyaringan Model 1, 2 dan 3 didapat hasil pengolahan yang paling efektif dalam memperbaiki kualitas air sumur gali adalah penyaringan sederhana Model 1 (ijuk, pasir, arang aktif, kulit durian dan kerikil) dan metode penyaringan sederhana ini tidak efektif dalam menurunkan angka Coliform.