Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sistem P-MAN dalam Pengelolaan PBB-P2 pada UPT Pajak Daerah Kelas A Ciawi Kabupaten Bogor Warizal; Susy Hambani; Zahra Amalia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21307

Abstract

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan komponen penting dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pengelolaannya terus ditingkatkan melalui digitalisasi layanan. Salah satu inovasi yang diterapkan oleh UPT Pajak Daerah Kelas A Ciawi Kabupaten Bogor adalah Sistem P-MAN (Pelaporan Mandiri), yakni sistem pelaporan dan pencatatan penerimaan pajak secara elektronik berbasis sistem informasi akuntansi. Meskipun sistem ini telah berjalan, masih diperlukan kajian lebih lanjut terkait efektivitas pelaksanaannya, jenis dokumen yang digunakan, serta hambatan yang dihadapi dalam proses pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan sistem P-MAN dalam pengelolaan PBB-P2, mengidentifikasi dokumen yang digunakan, dan menganalisis kendala yang muncul di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P-MAN mampu meningkatkan efisiensi pencatatan dan pemantauan pembayaran pajak. Namun, masih ditemukan berbagai kendala, seperti terbatasnya pemahaman wajib pajak terhadap prosedur pelaporan, dominasi administrasi manual, kendala teknis dalam verifikasi lapangan akibat keterbatasan jaringan internet, serta belum terintegrasinya sistem pelaporan dengan distribusi SPPT yang menyebabkan duplikasi kerja. Dengan demikian, meskipun P-MAN memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi digital pajak daerah, optimalisasi sistem, peningkatan sosialisasi, serta penguatan infrastruktur dan SDM tetap diperlukan.
HABIT BELANJA MASYARAKAT DI ERA SOCIETY 5.0: Studi Masyarakat Sekitar Ponpes Sunan Drajat Anas Alhifni; Warizal; Musbihin; Biyati Ahwarumi
Veteran Economics, Management, & Accounting Review Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59664/vemar.v2i1.6782

Abstract

The purpose of this study was to determine the consumption behavior of the people around the Islamic boarding school Sunan Drajat Paciran Lamongan. People's spending habits in meeting daily basic needs or for self-existence have a unique pattern. The pattern of people's social behavior that is increasingly advanced and is now entering the era of society 5.0 has also penetrated the social behavior of people in the region. The research method uses descriptive quantitative research with the data analysis technique used is multiple regression analysis. The results showed that people's shopping habits in the social era by looking at cheap, quality, brand, and location variables had a joint effect on Consumer Buying Interest. As for partially, cheap and quality variables have a significant effect on buying interest. While the brand and location variables have no effect on buying interest. Keywords: Habit, Consumption behavior, Society era 5.0   Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebiasaan perilaku konsumsi masyarakat sekitar ponpes sunan drajat paciran lamongan. Habit belanja masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari atau demi eksistensi diri memiliki pola yang unik. Pola perilaku sosial masyarakat yang semakin maju dan kini memasuki era society 5.0 juga telah merambah pada perilaku sosial masyarakat di daerah. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habit belanja masyarakat di era sosicety dengan melihat variabel murah, kualitas, merk, dan lokasi berpengaruh secara bersama-sama terhadap Minat Beli Konsumen. Adapun secara parsial, variabel murah dan kualitas berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Sedangkan variabel merk dan lokasi tidak berpengaruh terhadap minat beli. Kata Kunci: Habit, Perilaku konsumsi, era Society 5.0