p-Index From 2021 - 2026
5.012
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PRODUKSI MAKANAN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Masruroh, Nikmatul; Mashudi, Mashudi; Mareta, Fika Furi; Hidayat, Nurul
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2433

Abstract

Isu terkait lingkungan hari ini bukan hanya berhubungan dengan kebersihan, namun juga berhubungan dengan kesehatan dan pembangunan berkelanjutan. Potensi lahan yang masih luas, bisa dimanfaatkan untuk ditanami dengan sayuran yang bisa diolah menjadi makanan yang ramah lingkungan. Maka, pengabdian ini memiliki tujuan, pertama, memberikan edukasi tentang pemanfaatan lahan yang ada di sekitar rumah, kedua, memberikan pelatihan tentang pembuatan makanan yang ramah lingkungan dan bisa menjadi salah satu produk yang bisa memberikan tambahan pendapatan. Pengabdian ini dilaksanakan di Kampung SDGs di Kabupaten Jember dengan metode ABCD, artinya metode ini mengeksplorasi berbagai aset yang dimiliki oleh Kampung SDGs, mulai aset SDM, SDA, infrastruktur, kelembagaan dan finansial. Berdasarkan kelima aset tersebut menjadi dasar dalam melakukan pendampingan di masyarakat. Hasil dari pengabdian ini yaitu adanya perubahan dalam pengelolaan lahan kosong yang dimiliki, awalnya lahan dibiarkan kosong, setelah adanya edukasi lahan ditanami berbagai tanaman sayur yang bisa dimanfaatkan seperti bayam, sawi, kelor serta beberapa jenis tanaman lain seperti bunga telang. Selain itu, masyarakat memiliki keterampilan membuat makanan yang ramah lingkungan serta mendapatkan tambahan pendapatan dari hasil menjual makanan tersebut. Kesimpulan dari pengabdian ini, yaitu pertama; pemanfaatan lahan menjadi maksimal dan bisa menjadi modal dalam pengembangan pembangunan berkelanjutan, kedua, masyarakat bisa memiliki keterampilan dalam memproduksi makanan yang sehat, ramah lingkungan dan menghasilkan pendapatan.
Manajemen Zakat di BAZ Kabupaten Lumajang: Zakat Management at BAZ Lumajang Regency Masruroh, Nikmatul
Fenomena Vol 12 No 1 (2013): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v12i1.535

Abstract

The efforts of BAZ and LAZ to encourage zakat payers to disburse their funds require creativity and innovation in management policies, especially to become policies considered as best practices. Therefore, policies deemed as best practices need to be taken, analyzed, and evaluated to serve as benchmarking. Currently, searching for best practices policies of an institution is a necessity, including in zakat management. BAZ Lumajang Regency has shown the highest fund graph in East Java for several years, even though this region does not have a constitutional instrument in the form of a Zakat Regional Regulation. Moreover, Lumajang's demography is not unique in terms of Islamic atmosphere compared to other regions in East Java. From this illustration, it can be concluded that there are best practices policies at BAZ Lumajang Regency, so that zakat management benchmarking from BAZ Lumajang Regency can be expected. Upaya BAZ dan LAZ dalam mendorong wajib zakat untuk menyalurkan dananya membutuhkan kreativitas dan inovasi dalam kebijakan manajemen, terutama untuk menjadi kebijakan yang dianggap sebagai best practices. Oleh karena itu, kebijakan yang dinilai sebagai best practices perlu diambil, dianalisis, dan dievaluasi untuk dijadikan benchmarking. Saat ini, pencarian kebijakan best practices suatu institusi menjadi suatu keharusan, termasuk dalam pengelolaan zakat. BAZ Kabupaten Lumajang telah menunjukkan grafik dana tertinggi di Jawa Timur selama beberapa tahun, meskipun daerah ini tidak memiliki instrumen konstitusi berupa PERDA Zakat. Selain itu, demografi Lumajang tidak unik dalam hal atmosfer keislaman dibandingkan daerah lain di Jawa Timur. Dari gambaran ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat kebijakan best practices di BAZ Kabupaten Lumajang, sehingga dapat diharapkan adanya benchmarking manajemen zakat dari BAZ Kabupaten Lumajang.
Consumption Behavior of Santri In The Perspective of Islamic Economics Azhari, Mohammad Hasan; Masruroh, Nikmatul; Afif, Ahmad
The Es Economics and Entrepreneurship Vol. 4 No. 01 (2025): The Es Economics And Entrepreneurship (ESEE)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esee.v4i01.688

Abstract

This study investigates the consumption behavior of santri (Islamic boarding school students) within the framework of Islamic economics at Miftahul Ulum Islamic Boarding School in Banyuputih Kidul, Lumajang. It aims to examine how students adopt the principles of halal (permissible), thayyib (wholesome), and moderation in their daily consumption practices. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observation, and documentation from selected students and school staff. The study reveals that most students display a basic awareness of Islamic consumption ethics, shaped by religious education and pesantren discipline. Nevertheless, their behavior is often challenged by modern consumption trends, peer influence, and financial constraints. The presence of a sharia-compliant cooperative within the pesantren supports efforts to align practice with Islamic economic values. The study concludes that while the foundation for ethical consumption is present, consistent reinforcement and practical support are necessary to bridge the gap between knowledge and behavior. These findings have implications for the integration of value-based consumption education in Islamic educational institutions.
Urgensitas sistem informasi manajemen BAZNAS (SIMBA) untuk efektifitas kerja karyawan Masruroh, Nikmatul; Muis, Abdul; Isnaeni, Firda Nur; Putra, Kelvin
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.21047

Abstract

Pada era transformasi digital pelayanan dituntut serba cepat dan bisa mencakup semua pihak. Maka tujuan dari pengabdian ini yaitu melakukan literasi tentang penerapan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) untuk mewujudkan efektifitas kerja bagi para karyawan khususnya di BAZNAS Kabupaten Jember. Dalam mencapai tujuan tersebut, pengabdian ini menggunakan model pengabdian kolaboratif antara dua lembaga yaitu lembaga Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Islam (FEBI) UIN KHAS Jember dengan BAZNAS Kabupaten Jember. Metode yang digunakan yaitu Service Learning. Urgensitas literasi diberikan pada para karyawan BAZNAS agar ketika melakukan pelayanan bisa efektif. Selain itu kepada masyarakat yang menjadi muzakki agar memahami tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat. Pengabdian ini selain bentuk sosialisasi juga berbentuk pelatihan pada SIMBA sebagai bentuk aplikasi yang bisa mempermudah serta perwujudan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat di BAZNAS. Hasil pengabdian ini diharapkan bisa memberikan wawasan akan pentingnya pelayanan dalam rangka efektivitas kerja karyawan serta kepuasan muzakki dan mustahik.
Halal Lifestyle as A New Lifestyle in Modern Era: Demand Function Theory of Marshall and Ibn Taimiyah Masruroh, Nikmatul; Raziqi, Ahmad; Hariyanto, Al Furqon Dono
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2021.12.2.6838

Abstract

The Muslim community has grown to be the world’s largest population. Muslims have become a priority for business people and manufacturers who understand Muslim life patterns. Nowadays, manufacturers do not hesitate to use the halal label to reap huge revenues from Muslims. According to the GIE-report for 2019 to 2020, Muslim expenditure on the purchase of goods and services in six industries of food, finance, medicine, cosmetics, fashion, and travel and tourism has reached 2.2 trillion with 5.2% YoY growth from 1.8 billion Muslims worldwide. This draws a rosy picture of the development of the halal industry that Muslims have turned into a potential market. Products adhering to Islamic law are what manufacturers must consider having their goods sold well. The sharia trend has become a new lifestyle, particularly for millennials. The rise of Islamophobia is one of the reasons for the ascending trend of sharia-compliant lifestyles in the modern age. This paper highlights the sharia modes of consumption practiced by Muslims by employing literature review as a research methodology. Referring to the Marshallian demand function, the higher the demand, the higher the satisfaction, yet, even if it is labeled halal, the additional satisfaction decreases. This is in stark contrast to Ibn Taymiyah asserting that market demand depends on shifting preferences. Muslims are increasingly focused on the halal lifestyle due to ever-changing tastes based on economic reasoning.
Sosialisasi Aplikasi Sistem AK-1 Untuk Perluasan Kesempatan Kerja Dalam Perspektif Hifdz al Mal Masruroh, Nikmatul; Saelasari, Eqgy Yulia; Bella, Salma Salsa; Melani, Vicha Anastasya
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i1.135

Abstract

Pengabdian ini merupakan pengabdian kolaboratif antara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember dengan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dalam hal memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Pengabdian ini bertujuan; memberikan sosialisasi aplikasi AK-1 yang menjadi inovasi untuk memberikan informasi dan perluasan kesempatan kerja; memberikan analisis hasil sosialisasi dengan perspektif hifdz al mal. Pengabdian ini dilaksanakan dengan cara kolaboratif dan bermitra. Metode menggunakan kolaborasi Perguruan Tinggi bersama industri atau lembaga pemerintah. Tahapan yang dilalui mulai dari pembuatan MoU, FGD program, perencanaan pelaksanaan, penetapan audience, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam hal ini, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember bermitra dengan Dinas Tenaga Kerja. Dalam kemitraan ini, diawali dengan berdiskusi tentang masalah yang terjadi di Dinas Tenaga Kerja, sehingga memutuskan membuat program sosialisasi aplikasi AK-1 yang sudah dimiliki oleh Dinas Tenaga Kerja. Hasilnya; pertama; masyarakat mengetahui, memahami dan bisa menggunakan aplikasi secara mandiri, sehingga tidak kebingungan dalam mencari syarat untuk bekerja. Pengetahuan dan pemahaman masyarakat bisa dilihat dari jumlah penggunaan aplikasi yang terus meningkat, selain itu juga hasil pantauan melalui tracking aplikasi. Kedua; melalui kemudahan dalam memperoleh syarat kerja tersebut, secara analisis hifdz al mal telah memenuhi tujuan dari syariat. Secara syar’i, setiap muslim wajib bekerja sehingga keberadaan aplikasi AK-1 sangat penting dalam pemenuhan hifdz al mal.
Green House and Ḥalāl Budget Allocation for Sustainable Household Finance Realization Masruroh, Nikmatul; Fadli, Ahmad; Shahrin, Attori Alfi; Fawaid, Yazidul
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 13 No. 2 (2023): October
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2023.13.2.100-118

Abstract

This study explores the formulation of sustainable household financial management through the integration of Green House practices and ḥalāl budget allocation, grounded in Ibn Khaldūn’s social change theory. Employing a qualitative library research method supported by secondary data from national statistics and field observations in Indonesian villages, the study finds that conventional household consumption patterns—driven by overconsumption and digital spending habits—have contributed to both environmental degradation and financial instability. The proposed model promotes financial planning that balances consumption, saving, investment, and charitable giving (zakāh, infāq, ṣadaqah), while integrating eco-conscious practices such as waste banks, Sustainable Food House Areas (KRPL), and Climate Resilient Integrated Service Posts (Postaklim). This research contributes to global Islamic finance and sustainability literature by introducing a maqāṣid al-sharī‘ah-aligned household finance framework that operationalizes ethical budgeting and environmental stewardship. It offers a novel interdisciplinary perspective by combining green economy principles with Islamic economic ethics to promote long-term household financial resilience. The model may serve as a benchmark for international studies aiming to develop culturally contextualized frameworks for sustainable finance at the microeconomic level. Future research could apply this model across diverse socio-economic and cultural settings or test its impact quantitatively on household welfare and environmental outcomes.
The Relationship Of Religiosity, Producer's Knowledge, and Understanding Of Halal Products to Halal Certification Masruroh, Nikmatul; Mahendra, M. Khoirunnas Esa
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol. 6 No. 2 (2022): July - December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v6i2.5179

Abstract

Halal is present as a form of demand from consumers for the safety and health of the products consumed. Producers must capture the trend of this consumer behavior model as a business opportunity. So, all producers through the Law on Halal Product Guarantee No.33 of 2014, whether they understand it or not. From this, it is necessary to analyze the relationship between producer religiosity as a basis for making decisions on halal certification and the producer's knowledge and understanding regarding halal products. This study also aims to explore the relationship between religiosity, producer knowledge and understanding of halal products on certification decisions. This study uses a quantitative approach with a descriptive type. The results of this study state that if the variables of religiosity, producer knowledge and understanding of halal products are tested partially, they have no relationship with halal certification decisions by producers, but once these three variables are tested simultaneously have an impact on halal certification decisions by producers. It means that producers deciding on halal certification are not impacted by the level of religiosity, producer knowledge and understanding of halal products they have.
Measuring the Poverty of Productive Zakat Mustahik using the CIBEST Model Yusril Firmansyah; Hari Sukarno; Masruroh, Nikmatul
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol. 8 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v8i2.8194

Abstract

Abstract The productive Zakat is expected to contribute to alleviating poverty. The productive zakat model is a sustainable charity model and is not consumptive, so it can be expected to contribute to poverty alleviation. So, this research has some purposes thethe first is to explore the formula about the problem of productive zakat management carried out by BAZNAS; secondly, to analyze the impact of productive zakat on poverty alleviaton; and thirdly, to measure the poverty of mustahik productive zakat using the CIBEST model. The problem is solved using a mixed-method approach, namely qualitative with case study type and quantitative methods with descriptive statistics type. In this study, using qualitative research methods were used first, then continued using quantitative. This research took place in Probolinggo. Regency. The results of this study, first, the management of productive zakat by BAZNAS Probolinggo Regency uses the GAG ​​principle and uses the POAC management system. Second, productive zakat management has not had an impact on material poverty alleviation. Third, the poverty position of mustahik productive zakat using the CIBEST model, which is in quadrant II, it means that Mustahik has spiritual wealth and is materially poor.   Zakat produktif diharapkan bisa berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan. Model zakat produktif merupakan model charity yang berkelanjutan dan tidak bersifat konsumtif, sehingga bisa diharapkan bisa memberikan kontribusi pada pengentasan kemiskinan. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan pertama mengeksplorasi tentang masalah pengelolaan zakat produktif yang dilaksanakan oleh BAZNAS, kedua, menganalisis dampak zakat produktif dalam pengentasan kemiskinan, ketiga mengukur kemiskinan mustahik zakat produktif dengan menggunakan model CIBEST. Masalah tersebut diselesaikan menggunakan pendekatan mix method, yaitu metode kualitatif dengan jenis studi kasus dan kuantitatif dengan jenis statistik deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan menggunakan kuantitatif. Penelitian ini mengambil objek di Kabupaten Probolinggo. Hasil penelitian ini, pertama pengelolaan zakat produktif oleh BAZNAS Kabupaten Probolinggo menggunakan prinsip GAG dan menggunakan sistem manajemen POAC, kedua pengelolaan zakat produktif belum memiliki dampak bagi pengentasan kemiskinan secara materiil, ketiga posisi kemiskinan mustahik zakat produktif dengan model CIBEST, yaitu pada kuadran II artinya  mustahik memiliki kekayaan secara spiritual dan miskin secara material.  
Pengabdian Kolaboratif dalam Pengelolaan Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Masruroh, Nikmatul; Ferdianto; Nelly Septya Agus Salim; Nafiah Nur Andini
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Maret)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v2i3.372

Abstract

This service is a collaboration between students and lecturers of UIN KHAS Jember and BPKAD in creating an effective asset management model. This service aims to tabulate and reorganize the list of assets owned by the Jember Regency Government and aims to provide education to the public about regional assets.  This is due to the existence of many Jember Government assets, so a systematic asset management process is needed. This service uses a collaborative method of two institutions, namely UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember together with BPKAD to manage assets in the Jember Regency Government. This service produces a systematic asset management model starting from planning, authorization and evaluation processes. as well as public understanding of local government assets.
Co-Authors Abdul Hamid Abdul Muis Ahmad Afif Ahmad Fadli Ainiya, Nur Ali Yusuf Al Qordhowi, Muhammad Andinata, Agil Jauzal Firdaus Anggraini, Deshinta Amelia Anjani, Fiki Anwar, Jufan Afnani Azhari, Mohammad Hasan Babun Suharto Bella, Salma Salsa Cahyani, Dyah Ayu Chotib, Moch. Dono Hariyanto, Al Furqon Dzulkarnaen, Ahmad Fauzan . Fawaid, Yazidul Ferdianto Firmansyah, Yusril Hari Sukarno Hariyanto, Al Furqon Dono Hidayanti, Nur Hidayatullah, M.F. Ibadi, Hosnul Irfan Hamdani, Irfan Islamiyah, Iqlil Sua'ibatul Isnaeni, Firda Nur Is’adi, Munir Jannah Fauzia, Rizka Jannah, Ariniatul Jufan, Jufan Afnan Anwar Kiftiyah, Ridayatul Lathifani, Jasmine Mahendra, M. Khoirunnas Esa Mareta, Fika Furi Mashudi Mashudi Maulana, RB. Ahmad Mauliyah, Nur Ika Mawaridi, Novi Izzah Melani, Vicha Anastasya Nafiah Nur Andini Nelly Septya Agus Salim Nisa, Salsabila Aulia Novitasari, Indri Dwi Putri Nurul Hidayat Putra, Kelvin Qardhawi, Muhammad Ali Yusuf Al Qurrotul Aini Rafidah, Nathania Nur Rafitri, Aqila Abyani Ramadhani, Andika Putra Ramadhani, Kurniawan Raziqi, Ahmad Rifa'i, Achmad Rini, Anggi Amanda Septia Rohmah, Farikhatur Romadhoni, Nur Ismi Sadhie, Muhammad Saelasari, Eqgy Yulia Safitrih, Dina Ayu Saputri, Dela Aulia Ajeng Sari, Rini Fatika Setiawan, Deny Arif Shahrin, Attori Alfi Silaturrohmah, Firda Siti Aminah Suhaemi, Siti Suhud, Moh. Sulthan, Achmad Suprianik, Suprianik Sururroh, Ifana Dwi Ulfah, Mariyah Umamah, Lidhatul Wardhana, Firmansyah Shidiq Widad, Ahmad Syarif Khusnul Yusril Firmansyah Zaini, Umi Kulsum Zakkiyah, Hafidhotuz Zeiniye, Zeiniye