Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUASI DRAINASE EKSISTING DAN PERENCANAAN ULANG DRAINASE TERTUTUP DI BANDAR UDARA SYUKURAN AMINUDDIN AMIR LUWUK Wulansari, Ajeng; Purwayudhaningsari, Ranatika; Permatasari, Nanda
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, yang terletak di Desa Bubung, Kecamatan LuwukSelatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menghadapi masalah drainase terbuka di sisibarat runway. Tanah kapur di sekitar saluran sulit menyerap air saat hujan deras,menyebabkan genangan air yang mengganggu operasional pesawat. Untuk mengatasi hal ini,direncanakan pembangunan saluran drainase tertutup menggunakan U-Ditch. Perencanaandimulai dengan pengumpulan data curah hujan dan perhitungan curah hujan maksimumselama 10 tahun menggunakan metode Log Pearson III. Selanjutnya, dihitung debit limpasanmaksimum dan ukuran saluran tertutup yang diperlukan. Hasil perhitungan menunjukkanintensitas curah hujan maksimum 26,5 mm/jam dan debit rencana 0,9 m³/detik. Saluran betonprecast U-Ditch dengan ukuran 1,2 x 1,2 meter direncanakan untuk menampung debittersebut. Total biaya perencanaan dan pembangunan diperkirakan sebesar Rp 11.892.900.000.
ANALISIS OBSTACLE PADA KAWASAN KESELAMATAN OPERASI PENERBANGAN PASCA PERPANJANGAN LANDAS PACU DI BANDAR UDARA BETOAMBARI BAUBAU Purwayudhaningsari, Ranatika; Suryono, Wiwid; Ibad Al Ghozali, Irsyadul
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama dalam transportasi udara,dengan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) sebagai elemen krusial yang wajib dipantau secara berkelanjutan. Perpanjangan landas pacu di BandarUdara Betoambari Baubau meningkatkan kapasitas operasional, namun berpotensimenimbulkan obstacle baru. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi danmenganalisis potensi obstacle pasca perpanjangan landas pacu, serta mengevaluasikesesuaiannya dengan PR 21 Tahun 2023 dan PM 55 Tahun 2023. Metodepenelitian meliputi survei lapangan menggunakan SNDWAY SW-600a, pemodelan2D dan 3D, serta visualisasi spasial di Google Earth Pro. Data ketinggian objekdibandingkan dengan batas maksimum pada tiap permukaan imajiner KKOP. Hasilmenunjukkan adanya vegetasi dan bangunan yang melebihi batas ketinggian di beberapa zona KKOP, sehingga dapat dikategorikan sebagai obstacle. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi rutin KKOP setiap terjadi perubahan infrastrukturbandar udara. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis bagi pengelola bandarudara dan regulator dalam mitigasi risiko keselamatan penerbangan.
ANALISIS TEBAL PERKERASAN LENTUR METODE ANALISA KOMPONEN AREA SOUTH CHECK ROAD DENGAN MENERAPKAN PROGRAM KENPAVE DI BANDAR UDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN Hartono; Purwayudhaningsari, Ranatika; Ariesta G. W, Putu
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan fasilitas sisi udara di bandara sangat penting untuk memastikanoperasional yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Salah satu fasilitas utama adalahjalan inspeksi yang berperan dalam pengawasan rutin, patroli keamanan, danpenanganan keadaan darurat. Penelitian ini dilakukan sebagai tanggapan terhadapkondisi jalan inspeksi sisi selatan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yangbelum memenuhi standar teknis perkerasan, sehingga dapat menggangguoperasional penerbangan dan menurunkan keselamatan. Penelitian ini bertujuanuntuk merencanakan ketebalan perkerasan lentur jalan inspeksi dengan MetodeAnalisa Komponen tahun 1987, serta melakukan evaluasi menggunakan programKENPAVE. Proses dimulai dengan pengumpulan data lalu lintas kendaraanoperasional, data CBR, dan parameter material. Analisis dilakukan dalam dua tahap,yaitu perhitungan tebal perkerasan dan simulasi kinerja struktur perkerasan. Hasilmenunjukkan bahwa lapisan perkerasan terdiri dari permukaan 5 cm, pondasi atas20 cm, dan pondasi bawah 13,1 cm, mampu menahan beban rencana sebesar4.385.619,98 ESAL. Hasil simulasi KENPAVE menunjukkan regangan 0,000332KPa dan tegangan 0,0000644 KPa, masih dalam batas aman, serta umur layanansesuai rencana operasional.
EVALUASI PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) PADA TAXIWAY NP 7 DAN N7 DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI BALI Winiasri, Linda; Purwayudhaningsari, Ranatika; Nazihah Nugraini, Zalfa
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional IGusti Ngurah Rai Bali menyebabkan terjadinya penumpukan pesawat pada arealandas hubung (taxiway) pada saat akan melakukan take off. Sehingga ditemukankerusakan pada perkerasan lentur berupa penurunan permukaan pada jalur rodapesawat dan tambalan (patching). Kerusakan ini dapat mengganggu kenyamanandan keselamatan operasional penerbangan. Tujuan dari penelitian ini adalahmengevaluasi jenis dan tingkat kerusakan perkerasan untuk menentukan tindakanpemeliharaan yang tepat dengan menggunakan metode Pavement Condition Index(PCI) dan Surface Distress Index (SDI). Hasil evaluasi menggunakan metode PCIdidapatkan bahwa nilai rata – rata PCI adalah 71 dengan kategori sangat baik.Sedangkan evaluasi kerusakan menggunakan metode SDI didapatkan nilai rata –rata sebesar 9 termasuk dalam kategori baik. Sehingga dari perhitungan keduametode tersebut perlu dilakukan perbaikan yang tepat berupa patching dan overlay.
ANALISIS TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) MENGGUNAKAN METODE FAA PADA RENCANA REKONSTRUKSI MAIN APRON DI BANDAR UDARA JUWATA, KALIMANTAN UTARA Purwayudhaningsari, Ranatika; Rozi, Fahrur; Made Hermawan Wedasastra, I
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi main apron di Bandar Udara Juwata, Kalimantan Utara, saat ini mengalami kerusakanberat seperti rutting, retakan, genangan air, dan pelapukan butiran permukaan. Selain itu, nilai PCN(Pavement Classification Number) yang lebih rendah dari ACN (Aircraft Classification Number)pesawat Boeing 737-900ER sebagai pesawat terkritis menunjukkan bahwa struktur perkerasan tidaklagi mampu menahan beban operasional pesawat modern. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksiuntuk menjamin keselamatan penerbangan dan memperpanjang umur pelayanan infrastruktur.Penelitian ini menggunakan metode FAA dengan menggunakan FAA Manual dan softwareFAARFIELD untuk menentukan tebal perkerasan kaku. Evaluasi nilai PCN dilakukan dengansoftware COMFAA agar desain sesuai dengan standar ICAO. Selain itu, perhitungan RABdilakukan dengan mengacu pada HSPK Kota Tarakan tahun 2024, berdasarkan volume pekerjaanyang direncanakan. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh ketebalan total struktur perkerasankaku dengan menggunakan FAA Manual sebesar 60,8 cm danmenggunakan software FAARFIELDsebesar 62,6 cm. Untuk menentukan nilai PCN, digunakan hasil perhitungan tebal perkerasanmenggunakan software FAARFIELD. Kemudian, didapat nilai PCN sebesar 65R/B/X/T. Ketebalanini dinilai cukup untuk menahan beban pesawat B737-900ER. Sementara itu, hasil perhitungan RABmenunjukkan total biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan rekonstruksi apron sebesarRp25.224.540,000,00.
PERENCANAAN DESAIN TEBAL PERKERASAN APRON UNTUK TIPE PESAWAT A320 - 200 DI BANDAR UDARA BETOAMBARI BAUBAU Suyatmo; Purwayudhaningsari, Ranatika; Niradan, Damargalih
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis pesawat terbesar yang akanberoperasi di Bandar Udara Betoambari Baubau dalam 15 tahun ke depan sertamerancang struktur perkerasan apron untuk mendukung kelancaran operasionalpenerbangan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif dan kuantitatif, mengacupada Annex 14 – Aerodrome dan dokumen ICAO 1957, dengan proyeksipergerakan pesawat dan penumpang hingga tahun 2040 menggunakan metoderegresi linier. Perancangan struktur perkerasan dilakukan menggunakan metodemanual FAA, software FAARFIELD, dan COMFAA. Hasil analisis menunjukkanbahwa apron perlu diperluas menjadi 186,4 m × 82,6 m (37.125 m²) untukmenampung dua pesawat Airbus A320-200 dan dua pesawat ATR 72-600. Strukturperkerasan yang dirancang memiliki total ketebalan 38,9 cm dengan nilai CBR 6%dan menghasilkan nilai PCN sebesar 41,2
PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN METODE SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS PADA BANGUNAN ATAS MENARA AIR TRAFFIC CONTROLLER DI BANDAR UDARA ATUNG BUNGSU PAGAR ALAM Purwayudhaningsari, Ranatika; Suryono, Wiwid; Nudzulul Purnama, M.
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Controller di Bandar Udara Atung Bungsu di Kota Pagar Alam masihmenggunakan gedung AirNav satu lantai, sehingga membatasi pandangan personelterhadap area sisi udara, terutama di ujung landas pacu. Selain itu, bandar udara iniberada di wilayah dengan risiko gempa tinggi, sehingga diperlukan perencanaanstruktur bangunan tahan gempa. Proyek ini merancang struktur baja menara AirTraffic Controller (ATC) setinggi 19 meter menggunakan metode Sistem RangkaPemikul Momen Khusus (SRPMK), dengan analisis elemen struktur melaluiperangkat lunak SAP2000 v14 berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, danSNI 1729:2020. Struktur dirancang menggunakan profil baja HB dan WF, sertamencakup perencanaan sambungan seperti HBK, HBB, end plate, dan base plate.Hasil analisis menunjukkan seluruh elemen dan sambungan struktur memenuhistandar kekuatan dan keamanan, sehingga desain dinyatakan aman dan sesuaiketentuan.