Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku Cyberbullying di Sekolah Anugrahwati, Ria; Silitonga, Junita
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.331

Abstract

Latar Belakang: Fenomena cyberbullying dan hubungannya dengan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah merupakan topik yang semakin relevan dalam era digital saat ini dan di luar negeri banyak dijumpai kasus-kasus cyberbullying yang membawa dampak sangat serius bagi korbannya seperti bunuh diri. Tujuan: Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku cyberbullying di sekolah Metode: Jenis penelitian ini adalah survey cross sectional. Populasi adalah murid sekolah dasar yang berjumlah 100 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling yang dianalisa menggunakan uji chi square. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dari penelitian sebelumnya. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 100 responden sebagian besar (55%) berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar (33%) kelas 5, sebagian besar penggunaan media sosial (61%) secara positif. Dan Sebagian besar tidak berperilaku cyberbullying (62%). Kesimpulan: Hasil uji chi-square didapatkan p value = 0,016 yang artinya ada hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku cyberbullying dengan kata lain ada pengaruh dampak negatif terhadap penggunaan teknologi informasi dalam bentuk cyberbullying di lingkungan. Rekomendasi untuk mengurangi perilaku cyberbullying yaitu anak usia sekolah perlu dibatasi penggunaan media sosial, termasuk diperlukan pengawasan oleh orangtua dan guru terhadap penggunaan media sosial di sekolah ataupun di rumah.
Pemberdayaan Ibu Alam Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga di Wilayah Puskesmas Kelurahan Rawa Bunga Jakarta Timur Anugrahwati, Ria; Silitonga, Junita; Laela, Sri; Musripah, Musripah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23412

Abstract

ABSTRAK Pemberdayaan ibu merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, karena ibu memiliki peran sentral dalam aspek pengasuhan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial-ekonomi rumah tangga. Tujuan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini supaya ibu memiliki kemampuan dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari pre test, pemberian materi tentang gaya hidup sehat, deteksi dini kanker serviks, melatih pengecekan gula darah sewaktu dan terapi suportif guna meningkatkan kesehatan mental ibu, serta post test. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 5 November 2025 di Puskesmas Kelurahan Rawa Bunga, Jakarta Timur. Peserta yang terlibat sebanyak 30 ibu usia subur dan 3 Kader Kesehatan. Hasil menunjukkan setelah di lakukan edukasi Kesehatan pada ibu, terlihat peningkatan yang signifikan pada aspek kognitif dan psikomotor ibu. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa peningkatan kapasitas ibu melalui edukasi kesehatan, pelatihan keterampilan pemeriksaan mandiri, dan penguatan dukungan psikologis dapat menjadi strategi efektif dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas. Program pemberdayaan berbasis keluarga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh lembaga kesehatan dan pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Kata Kunci: Pemberdayaan Ibu, Gaya Hidup Sehat, Kualitas Hidup Keluarga, Kesehatan Reproduksi, Terapi Suportif.  ABSTRACT Maternal empowerment is an important strategy in improving the quality of family life, because mothers have a central role in the aspects of caregiving, health, and socio-economic welfare of the household. The purpose of this community service activity is so that mothers have the ability to improve the quality of family life. The method of implementation of this activity starts with a pre-test, providing material on a healthy lifestyle, early detection of cervical cancer, training in checking random blood sugar and supportive therapy to improve maternal mental health, and a post-test. The activity was held on Wednesday, November 5, 2025 at the Rawa Bunga Village Health Center, East Jakarta. Participants involved were 30 women of childbearing age and 3 Health Cadres. The results showed that after the health education for mothers, there was a significant increase in cognitive and psychomotor skills in mothers. The conclusion of this activity is that increasing maternal capacity through health education, self-examination skills training, and strengthening psychological support can be an effective strategy in building healthy, independent, and quality families. Family-based empowerment programs are expected to be implemented sustainably by health institutions and local governments to create a prosperous society. Keywords: Maternal Empowerment, Healthy Lifestyle, Family Quality Of Life, Reproductive Health, Supportive Therapy.