Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Persepsi dan Praktik Hygiene dan Sanitasi dalam Dunia Kerja Hospitality: Implikasi terhadap Kualitas Layanan dan Pendidikan Vokasional Hamsiati, Hamsiati; Apriani, Hilda; Arif, Muh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.108845

Abstract

Kebersihan adalah wajah bisnis yang mencerminkan kewajiban sektor hotel dan restoran dalam menjamin kepuasan pelanggan. Penerapan hygiene dan sanitasi menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan layanan hospitality di sektor hotel dan restoran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana paradigma hygiene dan sanitasi diterapkan secara aktual dalam operasional hotel dan restoran berbintang di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hygiene dan sanitasi telah menjadi bagian dari sistem manajemen, namun masih terdapat tantangan dalam aspek konsistensi pelaksanaan, pengawasan internal, dan kesadaran sumber daya manusia. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan berkelanjutan, penyusunan SOP yang terstandar, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung layanan hospitality yang aman, sehat, dan berdaya saing tinggi.
Tingkat Kompetensi Pramusaji dalam Menyediakan Layanan Makanan dan Minuman pada Arabicana Restoran di Hotel Delta Makassar Arif, Muh; Apriani, Hilda; Hamsiati, Hamsiati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.99942

Abstract

Bisnis dalam industri perhotelan semakin tumbuh pesat sehingga pengelola restoran dihadapkan pada kondisi pramusaji harus dapat menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait kompetensi pramusaji di Arabicana Restaurant dalam menyediakan layanan makanan dan minuman kepada pelanggan. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melibatkan delapan partisipan pramusaji di Arabicana Restaurant. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pramusaji Arabicana Restaurant, Hotel Delta Makassar, belum memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kerja pramusaji yang masih terbatas, serta minimnya pelatihan yang terstruktur dan relevan dengan kebutuhan operasional restoran. Oleh karena itu, pramusaji tidak hanya melayani pelanggan tetapi memberikan nilai lebih bagi pelanggan serta pentingnya penyiapan dan penyerapan tenaga kerja yang handal dilakukan melalui serangkaian pelatihan, kursus, maupun pedoman yang jelas.
The Transformation of Gala and Mawah: Towards the Sharia Gala Bank Microfinance Model in Aceh Hamid, Wardiah; Sumardi, Dedy; Suarsana, I Made; Dachlan, Muhammad; Hamsiati, Hamsiati
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 9 No. 3 (2025): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v9.i3.31899

Abstract

The Acehnese society has long practiced customary economic arrangements such as gala (pawning) and mawah (profit-sharing). However, the traditional gala practices are frequently exploitative and inconsistent with the Sharia principles, as lenders exercise full control over collateralized productive assets. In addition, the potential of mawah as a cooperative economic mechanism has not been fully realized. This qualitative study examines the transformation of these customary practices into sustainable Sharia-based microfinance institutions through a case study of their implementation in Southwest Aceh. Data were collected through observations and in-depth interviews. The findings indicate that KSPPS Baitul Qiradh Gala Muamalah, commonly known as the “Gala Bank,” has initiated a revitalization of local economic wisdom grounded in Sharia principles. A fundamental transformation is evident in the gala practice through the application of a rahn (Sharia pawn) contract, whereby the institution holds only the collateral, while productive assets, such as rice fields, remain under the management of their owners. This arrangement enables farmers to continue agricultural production and generate income. For working capital financing, the institution employs a mudharabah (profit-sharing) contract with a flexible post-harvest repayment system. The “Gala Bank” model has successfully transformed previously harmful practices into equitable, farmer-empowering, and Sharia-compliant transactions. Consequently, this initiative demonstrates how traditional economic practices can be effectively adapted into a modern, sustainable economic framework rooted in local culture, serving as a model for community-based economic development.