Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan kadar glukosa darah dengan risiko komplikasi pada penderita diabetes di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar Ya'la, Nadhratannaim; Sijid, St. Aisyah; Marhani, Marhani
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 5 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v5i1.55338

Abstract

Komplikasi diabetes merujuk pada berbagai penyakit yang muncul dan memengaruhi kesehatan individu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengelolaan yang lebih efektif tentang pentingnya kontrol glukosa darah dalam mencegah komplikasi diabetes. Penelitian ini merupakan penelitian non- eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui rekam medis pasien yang terdiri dari 20 pasien dari berbagai kelompok usia berbeda yang menjalani pemeriksaan glukosa darah puasa (GDP) dan 2 jam postprandial (GDP 2JPP). Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat Thermo Scientific Indiko, dengan prosedur standar laboratorium klinik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kadar GDP dan GDP 2JPP yang melebihi ambang normal (>126 mg/dL dan >200 mg/dL) dominan ditemukan pada kelompok usia >50 tahun, yang mengindikasikan peningkatan risiko komplikasi seperti neuropati, retinopati, dan gangguan jantung. Selain usia, faktor jenis kelamin dan gaya hidup turut memengaruhi variabilitas kadar glukosa. Hal ini menguatkan pentingnya kontrol glikemik melalui pendekatan multidisipliner yang mencakup modifikasi pola hidup, terapi farmakologis, dan pemantauan laboratorium.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Peningkatan Nafsu Makan dan Berat Badan Mencit (Mus musculus) ICR Jantan Kahby, Icha Ayunita; Zulkarnain, Zulkarnain; Sijid, St. Aisyah; Hajrah, Hajrah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 5 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v5i2.56859

Abstract

Nafsu makan berperan penting dalam pencapaian berat badan yang optimal, selain dipengaruhi oleh kebutuhan nutrisi. Anak-anak yang mengalami gangguan nafsu makan dapat diberikan obat penambah nafsu makan (appetite stimulant) sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan asupan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dalam meningkatkan nafsu makan dan berat badan mencit (Mus musculus) ICR jantan sebagai hewan uji serta mengetahui dosis efektif. Pada penelitian ini digunakan lima kelompok perlakuan yaitu kontrol positif (sari temulawak Herbadrink), kontrol negatif (aquades), dan tiga dosis ekstrak kemangi (50, 100, dan 200 mg/kgBB). Perlakuan diamati selama 21 hari dengan pemberian pakan 15 gram/hari dan dilakukan pengukuran sisa pakan, konsumsi pakan dan pengukuran berat badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi menunjukkan potensi dalam meningkatkan konsumsi pakan mencit terutama pada dosis 100 dan 200 mg/kgBB. Meskipun tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik, tren yang konsisten mengindikasikan bahwa ekstrak ini dapat berperan sebagai stimulan nafsu makan alami. Namun efektivitasnya dalam mendukung pertambahan berat badan masih memerlukan penelitian lanjutan.
Hispathology Overview Uterus of the Mice (Mus musculus) ICR Female after Giving Extract of Papaya Seed (Carica papaya) zulkarnain, Zulkarnain; Putri, Nur Maghfirah Qadriati; Sijid, St. Aisyah
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v6i1.14946

Abstract

The high maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) are the main cases in the health sector. Efforts to prevent this are encouraged to utilize plants that contain antifertility compounds, for example with papaya seeds (Carica papaya) which are able to minimize the side effects of contraceptive use. This study aims to determine the description of uterine histopathology of female ICR mice (Mus musculus) after administration of papaya seed extract (Carica papaya). The stages are determining the dose of papaya seed extract (Carica papaya), making papaya seed extract (Carica papaya), preparation and treatment of experimental animals, as well as making and reading uterine histopathology preparations of mice. The results showed that the administration of papaya seed extract (Carica papaya) for 34 days orally at a dose of 0.5 ml/bb was able to disrupt reproductive cells in mice (Mus musculus) characterized by abnormal endometrial thickening along with the amount of dose given.
Hispathology Overview Uterus of the Mice (Mus musculus) ICR Female after Giving Extract of Papaya Seed (Carica papaya) zulkarnain, Zulkarnain; Putri, Nur Maghfirah Qadriati; Sijid, St. Aisyah
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v6i1.14946

Abstract

The high maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) are the main cases in the health sector. Efforts to prevent this are encouraged to utilize plants that contain antifertility compounds, for example with papaya seeds (Carica papaya) which are able to minimize the side effects of contraceptive use. This study aims to determine the description of uterine histopathology of female ICR mice (Mus musculus) after administration of papaya seed extract (Carica papaya). The stages are determining the dose of papaya seed extract (Carica papaya), making papaya seed extract (Carica papaya), preparation and treatment of experimental animals, as well as making and reading uterine histopathology preparations of mice. The results showed that the administration of papaya seed extract (Carica papaya) for 34 days orally at a dose of 0.5 ml/bb was able to disrupt reproductive cells in mice (Mus musculus) characterized by abnormal endometrial thickening along with the amount of dose given.
Pengaruh pemberian cuka aren terhadap kadar gula darah dan histopatologi pankreas mencit (Mus musculus) ICR jantan Haerani, Haerani; Sijid, St. Aisyah; Zulkarnain, Zulkarnain
Teknosains Vol 17 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i2.36424

Abstract

Pengobatan diabetes mellitus (DM) dengan konsumsi obat-obatan kimia dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping. Cuka aren menjadi salah satu bahan alami yang dapat menjadi alternatif pengobatan DM. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh cuka aren dalam berbagai konsentrasi terhadap kadar gula darah dan histopatologi pankreas mencit (Mus musculus). Metode penelitian meliputi penentuan dosis aloksan dan cuka aren, pengukuran kadar asam asetat cuka aren, persiapan dan perlakuan hewan coba, pengukuran kadar gula darah mencit, serta pembuatan dan pembacaan preparat histopatologi pankreas mencit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuka aren dengan rata-rata kadar asam asetat 2,08% mampu menurunkan kadar gula darah mencit dengan persentase tertinggi pada pemberian 0,3 ml cuka aren dengan penurunan sebesar 35% kemudian diikuti dengan dosis 0,2 ml dan 0,1 ml dengan persentase penurunan masing-masing sebesar 25,52% dan 17,94%. Cuka aren juga mampu memperbaiki histopatologi pankreas mencit berdasarkan penurunan tingkat kerusakan sel.
Analisa kualitas air pada calon induk udang Vaname Litopenaeus vannamei (Boone, 1931) di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar Janna, Mivtahul; Sijid, St. Aisyah; Hasmawati, Hasmawati
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.428 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i3.29469

Abstract

Kualitas air merupakan salah faktor mempengaruhi keberlangsungan udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Oleh karena itu, sangat diperlukan untuk tetap memperhatikan kualitas air, meliputi salinitas, suhu, oksigen terlarut, dan pH yang layak di tambak perairan dengan cara melakukan pengujian secara berkala. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kondisi kualitas air pada calon induk udang Vaname di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model indoor yang sesuai SNI 8037.1:2014 dengan memperhatikan suhu, pH air dan salinitas dalam angka yang layak untuk pemeliharaan induk udang Vaname. Hasil yang diperoleh yaitu suhu berkisar antara 26-28 ºC, pH 7-8, oksigen terlarut (DO) 7-9 mg/l, salinitas 20-33 ppt dan alkalinitas 108- 110 ppm
Analisis proksimat pakan ikan di Balai Budidaya Air Payau Takalar Janna, Miftahul; Sijid, St. Aisyah; Pasau, Naomi Sumbung
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.44 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i3.29547

Abstract

Pakan ikan merupakan gabungan dari bahan nabati serta hewani yang dikonsumsi oleh ikan, sehingga dapat menghasilkan energi. Analisa proksimat umumnya digunakan mengetahui kandungan gizi pada pakan yang meliputimeliputi uji karbohidrat, protein, lemak, serat, kadar air dan kadar abu. Tujuan dari analisa proksimat adalah untuk mengetahui kandungan gizi pada pakan ikan. Metode yang digunakan dalam praktik kerja lapangan ini yaitu metode kjeldhal, metode pengabuan kering, metode oven serta metode soxhlet. Adapun hasil penelitian menunjukkan pakan kadar tertinggi pada kepala udang dan nilai terendah terdapat pada pakan apung. Untuk uji protein didapatkan hasil protein tertinggi terdapat pada jenis kepala udang dengan persentase 33.01% dan terendah terdapat pada jenis pakan apung dengan persentase 12.92%, kadar lemak tertinggi terdapat pada jenis pakan kepala udang dengan persentase 5.27% terendah terdapat pada jenis pakan apung dengan persentase 0.47%. Kadar air tertinggi terdapat pada jenis pakan pellet dengan persentase 10.62% dan terendah dengan persentase 8.42% dan kadar abu tertinggi terdapat pada jenis kepala udang dengan persentase 21.49% dan terendah dengan persentase 7.96%.
Hasil diagnostik Mycobacterium tuberculosis dari sputum penderita batuk ≥ 2 minggu dengan pewarnaan Ziehl-Neelsen di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar Lestari, Lestari; Sijid, St. Aisyah; Hidayat, Kusnadi Supriadi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.02 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29558

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, penyakit ini sering ditemukan menyerang organ paru-paru. Salah satu ciri yang dari penyakit ini adalah batuk yang berlangsung ≥ 2 minggu. Pewarnaan Ziehl Neelsen menjadi metode diagnostik pertama untuk melakukan skrining pada pasien yang menjadi suspek TB. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil diagnostik M. tuberculosis dari sputum penderita batuk ≥ 2 minggu dengan pewarnaan Ziehl Neelsen di BBKPM Makassar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode total sampling yangmana terdapat 109 sampel untuk diuji mikroskopik dengan pewarnaan Ziehl Neelsen. Hasil menunjukkan, berdasarkan karakteristik jenis kelamin sampel terdiri dari 69 (63%) laki-laki dan 40 (37%) perempuan, berdasarkan umur kelompok sampel terbagi menjadi tiga yakni 15-34 tahun (30 sampel), 35-59 tahun (58 sampel) dan ≥60 tahun (21 sampel), hasil pemeriksaan diperoleh 18 sampel positif (16,5%) dan 91 sampel negatif (83,5%).
Pemanfaatan tes cepat molekuler (TCM) GeneXpert sebagai alat diagnostik TB paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar (BBKPM) Rahman, Syafira Mei Diva; Sijid, St. Aisyah; Hidayat, Kusnadi Supriadi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.733 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29561

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang umum dialami masyarakat adalah tuberkulosis (TB), diperkirakan sekitar 22 negara yang penduduknya menderita penyakit TB dengan jumlah kematian mencapai 61.000 hingga 3 juta setiap tahunnya. World Health Organization (WHO) merekomendasikan beberapa tes untuk diagnosa penyakit TB secara praktis dan cepat, salah satunya adalah metode Tes Cepat Molekuler (TCM) GeneXPert. Penggunaan GeneXpert di Indonesia sudah ada sejak tahun 2014 termasuk di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Makassar (BBKPM) yang sudah mulai menggunakan metode TCM GeneXpert untuk deteksi adanya bakteri Mycobacterium tuberculosis pada tubuh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan metode TCM GeneXpert dalam diagnosis penyakit TB. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan sampel sputum (dahak) dari pasien yang melakukan pemeriksaan di BBKPM dalam kurun waktu Agustus-September 2021. Sampel sputum selanjutnya diperiksa dengan menggunakan metode TCM GeneXpert. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari total 119 sampel pasien yang diperiksa dengan metode TCM GeneXpert diperoleh hasil yaitu sebanyak 84% pasien terdeteksi MTB (Mycobacterium tuberculosis) negatif, 2% MTB terdeteksi Rifampisin Sensitif, 14% MTB terdeteksi Rifampisin Resisten (TB MDR) dan 0,0% MTB terdeteksi Rifampisin Intermediet.
Identifikasi kasus Sarcoptes scabiei pada hewan peliharaan di UPTD Pusat Kesehatan Hewan Makassar Indah, Indah; Sijid, St. Aisyah; Nurmayanti, Nurmayanti
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i2.34694

Abstract

Salah satu penyakit yang kurang diperhatikan dan seringkali terjadi kesalahan dalam pemberian penanganan adalah penyakit kulit. Penyakit scabies adalah penyakit kulit terbanyak ketiga secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kasus scabies pada hewan peliharaan yang ada di UPTD Puskeswan Makassar serta dapat mengetahui gejala klinis, pemeriksaan dan pengobatan yang dapat diberikan sehingga penularannya dapat dikendalikan. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan sampel kulit pada bagian telinga hewan peliharaan di bawah mikroskop untuk melihat jenis tungau untuk memperkuat proses diagnosa. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat lesi pada bagian telinga dan kaki hewan peliharaan dan setelah proses pemeriksaan laboratorium, ditemukan parasit jenis Sarcoptes scabiei yang menyerang kucing DSH (Domestic Shorthair) dan kelinci. Sehingga, dilakukan proses penanganan dengan pemberian obat oles dan injeksi yang mengandung wormectin. Terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi parasit jenis S. scabiei yaitu menjaga kebersihan serta melakukan isolasi pada hewan yang telah terinfeksi.