Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Meningkatkan Hasil Panen Melalui Penerapan Teknologi Pompa Air Berbasis Energi Terbarukan Tharo, Zuraidah; Siregar, Maimunah; Umi Kalsum, Eka
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i8.2744

Abstract

Peningkatan hasil panen merupakan salah satu tujuan utama dalam pertanian yang berkelanjutan. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memberdayakan kelompok tani melalui penerapan teknologi yang ramah lingkungan. Program ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberdayaan kelompok tani dalam meningkatkan hasil panen melalui penerapan teknologi pompa air berbasis energi terbarukan. Teknologi ini memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, seperti energi surya, sebagai sumber energi utama untuk menggerakkan pompa air yang digunakan dalam irigasi lahan pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, serta monitoring implementasi teknologi pada kelompok tani yang menjadi objek pada program ini. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi pompa air berbasis energi terbarukan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan, tetapi juga mengurangi biaya operasional yang dikeluarkan oleh petani. Di samping itu, teknologi ini membantu meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya energi terbarukan dan keberlanjutan lingkungan. Pemberdayaan kelompok tani melalui pendekatan teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif dalam menghadapi tantangan pertanian modern dan mendukung ketahanan pangan jangka panjang
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang dan Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tomat (Solanum lycopersicum L.) Anggreni, Putri Della; Siregar, Maimunah; Lubis, Najla
JURNAL AGROPLASMA Vol 12, No 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025): (JURNAL AGROPLASMA VOLUME 12 NO 2 TAHUN 2025)
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v12i2.8065

Abstract

Tomato (Solanum lycopersicum L.) is one of the vegetable commodities cultivated by farmers in Indonesia and is considered a multifunctional crop. In addition to being consumed as a vegetable, tomatoes are also used as raw materials in the pharmaceutical and cosmetic industries, as well as in food processing. This research was conducted at the Research Field of Pembangunan Panca Budi University, located in Dusun 3, Sampe Cita Village, Kutalimbaru District, Deli Serdang Regency, North Sumatra, at an altitude of approximately 500 meters above sea level. The aim of the study was to determine the effect of cow manure and banana peel liquid organic fertilizer (POC) on the growth and yield of tomato plants. The experiment employed a factorial randomized block design (RBD) with two factors, namely cow manure (K) and banana peel liquid organic fertilizer (C), each replicated three times. Factor I consisted of cow manure application (K) at four levels: K0 = 0 kg/plot, K1 = 1.5 kg/plot, and K2 = 3 kg/plot. Factor II consisted of banana peel POC application (C) at four levels: C0 = 0 ml/L water/plot, C1 = 175 ml/L water/plot, C2 = 350 ml/L water/plot, and C3 = 525 ml/L water/plot. The results showed that the application of cow manure and the concentration of banana peel POC significantly influenced plant height, stem diameter, number of fruits per plot, fruit weight per sample, total fruit weight per plot, and fruit diameter. However, these treatments did not significantly affect flowering time.. Keywords: cow manure fertilizer, banana peel liquid organic fertilizer (POC), tomato
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KOTORAN AYAM DAN ECO ENZYME Alfalah PB, Mhd; Sulardi, Sulardi; Siregar, Maimunah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3973

Abstract

Shallots (Allium ascalonicum L.) are a popular vegetable crop in Indonesia because are the main raw material for cooking spices and medicines. This research used a Factorial Randomized Block Design (RBD) with two treatments, namelu Chicken Manure Fertilizer and Eco Enzyme. Chicken Manure Fertilizer (K) consists of 4 treatment levels, namely K0 = 0 g/polybag, K1 = 250 g/polybag, K2 = 500 g/polybag, K3 = 750 g/polybag. Eco Enzyme (E) consists of 4 treatment level, namely E0 = 0 ml/ litrer water/plot, E1 = 10 ml/liter water plot, E2 = 20ml/liter water /plot, E3 = 30 ml/ liter water/plot. This research consisted of 5 observation parameters, namely plant height (cm), number of leaves (strands), wet weight per sample (g), wet weight per plot (g) and tuber diameter (mm).Keywords: Onion, Feeding Chicken Manure, Eco EnzymeINTISARIBawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang digemari di Indonesia karena menjadi bahan baku utama bumbu masakan dan obat-obatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua perlakuan yaitu pupuk Kotoran Ayam dan Eco Enzyme. Pupuk Kotoran Ayam (K) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu K0 = 0 g/polybag, K1 = 250 g/polybag, K2 = 500 g/polybag, K3 = 750 g/polybag. Eco Enzyme (E) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu , E0 = 0 ml/ liter air/plot, E1 = 10 ml/liter air plot, E2 = 20ml/liter air /plot, E3 = 30 ml/liter air /plot. Penelitian ini terdiri dari 5 parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat basah per sampel (g), berat basah per plot (g) dan diameter umbi (mm).Kata Kunci: Bawang Merah, Pupuk Kotoran Ayam, Eco Enzyme
PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM DAN EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Siregar, Maimunah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4937

Abstract

Abstract: This study aimed to evaluate the effects of chicken manure organic fertilizer and eco-enzyme on the growth and yield of shallot (Allium ascalonicum L.). The research was conducted at Jalan Tani Asli No. 03, Dusun I, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, North Sumatra. The experiment used a factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) with 2 factors, 2 blocks, and 32 treatment combinations. The first factor was chicken manure organic fertilizer (A) with four levels: A0 = 100% topsoil, A1 = 75% topsoil + 25% chicken manure, A2 = 50% topsoil + 50% chicken manure, and A3 = 25% topsoil + 75% chicken manure. The second factor was eco-enzyme (E) with four levels: E0 = 0 ml/300 ml water/plant, E1 = 10 ml/300 ml, E2 = 20 ml/300 ml, and E3 = 30 ml/300 ml. Observed parameters included plant height, number of tillers, fresh bulb weight per plot, dry bulb weight per plot, and bulb diameter per sample. The results showed that chicken manure significantly affected all measured parameters, while the application of eco-enzyme and the interaction between both factors did not have a significant effect.Keywords: : Chicken Manure Organic Fertilizer, Ecoenzymes, Shallots. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pupuk organik kotoran ayam dan ekoenzim terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan di Jalan Tani Asli No. 03, Dusun I, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, 2 blok, dan 32 kombinasi perlakuan. Faktor pertama adalah pupuk organik kotoran ayam (A) dengan empat taraf: A0 = 100% topsoil, A1 = 75% topsoil + 25% kotoran ayam, A2 = 50% topsoil + 50% kotoran ayam, dan A3 = 25% topsoil + 75% kotoran ayam. Faktor kedua adalah ekoenzim (E) dengan empat taraf: E0 = 0 ml/300 ml air/tanaman, E1 = 10 ml/300 ml, E2 = 20 ml/300 ml, dan E3 = 30 ml/300 ml. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot umbi basah per plot, bobot umbi kering per plot, dan diameter umbi per sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kotoran ayam berpengaruh sangat nyata pada seluruh parameter, sedangkan pemberian ekoenzim maupun interaksi keduanya tidak memberikan pengaruh signifikan.Kata kunci: Bawang Merah, Ekoenzim, Pupuk Organik Kotoran Ayam.