Lubis, Hairani
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Sense of Humor dengan Subjective Well-Being Pada Remaja dengan Orangtua yang Bercerai Yustia, Fira Ayu; Lubis, Hairani; Putri, Elda Trialisa
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 3 (2021): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i3.6500

Abstract

Perceraian orangtua berdampak negatif bagi subjective well-being pada remaja yang menjadi korban dari perceraian tersebut, oleh karena itu perlu adanya sense of humor agar remaja mampu kembali merasakan kebahagiaan dan mencapai kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara sense of humor dengan subjective well-being pada remaja dengan orangtua yang bercerai di Kota Samarinda. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 150 orang remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Satisfication with Life Scale (SWLS) dan Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) untuk mengukur variabel subjective well-being dan skala sense of humor kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menghasilkan nilai r hitung = -0.159 dan p=0.052>0.05. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan tidak adanya hubungan antara sense of humor dengan subjective well-being pada remaja dengan orangtua bercerai di Kota Samarinda. Parents divorce has a negative impact on subjective well-being in adolescents who are victims of the divorce, an adolescents need to have a sense of humor that able to feel happiness and prosperity. This study aims to empirically examine relationship between sense of humor and subjective well-being in adolescents with divorced parents in Samarinda. The subjects in this study were 150 teenagers who were selected using purposive sampling technique. The measuring instruments used in this study are Satisfication with Life Scale (SWLS) and Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) to measure subjective well-being and sense of humor scales and then analyzed using the Pearson Product Moment correlation test resulting in the value of r = - 0.159 and p = 0.052 > 0.05. The results of these calculations indicate that there is no relationship between sense of humor and subjective well-being in adolescents with divorced parents in Samarinda.
Hubungan Kebersyukuran dengan Kesejahteraan Psikologis Ibu yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Balikpapan Wahyudi, Revi Maulania; Lubis, Hairani; Putri, Elda Trialisa
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 4 (2021): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i4.6754

Abstract

Setiap orang tua mengharapkan kondisi normal untuk anak mereka namun keinginan terkadang tidak sesuai dengan kenyataan terutama bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang membutuhkan pendidikan dan pelayanann khusus dalaam mengembangkan potensi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan kebersyukuran dengan kesejahteraan psikologis ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kota Balikpapan. Subjek penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kota Balikpapan yaitu 100 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala kebersyukuran dan skala kesejahteraan psikologis. Kedua skala tersebut disusun dengan skala model likert dan menggunakan tehnik sampel purposive sampling. Penelitian ini diuji menggunakan analisis pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rhitung = 0,843 > rtabel = 0.197, dan p=0.000, dimana angka ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara kebersyukuran dengan kesejahteraan psikologis. Hubungan yang terjadi antara kebersyukuran dengan kesejahteraan psikologis adalah hubungan positif.
Esensi Keakraban Dan Kecocokan Value Organisasi Dapat Mempertahankan Keanggotaan Organisasi Non-Provit di Tengah Kekacauan Situasi Pandemi Covid-19? Cahaya, Andi Lailatul; Adriansyah, Muhammad Ali; Lubis, Hairani
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 3 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i3.8495

Abstract

This study aimed to determine the influence of affiliation and person organization fit on organizational commitment on members of non-profit organizations affected by Covid-19 pandemic. This study used a quantitative approach. Population in this study is membes of non-profit organization affected by Covid-19 pandemic. The sample in this study  is 104 selected used purposivee sample technique. Data collected method used are affiliation scale, person organization fit scale and organizational commitment scale. The collected data were analyzed using multiple linear analysis with result there is an influence between affiliation and person organization fit on the organizational commitment with an affective contribution value of 65.3%, F value of 98.123 > 3.09, and p value of 0.000 < 0.05. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh afiliasi dan person organization fit terhadap komitmen organisasi pada anggota organisasi nirlaba yang terdampak pamdemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu anggota organisasi nirlaba yang terdampak pandemi covid-19 dengan total sampel sebanyak 104 anggota yang dipilih menggunakan teknik purposive sample. Metode pengumpulan data menggunakan skala afiliasi, skala person organization fit dan skala komitmen organisasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisa data menggunakan uji analisis linear berganda dengan hasil terdapat pengaruh antara afiliasi dan person organization fit terhadap komitmen organisasi anggota dengan sumbangan efektif sebesar 65.3%,  nilai F hitung  sebesar 98.123 > 3.09 dan nilai p sebesar  0.000 < 0.05.
Studi Komparasi Regulasi Belajar Antara Mahasiswa Yang Berkuliah Di Luar Negeri Dengan Mahasiswa Yang Berkuliah Di Dalam Negeri Ramadhan, Aditya; Lubis, Hairani; Ramadhani, Ayunda
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.9236

Abstract

This study aims to find out the differences in self-regulated learning in Indonesian students who study abroad and Indonesian students who study in the country. Researchers use comparative research with quantitative approaches. The subjects of this study were Indonesian students who studied abroad and Indonesian students who studied in the country with a sample of 114 people, 57 Indonesian students who studied abroad and 57 Indonesian students who studied abroad. Sampling is determined by non-probability sampling. In data collection, researchers use a likert-based scale consisting of a learning regulatory scale. Data analysis method used in this study using T-test analysis of two free samples (Independent Sample T-Test) using computer program SPSS version 21.0. The results of the study with a 95% confidence level showed that there is no difference in learning regulation between Indonesian students studying abroad and Indonesian students studying in the country with a coefficient of difference in independent sample t-test of 0.162 with p > 0.05.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan regulasi belajar pada mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar negeri dan mahasiswa Indonesia yang berkuliah di dalam negeri. Peneliti menggunakan penelitian komparasi dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar negeri dan mahasiswa Indonesia yang berkuliah di dalam negeri dengan jumlah sampel 114 orang, masing-masing 57 mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar negeri dan 57 mahasiswa Indonesia yang berkuliah di dalam negeri. Pengambilan sampel ditentukan dengan non-probability sampling. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan skala berbasis skala likert yang terdiri dari skala regulasi belajar. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis uji-T dua sampel bebas (Independent Sample T-Test) dengan menggunakan computer program SPSS versi 21.0. Hasil dari penelitian dengan taraf kepercayaan 95% menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan regulasi belajar antara mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar negeri dengan mahasiswa Indonesia yang berkuliah di dalam negeri dengan koefisien perbedaan independent sample t-test sebesar 0,162 dengan p > 0.05.
Komunikasi Dari Mulut Ke Mulut Pada Media Elektronik Dengan Keputusan Investasi Saham Investor Saham Pemula Prayuga, Rachman Saleh; Lubis, Hairani; Nur Rahmah, Dian Dwi
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.7234

Abstract

Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang saat ini diminati banyak orang, hal ini tak terlepas dari gerakan “yuk nabung saham” yang dikampanyekan pemerintah serta ulasan-ulasan terkait investasi saham yang dapat dengan mudah ditemukan di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan komunikasi dari mulut ke mulut pada media elektronik dengan keputusan investasi saham investor saham pemula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 70 investor saham pemula yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala komunikasi dari mulut ke mulut pada media elektronik dengan keputusan investasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Kendal-tau. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara komunikasi dari mulut ke mulut pada media elektronik dengan keputusan investasi saham pada investor saham pemula dengan nilai R korelasi sebesar 0.307 dan P = 0.000 (p < 0.05)
Orientasi Masa Depan dan Perencanaan Karir Pada Remaja Content Creator di Samarinda Maharani, Putri Shamira; Lubis, Hairani; Putri, Elda Trialisa
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 2 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i2.7698

Abstract

This research looks at how teenagers who work as content creators view their future orientation and career planning in life. This research is a type of qualitative research with phenomenological methods. The data collection methods used are interviews and observations. Researchers use purposive sampling techniques, data analysis techniques used by preparing data, reading the entire data, coding data, applying the results of data coding into themes to be analyzed, presenting themes in the form of narratives and interpreting data. The results showed that the four subjects, namely subjects S, N, P, and A, had different future orientations and career planning even though they had the same profession as content creators. Subjects S, P, and A have sufficient experience in professional fields such as business deals so that all three subjects have a thorough preparation for this. Meanwhile, in subject N, the biggest factor that is seen is his enthusiastic motivation in his new profession as a content creator who still needs time and opportunities in various business opportunities in accordance with his goals in the future. Penelitian ini melihat bagaimana remaja yang berprofesi sebagai content creator memandang orientasi masa depan dan perencanaan karir dalam hidupnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling, teknik analisa data yang digunakan yaitu dengan mempersiapkan data, membaca keseluruhan data, meng-coding data, menerapkan hasil coding data menjadi tema-tema yang akan dianalisis, menyajikan tema-tema dalam bentuk narasi dan melakukan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat subjek yaitu subjek S, N, P, dan A memiliki orientasi masa depan dan perencanaan karir yang berbeda-beda meski memiliki profesi yang sama sebagai content creator. Subjek S, P, dan A memiliki pengalaman yang cukup dalam bidang profesional seperti kesepakatan bisnis sehingga ketiga subjek memiliki persiapan yang matang akan hal ini. Sedangkan pada subjek N faktor terbesar yang terlihat adalah motivasinya yang antusias dalam profesi barunya sebagai content creator yang masih butuh waktu dan kesempatan dalam berbagai peluang bisnis sesuai dengan tujuannya di masa yang akan datang.
Overcoming Saturation to Improve Student Learning Concentration Due to Online Learning Dwitama, Andra Riyandi; Lubis, Hairani; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 1 (2023): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v11i1.9164

Abstract

The Large-scale social restrictions in Samarinda due to the Covid-19 pandemic has caused learning and teaching activities to only be carried out online from their own homes. This limited learning method only through screens causes students to experience burnout in learning, to overcome this it is necessary to have high concentration of learning to stay focused on learning. This study aims to empirically test whether or not a correlation between learning concentration and burnout in high school students in Samarinda, which was designed to be a correlational test. By using simple random sampling technique, researchers obtained a sample of 156 high school students in Samarinda. Data was collected using measuring tools in the form of learning concentration scales and burnout scales which were analyzed using the Pearson Product Moment correlation test. From the research findings, it is known that there is a correlation between learning concentration and burnout in high school students in Samarinda. This conclusion is drawn based on the value of r count = -0.866 and p = 0.000 < 0.05. That is, the higher the concentration of learning possessed by students, the more burnout their learning will decrease.Adanya pembatasan sosial berskala besar di Kota Samarinda akibat pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan belajar dan mengajar hanya dapat dilakukan melalui online dari rumah masing-masing. Metode pembelajaran yang terbatas hanya melalui layar smartphone atau laptop ini menyebabkan siswa mengalami kejenuhan dalam belajar, untuk mengatasi hal tersebut maka perlu adanya konsentrasi belajar yang tinggi untuk tetap fokus mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara konsentrasi belajar dengan kejenuhan pada siswa SMAN di Kota Samarinda, yang dirancang untuk uji korelasional. Dengan menggunakan teknik simple random sampling, peneliti mendapatkan sampel sejumlah 156 siswa SMAN di Kota Samarinda. Data dikumpulkan menggunakan alat ukur berupa skala konsentrasi belajar dan skala kejenuhan yang dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Dari temuan penelitian diketahui adanya hubungan antara konsentrasi belajar dengan kejenuhan pada siswa SMAN di Kota Samarinda. Kesimpulan tersebut ditarik berdasarkan besarnya nilai r hitung = -0.866 dan p = 0.000 < 0.05. Artinya, semakin tinggi konsentrasi belajar yang dimiliki oleh siswa, maka semakin kejenuhan belajarnya akan semakin menurun.