Claim Missing Document
Check
Articles

REDESAIN VISUAL PERMAINAN KARTU ‘THE ART OF BATIK’ Jennifer Audiah; Brian Alvin Hananto
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2019
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v3i1.392

Abstract

Previously, the author had done a study towards ‘The Art of Batik’ board game in terms of graphic design, especially in the aspect of information grouping and visual hierarchy. From that study, it is found that some game component there was too much information that wasn’t properly visualized and there was lack of visual hierarchy. This drives the author to conduct a redesign in response to the findings that were previously found. This paper will discuss the redesign of the 'The Art of Batik' card game that was made by the authors. The paper will describe the steps and design considerations that were made in the design process. At the end of the design, the authors conclude the paper and give a recommendation on how to design a game from the perspective of a visual communication designer. The authors hope that this paper can be a reference for further game design and game visual designs. The design process was based on the paradigm that each design needs to accommodate a hierarchy of needs before attempting to pursue additional features. With that principle in mind, the authors remapped the pieces of information of the game and redesigned the form of the game components. The result was a playable new set of 'The Art of Batik' that is ready to be evaluated in further research.
EVALUASI METODOLOGI DESAIN DALAM SIMULASI PERANCANGAN ULANG SISTEM TANDA UNTUK PENGGUNA TRANSPORTASI UMUM Brian Alvin Hananto; Jessie Rose Komala Hadi; Karina Olivia Hernawan; Natasha Christina Gondo
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v4i1.585

Abstract

A design methodology is an important aspect of design. In hopes to develop the design methodology’s pedagogy in the Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan (VCD UPH), the author conducted a classroom action research to evaluate results of design methodology analysis of final assignment projects in VCD UPH. The project that is featured in this article is a signage system redesign for Transjakarta by Triska, in which several students in the Design Methodology class evaluate the methodology. For the evaluation, Triska’s methodology is framed by the design process model of Robin Landa. The result of the evaluation shows several points that can be added from Triska’s methodology to make it better. From the study, it is shown that design methodology learning can be conducted through analysis and evaluation of a design methodology of a design project. The learning method is possible to be implemented for the bachelor level of design programs. Though the pedagogy demonstrated in this article is still in its preliminary phase, it can later be further developed after more studies and the second cycle of research had been done by the author.
Simulasi Perancangan Logo Aplikasi Clubhouse Jennife Claudy; Jessica Marcella; Shefira Marcelline; Brian Alvin Hananto
ULTIMART Jurnal Komunikasi Visual Vol 14 No 2 (2021): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v14i2.2037

Abstract

Clubhouse is an application which has gained popularity in the past year. Despite being popular, the application doesn’t have any logo to help itself differentiate itself from other applications in terms of visual branding. To respond to this issue, the author attempted to create a logo design simulation for Clubhouse using the design methodology from Robin Landa. The result is a logo simulation for Clubhouse that is responded easily to remember from 90.5% of the respondents. Though only a simulation, the author hopes that this article may serve as a reference on a logo design process. Keywords: design simulation; logo; clubhouse
PERANCANGAN LOGO DAN IDENTITAS VISUAL UNTUK KOTA BOGO Brian Alvin Hananto
Jurnal Titik Imaji Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v2i1.1525

Abstract

Sejak tahun 2014, Kota Bogor telah banyak menjalankan program-program yang ditujukan untuk meningkatkan brandnya. Dengan berbagai acara dan pengembangan infrastruktur, Bogor telah berhasil menunjukkan bahwa dirinya mampu dibranding dengan baik. Dari observasi pada beberapa tempat di Bogor, dan juga meninjau dokumentasi dan publikasi untuk Kota Bogor, dapat disimpulkan bahwa brand touchpoints dari Kota Bogor kurang konsisten dan tidak merepresentasikan esensi dari identitas Kota Bogor. Kemudian, setelah dilakukan studi dan wawancara, maka disimpulkan bahwa Kota Bogor membutuhkan sebuah redesain terhadap brand identitynya, dan hal itu dimulai dari identitas visualnya. Kebutuhan akan identitas visual tersebut direspon dengan dua alternatif desain logo yang ditampilkan dalam tulisan ini. Kedua desain logo tersebut berusaha merepresentasikan nilai-nilai yang berbeda dengan pendekatan yang rasional dan kontemporer dalam mendesain sebuah logo. Walaupun proyek desain ini adalah proyek simulatif untuk keperluan tugas akhir mahasiswa, kedua desain logo tersebut dipresentasikan dan dievaluasi kepada beberapa staf pemerintah Kota Bogor; hasilnya adalah salah satu desain dipilih dan dinyatakan cukup representatif untuk dikembangkan lebih lanjut dan kemudian diimplementasikan kepada beberapa brand touchpoints. Pada akhirnya, tulisan ini mencoba untuk menunjukkan sebuah proses desain yang komprehensif dalam mendesain sebuah identitas visual untuk sebuah kota, dimulai dari riset, penggagasan ide, dan juga pembuatan visual desain.  Kata Kunci: Desain Logo, Identitas Visual, Branding Kota, Bogor
TINJAUAN LATIHAN KLASIFIKASI DESAIN MONOGRAM Brian Alvin Hananto
Jurnal Titik Imaji Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/titik imaji.v3i1.2112

Abstract

Typography is one of the essential subjects for the education of visual communication designers and graphic designers. From the previous class-action research, the author studies the result of various monograms designers by students and formulated a monogram design classification based on the research. In the second cycle of the research, the author had developed an assignment that is intended to review the monogram design classification. The assignment was participated by 83 students, and the designs made by the students were the primary source of observations for the author to see how the monogram design classification had contributed to the visual explorations conducted by the students. The author also deployed questionnaires that 62 of the students had filled as supplementary feedback of the assignment and overall class. From the observation and the questionnaire feedbacks, the author had found new issues and limitations toward the monogram design classifications that the author had formulated before. From this second cycle of class action research, the author had reached a different conclusion from the first cycle of the research and issued a new conclusion that can be applied for other typographic visual explorations.
Penyesuaian Perkuliahan Mata Kuliah Tipografi Dasar Secara Daring Brian Alvin Hananto
Jurnal Titik Imaji Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/titik imaji.v4i1.2754

Abstract

Pandemi COVID-19 sejak tahun 2020 memaksa banyak sekolah dan universitas untuk menggeser bentuk pembelajarannya menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Perkuliahan MK. Tipografi Dasar pada Universitas Pelita Harapan juga merupakan salah satu kelas yang perlu beradaptasi dalam situasi tersebut. Tentunya perubahan medium pembelajaran ini memerlukan penyesuaian terhadap materi dan juga metode pengajarannya. Hal ini yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian tindakan kelas untuk melihat seberapa efektifkah perubahan dan juga pelaksanaan perkuliahan secara daring ini. Dengan metodologi penelitian tindakan kelas, penulis berharap dapat menemukan dapat mengevaluasi pembelajaran perdana secara daring untuk MK. Tipografi Dasar di Universitas Pelita Harapan ini untuk menjadi basis yang dapat dikembangkan selanjutnya. Melalui fase evaluasi yang dilakukan, didapati bahwa lebih dari 70% responden mengungkapkan dapat mengikuti pembelajaran secara daring yang telah dilaksanakan. Penulis harap tulisan ini dapat menjadi referensi terhadap persiapan pembelajaran daring baik untuk mata kuliah tipografi, maupun mata kuliah desain lainnya.
MELIHAT KESEIMBANGAN VISUAL DALAM TIPOGRAFI (STUDI KASUS DESAIN LOGOTYPE PADA MATA KULIAH TIPOGRAFI DASAR) Brian Alvin Hananto
Jurnal Titik Imaji Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v1i2.1409

Abstract

Isu seputar keseimbangan visual dalam desain adalah hal yang seringkali disebut namun mungkin tidak banyak dibahas atau dipelajari dewasa ini. Hal ini terjadi karena masih adanya pandangan bahwa keseimbangan visual adalah suatu hal yang sederhana, yang dapat dicapai dengan mudah dan tanpa pertimbangan yang macam-macam. Selain sederhana, keseimbangan juga kerap dianggap sebagai hal yang sifatnya subyektif, dimana setiap orang memiliki opini tersendiri mengenai apakah sebuah desain itu seimbang atau tidak dan orang tersebut tidak perlu memberikan landasan atau argumentasi mengenai hal tersebut. Tulisan ini membahas sebuah latihan yang menghasilkan lima rancangan logotype yang dihasilkan dalam mata kuliah Tipografi Dasar dalam program studi Desain Komunikasi Visual di Universitas Pelita Harapan. Fokus utama pembahasan rancangan-rancangan tersebut adalah mengenai bagaimana kelima desain tersebut mencapai keseimbangan visual dan bagaimana kelima desain tersebut memperolehnya tanpa mengesampingkan fungsinya sebagai sebuah logotype yang dapat dibaca. Dengan demikian, tulisan ini berharap untuk dapat menjadi referensi bagaimana keseimbangan visual dapat dicapai secara obyektif melalui tipografi. Kata Kunci : Tipografi, Keseimbangan Visual, Logotype
Perancangan Ulang Kemasan untuk UMKM Bakso Mamarus, Imario Premio, & Sistik Krezzz Brian Alvin Hananto; Medelyn Aurellia; Helena Calista; Stefanny Kusuma; Vanessa Leoni
Jurnal Titik Imaji Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/titik imaji.v4i2.2969

Abstract

Sebagai bentuk dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam masa pandemi COVID-19, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengadakan program ‘Si Kreatif’ yang membuka kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan pengolahan desain kemasan. Pengolahan dan perancangan ulang desain kemasan dilakukan agar UMKM tersebut dapat memiliki kemasan yang terlihat lebih menarik dan juga menjual. UMKM yang terlibat dalam program ‘Si Kreatif’ pada bulan Agustus 2021 ini adalah Bakso Mamarus, Sambal Baby Cumi Imario Premio, dan Sistik Krezzz. Ketiga produk tersebut kemudian mendapatkan kemasan baru yang dirancang oleh tim penulis sebagai bagian dari program ‘Si Kreatif’. Artikel ini ingin menjelaskan proses perancangan yang dilakukan dan membahasnya dengan lebih mendalam dan metodologis. Penulis berharap artikel ini dapat menjadi referensi terhadap perancangan-perancangan kemasan yang ada.
ANALISA FORM, KONTEN & KONTEKS PADA PETA KERETA BAWAH TANAH NEW YORK CITY (1972) KARYA MASSIMO VIGNELLI Brian Alvin Hananto; Jessie Rose Komala Hadi; Karina Olivia Hernawan; Natasha Christina Gondo
Jurnal Titik Imaji Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/titik imaji.v3i2.2529

Abstract

Menganalisa sebuah desain merupakan sebuah tantangan tersendiri ketika dilakukan tanpa adanya kerangka analisa yang dapat membantu kegiatan analisa tersebut. Dengan mengadopsi kacamata analisa form, konten, dan konteks yang umumnya ditemukan dalam karya seni, penulis melakukan analisa terhadap desain peta kereta bawah tanah New York City yang dirancang oleh Massimo Vignelli pada tahun 1972. Dengan menganalisa konteks yang melatari pembuatan peta tersebut dan menganalisa elemen-elemen desain grafis didalam peta tersebut, penulis dapat memperolah sebuah kesimpulan yang konklusif. Dengan analisa terhadap peta karya Vignelli tersebut, penulis menyimpulkan bagaimana pengaruh desain modern tidak terlihat dalam tatanan visual saja, seperti pemilihan typeface ataupun penggunaan grid semata, namun juga paradigma rasional dan pendekatan minimalistik dalam peta tersebut. Melalui tulisan ini, penulis berharap dapat menunjukkan bagaimana metode analisa menggunakan form, konten dan konteks dilakukan dalam membahas sebuah karya desain grafis
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL LINTAS MEDIUM UNTUK BRAND MAKANAN (STUDI KASUS: KUPANA) Brian Alvin Hananto
Jurnal Titik Imaji Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/titik imaji.v2i2.1958

Abstract

Artikel ini mencoba menjelaskan secara sistematis proses perancangan yang dilakukan dalam perkuliahan Studio Utama 3 pada program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan. Dalam perkuliahan tersebut, mahasiswa diminta untuk membangun identitas visual dari sebuah produk makanan yang dikembangkan oleh mahasiswa-mahasiswa program studi Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan. Dalam proses perancangan ini, mahasiswa menggunakan metode wawancara dan studi literatur sebagai metode pengumpulan data; metode semantic differential dan mindmapping sebagai metode pengolahan data, metode morphological matrix untuk metode eksplorasi visual; dan focus group discussion sebagai metode evaluasi. Hasil perancangan yang dilakukan oleh para mahasiswa mencakup perancangan logo, kemasan, desain media promosi digital, booth, leaflet dan juga merchandise. Berdasarkan hasil yang didapat, penulis melihat bahwa pemahaman perancangan lintas medium desain merupakan sebuah tuntutan dalam perancangan identitas visual dewasa ini. Dengan demikian, penulis berharap artikel ini dapat menjadi sebuah studi kasus dan juga referensi dalam perancangan dan penerapan identitas visual dalam lintas medium