Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

IDENTIFIKASI AMPHETAMINE, METHAMPETAMINE DALAM URINE SISWA SMA “X” METODE STRIP STICK Aruan, Dyna Grace Romatua; Siahaan, Maniur Arianto
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v6i1.2973

Abstract

Amphetamines called alpha-methyl-phenethylamine, beta-phenyl-isopropylamine, or benzedrine are a class of simulants used to treat hyperactivity disorder due to inattention in adults and children. Methamphetamine is a drug that belongs to the amphetamine class. It works the same way as amphetamine can increase alertness, concentration, and when taken at high doses can cause euphoria. In general, marijuana is used through cigarettes, including the hallucinogenic drug group and class 1 drugs. The harmful impact of drugs on adolescents and especially for students is that drug use can cause negative effects that will cause mental and behavioral disturbances in a person, resulting in disruption of the neuro-transmitter system in the brain. nerves in the brain. Amphetamine and methampetamine levels were lowest in stems, roots and seeds, while the highest levels were found in flowers, sap and leaves. The type of research carried out is a qualitative analysis with the method of examining samples using ICT (Imunochromatography Test) with amphetamine and methamphetamine strips/sticks. The population in this study were 15 students of class XI SMA "X". The research conducted, took all the urine of class XI students. The urine collection process was carried out at the "X" School and then examined directly at the Science Laboratory in March 2022. The results of the overall urine sample examination were negative for amphetamine and methampetamine.
GAMBARAN TELUR CACING TAMBANG PADA TINJA MASYARAKAT YANG BERUSIA 30-40 TAHUN DI DESA ALUE CANANG KECAMATAN BIRUEN BAYEUN KABUPATEN ACEH Siahaan, Maniur Arianto; Sinaga, Eka Margaretha; Sipayung, Apriska Dewi
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v7i2.3861

Abstract

Infeksi telur cacing merupakan salah satu masalah kesehatan bagi masyarakat dunia. Sebagian besar terinfeksi kecacingan terjadi di daerah tropis dengan kelembaban tinggi, terutama menginfeksi masyarakat dengan kebersihan diri dan sanitasi yang kurang. Di indonesia prevalensi kecacingan masih tinggi diantaranya 60%-90% tergantung pada sanitasi lingkungan. Cacing tambang termasuk ke dalam golongan Nematoda Usus. Nematoda Usus berhabitat di saluran pencernaan manusia dan hewan. Tujuan penelitian untuk menganalisis adanya telur cacing tambang pada tinja masyarakat yang berusia 30-40 tahun di Desa Alue Canang, Kecamatan Bireun Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian bersifat deskriptif dan pemeriksaan laboratorium dilakukan dengan metode flotasi (NaCl 40%). Hasil pemeriksaan tinja petani dengan jumlah sampel 15 orang masyarakat yang berusia 30-40 tahun ditemukan adanya infeksi telur cacing tambang sebanyak 4 orang (26%), dan 11 orang (74%) tidak ditemukan adanya infeksi telur cacing tambang.
KENALI BAHAYA JAMUR PADA ROTI: EDUKASI PENYIMPANAN MAKANAN YANG AMAN DI LINGKUNGAN SMA NEGERI 13 MEDAN Zebua, Winda Irawati; Sipayung, Apriska Dewi; Siahaan, Maniur Arianto; Marti Silfia; Adinda M Purba; Putri Maria P Siregar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6103

Abstract

Roti merupakan salah satu makanan pokok alternatif yang banyak dikonsumsi masyarakat karena praktis dan memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Namun, roti termasuk makanan yang mudah rusak karena rentan terhadap pertumbuhan jamur, terutama jika disimpan dalam kondisi lingkungan yang kurang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 13 Medan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur pada roti tawar, khususnya suhu dan lama penyimpanan, serta bahaya kesehatan yang ditimbulkan jika mengonsumsi roti yang telah terkontaminasi jamur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi dan eksperimen sederhana. Roti disimpan dalam tiga kondisi suhu yang berbeda (suhu ruang, suhu dingin, dan suhu panas) dan diamati selama lima hari. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa suhu berperan penting dalam kecepatan pertumbuhan jamur; suhu hangat mempercepat, sementara suhu dingin memperlambat pertumbuhan jamur. Siswa juga diberi penyuluhan mengenai mikotoksin seperti aflatoksin yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus sp. dan dampaknya terhadap kesehatan manusia. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa, ditunjukkan oleh peningkatan skor dari pre-test ke post-test. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk kesadaran siswa untuk lebih bijak dalam mengonsumsi makanan serta memahami pentingnya penyimpanan makanan yang baik dan benar.
ANALYSIS OF BLOOD GLUCOSE LEVELS IN PEOPLE WITH TYPE II DIABETES MELLITUS (DM) AGED 50-60 YEARS WITH GLUCOMETER METHOD AT ISLAMIC MALAHAYATI MEDAN HOSPITAL YEAR 2022 Siahaan, Maniur Arianto; Aruan, Dyna Grace
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Analis Laboratorium Medik
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v7i1.2598

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) type II is a metabolic disorder disease characterized by an increase in blood glucose due to a decrease in insulin secretion by pancreatic beta cells or impaired insulin function (insulin resistance). Blood glucose is a carbohydrate that circulates in the body in the metabolic process. Monitoring blood sugar levels is needed in establishing a diagnosis, especially for Diabetes Mellitus (DM). Blood glucose levels can be checked when the patient is in a fasting condition or it can also be when the patient comes to check, with the results of the examination of blood glucose levels when >200 mg / dl, while for the results of glucose levels during fasting >126 mg / dl.. This type of research is descriptive. A tool to measure blood glucose levels using the Glucometer Method. The time of the study was carried out from January to March at the Islamic Malahayati Medan Hospital’s Laboratory by taking 10 samples. Data collection is carried out by direct examination of blood glucose levels in patients with Diabetes Mellitus at Malahayati Medan Islamic Hospital in March-April 2022. From the results of examination of blood glucose levels in 10 samples of type II diabetes mellitus (DM) aged 50-60 years with glucometer method at Malahayati Islam hospital Medan 2022 obtained the results that all samples showed an average blood glucose level value above 220 mg / dl and increased from its normal value. Keywords: Diabetes Mellitus; Blood Glucose Level
ANALISA KADAR UREUM PRE DAN POST PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA PADA USIA DEWASA YANG DI RAWAT DI RUMAH SAKIT ISLAM MALAHAYATI MEDAN Rajagukguk, Tiara; Aritonang, Erlan; Siahaan, Maniur Arianto
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronis merupakan suatu keadaan penurunan fungsi ginjal, dimana ginjal tidak mampu lagi mengekskresikan sisa metabolisme tubuh. Setiap penderita yang mengalami gagal ginjal kronis rata-rata penderita tidak dapat pulih kembali atau tidak dapat sembuh. Ureum merupakan zat yang terbentuk dari penguraian protein terutama berasal dari makanan. Ureum digunakan untuk menentukan tingkat keparahan dari status azotemia atau uremia pasien. Terapi yang digunakan untuk mengurangi resiko terjadinya gejala uremia adalah hemodialisa. Telah di lakukan penelitian dengan judul Analisa Kadar Ureum Pre Dan Post Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Pada Usia Dewasa Yang Di Rawat Di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Tahun 2021, yang bertujuan untuk menganalisa kadar ureum pre dan post pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini bersifat deskriftif cross sectional dengan metode UV enzimatik kinetik di RS Islam Malahayati Medan. Berdasarkan penelitian terhadap 20 sampel pasien yang menderita gagal ginjal kronik yang melakukan pemeriksaan ureum sebelum hemodialisa 100% mengalami peningkatan dan sesudah hemodialisa mengalami penurunan, tetapi tidak kembali pada keadaan normal. Hal ini disebabkan karena asupan tinggi protein pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa.
Analisa Kadar Logam Timbal (Pb) Pada Sumur Bor Di Universitas Sari Mutiara Indonesia Jalan Kapten Muslim No 79 Medan Dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) Siahaan, Maniur Arianto; Sinaga, Eka Margaretha
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan kadar logam timbal (Pb) pada sampel air sumur bor di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Sampel air sumur bor di peroleh dari tiga sumur bor yang berada di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Timbal adalah merupakan Logam yang berwarna abu-abu, mempunyai titik didih 1620 0C dan titik leleh 3275 0C. Timbal ini bersifat toksik bagi manusia bila mengkomsumsi makanan dan minuman yang tercemar timbal. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan uji metode Spektrofometer Serapan Atom (SSA) . Dengan tujuan mengetahui kadar kandungan timbale pada air sumur bor di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Telah di Lakukan penelitian di Laboratorium Kesehatan Daerah Sumatera Utara. Dari tiga sampel yang di periksa di peroleh hasil, sampel 1 = 0,025 mg/l, sampel 2 = 0,016 mg/l, dan sampel 3= 0,028 mg/l. Menurut Permenkes No.416/Per/IX/1990 tentang batas maksimum cemaran logam timbal (Pb) 0,05 mg/L. Kadar logam timbal (Pb) yang di peroleh semuanya berada di bawah batas maksimum, berarti semua sampel air sumur bor yang di analisa aman untuk di konsumsi.
Analisa Kesadahan Total (CaCo3) Pada Air Sumur Bor Di Lingkungan Dusun II Desa Sei Rotan Gg Pasar Baru Kecamatan Percut Sei Tuan Dengan Metode Kompleksometri Siahaan, Maniur Arianto; Sipayung, Apriska Dewi; Winda Irawati Zebua
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water in nature contains various dissolved and insoluble substances. If the contents contained in the water do not harm human health, the water can be considered clean. Considering the important role of water, it is very necessary to have a water source that can provide good water in terms of quantity and quality. The use of drilled well water is one of the alternatives used by humans to meet the need for water for both household and industrial needs. Hardness is one of the chemical parameters that can reduce groundwater quality. The level of water hardness is basically determined by the amount of calcium (Ca2+) and magnesium (Mg2+). This research aims to determine the total hardness of drilled well water in Dusun II, Sei Rotan Village, Gg Pasar Baru, Percut Sei Tuan District, whether it meets the requirements of the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No. 32 of 2017. Descriptive observations of the samples used were taken directly from drilled well water in Dusun II, Sei Rotan Village, Gg Pasar Baru, Percut Sei Tuan District, randomly with 10 samples using the complexometric method. The total hardness (CaCO3) of drilled well water that has been tested is 48.47 mg/L to 268.92 mg/L. The total hardness (CaCO3) of drilled well water in Dusun II, Sei Rotan Village, Gg Pasar Baru, Percut Sei Tuan District, was identified that all samples met the requirements in accordance with RI Minister of Health Regulation No. 32 of 2017. The maximum level obtained was 500 mg/L.
Sosialisasi Budidaya Jamur Tiram Putih Ramah Lingkungan Dengan Serbuk Kayu di SMA Negeri 12 Medan: Socialization of Eco-Friendly White Oyster Mushroom Cultivation Using Sawdust at Public High School 12 Medan Winda Irawati Zebua; Marti Silfia; Maniur Arianto Siahaan; Stephani Zebua; Slive Rince Dachi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sosialisasi budidaya jamur tiram putih dengan metode ramah lingkungan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya siswa, terhadap praktik berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan di SMA Negeri 12 Medan dengan tujuan memperkenalkan teknik budidaya jamur tiram putih menggunakan media serbuk kayu sebagai alternatif limbah organik yang dapat dimanfaatkan kembali. Serbuk kayu dipilih karena ketersediaannya yang melimpah dan kemampuannya dalam mendukung pertumbuhan miselium jamur secara optimal. Metode sosialisasi melibatkan penyampaian materi, demonstrasi langsung, serta praktik budidaya. Siswa diberikan pemahaman tentang proses sterilisasi media, inokulasi bibit jamur, hingga perawatan dan panen. Selain itu, aspek keberlanjutan juga ditekankan, seperti pemanfaatan limbah serbuk kayu dan dampaknya terhadap lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan minat siswa terhadap budidaya jamur tiram putih. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa mampu menerapkan teknik budidaya yang telah dipelajari dan mengembangkannya sebagai peluang usaha berbasis lingkungan. Program ini juga berkontribusi dalam mengurangi limbah kayu serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik pertanian ramah lingkungan.   Abstract: The socialization of white oyster mushroom cultivation using environmentally friendly methods is an important step in increasing public awareness, especially students, towards sustainable practices. This activity was conducted at SMA Negeri 12 Medan with the aim of introducing white oyster mushroom cultivation techniques using sawdust media as an alternative to organic waste that can be reused. Wood powder was chosen due to its abundant availability and its ability to optimally support the growth of mushroom mycelium. The socialization method involved material delivery, hands-on demonstration, and cultivation practices. Students were given an understanding of the media sterilization process, inoculation of mushroom spawn, to maintenance and harvesting. In addition, sustainability aspects were also emphasized, such as the utilization of sawdust waste and its impact on the environment. The results of the activity showed an increase in students' understanding and interest in white oyster mushroom cultivation. With this socialization, it is hoped that students will be able to apply the cultivation techniques they have learned and develop them as environmentally-based business opportunities. This program also contributes to reducing wood waste and increasing awareness of the importance of environmentally friendly agricultural practices.
Determination of Glucose Solution Concentration Using Arduino-Based System Herbert Innah; Maniur Arianto Siahaan
Science Journal Get Press Vol 2 No 4 (2025): October, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/science.v2i4.274

Abstract

Glucose is one of the most important biomolecules, playing a critical role in biological systems, food products, and clinical diagnostics. Conventional methods for glucose concentration measurement, such as spectrophotometry and enzymatic assays, although accurate, are often costly, time-consuming, and require skilled personnel. This study presents the development of a low-cost Arduino-based optical detection system for measuring glucose concentration using RGB LEDs as light sources and a photodiode sensor as the detector. The Arduino microcontroller processes voltage signals corresponding to light intensity and calculates absorbance values based on Beer-Lambert’s law. Calibration was performed using glucose solutions of varying concentrations, and the results indicated that the red LED source provided the most accurate and stable absorbance readings, with an average relative error below 5%. The proposed system offers an affordable, portable, and reliable alternative to conventional spectrophotometers, making it suitable for educational laboratories, small-scale food industries, and preliminary biomedical testing. Its implementation demonstrates the potential of microcontroller-based systems in enhancing accessibility to analytical tools in resource-limited environments.
Quantitative Descriptive Analysis of Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) in Pregnant Women Using the Westergren Method at Bunda Thamrin General Hospital via Accidental Sampling Marti Silfia; Elisa Silvia; Maniur Arianto Siahaan
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i2.770

Abstract

Abstrak Pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) merupakan salah satu pemeriksaan hematologi yang digunakan sebagai penunjang dalam mendeteksi proses inflamasi dan memantau kondisi klinis pasien. Meskipun peningkatan LED merupakan perubahan fisiologis yang umum terjadi selama kehamilan, data mengenai gambaran nilai LED pada ibu hamil di fasilitas pelayanan kesehatan Indonesia, khususnya di Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin, masih terbatas. Keterbatasan data tersebut menyebabkan belum tersedianya informasi lokal yang dapat digunakan sebagai dasar interpretasi hasil pemeriksaan LED pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai LED pada ibu hamil menggunakan metode Westergren di Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik accidental sampling terhadap 30 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Pemeriksaan LED dilakukan menggunakan metode Westergren dengan antikoagulan natrium sitrat 3,8% sesuai standar pemeriksaan hematologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21 responden (70%) memiliki nilai LED meningkat dengan rata-rata 40,2 mm/jam, sedangkan 9 responden (30%) memiliki nilai LED normal dengan rata-rata 10,8 mm/jam. Peningkatan nilai LED ditemukan pada berbagai kelompok usia ibu hamil dan diduga berkaitan dengan perubahan fisiologis selama kehamilan, meskipun kemungkinan adanya kondisi patologis seperti anemia atau inflamasi tetap perlu dipertimbangkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan LED menggunakan metode Westergren dapat dimanfaatkan sebagai parameter penunjang dalam pemantauan kondisi hematologi ibu hamil. Oleh karena itu, interpretasi hasil LED sebaiknya dilakukan bersama informasi klinis dan pemeriksaan laboratorium lainnya agar dapat mendukung pengambilan keputusan klinis secara lebih tepat. Kata Kunci: Laju Endap Darah, Metode Westergren, Ibu Hamil, Hematologi, Kehamilan Abstract The erythrocyte sedimentation rate (ESR) test is a hematological test used to aid in detecting inflammatory processes and monitoring patients’ clinical conditions. Although an elevated ESR is a common physiological change during pregnancy, data on ESR values in pregnant women at Indonesian healthcare facilities—particularly at Bunda Thamrin General Hospital—remain limited. This lack of data has resulted in the absence of local information that can serve as a basis for interpreting ESR test results in pregnant women. This study aims to describe ESR values in pregnant women using the Westergren method at Bunda Thamrin General Hospital. The study employed a quantitative descriptive design with accidental sampling of 30 pregnant women who met the inclusion criteria. The LED test was performed using the Westergren method with 3.8% sodium citrate anticoagulant in accordance with hematology testing standards. The results showed that 21 participants (70%) had elevated LED values with an average of 40.2 mm/h, while 9 participants (30%) had normal LED values with an average of 10.8 mm/h. Elevated LED values were found across various age groups of pregnant women and are thought to be related to physiological changes during pregnancy, although the possibility of pathological conditions such as anemia or inflammation still needs to be considered. The results of this study indicate that LED testing using. Keywords: ESR, Westergren Method, Pregnancy Hematology, Inflammatory Markers, Anemia in Pregnancy