Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MALLOMO: Journal of Community Service

Pemberdayaan Perempuan Papua melalui Pelatihan Hidroponik Sayur dan Pemasarannya Panga, Nurhaya Jahidin; Ginting, Nina Maksimiliana
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2021): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v2i1.561

Abstract

Abstract. The welfare of the indigenous Papuan people needs to be improved, one of which is through the empowerment of Papuan women, who often act as breadwinners for their families. This activity aims to improve the welfare and food security of the Papuan Women, through training and assistance in vegetable hydroponics and nutrition counseling. The targets of this activity were women in RT 05 Kamundu Village, Merauke who later formed the Creative Women's Community. This service activity includes the construction of facilities, training, and assistance in intensive vegetable hydroponic cultivation. Training and mentoring are carried out on an ongoing basis so that the community can harvest and market hydroponic vegetables. The outcomes are the availability of hydroponic house with an area of 5 x 10 meters, the availability of two hydroponic installation packages, each with a capacity of 500 planting holes, increased income and knowledge of the targeted group, regarding vegetable hydroponics, which was achieved through training activities. The participants enthusiastically welcomed this program, and continued to be actively involved during the plant cultivation process. Participants have also been able to carry out seeding activities and provide plant nutrition independently, so that in the future they can continue hydroponic vegetable cultivation and earn sustainable income. Kesejahteraan masyarakat asli Papua perlu ditingkatkan, salah satunya melalui pemberdayaan Perempuan Papua, yang sering kali berperan sebagai pencari nafkah bagi keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan kelompok Perempuan Papua, melalui pelatihan dan pendampingan hidroponik sayur dan penyuluhan gizi. Sasaran kegiatan ini adalah Ibu-Ibu RT di RT 05 Kelurahan Kamundu, Merauke yang kemudian membentuk Komunitas Perempuan Kreatif. Kegiatan pengabdian ini meliputi pembangunan fasilitas, pelatihan, dan pendampingan budidaya hidroponik sayur yang dilakukan secara intensif. Pelatihan dan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan hingga masyarakat dapat memanen dan memasarkan sayur hidroponik. Adapun luaran yang telah dicapai adalah tersedianya fasilitas rumah hidroponik dengan luasan 5 x 10 meter, tersedianya dua paket instalasi hidroponik, masing-masing dengan kapasitas 500 lubang tanam, meningkatnya pengetahuan kelompok Ibu RT 05 Kelurahan Kamundu, Merauke, mengenai hidroponik sayuran, yang dicapai melalui kegiatan pelatihan, dan meningkatnya pendapatan mereka dari hasil pemasaran sayur hidroponik. Para peserta menyambut antusias program ini, dan terus terlibat secara aktif selama proses budidaya tanaman. Peserta juga telah mampu melakukan kegiatan penyemaian, dan pemberian nutrisi tanaman secara mandiri, sehingga kelak dapat melanjutkan budidaya sayuran hidroponik dan memperoleh pendapatan secara berkelanjutan.
Pelatihan Budidaya Sayur Hidroponik di Kampung Yasa Mulya Panga, Nurhaya Jahidin; Widijastuti, Rosmala; Sarijan, Abdullah; Ekowati, Nurhening Yuni; Ginting, Nina Maksimiliana
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2022): Juni-Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v2i2.705

Abstract

Hydroponic vegetable cultivation has the potential to be developed in Merauke Regency, including in Yasa Mulya Village, Tanah Miring District, Merauke Regency, Papua. This training aims to increase public interest and knowledge about hydroponic vegetable cultivation. The target of this activity is the residents of Yasa Mulya Village. The training which was attended by 22 participants was carried out using lecture methods, demonstrations and direct practice of hydroponic wick systems by the trainees. From the implementation of this activity, it can be concluded that the residents of Yasa Mulya Village have a high interest in cultivating vegetables hydroponically, and the training activities that have been carried out can significantly increase public knowledge about hydroponics. Budidaya sayur secara hidroponik sangat potensial dikembangkan di Kabupaten Merauke, termasuk di Kampung Yasa Mulya, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya tanaman sayuran secara hidroponik. Sasaran kegiatan ini adalah warga Kampung Yasa Mulya. Pelatihan yang diikuti oleh 22 peserta ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi dan praktik langsung hidroponik sistem wick oleh peserta pelatihan. Dari pelaksanaan kegiatan ini dapat ditarik kesimpulan warga Kampung Yasa Mulya memiliki ketertarikan yang tinggi untuk melakukan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik, dan kegiatan pelatihan yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hidroponik secara signifikan.
Pelatihan Budikdamber Lele dan Kangkung di Semangga Jaya Merauke Amir, Astaman; Widijastuti, Rosmala; Panga, Nurhaya; Sembiring, Ade; Ginting, Nina Maksimiliana
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 3 No 2 (2023): Juni-Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v3i2.832

Abstract

Food security does not only talk about aspects of availability. Holistic food security concerns aspects of food availability, distribution, consumption, and security. In the context of the Semangga District, especially Semangga Jaya Village, food security is more related to the aspect of food security. This activity aims to improve community food security, especially in the Al Jannah Study Group through the production of safe food without pesticide contamination. In this program, we train and assist the community in Semangga Jaya Village, especially the Al Jannah study group. This service activity will include training, demonstrations on making Budikdamber, mentoring, and providing assistance for 4 Budikdamber technology packages so that they can be used sustainably by the community. The output target of this Community Partnership Service program is to increase knowledge, especially the Al Jannah study group in Semangga Jaya Village. This increase in knowledge will be measured using a questionnaire given before and after the training is carried out. Another output is the availability of vegetables and fish from Budikdamber which can be consumed or sold by the community which can increase food security.
Pelatihan dan Pendampingan Produksi Media Tanam Organik Siap Pakai Fahrizal, Riza; Ginting, Nina Maksimiliana; Chotimah, Chusnul; Panga, Nurhaya
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 3 No 2 (2023): Juni-Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v3i2.833

Abstract

Meningkatnya animo masyarakat terhadap urban farming membuka peluang usaha bagi penyediaan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk berkebun. Pembuatan media tanam organik siap pakai juga menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Media tanam menjadi kebutuhan utama, karena tanah di wilayah ini adalah jenis tanah yang berpasir dan miskin hara, sementara untuk mendatangkan tanah top soil dari wilayah lain membutuhkan biaya yang cukup besar. Di sisi lain, ketersediaan bahan baku pembuatan media tanam organik siap pakai sangat melimpah di wilayah Kabupaten Merauke khususnya d Kampung Kuprik. Sebagai sentra pertanaman padi terbesar di Papua, sekam padi menjadi limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan oleh petani. Begitu pula dengan kotoran hewan ternak yang dapat digunakan sebagai bahan baku pupuk kandang yang menjadi sumber nutrisi dalam pembuatan media tanam. Pembuatan media tanam organik dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan petani melalui pembelian limbah pertanian tersebut. Potensi limbah sekam padi dan kotoran hewan ternak yang melimpah di Kampung Kuprik dapat bernilai ekonomi bagi masyarakat jika masyarakat mampu mengolah dan memasarkan kedua bahan tersebut dengan baik. Berdasarkan uraian di atas terdapat dua masalah prioritas yang perlu diatasi agar limbah sekam padi dan kotoran hewan ternak dapat diolah menjadi media tanam siap pakai yang permintaannya cukup besar di Kota Merauke. Masalah pertama adalah bagaimana meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kampung Kuprik untuk memproduksi media tanam siap pakai, dan bagaimana mengemas hasil produksi tersebut agar dapat dipasarkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Kampung Kuprik. Solusi terhadap masalah tersebut dikemas dalam kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Produksi Media Tanam Organik Siap Pakai di Kampung Kuprik. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Kampung Kuprik akan mampu mengolah sekam padi dan kotoran hewan ternak menjadi bahan yang bernilai ekonomi lebih tinggi. Target luaran yang diharapkan dapat dicapai melalui kegiatan ini antara lain: peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kampung Kurik dalam mengolah arang sekam dan kotoran hewan menjadi media tanam siap pakai. Peningkatan pengetahuan ini diukur dengan menggunakan kuisioner dan observasi pemateri, sebelum dan setelah pelatihan dilakukan; tersedianya media tanam siap pakai hasil produksi masyarakat yang telah dikemas dan siap dipasarkan. Media tanam yang dihasilkan telah memiliki label nama dengan keterangan komposisi dan manfaatnya; publikasi kegiatan di media massa, dan video kegiatan; publikasi di Jurnal Pengabdian Masyarakat.