Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL PADA MATERI PERMAINAN ANSAMBEL MUSIK SULING BAMBU SISWA KELAS VII SMPN 3 MAUPONGGO SATAP. Gisi, Baldina; Bate Dopo, Ferdinandus; Fikri, Kanzul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis E-Modul Seni Budaya pada materi ansambel musik suling bambu siswa kelas VII SMP serta mengetahui kelayakan bahan ajar E-Modul sebagai sumber belajar yang dikembangkan ditinjau dari aspek materi, Tampilan, pengoperasian berdasarkan penilain para ahli. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas VII SMPN 3 Mauponggo Satap.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development).Model pengembangan pada penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat pembelajaran 4D.instrumen penelitian yang digunakan yaitu studi pendahuluan dan validasi ahli. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian berupa bahan ajar berbasis E-Modul pada materi ansambel musik suling bambu layak digunakan.Kelayakan diperoleh dari validasi ahli materi, desain dan media. Dengan presentasi penilain dari ahli materi sebesar 81,25% dengan kriteria valid, penilaian ahli desain sebesar 75,80% dengan kriteria valid, dan penilaian ahli media diperoleh nilai rata-rata sebesar 88,46% dengan kriteria sangat valid. Sehingga dapat disimpulkan bahan ajar E-Modul pada materi ansambel musik suling bambu siswa kelas VII SMP Negeri 3 Mauponggo Satap layak digunakan sebagai bahan pembelajaran.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TEKNIK VOCALIZING DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA SMA ST. FRANSISKUS XAVERIUS BOAWAE Pada, Anyeline Skolastika; dopo, Florentianus; Fikri, Kanzul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1076

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan media yang mempelajari tentang teknik vocalizing dalam kegiatan ekstrakurikuler paduan suara SMA St. Fransiskus Xaverius Boawae yang dapat digunakan secara terus menerus sebelum bernyanyi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan ( Research and Development), dengan model yang dikembangkan oleh Alessi & Trollip, yaitu planning, design dan development. Untuk mengetahui tingkat kelayakan, media ini telah diuji melalui 2 tahap uji kevalidan yaitu uji alpha dan uji beta. Oleh ahli isi/konten, ahli media, ahli desain dan uji beta pada peserta paduan suara SMA St. Fransiskus Xaverius Boawae.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, hasil tes multimedia teknik Vocalizing antara lain: Uji kelayakan isi / konten memperoleh hasil 100%, dengan kriteria “ sangat viled”, sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Uji kelayakan desain memperoleh hasil 90 % , dengan kriteria “ sangat viled” sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Uji kelayakan media memperoleh hasil 97 %, dengan kriteria “ sangat viled” sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK LABA BU’U PADA SISWA KELAS VIII DI SMPK YOS SOEDARSO KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA Demu Watu, Yustus; Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran audio visual pada materi teknik memainkan alat musik Laba Bu’u. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan Alessi dan Trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu planning, design, dan development. Penelitian ini dilakukan di SMPK Yos Soedarso Jerebuu pada siswa kelas VIII. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, wawancara, dan dokumentasi. Uji coba produk ini peneliti menggunakan instrumen kuesioner yang dinilai oleh ahli materi, ahli desain, dan ahli media serta angket respon siswa untuk mengukur kevalitan suatu produk yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis yang digunakan peneliti yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini diketahui melalui uji alpha terhadap media audio visual diperoleh hasil validasi dari ahli materi 96,875% dengan kriteria sangat valid, ahli media sebesar 95% dengan kriteria sangat valid, dan ahli desain sebesar 97,2% dengan kriteria sangat valid. Sedangkan perolehan hasil dari uji beta dari prodak yang dikembangkan peneliti melalui uji coba perorangan diperoleh hasil 92% dan uji coba lapangan skala kecil diperoleh hasil 96%. Dari hasil data yang diperoleh dapat di simpulkan bahwa media audio visual pada materi teknik memainkan alat musik Laba Bu’u layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa SMP dan dapat digunakan dalam pembelajaran seni budaya.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK BHEGO SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 GOLEWA Liku, Theresia Ludwina; Fikri, Kanzul; Bate Dopo, Ferdinandus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar modul teknik permainan alat musik bhego. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, obervasi, angket dan dokumentasi. Materi yang terdapat dalam produk bahan ajar modul ini memuat tentang alat musik tradisional kabupaten Ngada yang terdapat di kampung Malanuza. Hal pertama yang dilakukan peneliti dalam menyusun bahan ajar modul yaitu membuat draf dan mendesain bahan ajar dan materi. Untuk mendapatkan hasil yang baik, peneliti melakukan uji coba terhadap 3 ahli yakni ahli materi, ahli bahasa indonesia, dan ahli desain. Uji coba yaitu dengan memberikan lembar kusioner/angket kepada para ahli dengan skala 4-1. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti terhadap ahli materi ( Bapak Florentianus Dopo,S.S.,M.Pd) dan mendapatkan nilai dengan skor 92,85% kategori sangat valid, selanjutnya uji coba produk dilakukan pada ahli bahasa indonesia (Bapak Pelipus Wungo Kaka,M.Pd) mendapat nilai dengan skor 90,62% kategori sangat valid, dan yang terakhir uji coba produk dilakukan kepada ahli desain ( Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd ) dan mendapatkan hasil dengan skor 98,58% dengan kriteria sangat valid. dari hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul ini layak untuk digunakan.
KAJIAN NYANYIAN SEU AZI PADA MASYARAKAT BUDAYA DI KAMPUNG ADAT WERE KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Moghu, Maria Yasintha; Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui: 1) kajian nyanyian Seu Azi pada masyaakat budaya di kampung adat Were, 2) makna syair Seu Azi pada masyarakat Were. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskripsif yang berlokasi di Desa Were. Adapun metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, dengan istrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan rekaman. Sebjek penenelitian ketua adat, orang tua dan kaum muda. Untuk menguji keabasahan data dilakukan dengan triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yaitu 1) kajian nyanyian Seu Azipada masyarakat budaya di kampung adat Were. Dalam mengkaji nyanyian Seu Azi, peneliti memulai dengan menjelaskan sejarah lagu rakyat Seu Azi, bentuk lagu Seu Azidan eksistensi Seu Azipada masyarakat adat Desa Were saat ini. 2) makna syair Seu Azi pada masyarakat Were. Dalam syair Seu Azimemiliki makna yang mendalam bagi orang tua dan anak muda yang bisa mengaertikan syair yang dinyanyikan.
ANALISIS UNSUR DAN BENTUK KOMPOSISI MUSIK GONG GENDANG SEBAGAI ALAT MUSIK PENGIRING TARIAN CACI DI WONGKO KEMBO, DESA GOLO LIJUN, KECAMATAN ELAR, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Mandang, Yustina; Fikri, Kanzul; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.465

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini mengenai unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang. Tujuan penelitian ini untuk memahami unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci di Wongko Kembo Desa Golo Lijun Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini untuk memperoleh data yang valid yaitu tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan menggunakan teknik snowbal. Untuk pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Unsur–unsur musik sebagai pengiring tarian caci terdiri dari irama/ritme, tempo, melodi, harmoni, dan tanda dinamika. Gong gendang merupakan sebuah alat musik tradisional yang ada di Kabupaten Manggarai pada umumnya. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki bentuk serta nama yang berbeda. Oleh karena itu, alat musik gong gendang yang ada di Wongko Kembo, mempeunyai bentuk serta nama yang berbeda, karena pada umumnya alata musik gong gendang yang ada di masyarakat Wongko Kembo, yang memiliki fungsi dalam mengadakan ritual adat, yaitu dalam mengiring tarian caci. Gong gendang memiliki nama dengan sebutan masing yaitu Gong “dongka Mbako” dan gendang “kasao”. Perpaduan antaran dongka mbako dan kasao sama- sama mempunyai peranan penting yaitu mengiring tarian caci. Bentuk komposisi alat musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci yaitu instrumen atau alat musik yang terdiri dari nde gong, gong loe, nde gendang, dan gendang loe. Bentuk komposisi pukulan dalam musik gong gendang untuk mengiring tarian caci di Wongko Kembo, hanya memiliki satu (1) pukulan saja yaitu jenis pukulan teke-teke tem,kong-kong tong
PENGEMBANGAN MEIA PEMBELAJARAN BERBAHAN DASAR BARANG BEKAS UNTUK KETERAMPILAN ANSAMBEL DRUM BAND SISWA KELAS VIII SMP CITRA BAKTI Ture, Fidelis; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :(1) menghasilkan produk media pembelajaran berbahan dasar barang barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band siswa kelas VIII SMP Citra Bakti,2.Untuk mengetahui kelayakan atau kualitas dari hasil uji coba pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band.subjek dalam uji coba penelitian ini yaitu, ahli materi atau konten,ahli media dan ahli desain. Pengembangan ini didasarkan pada model allesi dan trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu,plaaning, design, dan development. Hasil pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band berdasarkan hasil uci coba alpha dan uji beta. uji coba alpha yang terdiri dari uji ahli materi/konten mendapatkan nilai 80% dengan kriteria valid, kemudian uji coba ahli media mendapatkan nilai 88%dengan kriteri sangat valid,dan uji coba ahli desain mendapatkan nilai 93,3% dengan kriteria sangat valid. Kemudian dilanjutakan dengan uji beta yang terdiri dari uji perseorang mendapatkan nilai 85%,dan uji kelompok kecil mendapatkan nilai 88,5%.Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas layak untuk digunakan.
HUBUNGAN MINAT BELAJAR MUSIK TRADISIONAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMA CITRA BAKTI NGADA MALANUZA TA 2020/2021 Dampur, Ronaldo Stanislaus Dora; Samino, Sena Radya Iswara; Fikri, Kanzul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.555

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya di SMA Citra Bakti Ngada Malanuza, Sebanyak 36 orang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ex-post facto. Data dalam penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan angket kuisioner dengan mengikuti polah skala likert dan tes hasil belajar berupa tes esay. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: deskripsi statistik ( mean, median dan modus) sedangkan untuk uji persyaratan dilakukan dengan dua cara yaitu uji korelasi dan determinasi dengan tujuan untuk mengetahui besar hubungan dengan minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya di SMA Citra Bakti Ngada Malanuza. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar seni budaya. Hasil perhitungan menunjukan persamaan regresi antara Y dan X adalah ? =33,523+0,820 X.Pengujian signifikan dan linieritas hubungan antara minat belajar musik tradisional (X1) dan hasil belajar seni budaya (Y) menggunakan SPSS 20.0. Berdasarkan persamaan tersebut dapat dijelaskan bahwa variable minat belajaar musik tradisional mempunyai arah k-oefisien yang bertanda positif terhadap hasil belajar seni budaya. Koefisien finansial memberikan nilai sebesar 0,820 yang berarti bahwa jika minat belajar musik tradisional semakin meningkat dengan asumsi variabel lain tetap maka hasil belajar seni budaya akan mengalami peningkatan.
KAJIAN FUNGSI DAN BENTUK PENYAJIAN NYANYIAN NARO DALAM RITUAL ADAT REBA MASYARAKAT RADABATA KECAMATAN GOLEWA Koba, Hendrikus Balzana; Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Fungsi dan Bentuk Penyajian Nyanyian Naro Dalam Ritual Adat Reba Masyarakat Radabata Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Penelitian ini berlokasi di Desa Radabata, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumen (studi dokumen). Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh adat dan masyarakat yang dianggap memiliki pengetahuan tetang objek yang diteliti. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman dengan komponen-komponennya, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarka hasil penelitian mengenai Kajian Fungsi Dan Bentuk Penyajian Nyanyian Naro Dalam Ritual Adat Reba Masyarakat Radabata Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada terdapat beberapa sub diantaranya: 1) fungsi nyanyian Naro diantaranya; sebagai pengisi ritual, sebagai sarana hiburan, sebagai sarana komunikasi, sebagai pengiring tari, 2) bentuk penyajian nyanyian naro dilakukan melalui 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap penyajian dan tahap akhir/penutup
PENGEMBANGAN E-MODUL PADA MATERI PERMAINAN ANSAMBEL MUSIK SULING BAMBU SISWA KELAS VII SMPN 3 MAUPONGGO SATAP. Gisi, Baldina; Bate Dopo, Ferdinandus; Fikri, Kanzul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis E-Modul Seni Budaya pada materi ansambel musik suling bambu siswa kelas VII SMP serta mengetahui kelayakan bahan ajar E-Modul sebagai sumber belajar yang dikembangkan ditinjau dari aspek materi, Tampilan, pengoperasian berdasarkan penilain para ahli. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas VII SMPN 3 Mauponggo Satap.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development).Model pengembangan pada penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat pembelajaran 4D.instrumen penelitian yang digunakan yaitu studi pendahuluan dan validasi ahli. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian berupa bahan ajar berbasis E-Modul pada materi ansambel musik suling bambu layak digunakan.Kelayakan diperoleh dari validasi ahli materi, desain dan media. Dengan presentasi penilain dari ahli materi sebesar 81,25% dengan kriteria valid, penilaian ahli desain sebesar 75,80% dengan kriteria valid, dan penilaian ahli media diperoleh nilai rata-rata sebesar 88,46% dengan kriteria sangat valid. Sehingga dapat disimpulkan bahan ajar E-Modul pada materi ansambel musik suling bambu siswa kelas VII SMP Negeri 3 Mauponggo Satap layak digunakan sebagai bahan pembelajaran.