Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Literacy Skill of Eighth-Grade Students through Music-Based Learning Methods Ubhe, Maria L. Y.; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i1.370

Abstract

This study examines the comprehension skills, information absorption, and critical thinking abilities of middle school students through the implementation of music-based literacy learning (vocal and instrumental). The research subjects were 22 eighth-grade students from Class VIII A at SMP Negeri 4 Bajawa, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province, consisting of 12 male and 10 female students. The research employed a classroom action research method using the McTaggart Kemmis Nixon model, which involves two cycles comprising four stages: planning, action, observation, and reflection. In the pre-cycle phase, students' literacy skills averaged 51.59. After implementing the intervention in Cycle I, their average literacy skills increased to 62.5. Further improvement was observed in Cycle II, where the average literacy score reached 74.09. The results from each cycle indicate consistent improvement in students' literacy skills. As a result, music-based literacy learning (vocal and instrumental) effectively enhances students' abilities in reading comprehension, information absorption, expressing opinions, and critical thinking in middle school.
Application of Numeracy Learning Movements Using Pianika Musical Instruments in the 7th Batch of the Program Kampus Mengajar at UPTD SD Inpres Beiposo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia Selis, Elias Fernando; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i2.250

Abstract

This study aims to enhance students' interest and motivation in numeracy learning through an interactive and engaging approach using pianica musical instruments as learning media. By integrating music into numeracy learning, the study seeks to create a fun and effective educational experience. The research employed a three-stage process: planning, implementation, and evaluation. Data were collected by administering numeracy tests to students before and after the implementation of the pianica-based learning approach. The data analysis involved comparing the results of these tests to measure the effectiveness of the intervention. The findings demonstrate that the application of numeracy learning using pianica musical instruments at UPTD SD INPRES Beiposo significantly improved students' numeracy skills. The average scores from the numeracy tests showed a marked increase after the implementation. This approach not only facilitated a better understanding of mathematical concepts but also heightened students' learning motivation by fostering a more interactive and enjoyable learning environment. The implementation of numeracy learning using pianica musical instruments under the Kampus Mengajar Program has delivered substantial benefits, improving the quality of education for both students and participating university students. For students, this method effectively enhanced their numeracy skills and learning engagement. Meanwhile, for university students, the program provided valuable opportunities to develop their potential and expand their knowledge beyond campus life. Moving forward, it is recommended to continue and refine this program by enhancing supporting facilities, such as musical instruments, and involving more stakeholders, including parents and local communities, to foster greater student participation and outcomes. Additionally, exploring the use of other musical instruments in numeracy learning could further expand its effectiveness and interactivity.
PENERAPAN METODE KODALY HAND SIGN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NOTASI ANGKA BAGI SISWA KELAS III SD INPRES BAJAWA Beo, Maria Magdalena; Fikri, Kanzul; Dopo, Ferdinandus Bate; Ita, Efrida
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17550

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil observasi awal pada saat melakukan kegiatan kampus mengajar angkatan 8 di SD Inpres Bajawa, terlihat bahwa siswa kesulitan dalam membunyikan notasi angka secara benar dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca notasi angka bagi siswa kelas III SD Inpres Bajawa melalui penerapan metode kodaly. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, pada setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui lembar observasi kelas. Hasil penelitian menunjukan kemampuan membaca notasi angka siswa kelas III SD Inpres Bajawa mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari keaktifan siswa dari siklus 1 dengan presentasi sebesar 55 dan pada siklus 2 presentasi keaktifan siswa sebesar 85. Melalui metode kodaly siswa kelas III lebih aktif dan mudah mengingat dan memahami cara membunyikan tinggi rendahnya notasi angka dengan benar.
KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI PERTUNJUKAN MUSIK BETTONG DALAM RITUAL ADAT TENU WAE NUZAN DI KAMPUNG PANDANG MATA KELURAHAN LEMPANG PAJI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus; Ras, Alpius
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk Pertunjukan musik bettong, 2) fungsi pertunjukan musik bettong. Penelitian ini berlokasi dikampung Pandang Mata, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan pedomaan wawancara dan pedomaan observasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa, dalam upacara pertunjukan musik bettong memiliki beberapa tahapan ritual yaitu: pasok pangin, kebut kazu, wara-wara tew, dan penyajian musik bettong. Dalam pertunjukanya ditemukan beberapa formasi para pemain, cara memegang alat musik, dan cara memainkanya. Fungsi pertunjukan musik bettong dalam kehidupan masyarakat sebagai salah satu penghubung antara manusia dan roh nenek moyang. Musik bettong juga mempunyai fungsi tambahan yaitu sebagai penghibur individu dan masyarakat pada umumnya.
KAJIAN MUSIK MBATA PADA UPACARA RITUAL ADAT MASYARAKAT DESA LEKOLEMBO KECAMATAN KOTA KOMBA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Fikri, Kanzul; Dopo, Ferdinandus Bate; Nale, Maria Jenita
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana musik Mbata dilaksanakan pada upacara adat masyarakat Desa Lekolembo Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur. Informan dari penelitian ini adalah, pemangku adat, para pemain musik Mbata, dan masyarakat pada umumnya. Setiap informan yang ditentukan oleh peneliti adalah orang-orang yang dianggap mampu memberikan data secara valid dan akurat sehingga mampu menjawab sesuai dengan fokus penellitian. Kemudian metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; ada metode wawancara, metode observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah mengenai 1) kajian musik Mbata sebagai musik tradisonal pada upacara adat Masyarakat Manggarai Timur, sebagai dalam upacara penti, (syukur panen). 2) Makna dari syair – syair lagu yang dinyanyikan dalam ritual penti. Setelah data-data sudah diperoleh akan diakhiri dengan kesimpulan, bahwa musik Mbata bukan hanya sebagai musik tradisional, melainkan musik Mbata sebagai tanda ucapan syukur kepada para leluhur dan kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
KAJIAN NYANYIAN SEU AZI PADA MASYARAKAT BUDAYA DI KAMPUNG ADAT WERE KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Moghu, Maria Yasintha; Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui: 1) kajian nyanyian Seu Azi pada masyaakat budaya di kampung adat Were, 2) makna syair Seu Azi pada masyarakat Were. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskripsif yang berlokasi di Desa Were. Adapun metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, dengan istrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan rekaman. Sebjek penenelitian ketua adat, orang tua dan kaum muda. Untuk menguji keabasahan data dilakukan dengan triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yaitu 1) kajian nyanyian Seu Azipada masyarakat budaya di kampung adat Were. Dalam mengkaji nyanyian Seu Azi, peneliti memulai dengan menjelaskan sejarah lagu rakyat Seu Azi, bentuk lagu Seu Azidan eksistensi Seu Azipada masyarakat adat Desa Were saat ini. 2) makna syair Seu Azi pada masyarakat Were. Dalam syair Seu Azimemiliki makna yang mendalam bagi orang tua dan anak muda yang bisa mengaertikan syair yang dinyanyikan.
KAJIAN TEKNIK PUKULAN GONG DAN GENDANG DALAM RITUAL CONGKO LOKAP BUDAYA MANGGARAI Fikri, Kanzul; Bate Dopo, Ferdinandus; Igol, Sergius Fabianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik pukulan gong dan gendang dalam ritual adat congko lokap kedalam bentuk partitur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan dokumentasi(kamera,alat perekam), dan wawancara. Keabsahan data diperoleh melalui prosedur triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, teknik pukulan gendang yang mengiringi tarian dan nyanyian dalam ritual adat congko lokap menggunakan teknik open tone, muffled tone, dan slap tone. Sedangkan gong dimainkan tidak menggunakan teknik khusus dan hanya satu gong yang digunakan dalam ritual adat congko lokap ini. Posisi tubuh pemain gendang yaitu duduk bersila kemudian gendang dipangku diatas paha kiri dan gong dimainkan dengan posisi duduk kemudian gong dipegang dengan tangan kiri dan tangan kanan memukul gong atau gong disimpan pada tempat khusus untuk menyimpannya dan memudahkan pemain gong untuk membunyikannya.
PENYAJIAN MUSIK NDOTO DAN FUNGSINYA PADA UPACARA BHEI UWI DALAM RITUAL NGAGHA MERE DI KAMPUNG WAJO KECAMATAN KEO TENGAH KABUPATEN NAGEKEO Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus; Agho, Maria Clarista
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.388

Abstract

Abstrak Agho, Maria Clarista (2021), Penyajian Musik Ndoto dan Fungsinya dalam Upacara Bhei Uwi pada Ritual Ngagha mere di Kampung Wajo Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo. Skripsi, Program Studi Pendidikan Musik CITRA BAKTI. Artikel ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I : Florentianus Dopo, S.S., MPd dan pembimbing II : Kanzul Fikri, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penyajian Musik Ndoto dan Fungsinya dalam Upacara Bhei Uwi Pada Ritual Ngagha mere di Kampung Wajo Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini, ketua adat, kepala desa Wajo, dan masyarakat setempat. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman dengan komponen-komponennya, yaitu: pengumpuilan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penyajian musik Ndoto dalam ritual Ngagha mere terdapat beberapa sub diantaranya: 1) Tahapan ritual Ngagha mere, 2) tahap bhei uwi, 3) unsur-unsur musik yang terdapat pada musik Ndoto pada tahap bhei uwi, 3) proses penyajian musik Ndoto, 4) jumlah penyaji musik Ndoto, 5) bentuk penyajian musik Ndoto, 6) bentuk penyajian musik Ndoto, 7) tata panggung dalam penyajian musik Ndoto, 8) formasi penyajian musik Ndoto, 9) durasi penyajian musik Ndoto. Hasil penelitian mengenai fungsi musik Ndoto terdiri dari 1) fungsi ritual, 2) senagai sarana komunikasi, 3) fungsi hiburan.
ANALISIS UNSUR DAN BENTUK KOMPOSISI MUSIK GONG GENDANG SEBAGAI ALAT MUSIK PENGIRING TARIAN CACI DI WONGKO KEMBO, DESA GOLO LIJUN, KECAMATAN ELAR, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Mandang, Yustina; Fikri, Kanzul; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.465

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini mengenai unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang. Tujuan penelitian ini untuk memahami unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci di Wongko Kembo Desa Golo Lijun Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini untuk memperoleh data yang valid yaitu tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan menggunakan teknik snowbal. Untuk pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Unsur–unsur musik sebagai pengiring tarian caci terdiri dari irama/ritme, tempo, melodi, harmoni, dan tanda dinamika. Gong gendang merupakan sebuah alat musik tradisional yang ada di Kabupaten Manggarai pada umumnya. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki bentuk serta nama yang berbeda. Oleh karena itu, alat musik gong gendang yang ada di Wongko Kembo, mempeunyai bentuk serta nama yang berbeda, karena pada umumnya alata musik gong gendang yang ada di masyarakat Wongko Kembo, yang memiliki fungsi dalam mengadakan ritual adat, yaitu dalam mengiring tarian caci. Gong gendang memiliki nama dengan sebutan masing yaitu Gong “dongka Mbako” dan gendang “kasao”. Perpaduan antaran dongka mbako dan kasao sama- sama mempunyai peranan penting yaitu mengiring tarian caci. Bentuk komposisi alat musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci yaitu instrumen atau alat musik yang terdiri dari nde gong, gong loe, nde gendang, dan gendang loe. Bentuk komposisi pukulan dalam musik gong gendang untuk mengiring tarian caci di Wongko Kembo, hanya memiliki satu (1) pukulan saja yaitu jenis pukulan teke-teke tem,kong-kong tong
PENGEMBANGAN MEIA PEMBELAJARAN BERBAHAN DASAR BARANG BEKAS UNTUK KETERAMPILAN ANSAMBEL DRUM BAND SISWA KELAS VIII SMP CITRA BAKTI Ture, Fidelis; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :(1) menghasilkan produk media pembelajaran berbahan dasar barang barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band siswa kelas VIII SMP Citra Bakti,2.Untuk mengetahui kelayakan atau kualitas dari hasil uji coba pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band.subjek dalam uji coba penelitian ini yaitu, ahli materi atau konten,ahli media dan ahli desain. Pengembangan ini didasarkan pada model allesi dan trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu,plaaning, design, dan development. Hasil pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band berdasarkan hasil uci coba alpha dan uji beta. uji coba alpha yang terdiri dari uji ahli materi/konten mendapatkan nilai 80% dengan kriteria valid, kemudian uji coba ahli media mendapatkan nilai 88%dengan kriteri sangat valid,dan uji coba ahli desain mendapatkan nilai 93,3% dengan kriteria sangat valid. Kemudian dilanjutakan dengan uji beta yang terdiri dari uji perseorang mendapatkan nilai 85%,dan uji kelompok kecil mendapatkan nilai 88,5%.Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas layak untuk digunakan.