Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembelajaran Al-Quran Anak Usia Dini melalui Metode ‘‘Wafa’’ Pangastuti, Ratna
ACIECE Vol 2 (2017): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

‘Wafa’ belajar Alquran dengan metode otak kanan, merupakan sebuah terobosan baru yangdigagas oleh Yayasan Syafa`atul Quran Indonesia (YAQIN) bercita-cita ingin menghadirkanpembelajaran Alquran secara kompehensif, mudah, dan menyenangkan bagi seluruh muslim didunia. ‘5T’ merupakan kurikulum andalan yang meliputi Tilawah, Tahfidz, Tarjamah, Tafhim, danTafsir. Pembelajaran yang diterapkan di ‘wafa’ sesuai dan sejalan dengan teori-teoriperkembangan pada anak usia dini, mencakup stimulasi aspek perkembangan dan kecerdasanmajemuk anak secara mampu meng-cover modalitas belajar siswa. Penggunaan media variatif,diantaranya flashcard warna-warni dan bergambar dilengkapi tulisan hijaiyah yang tersusunpada sebuah kata. Penekanan penggunaan bahasa ibu, gerakan-gerakan dalam proses tahfidulquran, dan intro-intro yang mendidik (permainan, tepuk, musik, lagu, siroh) untuk menjagakondisi emosional dan moody murid tetap semangat dan bahagia selama mengikuti KegiatanBelajar Mengajar (KBM). Sarana yang disusun berupa buku-buku untuk murid disesuaikandengan tingkat perkembangan dan usia anak. Guru-guru yang menyampaikan materi terjagakualitasnya melalui sertifikasi munaqasyah. Penggunaan otak kanan untuk menyeimbangkanfungsi belahan otak untuk meningkatkan kualitas dan kepribadian murid menjadi ciri khas darimetode ‘wafa’. Pembelajaran Alquran berupa membaca, menulis, dan menghafal, memahamimakna, dan menafsikan ayat semuanya diajar di ‘wafa’ secara bertahap dn berjenjang. ‘Wafa’sering disebut dengan metode otak kanan yang dalam membelajarannya menggunakan aspekmultisensorik atau perpaduan dari berbagai indera, seperti visual, auditorial, dan kinestetik.
Preventive Deradicalization in Lower Grade Madrasah through Religious Moderation in Quran-Hadith and Aqidah-Akhlak Bachtiyar, Machfud; Zaini, Abdullah; Pangastuti, Ratna
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 7 No 4 (2024): June 2024
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v7i4.991

Abstract

This study investigates preventive deradicalization efforts in lower-grade students of Madrasah Ibtidaiyah through the internalization of religious moderation values in Quran-Hadith and Aqidah-Akhlak subjects. Utilizing a qualitative descriptive approach, the research subjects were selected purposively, and data were gathered via in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The analysis followed Miles, Huberman, and Saldana's interactive model, involving data condensation, presentation, and conclusion drawing, with data validity ensured through credibility tests and triangulation. The findings indicate that nationalistic values were instilled in students through value transformation by teachers, value transaction in flag ceremonies, and transinternalization, where students memorized the national anthem and Pancasila principles.
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Anak Usa Dini Melalui Buku Cerita “Halo Balita” Pangastuti, Ratna
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i1.1008

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan karakter suatu bangsa. Namun, saat ini banyak masalah karakter yang melanda masyarakat, terutama generasi muda. Isu dekadensi moral yang sering terjadi membuat masyarakat Indonesia melupakan karakter bangsa yang menjadi identitas mereka. Oleh karena itu, nilai-nilai pendidikan karakter sangat penting untuk ditanamkan pada seluruh lapisan masyarakat. Buku cerita dapat membantu proses penanaman nilai-nilai pendidikan karakter di masyarakat, terutama pada anak-anak, pendidik, dan orang tua. Salah satu buku cerita yang populer di pasaran adalah buku cerita "Halo Balita."Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini meneliti 25 buku dengan berbagai tema dan judul. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, dan data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis), yaitu menganalisis isi dialog tokoh, setting, ilustrasi, dan kejadian/peristiwa yang terdapat dalam buku cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 15 nilai karakter, yaitu: karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
Pengaruh Metode Karyawisata Terhadap Kreativitas Menggambar Anak di Taman Kanak-Kanak Bani Toifur Kabupaten Nganjuk Pangastuti, Ratna; Qumillaila, Qumillaila
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2017.32-05

Abstract

Many kinds of learning methods for early age level in stimulate all aspects of its development. One of the methods is karyawisata method. With this method the children directly faced with concrete objects that corresponds to its development stage. In addition to play and and imagine, early children have extraordinary creativity level. In this study researchers want to know how much the influence of karyawisata method against the ability of creativity of early childhood (kindergarten) through activities such as drawing. Where the drawing included in the learning achievement indicator on the Fine motoric aspects. this study use the quantitative approach and analysis technique with product moment in order to measure the scale of "influence" against two variables variable X as bound namely karyawisata method and a variable Y as free namely creativity. While the population is all the students of class B kindergarten of bani Toifur Nganjuk Regency. From the collected data and data processing obtained the result that the table of the value of the "r" product moment with df of 18, on the rank of the significance of 5 percent obtained r_table = 0,444. Because the r_xy on the rank of the significance of 5 percent greater than r_tables, 0.47 > 0,444 dors to write it on the rank of the significance of 5 percent zero hypothesis was rejected, while the alternative hypothesis is received. This means that between both variables X and Y is the influence of the karyawisata method against creativity drawing children in kindergarten of Bani Toifur there is a significant positive correlation.
Studi Analisis Manajemen Pengelolaan Kelas di Tempat Penitipan Aanak (TPA) Khadijah Pandegiling Surabaya Pangastuti, Ratna; Solichah, Isnaini
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.278 KB) | DOI: 10.14421/jga.2017.22-04

Abstract

ABSTRAK Menghasilkan output pendidikan pada tingkat anak usia dini yang ideal sesuai dengan visi dan misi yang tertuang dalam undang-undang membutuhkan kerjasama dan dukungan segala unsur pendidikan. Faktor keberadaan guru sebagai komponen utama tak bisa dipungkiri, namun diperlukan faktor lain diantaranya pengelolaan kelas yang representatif. Riset ini ingin mengetahui manajemen pengelolaan kelas di TPA Khajidah Pandegiling Surabaya. Dipilihnya TPA ini karena lembaga ini merupakan percontohan di tingkat Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan kualitatif dengan jenis field research dan pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis mengikuti model Miles and Hubermans. Hasil penelitian disimpulkan bahwa TPA Khadijah Pandegiling Surabaya dalam mengelola kelas menggunakan model sentra BCCT, dan setiap minggunya hanya dibuka tiga sentra dari yang seharusnya ada delapan sentra. Tiga sentra tersebut meliputi sentra balok, alam sekitar dan bermain peran. Jumlah siswa di TPA Khadijah Pandegiling Surabaya sebanyak 30 anak dari usia 2-5 tahun. Untuk pengaturan kelas telah sesuai dengan kebutuhan dan karakter anak, tentang penataan gambar dan ornamen indoor, ketersediaan pencahayaan melalui kaca jendela sebanyak 6 buah sangat mendukung proses KBM siswa TPA dan kesehatannya. Ruangan dengan ukuran 12mx17m dilengkapi dengan rak-rak berwarna-warni dan meja kursi siswa, ventilasi udara yang lebih mengandalkan pada AC untuk menjaga kesejukan ruangan. Penataan posisi tempat duduk siswa lebih memilih gaya seminar ketika usia kegiatan circle time.
Understanding the experiences of parents in developing interest and talent of children Fadlillah, M.; Pangastuti, Ratna
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 3: August 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i3.21817

Abstract

Every child has a talent that is ready to be developed. However, not all parents know how to identify and develop it. Purpose of the study is to explore and analyze the experiences of parents in developing interest and talent of children. In order to obtain factual data on parenting, a qualitative method was used. Data collection was carried out by in-depth interviews and open to seven parents of talented children. The data obtained were analyzed in five stages, namely transcribing the results of interviews, taking inventory of important statements, classifying meanings, describing and constructing the essence of the subject's experience, and making research reports. There were three main findings of this research, namely: i) parents in nurturing for talented children have the characteristics of an authoritative style, where demands and responses were carried out in a balanced manner, ii) the development of children's interest and talent was carried out by parents by guiding and training independently, taking lessons, and various competitions, and iii) limited time and energy were the main obstacles for parents in nurturing and developing children's interest and talent.
Education Management Strategies for Internalizing Moderate Religious Values in Learning Quran, Hadith, and Aqeedah Akhlaq in Madrasah Ibtidaiyah Pangastuti, Ratna; Suyudi, H. M.; Bahtiar, Machfudz; Erfansyah, Nasrul Fuad; Abdullah, Zaini
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v6i1.1544

Abstract

This study aims to analyze education management strategies in internalizing moderate religious values, nationalism, tolerance, and non-violence at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Safinda and MI Bina Bangsa. The managerial approach is structured and comprehensive, involving three main stages: value transformation, value transaction, and value internalization. The research used qualitative methods with in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results showed that the managerial strategies implemented were successful in shaping students' characters. Value transformation through material delivery and advice by educators, as well as value transactions through exemplary activities such as flag ceremonies and small group discussions, are effective in instilling the values taught. Value internalization is reflected in students' daily behaviors that show nationalism, tolerance, and non-violence. The study also highlights the importance of the role of educators as models who provide real examples of these values, as well as the importance of social interaction and real experiences in the learning process. Despite limitations in generalizability and qualitative methods, this study makes an important contribution to the development of effective character education programs in madrasahs and other educational institutions. The practical implications of the findings can be used to improve the quality of character education in madrasahs
Pengembangan Aplikasi Kesehatan Berbasis Mobile Untuk Pemantauan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) Anak Usia 4-6 Tahun Nopriansyah, Untung; Wulandari, Heny; Pangastuti, Ratna
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v3i1.6912

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan aplikasi kesehatan berbasis mobile untuk mendeteksi dini tumbuh kembang (DDTK) anak usia 4-6 tahun. Rancangan penelitian mengacu pada modifikasi model pengembangan Borg and Gall . Penelitian ini dilakukan di Taman Kanak-Kanak. Subjek penelitian merupakan anak TK usia 4-6 tahun dan guru. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner untuk guru TK. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa aplikasi kesehatan berbasis seluler untuk deteksi dini tumbuh kembang (DDTK) anak usia 4-6 tahun yang dikembangkan efektif digunakan.
Tarbiyah in the Digital Age: An Islamic Behavioral Framework for Reducing the Duration of Gadget Use in Preschoolers Abdillah, Husni; Pangastuti, Ratna; Erfansyah, Nasrul Fuad
International Journal of Islamic Thought and Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): International Journal of Islamic Thought and Humanities
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/ijith.v4i1.577

Abstract

This study addresses the growing issue of excessive gadget use by framing behavior modification within the principles of Islamic child-rearing (Tarbiyah al-Awlad). The primary aim was to reduce gadget dependency and screaming behavior in a preschooler by applying an intervention model that is spiritually meaningful for Muslim families. This research employed a single-subject (AB design) experimental approach with a 4-year-old male participant. The intervention was adapted to align with Islamic values: the token economy was transformed into a "Good Deed Star" (Bintang Kebaikan) system to reinforce patience (sabr), and time-out was reframed as a "Reflection Time" (Waktu Muhasabah) to encourage self-control. Data, collected via parental observation logs, showed a significant reduction in daily gadget use from an average of 108.6 minutes during baseline to 47.8 minutes during intervention. The conclusion is that integrating behavioral techniques within an Islamic Tarbiyah framework is highly effective. This study implies that such a model not only modifies behavior but also provides parents with a practical, faith-aligned tool for cultivating positive character (akhlak) in the digital age.
Peran Guru TPQ dalam Mengatasi Kesulitan Membaca dan Menulis Huruf Hijaiyah Anak Usia Dini: Studi Kasus di TK Muslimat NU 200 Kureksari Nur'aini, Putri Nabila; Mukhoiyaroh, Mukhoiyaroh; Pangastuti, Ratna
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2580

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru TPQ dalam mengatasi hambatan membaca dan menulis huruf hijaiyah pada anak usia dini di TK Muslimat NU 200 Kureksari. Sebanyak 12 anak usia 5–6 tahun, satu guru TPQ, dan kepala sekolah dilibatkan sebagai subjek penelitian. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkap bahwa anak mengalami beberapa kesulitan utama, yaitu hambatan membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa, kesalahan makhraj, koordinasi motorik halus yang belum optimal, rendahnya konsentrasi, serta kurangnya stimulus belajar dari lingkungan keluarga. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru menjalankan empat peran strategis: sebagai fasilitator dengan menyediakan media multisensori; sebagai pembimbing teknis melalui demonstrasi pelafalan dan latihan menulis bertahap; sebagai motivator melalui penguatan positif dan model emosi yang stabil; serta sebagai role model dalam sikap, intonasi tilawah, dan kerapian tulisan.