Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Koneksi

Rating dan Share pada Program Super Deal Indonesia 2022 di GTV Arumsari, Mila; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 7 No. 2 (2023): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v7i2.21518

Abstract

Television is one of the mass media sources of information. Producers have an important role in making a television programme so that it can produce the targeted rating and share. There are three important parts in the production of a programme: pre-production, production, and post-production. In these three stages, the producer plays a role in organising all his responsibilities. This research was conducted to find out how the process a producer goes through in handling a television programme so that it can increase ratings and shares. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques through interviews with producers and executive producers of the "Super Deal Indonesia 2022" programme aired on GTV station, observation and documentation. The results obtained from this study show that the role of the producer affects the performance of a programme in producing a show that has a concept with creativity so that it can increase ratings and shares. Televisi merupakan salah satu media massa sumber informasi. Produser memiliki peran penting pada pembuatan suatu program acara televisi sehingga dapat menghasilkan rating dan share yang ditargetkan. Terdapat tiga bagian penting dalam produksi suatu program yaitu tahapan pra-produksi, produksi, pasca produksi. Dalam tiga tahapan tersebut, produser memegang peranan dalam mengatur segala tanggung jawabnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses yang dilalui seorang produser dalam menangani program acara televisi sehingga dapat meningkatkan rating dan share. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan produser dan eksekutif produser program “Super Deal Indonesia 2022” yang ditayangkan di stasiun GTV, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran produser mempengaruhi kinerja suatu program dalam menghasilkan sebuah tayangan yang memiliki konsep dengan kreativitas sehingga dapat meningkatkan rating dan share.
Pengaruh Berita Politik dan Perilaku Pemilih Mahasiswa Etnis Tionghoa Kho, Steven; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 8 No. 1 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i1.21635

Abstract

The @narasinewsroom account is part of Narasi TV, which uses social media Instagram and Twitter to broadcast the hottest news every day in the form of pictures and videos that are factual and actual. Basically, @narasinewsroom is an account that displays political information or state news in Indonesia and abroad. the researcher wants to know how much influence political news has on the behaviour of voters who have read political news on social media, especially on the Instagram account named @narasinewsroom. This research uses a quantitative method. The population used in this study were Tionghoa ethnicity students. The sampling technique was purposive sampling, a method used to determine a respondent who will be sampled with certain criteria. In this study, the number of respondents who were taken was 100 respondents. After processing the data using the SPSS 25.0 program, the researchers obtained the results of the study that there was an effect of the x variable on the y variable of 46.7%, and the remaining 53.3% was an influence that was not tested in this research. Akun @narasinewsroom adalah bagian dari Narasi TV yang menggunakan media sosial Instagram dan Twitter untuk menyiarkan berita-berita terkini setiap hari dalam bentuk gambar dan video secara faktual dan aktual. Pada dasarnya @narasinewsroom adalah akun yang lebih menampilkan informasi politik atau berita kenegaraan yang ada di Indonesia dan juga luar negeri. Peneliti ingin mengetahui seberapa besar pengaruh berita politik terhadap perilaku pemilih yang telah membaca berita-berita politik yang ditampilkan di media sosial khususnya di akun Instagram @narasinewsroom. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa etnis Tionghoa. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling di mana responden yang akan dijadikan sampel ditetapkan dengan kriteria tertentu. Jumlah responden yang diambil sebanyak 100 responden, Setelah melakukan pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 25.0 peneliti mendapatkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh berita politik terhadap perilaku memilih pada mahasiswa etnis Tionghoa sebesar 46,7% dan sisanya sebesar 53,3% merupakan pengaruh yang tidak diuji dalam penelitian ini.
Efektivitas Konten Tiktok @Tribunnews terhadap Minat Baca Mahasiswa Veron, Jessica; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27607

Abstract

The use of social media is now able to be an incentive for the public to get news packaged shorter, more compact, clear and have an attractive visual. One of the social media that has an important role to play today is TikTok.TikTok is a soyaila media that delivers interesting and unique special effects that can be used by all users. Not only that, Tiktok also provides mass media accounts to sign in so users can keep up with what's happening every day. One of the mass media that is making news and information content is Tribunnews. Now TikTok @Tribunnews account already has 2.9 million followers. In this case, Tribunnews and other digital media should compete with the creative ideas created by other content creators so that their audiences are not far different and the information provided is easy to accept users of TikTok This research is aimed at finding out how effective the content of tikTok @Tribunnews against the interest of reading news students of the Faculty of Communications University of Tarumanagara. The researchers used the mass communication theory and the new media theory. The research method is quantitative and the survey of 100 respondents as samples with the questionnaire as the research instrument used by the researchers. The results of the research gained a positive influence between the variable of the effectiveness of TikTok @Tribunnews content (X) on the interest in reading news students Fikom University of Tarumanagara. Penggunaan media sosial kini mampu menjadi pendorong untuk masyarakat mendapatkan berita yang dikemas lebih singkat,padat, jelas dan memiliki visual yang menarik. Salah satu media sosial yang mempunyai peranan penting saat ini adalah TikTok. TikTok ialah media sosial yang menyuguhkan efek spesial yang menarik dan unik yang bisa dipergunakan oleh semua pengguna. Tiktok juga memberikan kesempatan pada akun media massa untuk berpartisipasi menciptakan konten sehingga para pengguna dapat mengkonsumsi berita yang terjadi setiap harinya. Salah satu media massa yang ikut membuat konten berita dan informasi adalah Tribunnews. Kini akun TikTok @Tribunnews sudah memiliki 2,9 juta pengikut. Dalam hal ini, Tribunnews dan media digital lainnya patut bersaing dengan ide kreatif yang dibuat oleh content creator agar para audiens mereka tidak jauh beda dan informasi yang disampaikan mudah untuk diterima pengguna TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif konten TikTok @Tribunnews terhadap minat baca berita mahasiswa. Peneliti menggunakan teori komunikasi massa dan teori media baru. Metode penelitian berupa kuantitatif dan survei terhadap 100 responden sebagai sampel dengan kuisioner sebagai instrument penelitian yang dipergunakan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif antara variabel efektivitas konten TikTok @Tribunnews (X) terhadap minat baca berita mahasiswa. Efektivitas konten Tiktok @Tribunnews memiliki pengaruh terhadap variabel terhadap minat baca berita mahasiswa sebesar 81,8%.  
The Sun Vs The Guardian (Framing Berita The 1975 di Malaysia) Evan, Evan; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27623

Abstract

The 1975 is a music group with an alternative rock or indie rock genre based in Manchester, England. In July 2023, the band The 1975 has just been involved in a case involving the vocalist of the band The 1975, Matty Healy, who violated the LGBT law in Malaysia. In this research, the author will analyze the news about the band The 1975 in two different media, namely The Sun media (Malaysia) and The Guardian media (England). This research aims to explain the framing of news about The 1975's appearance in Malaysia in The Sun and The Guardian media. This research uses several supporting theories, namely the reality theory of media construction, framing theory and journalism. This research uses a qualitative approach with the framing analysis method of Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki. Research data was obtained through analysis of subjects and objects based on theoretical foundations and previous research and supported by data validity techniques by journalism experts. The research results show that in fact the two media do not side with any particular person. However, there are differences in reporting in the two media, this is due to differences in background and ideology between the two media. The 1975 merupakan grup musik yang mempunyai genre rock alternatif atau indie rock yang berbasis di Manchester, Inggris. Pada bulan Juli 2023, Band The 1975 baru saja tersandung kasus yang dilakukan oleh vokalis Band The 1975 yaitu Matty Healy yang melanggar hukum LGBT di Malaysia. Pada penelitian kali ini, penulis menganalisis pemberitaan terhadap Band The 1975 pada dua media yang berbeda yaitu media The Sun (Malaysia) dan media The Guardian (Inggris). Penelitian ini bertujuan menjelaskan framing dari berita penampilan The 1975 di Malaysia pada media The Sun dan The Guardian. Penelitian ini menggunakan beberapa penunjang teori yaitu Teori Realitas Konstruksi Media, Teori Framing Media dan jurnalistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing milik Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Data penelitian diperoleh melalui analisis terhadap subjek dan objek penelitian berdasarkan landasan teori dan penelitian terdahulu serta didukung dengan teknik keabsahan data oleh ahli jurnalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebetulnya kedua media tersebut tidak memihak kepada suatu oknum tertentu. Tetapi adanya perbedaan pemberitaan pada dua media tersebut, hal itu dikarenakan adanya perbedaan latar belakang dan ideologi antara kedua media tersebut.
Edukasi Seks Akan Kontrol Diri Remaja dalam Film Dua Garis Biru Patmadewahni, Latiffah Kesnin; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 8 No. 1 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i1.27635

Abstract

  This research aims to explain teenagers' self-control education regarding free sexual behavior in the film entitled Two Blue Lines. The research uses a descriptive qualitative approach. The research method uses Roland Barthes' semiotic analysis which leads to two-way significance with meaning. The subjects in this research are the main characters Dara and Bima. The object of this research is self-control in the film scene being studied. Research data collection methods are observation, documentation and literature study. The film entitled Two Blue Lines is a drama film from Indonesia which tells the story of a pair of teenagers who fall in love in high school who are determined to engage in promiscuous sexual acts outside of marriage, which causes Dara to become pregnant and destroys the future of the two teenagers. Education related to casual sex and reproductive health is still very lacking in adolescence. This film explains that abortion is not a way out of an out-of-wedlock pregnancy. The results of this research show that sex education is very important in adolescence with the presence of free sexual behavior in adolescence resulting from a lack of strong self-control in a teenager which can be interpreted in footage from scenes in films which also present the consequences of sexual behavior who is free. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan edukasi kontrol diri remaja terhadap perilaku seks bebas dalam film yang berjudul Dua Garis Biru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode penelitian menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang mengarah pada signifikasi dua arah dengan makna. Subjek dalam penelitian ini yaitu pemeran utama Dara dan Bima. Objek dalam penelitian ini yaitu kontrol diri yang ada dalam adegan film yang sedang diteliti. Metode pengumpulan data penelitian yakni observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Film berjudul Dua Garis Biru merupakan sebuah film drama asal Indonesia yang bercerita tentang sepasang remaja yang menjalin kasih di bangku SMA yang nekat melakukan perbuatan seksual bebas di luar nikah, yang menyebabkan Dara hamil dan menghancurkan masa depan kedua remaja tersebut. Edukasi yang berkaitan dengan seks bebas dan kesehatan reproduksi masih sangat kurang di usia remaja. Film ini menjelaskan bahwa tindakan aborsi bukan jalan keluar dalam sebuah kehamilan di luar nikah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi seks sangat penting dalam usia remaja dengan adanya perilaku seks bebas di usia remaja terjadi yang ditimbulkan tidak adanya kontrol diri yang kuat dalam diri seseorang remaja yang dapat dimaknai dalam cuplikan adegan dalam film yang turut serta menyajikan konsekuensi dari perilaku seksual yang bebas. 
Pengaruh Host dan Minat Menonton Amelia, Theodora; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27669

Abstract

The Family 100 program hosted by Irfan Hakim at MNCTV station has been able to survive in prime time since its inception. This study wants to determine the effect of host Irfan Hakim on interest in watching Family 100 on Instagram followers @family100id. The research approach used is quantitative. The data collection method of this research is a survey and literature study. The population of this study were followers of the @family100id Instagram account. Data collection was carried out with a simple random sampling survey. The results of simple linear regression testing show that host Irfan Hakim has a positive influence on the interest in watching Instagram followers @family100id. However, the Adjusted R Square value (coefficient of determination) of 0.178 or 17.8% is obtained from the results of the coefficient of determination analysis and shows that the variable influence of host Irfan Hakim tends to have little impact on the variable interest in watching Instagram followers @family100id. This is due to the varied preferences of the audience, including other factors that influence it. Program Family 100 yang dipandu oleh Irfan Hakim di stasiun MNCTV mampu bertahan di waktu utama (prime time) sejak awal penayangan. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh host Irfan Hakim terhadap minat menonton Family 100 pada followers Instagram @family100id. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Metode pengambilan data penelitian ini adalah survei dan studi kepustakaan. Populasi penelitian ini adalah followers akun Instagram @family100id. Pengambilan data dilakukan dengan survei simple random sampling. Hasil pengujian regresi linear sederhana menunjukkan bahwa host Irfan Hakim membawa pengaruh positif terhadap minat menonton followers Instagram @family100id. Namun, Nilai Adjusted R Square (koefisien determinasi) sebesar 0,178 atau 17,8% diperoleh dari hasil analisis koefisien determinasi dan menunjukkan bahwa variabel pengaruh host Irfan Hakim cenderung berdampak kecil terhadap variabel minat menonton followers Instagram @family100id. Hal tersebut disebabkan preferensi penonton yang bervariasi termasuk faktor lain yang turut berpengaruh.
Komunikasi Interpersonal: Memotivasi Kinerja Pemain pada Tim Alter Ego Esports Agatha, Angelia; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 9 No. 1 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i1.27778

Abstract

This study aims to explain the interpersonal communication patterns between coaches and athletes in the Alter Ego esports team in the context of athlete performance motivation. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques applied were in-depth interviews, non-participant observation, and documentation. The analysis technique used was proposed by Neuman (2014) and consists of three stages, namely Conceptualisation, Coding Qualitative Data, and Outcroppings. The results showed that there was communication between instructors and members, starting from the introduction stage of each character or person. As a result, communication between personal coaches and esports players can motivate players in the team to continue to be enthusiastic. Important elements include communication through specialised groups on messaging platforms and regular meetings. The findings also show that coaches act as leaders who can understand the psychological and emotional aspects of players. Openness in interpersonal communication creates space for players to share their feelings and needs, which in turn, can build trusting relationships. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola komunikasi interpersonal antara pelatih dan atlet dalam tim esports Alter Ego dalam konteks motivasi kinerja atlet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang diterapkan yaitu wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dikemukakan oleh Neuman (2014), terdiri dari tiga tahap yaitu Conceptualization, Coding Qualitative Data, dan Outcroppings. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjalin komunikasi antara instruktur dengan anggota, diawali dari tahap pengenalan dari karakter atau pribadi masing-masing. Hasilnya, komunikasi antar pribadi pelatih dan pemain esports bisa memotivasi pemain dalam tim untuk terus bersemangat. Elemen penting yaitu komunikasi melalui grup khusus di platform pesan dan pertemuan rutin. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa pelatih berperan sebagai pemimpin yang dapat memahami aspek psikologis dan emosional pemain. Adanya keterbukaan dalam komunikasi interpersonal menciptakan ruang bagi pemain untuk berbagi perasaan dan kebutuhan, yang pada gilirannya, dapat membentuk hubungan saling percaya.
Strategi Promosi Program Radio Trijaya melalui @mnctrijayafm Wibowo, Jovan Raphael; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 9 No. 1 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i1.33303

Abstract

The development of information and communication technology over the past two decades has given rise to a new medium: social media. Social media facilitates communication and information dissemination, while also serving as a platform for education, entertainment, and business opportunities. These opportunities have encouraged companies, including Trijaya FM, to leverage social media. The author chose the use of Instagram (@mnctrijayafm) as a promotional medium for the radio's programs as the object of this study. The subjects of this research include a Social Media Specialist, a Trijaya Producer, and Trijaya listeners. This study examines Trijaya FM's marketing strategies using a qualitative approach with a case study method, referencing theories of strategy, marketing communication, promotion, and Instagram. The findings show that marketing strategies focusing on current issues and delivering engaging content on social media successfully captured the audience's attention, significantly increasing Trijaya FM's listenership. Media sosial memberikan kemudahan proses komunikasi dan penyebaran informasi serta menjadi sarana edukasi, hiburan, dan peluang bisnis. Salah satu radio, Trijaya FM, memanfaatkan media sosial Instagram (@mnctrijayafm) sebagai media promosi program radio. Penelitian ini bertujuan menjelaskan strategi pemasaran Trijaya FM menggunakan instagram @mnctijayafm. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang mengacu pada konsep strategi, komunikasi pemasaran, promosi, dan Instagram. Objek dalam penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Trijaya FM dalam mempromosikan programnya, sementara subjek dalam penelitian ini adalah Trijaya FM.  Spesialis media sosial, produser dan salah satu pendengar Radio Trijaya menjadi narasumber penelitian untuk menggali strategi pemasaran  dalam memasarkan program radio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang mengangkat isu terkini dan menyajikan konten menarik di media sosial berhasil menarik perhatian audiens sehingga  meningkatkan jumlah pendengar Trijaya FM.
Representasi Kesenjangan Sosial dalam Film Dua Hati Biru Setiawan, Cindy Natania; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 9 No. 1 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i1.33332

Abstract

Social disparity frequently emerges as a topic highlighted in mass media, as exemplified by the film “Dua Hati Biru”. Disparities in social, economic, access to education and healthcare resources are challenges encountered by many countries, including Indonesia. As a continuation of the film Two Blue Stripes, “Dua Hati Biru” narrates the story and obstacles faced by Bima and Dara within their household, which originate from the disparities and differences in social backgrounds. This study aims to reveal how the film “Dua Hati Biru” represents social disparity through signs and to explore the meanings behind these signs. The theoretical framework utilized in this research includes mass communication, mass media, film, Roland Barthes’ semiotics, representation and social disparity. This study uses descriptive qualitative approach with Roland Barthes’ semiotic analysis method that’s categorized into denotation, connotation and myth. The subject of this research is the film itself, while the object consists of signs representing social disparity. The findings indicate that “Dua Hati Biru” portrays the reality of social disparity and class differences through visual elements and dialogues, such as the type of vehicles used, education, occupation and perspective on child’s education and parenting. Isu kesenjangan sosial kerap menjadi topik yang diangkat dalam media massa, seperti film berjudul “Dua Hati Biru”. Kesenjangan dalam sosial, ekonomi, akses terhadap pendidikan dan kesehatan merupakan masalah yang dihadapi banyak negara seperti Indonesia. Sebagai kelanjutan dari film “Dua Garis Biru”, film “Dua Hati Biru” menceritakan kisah dan tantangan yang dihadapi dalam rumah tangga Bima dan Dara yang disebabkan dari kesenjangan dan perbedaan latar belakang sosial antara kedua karakter. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bagaimana film “Dua Hati Biru” merepresentasikan isu kesenjangan sosial melalui tanda-tanda dan mengeksplorasi makna di balik tanda-tanda tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian berupa komunikasi massa, media massa, film, semiotika Roland Barthes, representasi dan kesenjangan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian analisis semiotika Roland Barthes yang mencakup denotasi, konotasi dan mitos. Subjek penelitian adalah film “Dua Hati Biru” dan objek penelitian berupa tanda-tanda yang merepresentasikan kesenjangan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film “Dua Hati Biru” menampilkan realitas kesenjangan dan perbedaan kelas sosial melalui elemen-elemen visual dan dialog seperti jenis kendaraan, pendidikan, pekerjaan, serta pandangan terhadap pendidikan dan pola asuh anak.
Peran Jurnalis ANTV dalam Menjaga Objektivitas Berita di Era Persaingan Media Televisi dan Media Sosial Mumtaz, Aliya; Yoedtadi, Moehammad Gafar
Koneksi Vol. 9 No. 2 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i2.33278

Abstract

Journalists at ANTV face significant challenges in maintaining news objectivity amid the rapid growth of social media and technology. This study uses a qualitative research method with a case study approach to provide an in-depth understanding of how ANTV journalists manage these challenges. Through in-depth interviews, observations, and documentation, the research found that the widespread dissemination of hoaxes on social media poses a significant challenge to information credibility. To address this, ANTv journalists conduct strict information verification using technology and field teams while upholding ethical journalistic principles such as accuracy, balance, and independence. ANTV is also committed to enhancing media literacy among the public, enabling them to critically evaluate information from various sources. Despite social media often spreading unverified information, ANTV continues to strive to maintain the integrity and quality of its news by clearly distinguishing between facts and opinions. Overall, ANTV plays a crucial role in providing accurate, verified, and objective information while combating hoaxes through media literacy education. Jurnalis ANTV menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga objektivitas berita di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana jurnalis ANTV mengelola tantangan tersebut. Melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa penyebaran hoaks di media sosial menjadi tantangan utama yang mempengaruhi kredibilitas informasi. Untuk mengatasi hal ini, jurnalis ANTV melakukan verifikasi informasi secara ketat menggunakan teknologi dan tim lapangan, serta mengedepankan prinsip jurnalistik yang etis seperti akurasi, keberimbangan, dan independensi. ANTV juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi media masyarakat agar lebih kritis dalam menyaring informasi. Meskipun media sosial sering menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, ANTV tetap berupaya mempertahankan integritas dan kualitas berita dengan memisahkan fakta dan opini. Secara keseluruhan, ANTV berperan penting dalam menyediakan informasi yang akurat, terverifikasi, dan objektif, serta memerangi hoaks melalui edukasi literasi media.