Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Interior Rumah Tinggal Berbasis CPTED Sebagai Upaya Preventif Mencegah Kriminalisasi di Surakarta : The Application of CPTED in Residential Interiors as a Preventive Measure Against Criminalization in Surakarta Budiwiyanto, Joko; Badriyah, Siti; Prasetyo, Raden Ersnathan Budi; Adrianto, Aditya Eko
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i2.10706

Abstract

Crime prevention in densely populated urban areas such as Jebres, Surakarta, presents a serious challenge that requires preventive solutions grounded in interior and environmental design. Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) offers a practical approach by leveraging physical interior design to minimize opportunities for criminal activity. This community service project aimed to implement fundamental CPTED principles within residential interiors as a preventive strategy against crime in densely inhabited neighborhoods. The partners in this initiative were residents of Jebres, Surakarta, a densely populated urban community vulnerable to security threats. The methodology combined education, design simulation, and case-based mentoring applied to selected residential units. Five core CPTED principles were adapted: natural surveillance, access control, territorial reinforcement, maintenance, and target hardening, all implemented through participatory engagement. The outcomes indicate that CPTED-integrated interior design significantly enhances residents' perception of safety and fosters greater community awareness and active participation in maintaining a secure environment. An interior design sensitive to security aspects serves as both an educational tool and a practical preventive measure. These findings underscore that design interventions at the residential scale yield meaningful social impacts. Applying CPTED at the household level not only improves physical security but also strengthens social cohesion. Therefore, the results of this service project are significant as a replicable model of design-based preventive strategies that can be adopted in other urban communities facing similar challenges.
Gestalt dalam Penataan Ruang dan Cahaya: Analisis Interior Rumah Islam untuk Pengalaman Spiritual Siti Badriyah; Raden Ersnathan Budi Prasetyo; Adrianto, Aditya
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8308

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip-prinsip Gestalt dalam desain interior rumah Islam untuk menciptakan pengalaman spiritual penghuni. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada tiga rumah tinggal Muslim di Pasar Kliwon Surakarta, studi ini mengkaji bagaimana elemen visual seperti tata ruang, pencahayaan, dan ornamen keagamaan menerapkan prinsip Gestalt (figure-ground, Prägnanz, continuity) dalam membentuk persepsi sakral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan ruang ibadah domestik yang menerapkan kontras visual (mihrab sebagai focal point), kesederhanaan bentuk, dan aliran cahaya terarah ke kiblat secara signifikan meningkatkan kekhusyukan beribadah. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi prinsip psikologi persepsi dengan nilai-nilai Islam dalam desain interior, sekaligus memberikan panduan praktis bagi perancangan ruang hunian yang mendukung pengalaman spiritual. Studi ini berkontribusi pada pengembangan teori desain berbasis persepsi visual sekaligus menawarkan pendekatan baru dalam merancang lingkungan binaan yang responsif terhadap kebutuhan spiritual.