Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KECERDASAN FINANSIAL DALAM PERILAKU KEUANGAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN Febriani, Nur Arfiyah; Susanty, Devy
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 23 No. 2 (2023): Al Burhan: Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an
Publisher : LP2M Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The conclusion of this article is that financial intelligence through financial behavior from an al-Quran perspective is intelligence as a combination of financial, spiritual, and social intelligence which is implemented through responsible financial behavior for managing assets, starting from how to acquire assets, manage and distribute them. This financial intelligence will provide benefits for oneself (shalihûn lî an-nafs), family (shalihûn lî al-usrah), the environment (shalihûn lî al-bî'ah) and the benefit of humanity (mashlahâtun li an-nâs) which will lead to Man's devotion to Allah Swt and everything he does is aimed solely at carrying out his noble duties as caliph (prospered of the earth) and servant of Allah Swt, which is reflected in balanced financial behavior between worldly needs and investments in the hereafter
KANDUNGAN PROKSIMAT Chlorella sorokiniana HASIL KULTUR PADA MEDIA LIMBAH CAIR TAHU Mursandi, Hamza; Susanty, Devy; Nurlela, Nurlela
AMINA Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i1.1483

Abstract

Chlorella sorokiniana merupakan salah satu mikroalga yang memiliki banyak manfaat dan mampu tumbuh pada limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pertumbuhan C. sorokiniana pada limbah cair tahu dan kandungan proksimatnya. Kandungan proksimat yang diuji yaitu kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat. Pengujian kadar air, kadar protein dan kadar lemak dilakukan berdasarkan SNI 01-2891-1992, kadar abu berdasarkan AOAC 2012: 942.05 dan kadar karbohidrat ditentukan dengan metode by Difference. C.sorokiniana dapat tumbuh pada limbah cair tahu dengan puncak pertumbuhan di hari ke-6. Kadar proksimat C.sorokiniana yang diperoleh pada fase puncak memiliki kadar air 55,69%, kadar abu 5%, kadar protein 10,48%, kadar lemak 12%, dan kadar karbohidrat 16,83%
Culex sp. ANTI-MOSQUITO LOTION FORMULA FROM ETHYL ACETATE EXTRACT OF GREEN BETEL LEAVES (Piper betle L.) Apikah, Lailan; Susanty, Devy; Yuliani, Nia; Nurlela
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v9i2.142

Abstract

Filariasis (penyakit kaki gajah) dan ensephalitik (radang otak) merupakan penyakit pada manusia akibat gigitan nyamuk yang disebarkan oleh nyamuk Culex sp. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan penggunaan anti nyamuk dari bahan alam yaitu sirih hijau (Piper betle L.). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etil asetat daun sirih hijau melalui skrining fitokimia, serta menentukan karakteristik lotion anti nyamuk dengan bahan aktif ekstrak etil asetat daun sirih hijau. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi etil asetat daun sirih hijau menghasilkan rendemen sebesar 5,92 %. Berdasarkan uji GC-MS, komponen utama dari ekstrak daun sirih hijau adalah eugenol. Hasil skrining fitokimia pada ekstrak daun sirih hijau mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, steroid, dan fenolik/tanin. Indeks proteksi lotion F1, F2, F3 dan lotion komersial paada nyamuk Culex sp. adalah 75,42; 78,78; 82,25; dan 100%. Semua formula lotion aman untuk kulit yang tidak sensitif. Lotion anti nyamuk ekstrak etil asetat daun sirih hijau memiliki bau khas ekstrak berwana hijau tua. Lotion anti nyamuk ekstrak etil asetat daun sirih hijau hasil semua formulasi sudah homogen. Daya lekat lotion anti nyamuk ekstrak etil asetat daun sirih hijau berkisar antara 4,17 - 4,64 detik, menunjukkan telah memenuhi persyaratan uji daya lekat yaitu lebih dari 4 detik. Hasil uji daya sebar hanya sampel F1 yang memenuhi persyaratan daya sebar yaitu memiliki daya sebar 5 cm. Hasil uji pH lotion anti nyamuk ekstrak daun sirih hijau berada pada rentang 5,59 – 6,76.
FORMULA DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN OBAT KUMUR DENGAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) Indriani, Selli; Susanty, Devy; Nurlela; Nurhayati, Lany
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i1.143

Abstract

Karies gigi menjadi salah satu penyakit gigi dan mulut yang paling banyak ditemukan pada masyarakat. Bakteri utama penyebab karies yaitu Streptococcus mutans. Penggunaan obat kumur yang mengandung bahan antibakteri merupakan salah satu cara untuk mengatasi permasalahan kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai zat aktif dalam sediaan obat kumur, mengetahui karakteristik sediaan obat kumur ekstrak bunga telang, serta mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak bunga telang dan obat kumur ekstrak bunga telang terhadap bakteri S. mutans. Pada penelitian ini dilakukan uji determinasi tanaman, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, uji skrining fitokimia, serta uji aktivitas antibakteri ekstrak bunga telang terhadap bakteri S. mutans menggunakan metode difusi cakram. Obat kumur ekstrak bunga telang diformulasikan dengan variasi konsentrasi ekstrak bunga telang 0% (F0);1,5% (F1); 3% (F2); 4,5% (F3). Sediaan obat kumur diuji organoleptik, pH, berat jenis, viskositas dan aktivitas antibakteri terhadap S. mutans. Uji aktivitas antibakteri ekstrak bunga telang terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. mutans pada konsentrasi 100% dengan diameter zona hambat sebesar 11 mm (kategori kuat). Formulasi obat kumur dengan penambahan ekstrak bunga telang 4,5% (F3) menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan formula tanpa ekstrak, dengan diameter hambat 1,5 mm.
Efficacy of Three Variants of Dioscorea bulbifera L. Leaf Extract as Termiticides to Control the Dry Wood Termites (Cryptotermes cynocephalus Light) Oksari, Ade Ayu; Faridha, Faridha; Susanty, Devy; Rizki, Fathan Hadyan; Rohimatun, Rohimatun; Wanda, Irvan Fadli; Arinana, Arinana; Dadang, Dadang
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 47, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v47i3.4208

Abstract

The leaves of Dioscorea bulbifera L. have chemical compounds that have the potential as bioinsecticides. This study aims to determine the effectiveness of polar, semi-polar, and non-polar fractions in D. bulbifera leaf extract as bioinsecticides. The research design used was a Factorial, Completely Randomized Design consisting of two factors with five repetitions using the contact method against Cryptotermes cynocephalus. The first factor was the type of solvent: non-polar solvents, semi-polar solvents, and polar solvents. The second factor was concentration, with a range of 5%, 4%, 3%, 2%, and 1%. Based on the results, the D. bulbifera leaves in the polar fraction contain alkaloids, flavonoids, phenols, triterpenoids, and saponins. The semi-polar fraction contains alkaloids, phenols, and steroids. The non-polar fraction contains alkaloids, phenols, and triterpenoids. GC-MS identification showed 20 metabolite compounds as potential as botanical insecticides. The highest termite mortality was in the non-polar fraction, with a 4% concentration of 32.80% (equivalent to a corrected mortality of 27.58%). The semi-polar fraction (3.20 g and 15.10%) at a concentration of 5% (2.58 g and 12.19%), showed the best reduction in test weight and degree of damage. This result indicates that D. bulbifera is an effective bioinsecticide in the repellent group.