Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Unit Usaha baru pada CV. Amal sejati Prawira, Raegan Ammar; Hasun, Farda; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-CV. Amal Sejati merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penyediaan bahan bakar dengan membeli produk retail berupa bentuk usaha pertashop dari Pertamina, CV. Amal Sejati ingin meningkatkan pendapatan dan profit dengan membuka cabang baru yang berada di Koto Aur Malintang kabupaten pariaman. CV. Amal Sejati telah membuka 1 cabang pertashop yang berada di provisi Sumatera Barat yang khusus menjual bahan bakar pertamax. Dalam penelitian ini aspek pasar diteliti dengan menggunakan data jumlah kepadatan kendaraan bermotor dari BPS (Badan Pusat Statistik) mengenai jumlah kepadatan kendaraan bermotor yang ada di lokasi Pertashop eksisting serta jumlah penduduk di lokasi Pertashop yang baru. Data Pendapatan rata-rata penduduk juga didapatkan sebagai Indikator kondisi ekonomi pada lokasi Pertashop eksisting dan kondisi ekonomi pada lokasi Pertashop yang baru. Pada penelitian ini diperlukan Analisis Kelayakan serta pengukuran kelayakan usaha dengan menghitung nilai NPV, IRR, dan Payback Period. Sehingga didapatkan nilai NPV Rp 249,531,664.37 > 0 IRR sebesar 15.28% > MARR 7.25% dan Payback Period 6.48 tahun, maka pembukaan cabang baru Pertashop dapat dikatakan layak.Kata Kunci- CV. amal sejati, pengukuran kelayakan, NPV, IRR, PBP, analisis sensitivitas
Perancangan Usaha dan Penilaian Kelayakan Investasi Franchise D’kriuk Fried Chicken di Kota Bandung Adiguna, Muhammad Rafif; Hasun, Farda; Rendra, Meldi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Dkriuk Fried Chicken adalah sebuah UMKM di bidang makanan dengan sistem kemitraan atau franchise yang menjual berbagai macam olahan ayam dan non ayam, seperti ayam goreng krispi Original dan hot/pedas, usus krispi, kulit, ati ampela, Kpop, sate, nugget, kentang, dan burger. Berdasarkan hasil wawancara pada beberapa mitra diperoleh informasi bahwa hasil penjualan mereka belum mencapai target dan membuat beberapa pemilik harus menyuntikkan dana untuk dapat menjalankan usaha, sementara ada juga beberapa mitra yang harus tutup. Di sisi lain franchise Dkriuk Fried Chicken memiliki peluang yang baik di Kota Bandung karena minat yang tinggi dari masyarakat terhadap ayam goreng krispi, namun tentunya perlu dilakukan perancangan bisnis dan penilaian kelayakan secara baik. Tugas akhir ini bertujuan untuk melakukan perancangan usaha dan penilaian kelayakan untuk pembukaan gerai Dkriuk Fried Chicken di salah satu lokasi di Kota Bandung. Lokasi yang dipilih adalah di Jalan Gegerkalong Girang. Berdasarkan hasil pengukuran kelayakan untuk pembukaan gerai Dkriuk Fried Chicken di Jalan Gegerkalong untuk perioda analisis selama lima tahun, didapat NPV sebesar Rp202,549,698, IRR sebesar 75.42%, dan PBP selama 1.61 tahun. Usaha ini sensitif terhadap peningkatan harga bahan baku dan penurunan penjualan. Peningkatan harga bahan baku sebesar 8.76% dan penurunan penjualan sebesar 6.61% akan membuat usaha gerai Dkriuk Fried Chicken menjadi tidak layak.Kata kunci -NPV, IRR, PBP, analisis sensitivitas, Gegerkalong
Perancangan Model Bisnis Usaha Kuliner Pick.Up Yu Menggunakan Business Model Canvas Latu Mahina, Giani Oktavia; Hasun, Farda; Pulungan, Muhammad Almaududi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pick.Up Yuk merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang bergerak dalam bidang kuliner. Dalam satu tahun terakhir Usaha Kuliner Pick.Up Yuk mengalami penurunan dari segi pendapatan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti pemasaran yang kurang efektif, pembelian hanya bisa dilakukan secara dine-in, dan beberapa masalah dalam produksi seperti keterbatasan tenaga kerja, belum adanya standar waktu pelayanan dan juga biaya pengiriman bahan baku yang mahal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan adanya evaluasi dari model bisnis yang sudah ada. Dalam penelitian ini evaluasi model bisnis dilakukan dengan menggunakan Business Model Canvas. Beberapa data yang diperlukan untuk mengevaluasi dan merancang model bisnis yaitu data model bisnis saat ini yang didapat melalui wawancara dengan pemilik, data customer profile yang diperoleh melalui wawancara dengan pelanggan Pick.Up Yuk, serta data Business Model Environment yang didapat melalui studi literatur. Data yang telah diperoleh digunakan untuk analisis SWOT dan mengembangkan matriks TOWS, yang menjadi dasar pengembangan Business Model Canvas yang baru. Usulan perubahan yang diajukan antara lain pada blok value proposition yaitu penambahan varian menu baru khas Papua, produk tersertifikasi halal dan produk tersedia dalam kemasan rice bowl. Pada blok channels diusulkan perubahan penggunaan digital marketplace (ShopeeFood, GrabFood, GoFood) dan peningkatan pemanfaatan media sosial yaitu Instagram, TikTok, dan Facebook sehingga dapat memperluas jangkauan pelanggan. Pada blok key resources diusulkan penambahan 1 karyawan dan penambahan alat pemanggang sebanyak 1 unit.Kata kunci: Usaha Kuliner Pick.Up Yuk, Menu Papua, Model Bisnis, Business Model Canvas
Evaluasi dan Perancangan Model Bisnis Pada Mulyo Batik Magetan Dengan Menggunakan Business Model Canvas Puspitasari , Dwi; Hasun , Farda; Sulistyo , Budi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Mulyo Batik merupakan. usaha rumahanyang bergerak dalam industri kreatif. Sejak berdirinyaUMKM Mulyo Batik, terdapat masalah yaitu tingkatpenjualanya yang rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapafaktor, seperti motif batik kurang bervariasi hanya memilikidua motif yaitu motif banyu langit dan motif bestari, hanyasatu dari tiga pegawai yang bisa membatik, promosi belummenggunakan media sosial, dan tidak ada penjadwalan.Untuk. mengatasi. permasalahan. yang. terjadi ini makaperlu adanya evaluasi. dari model bisnis yang sudah ada.Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi model bisnis saatini dan melakukan proses perancangan model bisnis usulanUMKM Mulyo Batik dengan menggunakan Business ModelCanvas. Perancangan dimulai dari pemetaan model bisnissaat ini yang dilakukan melalui wawancara dan observasi,pemetaan customer profile yang didapatkan dari hasilwawancara, dan analisis lingkungan bisnis yang didapatkandari hasil studi literatur. Selanjutnya akan dilakukan analisisSWOT dari data yang didapatkan. Dari hasil analisis SWOTakan dilakukan. perancangan. value proposition canvas danbusiness model canvas usulan. secara keseluruhan. Usulanperbaikan model bisnis diantaranya adalah perbaikan divalue proposition yang mencakup sertifikasi, bahan nyamandipakai serta menyediakan produk baju batik. Agar mampumenawarkan value proposition dimaksud, UMKM MulyoBatik akan mengikuti kegiatan pemerintah terkaitpengembangan UMKM serta mengikuti pelatihan teknikmembatik untuk meningkatkan skill karyawan. Promosiproduk akan ditingkatkan melalui berbagai saluran,diantaranya digital marketplace, direct selling, social media,dan endorse. Dengan menerapkan model bisnis yangdiusulkan diharapkan UMKM Mulyo Batik dapatmeningkatkan kinerja bisnis dan menjadi pilihan terpercayapara pelanggan. Kata kunci – UMKM Mulyo Batik, Magetan, BusinessModel Canvas
Evaluasi Dan Perancangan Model Bisnis Pada Pt Tyga Raya Gemilang Dengan Business Model Canvas Agastya, Gede Made Bagus; Hasun, Farda; Rendra, Meldi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Tyga Raya Gemilang merupakan industri yangpengolahan kayu yang memproduksi plywood. PT Tyga RayaGemilang merupakan perusahaan yang berdiri sejak 2011 yangmemproduksi veneer. Memasuki tahun 2022 perusahaan mulaimemproduksi kayu lapis sendiri untuk mendapatkan marginpenjualan yang lebih besar. Selama proses tersebut targetproduksi dan penjualan tidak tercapai. Penelitian ini berfokusterhadap evaluasi model bisnis perusahaan dan memberikanusulan rancangan model bisnis yang baru dengan menggunakanBusiness Model Canvas. Proses pembuatan model bisnis baruakan melewati tahap pengumpulan data yang dilakukan melaluiwawancara dan observasi, dan studi literatur untuk pemetaan,model bisnis saat ini, customer profile, dan lingkungan bisnisperusahaan yang akan digunakan untuk analisis SWOT. Darihasil analisis SWOT akan dilakukan perancangan valueproposition canvas dan business model canvas usulan. Perbaikanmodel bisnis mencakup perbaikan pada key resource berupapenambahan karyawan dan pengurangan buruh borongan, padakey activities diusulkan pembuatan SOP produksi dan jobdeskserta terdapat peningkatan pada kegiatan produksi, qualitycontrol, dan pembelian bahan baku yang berdampak pada keypartnership berupa penambahan supplier. Selain itu, diusulkanvalue proposition berupa varian produk dengan varian ketebalanyang banyak di pasar. Usulan ini akan berdampak pada coststructure dan revenue stream, berupa penambahan pada biayadan perubahan sumber pemasukan Kata kunci— Business Model Canvas, Model Bisnis, Plywood
Evaluasi dan Perancangan Model Bisnis PT Sila Agri Inovasi dengan Metode Business Model Canvas (BMC) Nursidik , Fajar; Hasun, Farda; Prambudia , Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Sila Agri Inovasi merupakan perusahaanyang bergerak pada bidang manufaktur industri pengolahanteh dan telah berdiri sejak tahun 2018. Perusahaan inimenawarkan beberapa produk dan jasa seperti pure tea,artisan tea, dan jasa workshop untuk pelanggan yang tertarikbelajar lebih dalam mengenai teh. Pertumbuhan pendapatanyang dialami oleh PT Sila Agri Inovasi dari mulai berdirihingga sekarang melandai, hal ini disebabkan oleh beberapafaktor seperti engagement rate media sosial yang rendah,penjualan yang hanya berfokus pada pelanggan bisnis, sertabeban kerja karyawan yang berlebih. Untuk mengatasipermasalahan tersebut perlu dilakukan evaluasi danperbaikan model bisnis perusahaan. Salah satu cara dalammelakukan evaluasi dan perbaikan model bisnis dapatmenggunakan metode Business Model Canvas. Beberapa datayang diperlukan yaitu data model bisnis saat ini yangdiperoleh melalui observasi langsung serta wawancaradengan pihak perusahaan, data customer profile yangdidapat melalui wawancara kepada dua belas pelangganindividu dan bisnis, serta data lingkungan bisnis yangdidapatkan melalui studi literatur. Seluruh data tersebutdigunakan untuk melakukan analisis SWOT untukmerancang serta merumuskan strategi yang menjadi dasardalam perancangan model bisnis baru. Berdasarkan hasilperancangan model bisnis usulan, perbaikan yang menonjolterdapat pada blok channel serta revenue streams yaknipenambahan channel baru yaitu influencer serta pembukaanarus pendapatan baru yaitu penjualan merchandise untukmendukung pengalaman minum teh bagi pelanggan. Kata kunci— Business model canvas, PT Sila Agri Inovasi, teh artisan, model bisnis
Perancangan Model Bisnis Layanan Pesan Antar Sugiantari , I Gusti Ayu Tri; Hasun, Farda; Rendra, Meldi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesen Kuy merupakan salah satu layanan pesanantar yang melayani mahasiswa Universitas Telkom. Pascapandemi, usaha ini mulai berjalan kembali. Permasalahanyang dialami adalah tidak tercapainya target jumlah pengguna.Ada penyebab yang teridentifikasi, yaitu jumlah kurir ,mediapromosi yang terbatas dan Pesen Kuy juga tidak melakukankerjasama yang jelas dengan UMKM yang ada di wilayahUniversitas Telkom. Solusi atas permasalahan yang dialamioleh Pesen Kuy, akan dilakukan perancangan ulang modelbisnis dengan menggunakan lean canvas. Ada dua konsumenyang dilayani oleh Pesen Kuy, yaitu mahasiswa dan pengusahasekitar Universitas Telkom. Pengumpulan data menggunakandata sekunder yang diperoleh dari studi literatur danmelakukan observasi terhadap mahasiswa, UMKM di wilayahUniversitas Telkom dan tarif existing alternatives. Dari hasilanalisis data yang terkumpul dirancang lean canvas yangselanjutnya akan dilakukan verifikasi dan validasi. Verifikasidilakukan dengan pembimbing penelitian dan pemilik PesenKuy. Selanjutnya perancangan mock-up aplikasi yangdigunakan untuk proses validasi kepada customer segment.Hasil rancangan pada blok problem, masalah yang dialami olehmahasiswa adalah keterbatasan waktu, gaya hidup serba cepatdan keterbatasan mobilitas, sedangkan untuk pengusaha inginmerespon gaya hidup mahasiswa. Unique Value Propositionadalah dengan memiliki ongkos kirim yang flat untuk empatorderan dalam satu waktu yang memiliki jarak yangberdekatan. Kata kunci— Layanan pesan antar, Pesen Kuy, LeanCanvas, Model Bisnis
Perancangan Model Bisnis Pada UMKM Bypocut dengan Menggunakan Business Model Canvas Farhan, Teuku; Hasun , Farda; Sulistyo, Budi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bypocut adalah UMKM yang menjual berbagaiproduk makanan khas Aceh, termasuk timpan, kue kering, kuebasah, dan makanan beku. Saat ini, pendapatannya relatifrendah jika dibandingkan dengan perusahaan sejenis di Aceh.Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, termasuk promosi,ketersediaan sumber daya manusia, pengadaan bahan bakuproduksi, dan terhentinya usaha dari mitra pemasaran. Untukmengatasi hal ini, Bypocut perlu melakukan evaluasi modelbisnis. Dalam penelitian ini akan dilakukan evaluasi danperancangan model bisnis baru untuk Bypocut denganmenggunakan Business Model Canvas. Data diperoleh melaluiwawancara dengan pemilik usaha, observasi, dan studiliteratur. Upaya perbaikan difokuskan pada meningkatkanvalue proposition melalui penggunaan kemasan produk yangunik dan berkualitas, pengembangan paket oleh-oleh, sertaperbaikan produk agar memiliki ketahanan yang baik selamaperjalanan sehingga perusahaan dapat memperluas pangsapasar. Bypocut juga akan aktif dalam mengikuti programprogram pemerintah terkait pengembangan UMKM, sepertipelatihan dan program pembiayaan. Promosi akanditingkatkan melalui media sosial seperti TikTok dan Facebook,serta melalui marketplace. Selain itu, Bypocut akanmengupayakan kerjasama dengan fotografer dan contentcreator untuk menciptakan konten yang menarik daninformatif. Dengan langkah-langkah ini, Bypocut berharap bisameningkatkan performa bisnis dan tetap menjadi pilihanterpercaya di pasar kuliner Aceh. Kata Kunci: UMKM, Bypocut, Timpan, Business ModelCanvas, Model Bisnis
Perancangan Model Bisnis Pada Usaha Jaklocka Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Hutajulu, Juniarta Amanda Putri; Ariyani, Sinta; Hasun , Farda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaklocka merupakan perusahaan yangmemanfaatkan limbah kayu untuk dijadikan produk inovasiaksesoris berupa jam tangan kayu. Namun, Jaklockamengalami masalah pada rendahnya pendapatan karenaterjadinya penurunan penjualan sehingga akan mempengaruhipendapatan pada Jaklocka. Terdapat beberapa permasalahanyang ada pada Jaklocka, yaitu kurangnya tenaga kerja sehinggamengakibatkan beban kerja ganda, kurangnya inovasi produk,strategi dan saluran pemasaran kurang dimanfaatkan secaraoptimal, bahan baku terbatas, dan adanya competitor sejenisyang lebih besar. Dalam mengatasi permasalahan tersebut,maka perlu adanya perbaikan pada seluruh elemen kompenenbisnis yang terhubung dalam bentuk model bisnis. Penelitianini menggunakan kerangka Business Model Canvas untukproses perancangan usulan model bisnis yang dimulai daripenyusunan model bisnis saat ini pada Jaklocka, memetakancustomer profile, dan menganalisis lingkungan bisnis sehinggadapat mengalisis SWOT dan menyusun strategi usulanmenggunakan matriks TOWS. Berdasarkan penelitian yangdilakukan didapat hasil berupa usulan peningkatan kualitasdan pengembangan layanan pada aspek customer segment,value preposition, channels, customer relationship, revenuestreams, key resource, key activities, key partnership, dan coststructure. Kata kunci— UMKM, Business Model Canvas, SWOT
Perancangan Value Proposition Canvas untuk Produk Layanan Digitalisasi UMKM PT XYZ Muhammad Haris Suwandi; Farda Hasun; Muhammad Almaududi Pulungan
MES Management Journal Vol. 3 No. 3 (2024): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v3i3.534

Abstract

The digitalization services for MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) by PT. XYZ are designed to provide consistent and high-quality internet connectivity to support various MSME businesses in Indonesia. This service aims to assist MSME operations digitally, reducing operational costs and increasing productivity in the era of globalization. However, in the last year, PT. XYZ has failed to meet its sales targets. The main cause of this issue is that PT. XYZ has not been able to offer services that align with the customer profile. To address this, the research focuses on designing a Value Proposition Canvas for PT. XYZ’s digitalization services for MSMEs. The study begins by gathering data on the current services, competitor products, and PT. XYZ’s strategies through literature review and company documentation. Additionally, data on customer profiles are collected through observations and interviews with 10 MSMEs, which are then mapped into customer profiles consisting of customer jobs, pains, and gains. This data is used to design a value map. Subsequently, a strategy canvas is developed, comparing the analyzed products with several competitors. Based on this strategy canvas, an improvement process is carried out using the ERRC grid to develop a new value proposition canvas. Some proposed improvements from this research include an all-in-one MSME digitalization package and a bundled digital marketing system package.
Co-Authors Abdillah, Irsyad Thalib Adawiyah, Grannisa Nurul Adelia Shanty Alam Adiguna, Muhammad Rafif Aditya Dumadi Advanni, Muhammad Alifar Agastya, Gede Made Bagus Agus Achmad Suhendra Agus Kusnayat Almadudi Pulungan Anggita Novena Chitio Silaban Anton Abdulbasah Kamil Ariyani, Sinta Bacheramsyah, Zalfa Fadhilah Bagus Adiib Al-Haq Boby Hera Sagita Budhi Yogaswara Budi Sulistyo Budiarto, Sulistyo Diana Indah Puspitasari Divanti Syaharani Durrotus Sa’adati Dwi Cahyaningrum Elma Anggraini Setyaningrum Elsa Veronika Pangaribuan Endang Chumaidiyah Erik Rakha Rizqullah Faishal Mufied Al Anshary Fajar Rizky Fernanda Farhan, Teuku Fariha Eridani Naufalina Fauzan, Naufal Fransiscus Xaverius Aditya Wisnu Geovana Tirtaning Nawang Ratri Gumilar, Feyzi Naufal Hakim, Ridho Septiadi Hendy Jati Sasongko Hutajulu, Juniarta Amanda Putri Irfan Hanifah Wardhana Laila Putri Faradilah Latu Mahina, Giani Oktavia Linda Ayumna Puspitasari Litasari Widyastuti, Litasari Maharani Lingga Yasmin Maria Dellarosawati Idawicaksakti Maria Dellaroswati Meldi Rendra Mifta Ardianti Muhamad Wahyu Hafidin Ilman Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Haris Suwandi Muhammad Iqbal Murahartawaty Murahartawaty Nabila Aurellia Ghaisani Nanang Suryana Novri Nur Rizki Nurhalimah, Zhafiirah Nursidik , Fajar Nurul Hikmah Sabila Prambudia, Yudha Praptiwi Lestiyawati Prawira, Raegan Ammar Pulungan, Almadudi Pulungan, M. Almaududi Puspitasari , Dwi Putri Ayu Wulandari Putri, Afina Nafisah Putri, Shafira Nurulita Raquella, Vayla Zahrani Reizva Ridhallah Rino Andias Rino Andias A. Rio Aurachman Rozi Abrori Fathurrochim Silaban, Anggita Novena Chitio Sinta Aryani Siti Jamilah Sri Widaningrum Sugiantari , I Gusti Ayu Tri Sulistyo , Budi Vicky Elita Pudiastuti Winoto, Alif Sulthan Rassya Wiwoho, Wiga Nobelia Yati Rohayati, Yati Zahira, Alda Zahira, Maura Nadine Zakiya Rahma Rizkiputri