Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengenalan Aplikasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di SMA 9 Luwu Akramunnisa, Akramunnisa; Supriadi, Supriadi; Patmaniar, Patmaniar
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.549

Abstract

Permasalahan utama dihadapi SMA Negeri 9 Luwu dalam Pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran yaitu (1) Kemajuan teknologi belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh siswa dan guru di SMAN 9 Luwu sehingga pemahaman dan keterampilan dalam mengakses platform digital yang mendukung pembelajaran masih kurang, (2) Belum adanya pengenalan teknologi ini di lingkungan sekolah menyebabkan siswa dan guru tidak dapat mengeksplorasi budaya Luwu secara lebih mendalam, dan (3) Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa masih perlu ditingkatkan sehingga hasil belajar siswa dapat maksimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi berbagai kendala dalam pembelajaran di SMAN 9 Luwu melalui penerapan teknologi Augmented Reality (AR). Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMAN 9 Luwu, dengan sasaran utama sebanyak 35 guru dan siswa kelas XII IPA yang terdiri dari dua kelas. Tiga kegiatan utama yang disepakti bersama mitra yaitu pelatihan akses sumber dan bahan ajar digital, pengenalan aplikasi AR berbasis budaya Luwu, dan penguatan literasi serta numerasi siswa. Pelatihan akses digital berhasil meningkatkan keterampilan guru dan siswa dalam memanfaatkan sumber belajar interaktif. Pengenalan AR memberikan pengalaman belajar budaya lokal yang menarik, pemahaman siswa budaya yang lebih baik. Sementara itu, kegiatan literasi dan numerasi berbasis teknologi meningkatkan skor literasi hingga 20% dan numerasi hingga 15%. Kendala utama berupa keterbatasan perangkat teknologi diatasi melalui strategi berbagi perangkat dan pendampingan intensif. Hasil program menunjukkan bahwa AR dapat menjadi alat pembelajaran inovatif yang relevan dan efektif, terutama untuk memperkenalkan budaya lokal dan meningkatkan motivasi siswa
Pengembangan Lembar Kiagatan Siswa (LKS) Berbasis STEAM dengan Teknik Ecoprint Sebagai Perangkat Pembelajaran Tematik Alam , Syamsu; Ramadhani, Widya Putri; Patmaniar, Patmaniar
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.3.1.2023.318

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat lembar kegiatan siswa berbasis STEAM menggunakan teknik Ecoprint. Mereka juga akan menilai validitas, kelayakan, dan kepraktisan produk yang dibuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan 4D: Definisi, Desain, Pengembangan, dan Pendistribusian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan tes validasi ahli yang digunakan pada 102 siswa di kelas X SMA IPA. Data dianalisis dengan mengolah data respon validator dengan skala likert yang diubah menjadi data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kegiatan siswa berbasis STEAM dengan teknik Ecoprint memiliki tingkat validitas sedang, dengan aspek kelayakan sebesar 90% dari pandangan siswa dan 91% dari pendapat guru. Hasil uji praktikalitas masing-masing sebesar 87% dari guru dan 92% oleh siswa. Dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis STEAM dengan teknik Ecoprint valid, layak dan praktis untuk digunakan sebagai media pendukung pembelajaran Matematika. Lembar kegiatan siswa berbasis uap dengan teknik Ecoprint sangat cocok diterapkan sebagai media pembelajaran inovatif yang relevan dengan tuntutan abad 21 dengan menekankan pada keterampilan 4C.
Clustering Indeks Massa Tubuh Mahasiswa Dengan Algoritma K-Means Jumarniati, Jumarniati; Akramunnisa, Akramunnisa; Patmaniar, Patmaniar
BANDWIDTH: Journal of Informatics and Computer Engineering Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/bandwidth.v3i1.1275

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi pola slustering Indeks Massa Tubuh mahasiswa melalui penerapan Algoritma K-Means dalam studi kuantitatif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan algoritma tersebut, menghasilkan beberapa kelompok: mahasiswa dengan indeks massa tubuh sangat kurus terdiri dari data nomor 9 dan 11; kelompok indeks massa tubuh kurus mencakup data nomor 2, 14, dan 16; kelompok indeks massa tubuh normal meliputi data nomor 1, 4, 5, 6, 7, 10, 11, 12, 15, 17, dan 19; serta kelompok indeks massa tubuh gemuk terdiri dari data nomor 3, 8, 18, dan 20. Tidak ada data yang masuk ke dalam kategori indeks massa tubuh obesitas. Secara keseluruhan, jumlah mahasiswa dengan indeks massa tubuh normal mendominasi dibandingkan dengan kategori sangat kurus, kurus, maupun gemuk
Developing an Ethnomathematics-Based Transformational Geometry Textbook to Enhance Students' Mathematical Literacy Sam, Fitrayuddin; Alam, Syamsu; Patmaniar, Patmaniar
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 4 (2025): October - December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i4.3860

Abstract

An ethnomathematical approach that integrates Luwu culture, especially the Rongkong batik motif, is expected to bridge abstract mathematical concepts with students’ daily lives through the use of local wisdom as a learning context. This study aims to develop ethnomathematics-based transformational geometry textbooks that are feasible, practical, and effective in improving senior high school students’ mathematical literacy. The research employed the ADDIE development model. The participants were Grade XI students and mathematics teachers at SMA Negeri 5 Luwu Utara. The instruments used included teacher and student needs analysis questionnaires, expert validation sheets, teacher and student practicality questionnaires, lesson implementation observation sheets, and a mathematical literacy test administered as a pretest and posttest. Validation by material and media experts was conducted to assess the feasibility of the textbook in terms of content, presentation, construction, and readability. The results show that the developed textbooks are classified as very feasible based on content, presentation, construction, and readability validation. The textbooks were also judged to be very practical by both teachers and students. In terms of effectiveness, there was a significant increase in students’ mathematical literacy after using the textbooks, with an average n-gain of 0.81 (high category). Inferential analysis further indicated a significant difference between students’ pretest and posttest scores. Thus, the ethnomathematics-based transformational geometry textbooks developed in this study are feasible for use in classroom instruction and effective in improving high school students’ mathematical literacy. This study recommends local culture-based textbooks as an alternative form of contextual teaching materials with multicultural characteristics.
Application of the MURDER learning model in mathematics classrooms: Effects on students' critical thinking abilities Alam, Syamsu; ikram, Muhammad; Patmaniar, Patmaniar
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 2 (2026): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i2.30969

Abstract

Purpose: Fostering students' critical mathematical reasoning has emerged as a fundamental requirement in 21st-century mathematics education. Nevertheless, numerous students continue to encounter difficulties in logical reasoning, argument evaluation, and the formulation of reflective solutions to mathematical challenges. These challenges signify the necessity for educational methods that encompass cognitive dimensions while also fostering metacognitive awareness and emotional involvement in the learning process. This study seeks to examine the effect of the MURDER learning paradigm, comprising six organized stages (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, and Review), in improving students' mathematics critical-thinking abilities. Method: This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pretest–posttest control group design, encompassing 62 tenth-grade students from a public senior high school in South Sulawesi, Indonesia. Data were gathered using essay assessments, observation forms for students and educators, and expert-validated tools, which were analyzed using descriptive and inferential statistics. Findings: The findings indicate that the MURDER approach markedly enhanced students' mathematical critical thinking in comparison to conventional instruction. Students in the experimental group demonstrated higher engagement and stronger participation in reflective learning activities. These findings suggest that the structured stages of the MURDER model may support students’ critical-thinking processes during mathematics learning. Significance: This study provides classroom-based empirical evidence on the use of the MURDER learning model to support students’ mathematical critical thinking. The findings offer practical guidance for mathematics teachers in organizing instruction that integrates emotional readiness, conceptual understanding, collaborative discussion, and reflective review in secondary mathematics classrooms. 
Development of a Realistic Mathematics Education-Based Teaching Module Integrated with Culture for Students at SMAN 1 Palopo Fiki Waris; Taufiq Taufiq; Ma’rufi Ma’rufi; Patmaniar Patmaniar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7951

Abstract

The limited availability of teaching materials that connect mathematical concepts with students’ real-life and cultural contexts has become a critical challenge in improving students’ conceptual understanding and cultural awareness in mathematics learning. Therefore, this study aims to develop a culture-integrated teaching module based on the Realistic Mathematics Education approach for students at SMAN 1 Palopo, particularly on the topic of systems of linear equations in three variables. This study employed a research and development (R&D) method using the 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate) development model. The research subjects consisted of students of SMAN 1 Palopo and mathematics teachers involved in the implementation stage. Data were collected using module validation sheets, learning implementation observation sheets, teacher response questionnaires, student response questionnaires, and learning outcome tests. The product analysis procedures included validity analysis by experts, practicality analysis based on teacher and student responses, and effectiveness analysis based on learning implementation and student learning outcomes. The results of the development analysis indicate that the Realistic Mathematics Education-based teaching module integrated with local culture is valid, practical, and effective. Expert validation results show that the module meets the language and presentation criteria. Teacher and student responses indicate positive perceptions of the module’s usability and relevance. Furthermore, learning outcome test results demonstrate that students were able to solve problems according to the indicators of Realistic Mathematics Education integrated with culture, indicating improved understanding of systems of linear equations in three variables.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Konteks Budaya Lokal Wajo pada Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasa Asmar Kamba; Ma’rufi Ma’rufi; Patmaniar Patmaniar
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/17j1bh69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis konteks budaya lokal Wajo bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SD Negeri 341 Lattimu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, design, development, implementation, and evaluation). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 di UPTD SD Negeri 341 Lattimu yang berjumlah 25 siswa. Instrument dalam penelitian ini adalah modul ajar, lembar keterlaksanaan pembelajaran, angket respon guru, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validitas modul ajar, analisis kepraktisan modul ajar, analisis keefektifan modul ajar. Hasil penelitian ini yaitu uji kepaktisan menunjukkan modul sangat praktis dengan skor 81,87%. Efektivitas setelah menggunakan modul ajar sebagian besar siswa mengalami peningkatan hasil belajar, dengan hasil menunjukkan penggunaan modul ajar yang dikembangkan efektif.
Deep Learning dalam Pembelajaran Matematika Patmaniar Patmaniar; Muhammad Ilyas; Ma’rufi Ma’rufi; Syamsu Alam; Taufiq Taufiq; Nisraeni Nisraeni; Fitriani A.
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.405

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memperkenalkan konsep, aplikasi, dan potensi deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada jenjang pendidikan sekolah menengah pertama. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan ini pada tanggal 17 Mei 2025 yang diikuti oleh guru MGMP matematika SMP Kabupaten Luwu Utara. Melalui paparan materi, diskusi, dan praktik langsung, peserta diajak memahami bagaimana deep learning dapat membantu visualisasi konsep abstrak, serta memberikan umpan balik yang personal dan real-time. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi deep learning tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa, tetapi juga mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam transformasi pedagogis yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21, sekaligus memperkuat kolaborasi antar pendidik dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang inovatif dan inklusif