Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kemampuan Menulis Pantun Menggunakan Metode Snowball Throwing Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Indrajaya Safira, Nadia; Rahmi, Hayatun; Nuraiza, Nuraiza
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul kemampuan menulis pantun menggunakan metode snowball throwing pada siswa kelasX SMA Negeri 1 Indrajaya. Rumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimana kemampuan menulis pantun menggunakan metode snowball throwing pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Indrajaya. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis pantun menggunakan metode snowball throwing pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Indrajaya. Manfaat penelitian ini adalah memberikan sumbangan bagi ilmu pengetahuan khususnya bidang studi yang sesuai dengan penelitian ini dan dapat digunakan sebagai pembanding bagi siapa saja yang ingin mengkaji lebih dalam lagi. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dan sumber data yang diperoleh analisis menggunakan data primer dengan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh setiap kelompok dalam menulis pantun memperoleh pada tingkatan baik sekali sebanyak 4 kelompok atau 80% dan kelompok yang mendapat tingkatan baik sebanyak 1 kelompok atau 20%.Adapun kemampuan siswa dalam menulis pantun dilihat dari segi kesesuaian dengan kriteria pantun sebesar 87,5 atau dapat dikategorikan baik sekali. Dalam aspek kreativitas dan kemenarikan pantun memperoleh nilai rata-rata sebesar 85 dan masuk ke dalam kategori baik. Sedangkan dalam aspek ketepatan diksi dan ejaan memperoleh nilai rata-rata sebesar 90 dan termasuk ke dalam kategori baik sekali. Kata Kunci: Kemampuan Menulis, Pantun, Metode Snowball Throwing  
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN DAN BUDAYA DALAM PUISI PADA HARIAN SERAMBI INDONESIA EDISI SEPTEMBER DAN OKTOBER TAHUN 2024 Munira, Raisa; S, Nofiana; Rahmi, Hayatun
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis nilai pendidikan dan budaya dalam puisi pada Harian Serambi Indonesia Edisi September dan Oktober Tahun 2024”. Dalam penelitian ini mengangkat bagaimanakah nilai pendidikan dan budaya dalam puisi pada Serambi Indonesia Edisi September dan Oktober Tahun 2024. Puisi sebagai salah satu bentuk karya sastra memiliki fungsi tidak hanya sebagai sarana ekspresi estetika, tetapi juga sebagai media penyampaian pesan moral, pendidikan, dan nilai-nilai budaya kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi terhadap sejumlah puisi yang dimuat dalam rubrik budaya harian Serambi Indonesia selama kurun waktu September dan Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi tersebut mengandung beragam nilai pendidikan seperti religiusitas, kerja keras, tanggung jawab, serta nilai-nilai budaya seperti nilai persaudaraan, solidaritas sosial, kemanusiaan, perdamaian, tanggung jawab dan nilai kesetaraan. Dengan demikian, puisi dalam media massa lokal terbukti menjadi sarana efektif dalam mempertahankan serta mentransmisikan nilai-nilai pendidikan dan budaya kepada generasi muda. Kata Kunci : Nilai Pendidikan, Nilai Budaya, Puisi, Harian Serambi
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA ARKAIS PADA MASYARAKAT PIDIE Riska, Riska; Rahmi, Hayatun; Nofiana, Nofiana
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul Analisis Penggunaan Bahasa Arkais pada Masyarakat Pidie bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk dan fungsi bahasa arkais yang masih digunakan oleh masyarakat Pidie dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelestarian kosakata arkais di tengah arus modernisasi. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pidie yang memiliki kekayaan budaya dan tradisi lisan yang kuat, pada bulan Juni 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa arkais masih digunakan terutama oleh generasi tua dalam konteks adat, keagamaan, dan interaksi keluarga, dengan contoh penggunaan kata-kata seperti abin, amak, dan aleuhat. Penggunaan ini berperan penting dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan identitas lokal masyarakat Pidie. Faktor pendukung pelestarian bahasa arkais meliputi pengaruh adat, tradisi lisan, peran generasi tua, dan kebanggaan terhadap identitas budaya. Peneliti merekomendasikan perlunya dokumentasi dan pembelajaran kosakata arkais dalam pendidikan dan budaya lokal agar tidak punah tergerus zaman.Kata Kunci: Bahasa Arkais, Masyarakat Pidie, Tradisi Lisan, Identitas Budaya
Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya Rahmi, Hayatun; Iqbal; Saputri, Yuni; Wardani, Vera; Murliana; Fahrizal; Syafriadi; Meutia, Cut Dara; Maizan, Rafdia; Almira, Jihan; Salsabila, Nadia; Ismayani, Susi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.799

Abstract

Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.
PENERAPAN METODE MULTISENSORI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA TUNARUNGU DI SLBN PIDIE JAYA Nurmasyitah, Nurmasyitah; Rahmi, Hayatun; Nofiana, Nofiana
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Multisensori dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Tunarungu di SLBN Pidie Jaya”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode multisensori dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa tunarungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode tersebut dalam pembelajaran membaca. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak tujuh siswa SMALB yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta dilengkapi dengan observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan mean, median, modus, dan persentase peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata. Seluruh siswa menunjukkan peningkatan kemampuan membaca setelah diterapkan metode multisensori. Kesimpulannya, metode multisensori efektif diterapkan dalam pembelajaran membaca bagi siswa tunarungu karena sesuai dengan gaya belajar mereka. Peneliti menyarankan agar guru dan pihak sekolah mempertimbangkan penggunaan metode ini dalam pembelajaran, serta perlunya pelatihan bagi guru terkait penggunaan pendekatan multisensori.Kata Kunci: metode multisensori, kemampuan membaca, tunarungu
PENERAPAN METODE CASE STUDY (STUDI KASUS) DALAM MENYAJIKAN TEKS DISKUSI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 BANDAR BARU PIDIE JAYA Tasya, Tasya; Rahmi, Hayatun; Nofiana, Nofiana
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Case study (Studi Kasus) dalam Menyajikan Teks Diskusi Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaiamana penerapan metode case study (studi kasus) dalam menyajikan teks diskusi pada siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya?  Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode case study (studi kasus) dalam menyajikan teks diskusi pada siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  dengan model penelitain Tindakan kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan guru pada IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan praktek siswa yang mana menunjukkan di depan kelas ada 5 kelompok dari 30 siswa yang ada, Kelompok 1 memperoleh nilai 75, kelompok 2 dengan nilai 85, kelompok 3 dengan nilai 90, kelompok 4 dengan nilai 75 dan kelompok 5 dengan nilai 85. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan sesudah ditetapkan metode Case study dalam pembelajaran bahasa indonesia khususnya dalam materi Case study dalam menyajikan teks diskusi. Persentase dari observasi kegiatan praktik yang mana seluruh siswa dengan metode Case study (studi kasus) dengan benar didalam kelas berjumlah 30 siswa dan dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok 1 memperoleh nilai 80, kelompok 2 dengan nilai 85, kelompok 3 dengan nilai 90, kelompok 4 dengan nilai 85 dan kelompok 5 dengan nilai 90. Kata Kunci : Metode Case study, Menyajikan, Teks Diskusi
KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA DALAM INTERAKSI ANTARA GURU DAN SISWA DI SMA NEGERI 2 BANDAR BARU PIDIE JAYA Ilmi, Rauzatul; nuraiza, nuraiza; Rahmi, Hayatun
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Interaksi Antara Guru dan Siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk kesantunan berbahasa dalam interaksi guru dan siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya?  Adapun Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk kesantunan berbahasa dalam interaksi guru ke siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dalam balam penelitian ini berupa bahasa insdonesia yang digunakan dalam interkasi antara guru dan siswa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa yang dominan dalam interaksi antara guru dan siswa mencakup penggunaan bentuk sapaan yang sopan, pemilihan kata yang halus, serta penggunaan strategi kesantunan positif dan negatif. Guru cenderung menggunakan ungkapan yang menghargai siswa, seperti permintaan yang bersifat ajakan dan pemberian pujian. Siswa juga menunjukkan penggunaan bahasa yang sopan dalam merespons guru, meskipun dalam beberapa situasi ditemukan pelanggaran prinsip kesantunan, khususnya dalam penggunaan intonasi atau gaya bicara yang kurang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi guru dan siswa di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya sebagian besar telah mencerminkan prinsip kesantunan berbahasa yang baik. Kata Kunci : Kesantunan Berbahasa, Interaksi, Guru, Siswa, Bahasa Indonesia