Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

EVALUASI PASCA PELATIHAN KEPEMIMPINAN ADMINISTRATOR (PKA) Kharis, Selly Anastassia Amellia; Qonitah, Laity; Zubir, Edward; Arisanty, Melisa; Robiansyah, Anton
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.275

Abstract

Abstract Assessing performance emerges as a vital component within the management continuum, serving as a means to improve the future quality and efficacy of training initiatives. This study seeks to appraise the leadership training. The evaluation approach includes assessments from various perspectives, encompassing participant evaluation, trainer evaluation, implementation evaluation, encompassing participant evaluation, trainer evaluation, implementation evaluation, and post-training evaluation. The research method used is a mixed method that combines quantitative and qualitative approaches. The evaluation process is conducted on alumni and mentors (direct supervisors of alumni) of the Leadership Training for Administrators (PKA) held 12 months after the PKA concludes. The evaluation involves the distribution of online questionnaires and conducting direct interviews with alumni and mentors, utilizing simple random sampling, resulting in a total of 34 alumni and 14 PKA mentors. The average score of alumni for the progress of change actions is 4.46, which falls into the very good category. The average score of mentors for the progress of change actions is 4.57, which also falls into the very good category. Through this evaluation, it is expected that the direction of policies embedded in various programs and activities can be implemented accurately and correctly to support the achievement of organizational goals in realizing a world-class bureaucracy in government agencies. Abstrak Evaluasi adalah salah satu elemen yang memiliki signifikansi tinggi dalam rangkaian proses manajemen sebagai upaya dalam peningkatan kualitas dan efektivitas pelatihan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pelatihan kepemimpinan administrator. Pendekatan evaluasi mencakup penilaian dari berbagai sudut pandang, termasuk evaluasi peserta, evaluasi tenaga pelatihan, evaluasi penyelenggaraan, dan evaluasi pasca pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Proses evaluasi dilakukan kepada alumni dan mentor (atasan langsung alumni) Pelatihan Kepemimpinan Administrastor (PKA) yang dilaksanakan setelah 12 bulan sejak PKA berakhir. Evaluasi dilakukan dengan membagikan kuesioner secara online dan melakukan wawancara secara langsung kepada alumni dan mentor. Pemilihan sampel dilakukan secara acak menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel yang diperoleh adalah 34 alumni dan 14 mentor PKA. Rata-rata dari skor alumni dari perkembangan aksi perubahan adalah 4,46 yang termasuk kategori sangat baik. Rata-rata dari skor mentor dari perkembangan aksi perubahan adalah 4,57 yang termasuk kategori sangat baik.  Melalui evaluasi ini diharapkan arah kebijakan yang telah dituangkan ke dalam berbagai program dan kegiatan dapat dilaksanakan dengan tepat dan benar untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi guna mewujudkan world class bureaucracy pada instansi-instansi pemerintah.
ANALISIS IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE DALAM SISTEM INFORMASI KEUANGAN PEMERINTAH KOTA METRO Robiansyah, Anton; Srimulyani, Ainun
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 12, No 4 (2023): JURNAL AUDIT DAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNTAN
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v12i4.74858

Abstract

Akuntansi sebagai sebuah sistem informasi yang dapat menjadi panutan dan ukuran dalam organisasi baik organisasi publik maupun swasta. Sistem informasi keuangan mampu menjadi ukuran seberapa baik pemerintah mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip good governance. Dewasa ini penerapan prinsip good governance sudah menjadi tuntutan dan kebutuhan bagi pemerintah baik di kota Metro ataupun daerah lain di indonesia. Tujuan dalam Analisis Implementasi Good Governace Dalam Sistem Informasi Keuangan Pemerintah Kota Metro adalah untuk, menganalisis penerapan prinsip good governace di Kota Metro dalam penyajian informasi keuangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif guna mengevaluasi kondisi sebenarnya yang terdapat di kota metro serta potensi daerah. Kota metro telah menerapkan prinsip Good Governance dalam kinerjanya terutama dalam penyajian laporan keuanga yang dibuktikan dengan pemerolehan penghargaan WTP 13 kali berturut-turut. Penerapan prinsip Good Governance pemerintahan blum menutup kemungkinan adanya penyalahan wewenang pejabat yang tidak bertanggungjawab. Seperti adanya indikasi dugaan korupsi anggaran rutin oleh Tiga ODP di Kota Metro.
Analisis Hukum Terhadap Perjanjian Hutang Piutang dengan Jasa Kalampa Piti di Kota/Kabupaten Bima Wirawan, A. Rachmat; Komuna, Avelyn Pingkan; Robiansyah, Anton
Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Vol 5 No 1 (2023): ALDEV
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aldev.v5i1.35497

Abstract

The practice of debt receivables was used as a means to get income from giving debts with excess from the moment of return which became known as loan sharks. In Bima City, the practice of loan sharking became known as the "kalampa piti" system or silencing money from loans. The law in Indonesia itself does not prohibit interest in every lending and borrowing transaction. This can be seen in article 1754 BW which is also strengthened in article 1765 BW which allows interest in every lending transaction. However, the problem is the process of agreeing on debt receivables agreements based on verbal statements without a written agreement that causes conflicts between kalampa piti parties and customers in the form of physical, psychic violence to the seizure of valuables. For this reason, it is necessary to have concrete procedures to ensure legal certainty and protection for the parties.
LEARNING BY DOING HIDROPONIK DARI WARGA UNTUK WARGA Daurrohmah, Eka Wirajuang; Hendrian; Robiansyah, Anton; Puspitasari, Nindya Farah Dwi; Firman, Antares
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i2.8879

Abstract

Kompleks Bukit Pamulang Indah merupakan kompleks yang penduduknya aktif dalam kegiatan bermasyarakat. Salah satu kegiatan yang dapat memberikan manfaat kepada warga adalah dengan memberikan kegiatan pembelajaran. Penting untuk selalu terbuka terhadap kesempatan untuk belajar dan meningkatkan diri, baik melalui pendidikan formal atau informal. Belajar sambil praktik dapat membantu mengatasi masalah ketika seseorang kesulitan memahami konsep secara teoretis. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pelatihan kepada masyarakat adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan memperoleh keterampilan. Metode ditawarkan oleh tim PkM adalah pelatihan praktek hidroponik. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan PkM tahun sebelumnya yang berupa perancangan taman belajar online terbuka yang berisi content pembelajaran. Salah satu content pembelajaran tersebut berupa pembelajaran hidroponik. Hasil dari kegiatan ini yaitu telah dipahaminya materi hidroponik dan dapat dilaksanakannya pelatihan hidroponik oleh peserta pelatihan.
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN PENJADWALAN MATA KULIAH TUTORIAL TATAP MUKA DAN WEBINAR UNIVERSITAS TERBUKA Kharis, Selly Anastassia Amellia; Zubir, Edward; Permatasari, Sri Maulidia; Arisanty, Melisa; Qonitah, Laity; Robiansyah, Anton
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 4 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i4.26260

Abstract

Abstrak: Universitas Terbuka (UT) sebagai pioneer instansi pendidikan dengan pembelajaran jarak jauh di Indonesia. Salah satu bentuk layanan yang diberikan Universitas Terbuka kepada mahasiswa adalah layanan bantuan pembelajaran.  Salah satu bentuk layanan bantuan pembelajaran adalah tutorial berbasis tatap muka (TTM) dan tutorial berbasis webinar (tuweb). Sebelum pelaksanaan TTM dan tuweb, Universitas Terbuka menyusun penjadwalan pembelajaran berdasarkan pada standar aturan yang telah ditentukan. Dengan semakin meningkatnya jumlah mahasiswa, dibutuhkan efektivitas dalam proses penjadwalan, sehingga penelitian terkait dengan penjadwalan TTM dan tuweb perlu dilakukan. Salah satu hal yang harus dipersiapkan dalam penelitian adalah instrumen penelitian yang telah diuji validitas dan reliabilitas datanya. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data dan bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas kuesioner penjadwalan mata kuliah TTM dan tuweb Universitas Terbuka. Penelitian ini memanfaatkan metode Pearson Correlation dalam pengujian validitas dan teknik Cronbach’s Alpha untuk menguji reliabilitas instrumen penelitian. Penelitian dilakukan kepada 36 manager dan staff yang melakukan proses penjadwalan di UT Daerah. Instrumen penelitian terdiri dari enam variabel, yaitu variabel registrasi dan pembayaran mahasiswa, kelompok belajar (pokjar) dan sentra layanan UT (Salut), tutor TTM/Tuweb, petugas UT Daerah, persetujuan prodi dan fakultas, dan variabel sistem penjadwalan. Hasil penelitian menunjukkan tiga dari enam variabel valid dan reliabel. Berdasarkan hal tersebut, 3 variabel pada instrumen penelitian dapat dipercaya dan konsisten.Abstract:  Universitas Terbuka (UT) is a distance learning university in Indonesia. One of the services provided by Universitas Terbuka to its students is learning support services. This support includes face-to-face tutorials (TTM) and webinar tutorials (tuweb). Before the implementation of TTM and tuweb, Universitas Terbuka prepares the scheduling in accordance with established standards. With the increasing number  of students, the effectiveness of the scheduling proses is necessary, so that research on TTM and tuweb scheduling needs to be carried out. One critical aspect of this reserach is the preparation of a research instrument that has undergone validity and reliability testing. This study uses questionnaire as data collection instrument and aims to test the validity and reliability of questionnaire for TTM and tuweb scheduling process in UT. This study uses Pearson Correlation to test validity and Cronbach’s Alpha  to test the reliablity of the research instruments. The research was conducted with 36 managers and staff involved in the scheduling process at UT regional Offices. The research instrument consists of six indicators: student registration and payment, study groups (pokjar) and UT service centers (Salut), TTM/Tuweb tutors, UT Regional staff, program, and faculty approval, and scheduling systems. The results indicate that three out of six indicators are valid and reliable. Based on these findings, three indicators of the research instrument are deemed trustworthy and consistent
Mendorong Kewirausahaan Mahasiswa: Program Pendampingan Pengembangan Usaha ‘Jaemur Crispy’ Suryani, Pesi; Daurrohmah, Eka Wirajuang; Gaol, Lasando Lumban; Puspitasari, Nindya Farah Dwi; Robiansyah, Anton; Rahmawati, Anisa; Yulianto, Krist Setyo; Oktari, Vivi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v4i3.401

Abstract

This community service activity focuses on developing the micro-enterprise, Jaemur Crispy, managed by Anisa Rahmawati, a university student. The main issues faced are the lack of knowledge in business management and marketing. The purpose of this activity is to improve managerial and marketing skills through intensive mentoring. The method used is a participatory approach, which includes training, group discussions, and direct mentoring in business management. The results of this activity show a significant increase in sales, with a 30% rise during the first three months after the training, along with improvements in business management and a growing entrepreneurial awareness among students. Additionally, this program successfully fostered local leaders capable of driving social change within their community. Thus, this activity provides a sustainable positive impact on entrepreneurial development within the student environment.
Spiritual Values and Accounting Practices of Christian Charity Organizations: What is their Role and Meaning? Setiawan, Ricky Yunisar; Ginting, Rafles; Anandita, Rissa; Robiansyah, Anton; Jatmika, Windy
KEUNIS Vol. 13 No. 1 (2025): JANUARY 2025
Publisher : Finance and Banking Program, Accounting Department, Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/keunis.v13i1.6139

Abstract

The Christian Charity Organization is dedicated to establishing social networks and cultivating trust among its followers through activities rooted in Christian values, demonstrating transparency and accountability to God, donors, management, and members. This qualitative case study aims to unveil the influence of spiritual values on the accountability practices within the organization. Data collection involves interviews, document analysis, and observation, followed by a thorough analysis process. The findings highlight that values such as awareness, dignity, meaningfulness, transcendence, truth, peace, and wisdom instill confidence in the organization's accountability towards God, donors, management, and members. The study sheds light on the vital role of accounting practices in public organizations for fostering societal trust. However, limitations include the case study method and the focus on the Christian Charity Organization. Future research should consider phenomenological or ethnographic approaches and encompass diverse identities within nonprofit organizations
EXPLORATION OF THE DIGITAL LITERACY LEVEL OF NEW STUDENTS IN OPEN AND DISTANCE LEARNING Kharis, Selly Anastassia Amellia; Arisanty, Melisa; Permatasari, Sri Maulidia; Robiansyah, Anton; Sukatmi, Sri
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 16, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v16i2.29725

Abstract

Abstrak: Pembelajaran terbuka dan jarak jauh (PTJJ) semakin diminati oleh masyarakat Indonesia, sebagaimana ditunjukkan dari peningkatan jumlah mahasiswa pada perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh dari tahun ke tahun. Salah satu aspek dalam PTJJ adalah penggunaan teknologi yang disebabkan tidak adanya batas ruang dan waktu dalam pembelajarannya. Mahasiswa baru yang memiliki perbedaan cara belajar dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (online learning) memerlukan adaptasi dalam proses belajarnya. Apalagi PTJJ tidak membatasi usia pada mahasiswanya sehingga memerlukan analisis kebutuhan pelatihan dan program pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat literasi digital mahasiswa baru dalam PTJJ. Berdasarkan penelitian terhadap 10.396 mahasiswa baru menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital beragam. Skor literasi digital pada digital skill sebesar 68,22 yang termasuk klasifikasi tinggi. Skor literasi digital pada digital ethics sebesar 95,25 yang termasuk klasifikasi sangat tinggi. Skor literasi digital untuk digital safety sebesar 57,46 yang berada pada klasifikasi cukup. Skor untuk digital culture adalah 84,94 yang berada dalam klasifikasi sangat tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa digital skill, digital culture dan digital ethics mahasiswa baru sudah baik namun perlu adanya peningkatan pada digital safety. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital yang berfokus pada peningkatan kesadaran akan keamanan digital guna mendukung efektivitas PTJJ.Abstract:  Open and Distance Learning (ODL) has gained increasing popularity in Indonesia, as evidenced by the growing number of students enrolling in open and distance universities each year. Technology integration is a key aspect of ODL, enabling learning without spatial and temporal limitations. New students transitioning from face-to-face learning to distance learning (online learning) require adaptation in their learning process. ODL does not impose age restrictions on its students, necessitating an analysis of training needs and learning programs to support their academic success. This study aims to explore the level of digital literacy among new students in ODL. Based on an analysis of 10,396 new students, the findings indicate diverse levels of digital literacy. The digital skill score was 68.22, classified as high. The digital ethics score reached 95.25, categorized as very high. Meanwhile, digital safety obtained a score 57.46, categorized as moderate, and digital culture achieved a score of 84.94, classified as very high. These results suggest that while new students demonstrate strong digital skills, digital culture, and digital ethics, there remains a need for improvement in digital safery. Therefore, strengthening digital literacy with a focus on increasing awareness of digital safety is essential to enhance the effectiveness of ODL.
Pelatihan Laporan Keuangan sebagai Strategi Peningkatan Keberlanjutan UMKM Catering di Tangerang Selatan: Financial Report Training as a Strategy to Improve the Sustainability of Catering MSMEs in South Tangerang Daurrohmah, Eka Wirajuang; Robiansyah, Anton; Wisnantiasri, Sila Ninin; Paramitha, Diky; Dwirini, Dwirini
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 6 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i6.9117

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) face major challenges in financial management, especially in preparing financial reports. A community service program was conducted at the South Tangerang Catering MSME Community to improve participants' ability to prepare simple financial reports. This activity includes theoretical and practical training, intensive mentoring, and evaluation through observation and questionnaires. The results showed that 90% of participants felt more confident in preparing financial reports, and most were able to produce profit and loss reports, balance sheets, and cash flow independently. Mentoring has proven effective in helping participants separate personal and business finances. This program has succeeded in improving participants' financial literacy while supporting the sustainability of MSME businesses.
Digital Flaming Phenomenon: Flamer Reasons Behind “Freedom of Expression” on Social Media Arisanty, Melisa; Riady, Yasir; Robiansyah, Anton; Permatasari, Sri Maulidia; Pangesti, Nadya Rahma
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2023): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v6i2.19645

Abstract

Generally, people use social media as a real-life reference. Social media provides freedom to share information, usually called 'content'. Every day, millions of pieces of information are absorbed and enjoyed by many people. This includes 'rubbish' information such as verbal abuse, swearing, and blasphemy. Freedom of expression has gone beyond borders. This phenomenon is called Digital Flaming. Digital Flaming is a detrimental behavior, both for the flamers and their victims. The impact that occurs most often attacks a person's mental state. Digital flaming occurs due to specific motivations or factors. This research aims to critically discuss a person's motivations for digital flaming on social media. The method used is qualitative, conducted in-depth interviews and focus group discussions with informants. This research shows that digital flaming occurs based on six motivations: fanaticism, incitement, spontaneous emotions, low literacy, anonymity through second accounts, and lack of empathy. The causal factors and various motivations identified in this research are the basis for determining strategies for preventing flaming behavior on social media. This way, we can minimize flaming on social media in the future.